Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sebanyak lima orang jurnalis dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) sejak Senin (7/9/2026) sore.

Kapal cepat dengan nama lambung Arupadhatu 1 akhirnya berangkat membawa sebanyak delapan orang pada pukul 14.00 WIB. Adapun delapan orang tersebut ialah Warta, selaku kapten kapal, Surakman, ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu.

Selain itu, terdapat lima jurnalis, yakni M Bagus Khoirunnas, jurnalis Antara Biro Banten, Ari Basuki jurnalis Merdeka, Yudhis jurnalis Inews, Daus jurnalis Anadolu, dan Donal jurnalis freelance.

Video editor: Lintang

#jurnalishilang #anakgunungkrakatau #pencarianjurnalishilang

Baca Juga Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda: 15 Kapal dan 1 Heli Dikerahkan, Sisir 6 Sektor di https://www.kompas.tv/nasional/690418/pencarian-rombongan-jurnalis-hilang-di-selat-sunda-15-kapal-dan-1-heli-dikerahkan-sisir-6-sektor



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/690432/kronologi-5-jurnalis-hilang-kontak-saat-liput-gunung-anak-krakatau
Transkrip
00:00Assalamualaikum
00:02Sebanyak 5 orang jurnalis
00:04dilaporkan hilang kontak
00:05di perairan Selat Sunda Kabupaten Pandegelang, Banten
00:08saat meliput aktivitas
00:09Gunung Anak Rakatau sejak Senin sore
00:117 September 2026
00:15Kapal cepat dengan nama Lambung Arupa
00:17Datu 1 akhirnya berangkat membawa
00:19sebanyak 8 orang pada pukul 14.00
00:22WIB
00:23Adapun 8 orang tersebut
00:25ialah Warta selaku Kapten Kapal
00:27Surakman ABK
00:29dan Herianto sebagai pemandu
00:31Selain itu terdapat
00:335 jurnalis yakni
00:35M. Bagus Khoirunas, Jurnalis Antara
00:38Birobanten, Aru Basuki
00:40Jurnalis Merdeka, Yudis
00:42Jurnalis Ainews, Daus
00:43Jurnalis Anadolu, dan
00:45Donald Jurnalis Freelance
00:49Rekatau, tanggal 7 September
00:512016
00:52Bismillah Ruan
00:53Bismillah Pak ya
00:54Amin
00:57Untuk pencarian hari ini sesuai dengan arahan Sarmisen Koordinator, Kepala Kantor Penjantauan Banten
01:04Untuk fokus pencarian kita itu di titik di mana terakhir penumpang ini salah satu penumpang mengirimkan seri lokasi ke anggota
01:14keluarganya
01:14Kemudian kita tadi sudah menggerakkan RIP, kemudian KN Sartetuka
01:20RIP sudah kembali ke Dermaga Marina, kemudian KN Sartetuka masih melaksanakan pencarian
01:25Sampai saat ini korban ataupun kapal masih belum diketemukan
01:29Bang tadi berdasarkan laporan dari yang turun ke lapangan seperti itu ya Bang?
01:33Kalau berdasarkan tim yang turun ke lapangan tadi sudah melaksanakan pencarian
01:38Kemudian kendala-kendala yang kita hadapi yang termasuk di dalamnya adalah dampak erupsi gunung Anak Rakatau
01:45Di mana abu pulkanik masih menyebar, kemudian untuk cuaca juga kurang bersahabat
01:51Karena gelombang serta arus itu cukup tinggi sehingga itu tidak menjadi sebuah kendala yang tidak memaksimalkan pelaksanaan operasi SAR pada
02:00hari ini
02:00Untuk langkah-langkah selanjutnya Bang seperti apa?
02:03Untuk langkah-langkah selanjutnya untuk malam hari ini KN Sartetuka masih melaksanakan pencarian
02:09Kemudian kita menunggu perkembangan evaluasi yang kita dapatkan dari KN Sartetuka
02:15Yang akan selanjutnya kita akan melaksanakan rencana operasi untuk esok hari
02:20Sebelum berangkat, Bagus sempat mengirimkan foto di dalam kapal bersama empat rekannya kepada istrinya Desi Purnamasari
02:27Ada pun estimasi perjalanan dari dermaga ke Gunung Anak Rakatau selama dua jam
02:34Pada 14.42 WIB, Bagus sempat berkomunikasi dengan jurnalis antara Biro Lampung Abai yang sedang berada di Pulau Sebesi
02:43Saat itu Bagus mengirimkan informasi dengan mengabarkan lokasi terkini
02:48Namun pada pukul 15.04 WIB, Abai hilang kontak dengan Bagus
02:55Pada pukul 18.13 WIB, guide kapal Herianto sempat mengirimkan foto sedang berada di sekitaran Gunung Anak Rakatau
03:34Pagi ini seperti apa sih?
03:34Untuk jarak pencarian 69.5 WIB, kemudian untuk seru yang kedua menggunakan kapal Kal Anyer milik Lanal Banten
03:43Untuk jarak pencarian 69.5 WIB, kemudian untuk seru 1 dan seru 2 ini yang memang terdiri dari
03:55RIB 01 dan RIB 03 Lampung untuk jarak 67 NM
04:00Kemudian untuk seru yang keempat itu menggunakan RIB 02 Banten
04:07Itu menggunakan pengisiran di sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang
04:12Yaitu pulau-pulau kecil yang kita mengantisipasi kemungkinan kapal yang kita cari itu terdampar di pulau-pulau tersebut
04:21Kemudian seru yang kelima adalah kita menggunakan KP Sanjaya milik Pol Airut, Polda Banten
04:28Itu untuk jarak pencarian 67,3 NM
04:35Berarti artinya pencarian ini lebih berluas dari dibandingkan kemarin?
04:41Untuk area pencarian kita perluas karena memang hasil Sarmap kita
04:45Kalau dari hasil dari Sarmap itu mengarah ke barat daya dari Pulau Gunung Anak Rakata
04:52Sehingga untuk fokus pencarian kita itu kurang lebih ada 271 NM
04:58Kalau kita jumlahkan secara keseluruhan dari area pencarian yang tadi saya sebutkan
05:05Bang ini hari ini keluarga sudah mulai berlatangan?
05:10Ya kalau untuk keluarga sudah mulai berlatangan dan kita tadi sudah mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan
05:16Perihal apa yang memang kita sudah laksanakan
05:19Dan mudah-mudahan hari ini minta doanya dari rekan-rekan semua baik itu media dan masyarakat
05:24Untuk sesegera mungkin tim sahar gabungan ini menemukan korban dalam kondisi selamat
05:29Bang untuk laporan kondisi cuaca bang sama gelombang ombak gimana?
05:32Ya untuk laporan cuaca yang memang kita dapatkan dari BMKG
05:38Itu untuk cuaca cerah berawan kemudian angin itu arah dari selatan ke utara
05:44Kemudian kecepatan angin 14 knot kemudian gelombang 0,4 sampai 1 meter
05:50Termatin ini masih terhitung aman atau seperti apa?
05:53Masih terhitung aman dan sangat efektif kalau kita melaksanakan pencarian dengan cuaca seperti ini
06:03Tim Sar juga menemukan jaket pelampung di perairan Anyer saat operasi pencarian
06:08Tetapi jaket itu dipastikan bukan milik rombongan jurnali setelah dilakukan identifikasi
06:20Pelampung tersebut ditemukan di sekitar 7,050 Cikel Mile di sisi barat Anyer
06:25Selain pelampung, tim juga menemukan sebuah botol tabung berwarna putih
06:38Pewarta Foto Indonesia atau PFI menggelar doa bersama
06:42Untuk 5 jurnalis yang hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau
06:46Di kawasan Bundaran HI Jakarta Pusat pada Jumat 11 September 2026 malam
06:57Kegetan tersebut menjadi bentuk solidaritas sekaligus ikhtiar
07:01Untuk mendoakan 5 jurnalis dan 3 anak buah kapal yang masih berstatus hilang
07:05Saat berada di perairan Selat Sudah sekitar Gunung Anak Krakatau
07:30Memasuki pencarian hari kelima
07:32Tim Sar gabungan menemukan 1 jaket pelampung atau life jacket
07:36Jerigan minyak berwarna biru dan helm berwarna merah
07:39Saat pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda
07:44Pada Jumat 11 September 2026
07:48Barang-barang tersebut ditemukan pada lokasi berbeda di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau
07:53Seluruh temuan kemudian dibawa ke darat
07:56Untuk diserahkan kepada pihak berbenang dan menjalani proses identifikasi
08:07Pukul 12.33 WIB Kan Serta Tuka menemukan kembali helmet berwarna merah
08:15Pada koordinat 6 derajat 18.846 detik serah
08:22Pada pukul 17.10 Kan Serta Tuka menemukan kembali life jacket berwarna orange
08:28Pada koordinat 6 derajat 11.1217 menit serah
08:37Dan pada pukul 18.09 Kan Serta Tuka kembali menemukan life jacket berwarna merah
08:45Pada koordinat 6 derajat
08:49Lima jurnalis dan tiga awak speedboot yang hilang kontak di perairan Selat Sunda
08:53Masih belum ditemukan hingga hari kelima pencarian Sabtu 12 September 2026
08:59Tim SAR kemudian memperluas area pencarian dengan membagi wilayah pencisiran laut ke dalam enam sektor
09:21Cara baru nonton di Smart TV
09:23Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu
09:29Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu
09:33Cari Kompas TV melalui pencarian
09:37Pilih aplikasi lalu install
09:39Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV
09:44Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga
09:50Pilih aplikasi lalu install
Komentar

Dianjurkan