00:08Penyakit ginjal kronis ini biasa disebut dengan silent killer,
00:12di mana kadang-kadang tidak memberikan gejala sampai dia sudah berat,
00:15sudah stadium 5 dan membutuhkan hemodialisis.
00:24Proses hemodialisis ini kadang-kadang memang menimbulkan beberapa efek samping pada pasien,
00:28tapi kita menyesuaikan dengan memulai dari dosis yang rendah hingga kita naikkan bertahap
00:33sesuai dengan toleransi pasien.
00:58Halo, saya Dr. Anindya Larasati, spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Universitas Indonesia.
01:09Hemodialisis itu sebenarnya adalah salah satu dari beberapa pilihan dari terapi pengganti ginjal.
01:16Terapi pengganti ginjal yang lain ada seperti CAPD atau Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis,
01:22di mana cairan dialisat yang kalau misalkan pada HD dipasang di mesin,
01:28ini kita menggunakan rongga perut pasien sebagai media untuk cairan dialisatnya.
01:34Kemudian ada juga transplantasi ginjal atau cangkok ginjal,
01:38di mana ada ginjal dari donor dicangkokkan kepada ginjal resipien.
01:45Yang ketiga ada juga terapi konservatif,
01:48di mana kita tidak melakukan terapi apapun,
01:51tapi kita mengupayakan terapi yang optimal untuk pasien dengan fungsi ginjal sisa yang ada.
01:57Nah, itu adalah terapi pengganti ginjal selain hemodialisis.
02:06Jadi, prosedur hemodialisis itu adalah prosedur yang dilakukan untuk bertujuan
02:11mengeluarkan racun atau sisa-sisa sampah dari tubuh yang tidak terbuang
02:16karena mungkin pasien mengalami gangguan dari ginjal.
02:18Nah, prosedur ini sebenarnya seperti kita memasang selang
02:23atau memasang infus dari tubuh pasien,
02:26dialirkan kepada mesin hemodialisa,
02:29dan di situ ada dialiser yang akan mengeluarkan racun-racun
02:33dan kemudian dikembalikan lagi kepada tubuh pasien.
02:41Untuk menjalani prosedur hemodialisis,
02:43kita bisa menilai pada pasien-pasien yang mengalami gagal ginjal akut
02:48atau gagal ginjal kronis.
02:50Kalau pada gagal ginjal akut,
02:52mungkin dia ada penyebab khusus yang membuat gangguan fungsi ginjal,
02:57penurunan fungsi ginjal sementara.
02:59Namun, ada juga pada pasien dengan gagal ginjal kronis
03:02yang membutuhkan proses hemodialisis.
03:12Kita harus melihat lagi apa yang menyebabkan pasien ini
03:16membutuhkan hemodialisis.
03:17Apakah penyebabnya gagal ginjal akut atau gagal ginjal kronis.
03:21Kalau misalkan memang penyebabnya gagal ginjal akut,
03:23yaitu faktor yang bisa kita atasi pencetusnya,
03:26seperti infeksi atau dehidrasi,
03:28mungkin setelah faktor pencetusnya teratasi,
03:32pasien tidak perlu menjalani hemodialisis kembali.
03:34Namun, bila faktor yang menyebabkan penurunan fungsi ginjal
03:38adalah proses yang berlangsung sudah lama,
03:40seperti hipertensi, diabetes melitus,
03:43atau obesitas yang berkepanjangan,
03:45maka mungkin pasien akan membutuhkan hemodialisis berkepanjangan.
03:57Untuk penyebab dari gagal ginjal,
03:59kita bisa bagi menjadi dua,
04:01ada gagal ginjal akut dan ada gagal ginjal kronis.
04:04Untuk penyebab dari gagal ginjal akut,
04:07biasanya ini merupakan penyebab yang kita bisa coba
04:10untuk atasi faktor pencetusnya,
04:12seperti misalkan ada infeksi,
04:14dehidrasi, kekurangan cairan yang berat.
04:17Kalau kita atasi faktor penyebabnya,
04:20kita harapkan fungsi ginjal dapat kembali seperti semula.
04:23Namun, ada juga yang menyebabkan gagal ginjal kronis.
04:27Biasanya ini adalah faktor yang berjalan sudah lama,
04:30di setiap puluhan tahun,
04:31diawali dengan mungkin gaya hidup yang kurang baik,
04:33sehingga muncul penyakit-penyakit seperti diabetes melitus,
04:37atau hipertensi,
04:38yang lama dan tidak terkontrol,
04:40lama-lama mengganggu fungsi ginjal,
04:42menyebabkan komplikasi ke ginjal,
04:44hingga akhirnya menyebabkan penyakit ginjal kronis.
04:53Memang penyakit ginjal kronis ini
04:55biasa disebut dengan silent killer,
04:57di mana kadang-kadang tidak memberikan gejala
04:59sampai dia sudah berat,
05:00sudah stadium 5,
05:01dan membutuhkan hemodialisis.
05:03Nah, gejala-gejala yang mungkin muncul adalah
05:05kelemahan, cepat lelah,
05:08mual muntah, tidak nafsu makan,
05:10atau sampai bengkak di seluruh tubuh,
05:13atau mungkin diawali dengan di kaki,
05:14hingga di perut,
05:15dan lama-lama bengkak di seluruh tubuh.
05:23Kalau untuk pada pasien gagal ginjal akut,
05:26mungkin bisa kembali baik
05:29seperti sebelum pasien mengalami infeksi
05:32atau mengalami penyebab
05:33yang menyebabkan perunan fungsi ginjal secara mendadak.
05:36Namun, kalau pada pasien-pasien dengan gagal ginjal kronis,
05:39yang diharapkan setelah pasien menjalani hemodialisis
05:41adalah peningkatan dari kualitas hidup pasien,
05:45yang tadinya misalkan pasien mengalami keluhan cepat lelah,
05:48mual muntah, dan bengkak.
05:51Nah, mungkin diharapkan setelah pasien menjalani hemodialisis rutin,
05:55keluhan-keluhan itu akan berkurang,
05:57kualitas hidup meningkat,
05:59dan komplikasi pasien di masa depan juga akan berkurang.
06:03Sehingga diharapkan angka kualitas hidup,
06:06harapan hidupnya juga lebih panjang.
06:13Proses hemodialisis ini kadang-kadang memang menimbulkan
06:16beberapa efek samping pada pasien,
06:18tapi kita menyesuaikan dengan memulai dari dosis yang rendah
06:22hingga kita naikkan bertahap
06:23sesuai dengan toleransi pasien.
06:25Komplikasi yang mungkin timbul bisa
06:27tekanan darah yang menurun pada proses hemodialisis
06:31atau tekanan darah yang malah meningkat pada proses hemodialisis.
06:35Ada juga yang mengalami keram setelah hemodialisis
06:38atau kelingan,
06:39tapi kita akan mengobservasi dan melakukan beberapa pencegahan
06:43supaya komplikasi intradialisisnya tidak terjadi.
06:53Pasien masih memerlukan beberapa terapi ya.
06:58Pasien harus kontrol rutin kepada dokter,
07:00ginjal hipertensi,
07:02pasien harus rutin minum obat,
07:04dan jangan lupa untuk membatasi cairan
07:06supaya tidak terjadi komplikasi
07:08seperti sisak nafas atau bungka.
07:21Sampai jumpa di video selanjutnya.
07:24Terima kasih telah menonton!
07:29Terima kasih.
Komentar