Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Pasca kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, seorang siswi korban dugaan keracunan makanan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Aknesia Boru Silitonga, direncanakan dirujuk ke Jakarta.

Rujukan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan Aknesia dan mendapatkan pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut dari dokter spesialis ginjal anak.

Aknesia merupakan salah satu korban dugaan keracunan makanan yang terjadi pada 13 Agustus lalu dan hingga kini masih menjalani perawatan. Sebelumnya, orang tua Aknesia menyebut anaknya mengalami gangguan pada ginjal.

Direktur RS Efarina Etaham Berastagi menyebut Wapres Gibran turut membawa dokter kepresidenan untuk melakukan observasi terhadap kondisi para korban. Setelah dilakukan observasi, Aknesia direncanakan menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut di Jakarta.

Sebelumnya, Gibran bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengunjungi para siswa yang masih menjalani perawatan. Sejumlah korban mengalami kesulitan bicara, halusinasi, hingga gagal ginjal. Gibran juga mendengarkan keluhan para orang tua dan menyampaikan negara akan memberikan penanganan terbaik hingga para korban kembali pulih.

#mbg #keracunanmbg #karo #sumaterautara #gibran #aknesia

Baca Juga Wapres Gibran Minta Maaf hingga Hasil Uji Lab Kasus Keracunan MBG Karo | PARASOT di https://www.kompas.tv/video/690265/wapres-gibran-minta-maaf-hingga-hasil-uji-lab-kasus-keracunan-mbg-karo-parasot

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/690288/wapres-gibran-minta-maaf-atas-dugaan-keracunan-mbg-negara-tangani-korban-hingga-pulih-kompas-siang
Transkrip
00:00Pasca kunjungan Wakil Presiden Gibran Raka Bomingeraka,
00:03seorang siswi korban dugaan keracunan makanan di Karo Agnesia Borusil Tonga
00:08direncanakan dirunjuk ke Jakarta.
00:11Rujukan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatannya
00:14dan mendapatkan penanganan dari dokter spesialis.
00:20Agnesia merupakan salah satu siswi korban keracunan makanan
00:24yang terjadi pada 13 Agustus lalu.
00:27Dan hingga kini masih menjalani perawatan.
00:31Sebelumnya, orang tua Agnesia menyebut
00:33anaknya mengalami gangguan pada ginjal.
00:37Direktur Rumah Sakit Evarina Etaham Berastagi menyebut
00:40Papres Gibran turut membawa dokter kepresidenan
00:43untuk melakukan observasi terhadap kondisi para korban.
00:47Agnesia kemudian direncanakan dirunjuk ke Jakarta
00:51agar dapat menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut
00:54khususnya oleh dokter spesialis ginjal anak.
01:02Pak Wapres intinya menekankan agar semua
01:07pasien-pasien ditangani dengan baik
01:09dan semua harus rintas.
01:11Kalaupun memang harus dirujuk,
01:12kalau sampai 3 Jakarta pun Pak Wapres
01:15harus intinya tetap ditangani.
01:20Jadi ada mungkin pasien kita yang akan kita rujuk kembali ke Median
01:25kemudian termenai kemungkinan ada yang ada
01:27kalau perlu sampai ke Jakarta,
01:29kita akan rujuk sampai ke Jakarta.
01:33Sebelumnya pada Jumat pagi,
01:35Wapres Gibran yang ditemani Gubernur Sumatera Utara,
01:38Bobi Nasution,
01:39melihat kondisi anak yang masih dirawat.
01:42Di antaranya korban yang mengalami kesulitan bicara
01:45dan kerap berhasil halusinasi
01:49dan satu korban yang mengalami gagal ginjal.
01:53Gibran mendengarkan keluhan para orang tua siswa
01:56yang mengalami dugaan keracunan.
01:58Gibran menyampaikan,
01:59negara akan memberikan penanganan terbaik
02:02untuk anak korban keracunan hingga kembali pulih.
02:20Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan