00:00Untuk sementara, lima bandara yang disiapkan sejak awal sebagai destinasi ataupun terminal atau bandara pengalihan tadi
00:07yang diantaranya adalah Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, kemudian Ahmad Yani di Semarang,
00:14kemudian Adi Sumarmo di Surakarta, dan IIA di Yogyakarta, Kulonprogo, dan terakhir Juanda di Surabaya.
00:24Kelima ini operasional, 24 jam per hari ini, ditambah ada lima bandara lainnya,
00:30seingat saya itu di Palembang, Pekanbaru, termasuk Pontianak, Balikpapan, dan Palembang.
00:40Jadi itu membuktikan bahwa kami semua berupaya agar ketika terjadi situasi yang tidak kita hendaki,
00:49tetapi konektivitas masih harus terus dicarikan solusinya dengan pengalihan.
00:53Nah terkait dengan pengalihan, terima kasih Pak Menhub dan teman-teman lainnya berupaya agar pertama,
01:00yang refund itu 100 persen harus dikembalikan, baik secara online maupun datang langsung ke bandara.
01:07Ini juga sudah disampaikan kepada OTA, Online Travel Agents, untuk juga memastikan mengikuti kebijakan ini.
01:15Kemudian yang kedua, disiapkan sarana transportasi darat.
01:19Menggunakan bis, jadi damri, termasuk juga kereta, berarti KAI.
01:24Di kota-kota tadi yang bisa digratiskan juga tentunya bagi masyarakat yang harus akhirnya mendarat di bandara-bandara tadi,
01:33menuju ke Jakarta atau sebaliknya.
01:35Ini semua ingin kami tegaskan sekali lagi adalah upaya bersama semua pihak agar masyarakat yang terdampak langsung,
01:47ia tidak terlalu berat, dan informasi atau progres dan update yang bisa disampaikan dari waktu-waktu,
01:56mohon agar diikuti oleh masyarakat luas, dan tentunya Kementerian Perhubungan ada di depan,
02:02untuk bisa mengintegrasikan ini semua.
02:05Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berupaya terbaik.
02:10Tentu tidak mudah dalam situasi yang penuh ketidakpastian, karena ini alam,
02:15tapi juga kita punya metodologi, punya alat, punya teknologi untuk bisa memitigasi.
02:22Dan mudah-mudahan dengan dukungan segenap masyarakat, termasuk teman-teman media,
02:26membantu menjelaskan secara utuh, lengkap, sehingga tidak mengakibatkan adanya kepanikan yang luar biasa,
02:33tapi juga membuat semua tetap waspada, teredukasi.
02:36Saya rasa ini adalah tugas kita bersama.
02:38Terima kasih atas perhatiannya.
02:47Ya, nanti bisa dibantu dijelaskan.
02:50Tadi dalam brief di dalam, Notam juga akan terus diupdate,
02:55karena sekali lagi kita ingin lebih, bukan konservatif, tapi lebih memastikan keselamatan.
03:03Jadi kalau nanti dihadapkan dengan hasil VEAC dari Darwin,
03:10masih sedikit lagi perlu waktu, maka itu akan menyesuaikan.
03:15Tambahan sedikit, tadi kami juga berdiskusi dengan Pak Menteri Perhubungan
03:18terkait pelayaran atau penyeberangan dari Merak Bakahuning.
03:22Secara umum, ini masih bisa beroperasi dengan baik,
03:27karena dari 2-3 hari terakhir ini tidak diindikasikan terjadi peningkatan permukaan air laut yang sangat ekstrim,
03:42sea level rise, dan juga gelombang yang masih relatif dalam ukuran yang moderat.
03:50Jadi tidak ada atau tidak ditemukan potensi tsunami.
03:55Bisa dikatakan angkanya di bawah 50 persen,
03:58sehingga pelayaran masih bisa dilakukan, penyeberangan masih bisa dilakukan,
04:02tapi tentu ini semua dalam pengawasan yang ketat,
04:06karena sekali lagi kita tidak ingin menomorduakan faktor keselamatan.
04:11Dan himbawan dari pemerintah tentunya bagi kita semua untuk tetap menjaga kesehatan,
04:17karena abu vulkanik bukan hanya berdampak pada sektor penerbangan,
04:23karena mengandung material silika yang ada dampak pada mesin,
04:27termasuk juga operasional landasan pacu,
04:30tapi juga bagi kesehatan masyarakat,
04:33terutama bagi lansia, balita, dan masyarakat yang memiliki riwayat permasalahan pernafasan.
04:40Saya rasa itu semua yang, mungkin Pak Menteri bisa ditambahkan.
04:45Ya, memang kami sudah melakukan paper test di seluruh bandara,
04:54ada beberapa bandara yang sudah negatif secara paper test,
04:59tapi sekali lagi, seperti mana ditambahkan oleh Pak Menko,
05:02bahwa kami merujuk kepada Volcanic Advisory Centers yang di Darwin,
05:08di mana beberapa wilayah di Sumatera Selatan,
05:13Lampung, Sumatera Selatan, itu masih terdampak.
05:18Jadi, kami bersikap konservatif,
05:21karena khususnya berkaitan dengan keselamatan,
05:24kami ingin menunggu lagi hasil terakhir kurang lebih sekitar pukul 19.30,
05:30akan keluar lagi advisory dari Darwin.
05:35Di situ, kita harapkan bahwa dengan kecepatan 10 knot ke arah barat daya,
05:41maka harapan kita debu vulkanik itu akan bergeser ke arah Samudah India.
05:48Kenapa kami bersikap konservatif?
05:51Karena, seperti yang kita tahu, arah angin sangat dinamis.
05:55Kita ingin memastikan betul bahwa debu vulkan ini menjauh dari lokasi bandara
06:01yang ada di sekitar Gunung Anak Rakatau.
06:04Jadi, kita ingin memastikan betul karena,
06:07sebagaimana tadi sampaikan oleh Pak Menko,
06:10keselamatan itu tidak bisa kita tawar-tawar,
06:12selalu menjadi prioritas utama kita semua.
Komentar