Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Di tengah ketergantungan Indonesia terhadap kedelai impor, penguatan produksi dalam negeri terus didorong untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Sejalan dengan program Kementerian Pertanian dan didukung Danantara Indonesia, PTPN Group bersama PT Karya Unggulan Anak Bangsa menandatangani nota kesepahaman untuk mengembangkan ekosistem kedelai nasional dari hulu hingga hilir.

Kolaborasi ini memadukan potensi lahan, kapabilitas budidaya, teknologi, serta penyediaan benih untuk mendukung pengembangan kedelai secara bertahap. Sebagai tahap awal, para pihak merencanakan pilot project seluas 50 hektare di setiap lokasi pada 2026.

Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim S. Djodjohadikusumo menyebut kerja sama tersebut strategis untuk memasok benih kepada petani dan koperasi di berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, banyak lahan di Indonesia yang dinilai cocok untuk budidaya kedelai.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan potensi aset dan kompetensi yang dimiliki sekaligus memperkuat ekosistem pangan dan mempercepat swasembada kedelai nasional.

#kedelai #swasembadapangan #ketahananpangan #ptpn #danantara #pertanian

Baca Juga Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tahu di Bandung Kurangi Produksi | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/674464/harga-kedelai-impor-naik-perajin-tahu-di-bandung-kurangi-produksi-sapa-siang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/690274/kurangi-ketergantungan-impor-ptpn-group-kembangkan-ekosistem-kedelai-nasional-sapa-pagi
Transkrip
00:00Saudara di tengah masih tingginya ketergantungan Indonesia terhadap kedelai impor.
00:05Penguatan produksi dalam negeri terus didorong untuk mendukung ketahanan dan suasembada pangan nasional.
00:10Sejalan dengan program Kementerian Pertanian dan didukung dan antara Indonesia,
00:14PTPN Group bersama dengan PT Karya Unggulan Anak Bangsa mengembangkan ekosistem kedelai nasional.
00:26PTPN Group bersama PT Karya Unggulan Anak Bangsa menandatangani nota kesepahaman
00:32sebagai bentuk kolaborasi dalam mengembangkan ekosistem kedelai nasional, mulai dari hulu hingga hilir.
00:38Kolaborasi ini memadukan potensi lahan, kapabilitas budidaya, serta teknologi dan penyediaan peni
00:44untuk mendukung pengembangan kedelai secara bertahap.
00:47Sebagai tahap awal, para pihak merencanakan pilot proyek seluas 50 hektare pada setiap lokasi di tahun 2026.
00:58Saya kira ini sangat strategis, dan saya kira maksud kita adalah untuk mensupply atau memasuk benih ke banyak petani,
01:09ke kooperasi atau ke banyak petani di seluruh Indonesia, dan saya dengar banyak lahan di Indonesia yang sangat cocok
01:16untuk kedelai.
01:19Saya kira ini sangat strategis untuk suasana pada paman bidang kedelai.
01:25Saya kira banyak kemajuan, dan saya menyambut ini suatu hal yang dimasih kepada PTPN,
01:35dan ini mungkin di kabur-kabur semua.
01:37Saya kira ini suatu kerjasama yang memasuk strategisnya, itu bangsa Indonesia.
01:43Para pihak telah melakukan kunjungan dan pemeriksaan lapangan di sejumlah calon lokasi budidaya.
01:49Proses tersebut dilanjutkan dengan pembahasan kesesuaian lahan,
01:53pemetaan areal usulan, serta penyusunan rancangan kerjasama.
01:57Kolaborasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi aset dan kompetensi yang dimiliki,
02:03sekaligus mendukung penguatan ekosistem pangan dan percepatan suasembada kedelai nasional.
02:12Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan