00:00Saudara sampah rumah tangga di Ciamis, Jawa Barat kini diubah menjadi sumber penghasilan tambahan warga
00:04melalui program Bank Sampah.
00:07Plastik, kertas, besi, hingga minyak jelanta ditukar menjadi uang,
00:10sementara sampah organik diolah menjadi pakan magot.
00:19Program Bank Sampah yang digerakkan DPRK PLH Kabupaten Ciamis
00:24bersama Bank Sampah Induk mendorong warga memilah sampah dari rumah.
00:30Sampah anorganik yang terkumpul dijemput petugas untuk disalurkan ke pabrik daur ulang.
00:35Sedangkan sampah organik sisa dapur dimanfaatkan sebagai pakan magot.
00:41Inovasi ini membantu mengurangi sampah basah yang selama ini menjadi penyembah bau tak sedap
00:47dan penumpukan limbah di TPA.
00:50Berdasarkan data DPRK PLH Ciamis, timbunan sampah di seluruh kabupaten mencapai sekitar 500 ton per hari.
00:58Namun hanya 60 hingga 70 ton yang diangkut ke TPA.
01:03Sisanya dikelola mandiri masyarakat melalui pemilahan dan bank sampah.
01:09Salah satu warga yang merasakan manfaatnya adalah Sukeji, seorang tukang ojek dari Pamalayan.
01:16Ia rutin menyetorkan sampah yang telah dipilah ke Bank Sampah Induk Ciamis.
01:22Sampah bekas dus yang disetorkan, ditimbang, dan nilainya langsung dicatat dalam buku tabungan nasabah.
01:29Dalam sehari, Sukeji bisa mengumpulkan uang 2 hingga 20 ribu rupiah.
01:36Saldo tabungan ini bisa dicairkan dalam bentuk uang tunai
01:40atau ditukar dengan kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng.
01:44Saya hari-hari ojek, tapi untuk menabung sulit.
01:51Kalau uang, kalau siapa kan memut di jalan-jalan juga sambil ojek biasa.
01:58Langsung ditabung ke sini, baru punya tabungan.
02:03Yang tadinya belum tidak punya tabungan sama sekali,
02:06sekarang ada dikit-dikit di sini tabungan walaupun kita kerih dari hasil sampah.
02:13Paling besar itu, paling 20 ribu seperti ini.
02:17Kalau ada karbus-karbus dikumpulkan.
02:21Jadi Bapak tiap hari datang ke Bank Sampah Induk?
02:23Tiap hari, keseluruhan hari libur, hari merah, tiap hari datang.
02:29Tak hanya sampah anorganik,
02:31sampah organik juga diolah menjadi sumber penghasilan
02:34seperti yang dilakukan kelompok PS3R Kartini, Imba Nagara Raya.
02:41Sisa sayuran, buah-buahan, dan makanan dicacah untuk pakan magot.
02:47Larva lalat Black Soldier Fly ini mampu mengurai sampah organik dengan cepat.
02:53Sementara, sisa kotoran magot dimanfaatkan menjadi pupuk organik untuk tanaman warga.
02:59Margot yang telah dewasa kemudian dipanen dan dijual sekitar 10 ribu rupiah per kilogram.
03:05Hasilnya dimanfaatkan sebagai pakan ikan, unggas, dan burung berkicau.
03:11Sampah organik itu banyak di masyarakat ya Pak, sebelumnya tuh banyak-banyak nggak termangkakan gitu,
03:19banyakkan dari masyarakat sesudahnya ada pengurus dari panggung sampah sini,
03:24sampah organik orang itu diambil ataupun yang nabung ke sini, terus dikelola,
03:30diberikan kepada makan magot, Alhamdulillah ya Pak, dari sampah itu bisa menghasilkan cuan.
03:38Karena kami mempunyai moto, mendulang peluang di antara yang terbuang dari sampah yang tidak apa-apa menjadi apa-apa gitu.
03:50Sejak 2018, sekitar 300 warga telah menjadi nasabah bank sampah.
03:55Pemerintah Ciamis berharap program ini terus dikembangkan di RTRW dan di sekolah.
04:01Untuk mengurangi sampah ke TPA sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat.
Komentar