Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Badan Pengawas Obat dan Makanan Mengungkap Salah Satu Pemicu Kasus Keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis

Dalam rapat di Komisi IX DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026), Kepala BPOM, Taruna Ikrar menyebut persoalan keamanan pangan, termasuk penanganan dan pengolahan makanan yang tidak sesuai standar, menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian.

Untuk mencegah kasus serupa terulang, BPOM mendapat mandat membantu pengawasan program MBG, mulai dari bahan baku hingga proses pengolahan makanan.

Pengawasan tersebut juga dilakukan sebagai upaya memastikan makanan yang dibagikan kepada penerima program aman untuk dikonsumsi.

#BPOM #MBG #KeracunanMBG

Creative/Video Editor: Icha/Evan
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Jadi, seandainya ada tambahan anggaran definitif, tentu jauh lebih bagus.
00:04Yang saya maksud, tambahan anggaran untuk tusikannya.
00:08Nah, sekarang masuk kepada pertanyaan, jika, karena tadi ditanyakan, seandainya yang Rp509.000.000 itu,
00:18apakah bisa mengurangi kejadian luar biasa, jika itu diterapkan dengan baik?
00:25Karena kita harus paham bahwa keterlibatan badan POM itu sangat sesuai di makan regisi gratis itu,
00:34di peraturan Presiden nomor 115, di pasal 24, ayat 2 sampai ayat 9, di pasal itu sangat tegas.
00:42Bahwa kami ditugaskan untuk pengawasannya, perusanaan.
00:47Jadi, mulai dari pengawasan bahan-baku makanan, sampai kepada jika terjadi kejadian luar biasa dalam hal ini,
00:59kerajuan itu ditupoksi di peraturan Presiden nomor 115 itu.
01:05Oleh karena itu, mungkin kenapa Rp509.000.000.000 itu dianggarkan dengan suatu asumsi tentu diharapkan bisa mencegah terjadinya kejadian
01:19luar biasa.
01:21Nah, tentu pergi tahun ini, kita tahu di tahun yang berjalan ini,
01:26anggaran yang dianggarkan untuk bergisi gratis untuk tahun 2026 ini adalah Rp2,9 miliar selama setahun.
01:36Tentu itu tidak akan memadai.
01:39Mungkin dengan asumsi dengan ditambah anggaran pengawasannya itu Rp509.000.000.000,
01:45artinya bertambah kurang lebih Rp506.000.000.000 lebih,
01:52Itu diharapkan itu bisa terjaga
01:56Nah apa-apa yang perlu kami lakukan
01:58Yang pertama tentu karena berdasarkan peraturan Presiden nomor 115
02:04Ayat 2 sampai ayat 9 itu
02:07Badan POM bertugas mulai dari ulu sampai mitigasinya
02:14Dalam hal pengawasan bukan pelaksana tentunya
02:17Nah kami telah membuat kurang lebih 21 program
02:23Yang akan konsisten akan jalankan seandainya ini disetujui
02:29Sampai menjadi anggaran definitif
02:32Nah salah satu hal yang menurut saya perlu ditingkatkan
02:38Di pelaksanaan makan berbisik gratis
02:41Supaya tidak terlaksana
02:44Contoh kasus yang terjadi di Sidoado kemarin
02:47Itu kita lihat memang ada poin-poin
02:51Ada mikroorganisme disitu dan sebagainya
02:54Tetapi salah satu program yang tidak terlaksana dengan baik
02:58Adalah karena makanan itu dimaksa disiapkan itu sejak jam 1 malam
03:08Terus nanti dibagikan sekitar jam 12 siang
03:12Berarti kurang lebih hampir 11 jam
03:15Sedementara timeline dalam kami mendidik
03:18Para SPPG dan SPPI itu
03:20Itu jangan lewat 4 jam
03:22Jadi dengan demikian
03:24Saya kira mungkin ada tukusi yang belum dijalankan oleh SPPG tadi
03:31Terima kasih sudah menonton!
03:34Sampai jumpa di video selanjutnya!
03:41Selamat menikmati!
03:41Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan