00:00Hari ke-6 pencarian, 5 jurnalis hilang kontak tim Basarnas mengerahkan 6 sektor area pencarian di bagian laut dan udara.
00:07Kasih Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Banten, Rizky Duyanto bilang,
00:11proses pencarian diharapkan lancar karena laporan BMKG untuk cuaca hari dicerah.
00:17Kondisi cuaca di wilayah perairan Selat Sunda, cuaca berawan, kemudian angin mengarah ke wilayah Tenggara
00:26dengan kecepatan 10 sampai 20 knot.
00:32Untuk gelombang 0,5 sampai 2,5 meter, kemudian arus permukaan mengarah ke barat daya.
00:39Kemudian kami juga berkoordinasi senantiasa dengan PVMBG untuk status anak Gunung Krakatau tetap di siaga 3,
00:50kemudian untuk aktivitas anak Gunung Krakatau sampai hari ini tidak ada erupsi sehingga itu dapat mengefektifkan.
01:01Dan untuk pelaksanaan operasi saat kita hari ini juga selalu berkoordinasi.
01:07Dan jika ada peningkatan aktivitas anak Gunung Krakatau akan dikoordinasikan ke POSKO oleh PPMBG.
01:18Untuk luas area pencarian pada hari ke-6, total berjumlah 6.024 nautical mile persegi.
01:31Dengan dibagi 6 sektor, 5 sektor itu matra laut, kemudian 1 sektor udara.
01:39Ada pun untuk sektor udara hari ini itu standby di ATS mengingat untuk hasil dari pencarian visual udara kemarin menggunakan
01:52helikopter.
01:52Untuk visibiliti hanya di 1,5 kilometer di ketinggian 500 feet.
01:59Sehingga untuk hari ini di sektor udara dia tetap standby memonitor untuk perkembangan situasi dan kondisi di sekitar perairan Statsunda.
02:11Jika memang nanti memungkinkan untuk layak terbang maka untuk sektor udara kita laksanakan.
02:18Kemudian kami informasikan di berbagai sektor.
02:23Yang pertama itu sektor 1 atau sektor V itu terdapat 2 kapal yang melaksanakan pencarian.
02:32Kemudian di sektor 2 atau sektor W itu ada 1 kapal.
02:37Kemudian ada sektor 3 atau sektor X itu terdapat 8 kapal yang melaksanakan pencarian.
02:44Seru keempat ataupun sektor 4 atau sektor Y itu ada 2 kapal.
02:51Kemudian sektor 5 atau Z itu ada 2 kapal.
02:56Kemudian sektor 6 yaitu sektor udara itu ada 1 helikopter HR 3604 yang standby di ATS Atang Sanjaya Bogor.
03:05Total alut yang melaksanakan pencarian hari ini ada 15 kapal dan 1 helikopter HR 3604 milik Basarnas.
03:18Kapal-kapal yang bergerak di sektor V itu ada KRI Kerambit,
03:24Kemudian KRI Teluk Jilimanuk dari Angkatan Laut dengan luas area pencarian 840 nautical mile persegi.
03:38Kemudian di sektor W itu dengan luas area 1.120 nautical mile persegi itu dengan kapal Kalanyer dari TNI Angkatan
03:47Laut.
03:51Nah dengan sektor X, ya sektor X ini terdapat 8 kapal diantaranya ada KN Sar, T2K,
03:58Kemudian RBB Pecang, RIP 02 Basarnas Banten, RIP 02 Basarnas Lampung,
04:05Kemudian kapal polisi 2016, kapal polisi 2013, KM Garuda dan KM Bima dengan luas area 681 nautical mile persegi.
04:23Kemudian di sektor W dengan luas area 497 nautical mile persegi itu ada kapal polisi KPS Sanjaya dan KRI Lepu
04:34dari Angkatan Laut.
04:39Kemudian selanjutnya adalah sektor Z dengan luas area 809 nautical mile persegi itu ada kapal KN Sar Barsudewa milik Basarnas
04:49Lampung,
04:49Kemudian KN Sar Antasena Basarnas Jakarta.
04:55Untuk mengetahui perkembangan pencarian kelima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat liput Gunung Anak Rakatao Saudara,
05:02ada jurnalis Kompas TV Tessa Lonika Ajeng dan juru kamera Ghaniar Febrian.
05:06Tessa, untuk hari ke-6 ini seperti apa pencarian di tempat Anda melaporkan sekarang dan apakah ada perkembangan terkini dari
05:13sana?
05:18Selamat pagi Bermanah dan juga Saudara, saat ini kami sedang berada di atas KN Sar Antasena,
05:25yang mana KN Sar Antasena ini nantinya akan berfokus untuk menyisiri di area pencarian sektor Z.
05:31Sektor Z sendiri berada di sekitar arah barat daya hingga barat laut dari Gunung Krakatau.
05:40Nantinya di sektor Z itu sendiri totalnya ini sekitar ada 800 nautical mile persegi,
05:47yang nantinya bersama juga dengan KN Sar Basudewa untuk bisa menyisiri di area Z ini.
05:54Dan kalau misalnya tadi kami sekitar pukul 8, lebih 18 ini sudah bertolak dari Dermaga Ciwandan,
06:01dan menuju ke titik penyisiran yang berada di sektor Z ini membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 4 jam,
06:07dan total jarak tempuhnya ini kalau misalnya dihitung dari Pelabuhan Ciwandan tempat kami bertolak tadi,
06:16ini kami nantinya akan menuju ke 54 nautical miles dari Pelabuhan Ciwandan.
06:21Untuk mengetahui lebih detail lagi terkait dengan operasi SAR yang akan dijalankan oleh KN Sar Antasena pada hari ke-6
06:31operasi pencarian ini,
06:32saya akan ajak untuk kita bisa masuk ke dalam anjungan dari KN Sar Antasena,
06:38di mana memang KN Sar Antasena ini merupakan kapal yang diperbantukan dari kantor SAR Jakarta
06:44untuk bisa ikut dalam operasi SAR pencarian dari ke-5 jurnalis dan 3 ABK yang masih dinyatakan hilang kontak di
06:53perairan Selat Sunda.
06:54Saat ini kita sudah memasuki ke area dari anjungan dari KN Sar Antasena,
07:05dan saat ini saya akan langsung berbincang dengan Nahkoda dari KN Sar Antasena,
07:11dengan Mas Chandra, selamat pagi Mas.
07:13Selamat pagi Ibu.
07:15Mas Chandra, boleh kameranya di kanan.
07:18Mas, untuk bisa diperjelas lagi terkait dengan area kita tadi sekitar 54 nautical mile dari Pelabuhan Ciwandan?
07:27Oke, untuk pagi ini pencarian kita dari Pelabuhan Ciwandan menuju search area itu sekitar 54 nautical mile,
07:35kurang lebih 4 jam kita sudah sampai di search area.
07:40Menuju ke search area kita juga sambil melakukan pengamatan visual.
07:43Apabila terdapat objek-objek yang mencurigakan, kita akan sisir.
07:47Seperti tadi, kita melihat objek seperti yang warna oranye, kita sisir, kita dekati, ternyata sampah plastik.
07:56Mas Chandra, di KN Sar Antasena sendiri di hari ke-6 ini, ada metode apa saja yang akan dilakukan dalam
08:02operasi pencarian?
08:03Untuk metodenya, kita tetap mengandalkan pengamatan visual,
08:07menggunakan binokular, dan juga menggunakan radar untuk mendeteksi objek yang ada di permukaan laut.
08:15Untuk lainnya, kita menyesuaikan dengan keadaan di lapangan.
08:18Kita juga dengan instansi lain dan kapal-kapal yang lain, kita juga saling berkoordinasi,
08:23kita saling berkomunikasi.
08:25Apabila ada tanda-tanda, kita saling menginfokan satu sama lain.
08:27Baik, Mas Chandra, akan ditunjukkan oleh juru kamera Ganiar Febrian terkait dengan peta digital kita saat ini,
08:34untuk ke arah mana saat ini kita berada, dan nantinya titik terakhir dari pencarian di sektor Z ini akan mengarah
08:41ke mana, Mas?
08:42Baik, untuk posisi saat ini, kita dengan kecepatan 12.4 ke-0,
08:46untuk selanjutnya kita akan melintas di Gunung Rakatau, nanti akan ada di sebelah kanan kita.
08:52Terus kemudian kita masuk ke sejar area di sini, masuk terus, kemudian untuk exitnya kita akan juga mutar di Pulau
09:05Panjang dan sekitarnya untuk bagian akhirnya.
09:09Secara luas area sektor Z yang di mana akan di cover Kainsar Antasena dan Kainsar Basudewa, seluas 809 nautical mil.
09:21Demikian.
09:23Untuk lebih detail lagi di area pencarian kita, Mas, di sektor Z sendiri, itu nanti apa metode yang akan dilakukan?
09:29Apakah ada operasi zigzag di sana untuk menyisir atau seperti apa?
09:32Siap, kita melaksanakan pola pencarian sesuai dengan SARMAP yang sudah dibagikan.
09:39Kita mengikuti pola yang sudah ada di dalam isailor ini, seperti yang sudah saya gambarkan di peta.
09:46Demikian.
09:47Untuk penyisirannya ini nanti apakah kita akan ada menghentikan kapal atau mengurangi kecepatan di sektor-sektor tertentu untuk bisa memberikan
09:56penyisiran yang lebih detail atau seperti apa?
09:59Apabila ada objek yang kita curigai, kita akan kurangi speed.
10:03Dan kalau jarak nampaknya tidak terbatas, kemudian cuaca aman, kita akan tetap dengan speed segini untuk efisiensi waktu.
10:13Kita biar bisa, dengan harapan, bisa menyisir seluruh area pencarian.
10:19Ini kita sudah melewati lebih dari satu jam perjalanan dari Pelabuhan Ciwandan ya, Mas.
10:24Boleh dijelaskan kembali terkait dengan angin, arah angin dan juga kecepatan atau mungkin ini kecepatan dari kapal ini sendiri?
10:32Untuk kecepatan kapal saat ini 12,4 knot.
10:36Untuk cuaca masih cerah 10 sampai 15 knot, angin dari timur.
10:42Kalau untuk kami lihat, bisa di sini akan digambarkan oleh juru kamera Ganyar Febrian.
10:46Di depan dari anjungan ini memang terlihat cukup berkabut ya, Mas, laut hari ini.
10:51Apakah ini akan jadi kendala dan nantinya ada metode apa kalau misalnya laut ini masih berkabut begini, Mas?
10:56Kalau untuk laut berkabut, kita akan mengandalkan dengan radar.
10:59Karena jarak nampak terbatas dan kita tetap mengoptimalkan pengamatan visual.
11:03Untuk radar sendiri, Mas Chandra, apakah ini bisa membaca objek ini dari radius berapa kilo?
11:12Kalau untuk radar ini, untuk deteksi bisa sampai 72 nautical mil untuk objek yang besar.
11:19Kalau yang kecil mungkin 12 nautical mil.
11:21Nanti akan muncul tanda eko titik-titik di layar.
11:26Nah, seperti yang tertampil, itu ada kapal terdeteksi di dalam radar.
11:32Jika ada objek yang kecil, kita curigai, kita akan mendekat dan kita pastikan objek tersebut apa.
11:37Oke, Mas Chandra, kalau misalnya dibandingkan dengan operasi di hari kelima kemarin,
11:43apakah memang ada, selain sektor yang memang berbeda ya, Mas Chandra, di hari ini,
11:47adakah metode atau pola yang berbeda dan menjadi perluasan mungkin
11:52atau menjadi metode yang diperbesar lagi hari ini?
11:56Kalau untuk metode, masih sama dengan yang kemarin, dengan area pencarian yang berbeda demikian.
12:03Berarti, kalau misalnya sekarang angin ini masih di sekitar 5 naut,
12:08ya, dengan kita masih bisa mempertahankan kecepatan sampai dengan 12,
12:11kalau misalnya nanti, tadi kan kita sempat akan menyisir exit-nya ini di Pulau Panjang ya, Mas Chandra.
12:17Ini nantinya apakah ada menghentikan sejenak,
12:20atau ada tim SAR yang akan ke Pulau Panjang atau seperti apa?
12:27Kemungkinan kita untuk mendekat ke pulau dengan mempertahankan kecepatan,
12:33paling kita turunkan speed dengan tetap menjaga jarak aman,
12:37dengan pengamatan visual saja.
12:39Berarti, kira-kira nanti kita bisa sampai untuk fokus menyisir di sektor Z,
12:43sekitar di jam berapa ya, Mas?
12:45Untuk masuk ke entry point, kurang lebih jam 12-an estimasi.
12:50Kita sudah masuk ke entry point,
12:52sebelumnya kita akan melewatin ke Gunung Rakatau,
12:56kita akan kurangin speed juga untuk melaksanakan pengamatan di situ.
13:00Pengamatannya masih dengan teropong atau?
13:03Dengan binocular.
13:06Selain itu juga, kalau untuk petugas dari tim SAR yang ada di KN SAR Antasena hari ini,
13:13kira-kira ada berapa?
13:14Dan apakah ada yang khusus untuk teropong atau di bagian anjungan ini,
13:19atau seperti apa, Mas?
13:20Untuk keseluruhan ada 18 orang.
13:23Untuk tim rescue sudah dibagi tugasnya masing-masing,
13:26bersif juga, dan untuk APK juga fokus untuk membawa kapal.
13:30Jadi kita saling membagi tugas.
13:32Ada yang melakukan pengamatan, dan ada juga yang membawa kapal.
13:36Sedikit mereview soal yang dilakukan oleh Antasena pada hari keempat,
13:42bahkan mungkin juga dari hari pertama ini,
13:44apakah sudah pernah melihat adanya objek-objek yang memang dicurigai,
13:47lalu kemudian saat didekat ini ternyata bukan objek yang terkait begitu, Mas?
13:52Kita mulai bergabung di hari pencarian keempat.
13:55Hari ini KN SAR Antasena, berarti hari ketiga.
13:58Kita setiap hari mendapatkan objek yang kita curigai,
14:03dan ternyata bukan sesuai harapan.
14:06Seperti tadi kita telah mendapatkan objek berwarna oran,
14:09tetapi ternyata sampah setelah didekati.
14:11Ini masih menjadi harapan kita bersama, karena masih menjadi atensi juga ya,
14:16Mas Chandra, untuk tim SAR ini bisa tetap mempertahankan safety,
14:20tapi yang jelas mengoptimalkan setiap petugas dan juga peralatan yang digunakan dalam operasi pencarian.
14:26Terima kasih, Mas Chandra.
14:27Iya, demikian, Bremana dan juga saudara,
14:30terkait dengan fokus dan juga titik operasi serta metode dan pola
14:35yang akan dilakukan oleh KN SAR Antasena pada hari ke-6
14:40dari operasi pencarian jurnalis dan ABK di perairan Selat Sunda.
14:43Nantinya kita akan terus memantau dan membaharui informasi lagi
14:48terkait dengan nantinya bagaimana apakah ada temuan
14:50yang bisa menjadi petunjuk dari keberadaan rekan-rekan jurnalis dan ABK di perairan Selat Sunda.
14:56Kembali ke Bremana.
14:57Terima kasih, Tessa Lonika Ajeng dan Juru Kameragah Niar Febrian
15:01langsung dari atas KN SAR Antasena.
15:04Selamat petugas kembali.
15:05Tetap jaga keselamatan.
Komentar