JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus keracunan yang diduga berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mendorong evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut, terutama dari sisi keamanan pangan dan rantai distribusi makanan.
Ketua UKK Emergensi dan Terapi Intensif Anak IDAI, Yogi Prawira, mengatakan persoalan utama yang perlu segera dievaluasi bukan hanya bahan makanan, tetapi juga jarak waktu antara makanan selesai dimasak hingga disantap anak.
Di sisi lain, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menyatakan keprihatinannya atas rangkaian kasus keracunan tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak semestinya ada anak yang mengalami keracunan akibat program yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan gizi anak.
Baca Juga [FULL] IDAI Soroti Kasus Keracunan MBG Berulang: Harus Ada Transparansi SPPG Distribusi MBG! di https://www.kompas.tv/nasional/690384/full-idai-soroti-kasus-keracunan-mbg-berulang-harus-ada-transparansi-sppg-distribusi-mbg
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/690442/full-keracunan-mbg-berulang-idai-soroti-jarak-masak-hingga-santap
Komentar