- 13 jam yang lalu
- #karhutla
- #kalimantan
- #bencana
KOMPAS.TV - Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia bersama Anggota BPBD Kab. Ketapang, Karyadi menyusuri lokasi kebakaran. Kepulan asap terlihat menutupi ruas jalan provinsi.
Sementara di sisi jalan, lahan yang terbakar tampak hangus. Tanaman sawit juga ikut terdampak kobaran api. Dari lokasi, kepulan asap terlihat menutupi ruas jalan provinsi.
Sementara di sisi jalan, lahan yang terbakar tampak hangus. Tanaman sawit juga ikut terdampak kobaran api. Di sejumlah titik, api bahkan masih menyala.
Kondisi ini menjadi semakin berbahaya karena lokasi kebakaran berada di kawasan lahan gambut.
Angin juga berpotensi membuat api membesar dan menyebar ke area lain.
Tak hanya kebakaran lahan, dampak karhutla juga terlihat dari pohon-pohon yang tumbang di sekitar lokasi.
Salah satu pohon bahkan menutup sebagian akses jalan yang dilalui masyarakat.
Menurutnya, kondisi tanah gambut menjadi salah satu faktor yang membuat pohon rawan tumbang.
Pohon tumbang tersebut bahkan sempat menimpa kendaraan.
Karyadi menyebut ada satu orang yang meninggal dunia.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/yCH1QCwce2o
#karhutla #kalimantan #bencana
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/689631/dampak-asap-karhutla-bpbd-1-orang-meninggal-di-jalan-akibat-jarak-pandang-hanya-1-meter-dipo
Sementara di sisi jalan, lahan yang terbakar tampak hangus. Tanaman sawit juga ikut terdampak kobaran api. Dari lokasi, kepulan asap terlihat menutupi ruas jalan provinsi.
Sementara di sisi jalan, lahan yang terbakar tampak hangus. Tanaman sawit juga ikut terdampak kobaran api. Di sejumlah titik, api bahkan masih menyala.
Kondisi ini menjadi semakin berbahaya karena lokasi kebakaran berada di kawasan lahan gambut.
Angin juga berpotensi membuat api membesar dan menyebar ke area lain.
Tak hanya kebakaran lahan, dampak karhutla juga terlihat dari pohon-pohon yang tumbang di sekitar lokasi.
Salah satu pohon bahkan menutup sebagian akses jalan yang dilalui masyarakat.
Menurutnya, kondisi tanah gambut menjadi salah satu faktor yang membuat pohon rawan tumbang.
Pohon tumbang tersebut bahkan sempat menimpa kendaraan.
Karyadi menyebut ada satu orang yang meninggal dunia.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/yCH1QCwce2o
#karhutla #kalimantan #bencana
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/689631/dampak-asap-karhutla-bpbd-1-orang-meninggal-di-jalan-akibat-jarak-pandang-hanya-1-meter-dipo
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:09Intro
00:24Tidak akan ada asap jika tak ada api yang membara
00:27dalam tragedi kebakaran hutan dan lahan di Pulau Kalimanta
00:31Di balik tembali asap yang mengepung terdapat jejak kejahatan ekologis
00:36yang diduga berjalan secara sistematis
00:39Kondisi kian kronis karena asap bekat
00:42akibatkan hukum tak hanya mencekik saudara-saudara kita
00:45namun juga telah merambah ke berbagai arah
00:48hingga melintasi batas negara
00:50Lalu apa sesungguhnya akar persoalan dari api
00:53yang membara tepat di pusat paru-paru dunia
00:56Ini adalah episode ke-87
00:58Dipo Investigasi
01:00Saya Dipo Terbahagia
01:00Saya akan menelusuri dan mencari bukti secara langsung
01:03dari titik-titik api yang membara di Pulau Kalimanta
01:20Setelah saya mengejarkan kaki di Pulau Kalimantan
01:23Pulau yang menjadi lokasi terparah
01:25dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia
01:29Dan saya akan coba investigasi lebih ke dalam lagi
01:32karena dari segi jarak pandang saja
01:34Kepulauan asap begitu menutupi ruas jalan provinsi yang dilalui oleh masyarakat
01:41Di sebelah sana nampak seperti ada tanaman sawit
01:45Tanaman sawit yang juga halus terbakar oleh api yang membara di sini
01:53Saya akan tunjukkan ya
01:54Ada satu titik api yang menyala dan sangat dekat dengan jalan yang dilalui oleh warga setempat sedara
02:06Ibu yang punya rumah ini, Bu?
02:08Iya
02:08Memang kami kan di sini betul pun, Bang
02:10Sudah berapa lama, Bu, kondisi seperti ini?
02:12Di sini sudah hampir sebulan, Nah
02:17Dengan area kebakaran lahan yang bahkan menyentuh hingga ratusan hektare
02:21Apakah bisa seluruh titik di sini padam, Pak?
02:24Semampu kita berisiarlah, ya berjuang lapangan
02:27Yang penting kita sudah hitiar, Pak
02:30Kalau yang kita beri saat ini, ini berada pada lahan milik warga
02:34Tetapi terjadi juga kebakaran hutan lahan itu di beberapa wilayah konsesi
02:39Seperti artinya perusahaan ini diduga kuat, ada kemungkinan membakar lahan secara sengaja
02:47Soal sumber api
02:49Begitu banyak lahan yang masuk dalam konsesi
02:53Terdapat sebarang titik panas
02:55Apakah ada potensi kelalaian pengawasan sehingga kebakaran terus berulang?
03:03Ada kebakaran hutan dan lahan yang terjadi sangat berdekatan
03:07Dengan perumahan warga Bapak
03:09Pertama kali api ini menyala, Pak, itu di mana titiknya?
03:14Titiknya di arah danau mensubuk yang berbatasan dengan perusahaan
03:20Apakah artinya bisa dikatakan muncul kecurigaan dari warga bahwa sumber api ini berasal dari pihak perusahaan?
03:31Terjadi peningkatan ISPA secara signifikan
03:34Salah satu balita yang terdampak ISPA, itu anak ibu
03:37Iya
03:38Pertama kali sih kan batuk-batuk, pilet, terus kayak ada dahatnya gitu
03:42Itu terjadi setelah adanya karhut, Pak?
03:44Iya
03:47Ini sangat berbahaya untuk mereka, terutama karena orang hutan bisa kehilangan tempat tinggalnya
03:52Sejauh ini sudah ada sembilan orang hutan, sayangnya satu tidak selamat
03:55Orang hutan atas nama?
03:57Sampurna
03:58Kita ada atopsi dengan tim medis dan terkonfirmasi memang akibat asap itu ada kerusakan di paru-paru
04:08Sudah lebih dari satu bulan kebakaran hutan dan lahan terjadi di Pulau Sumatra dan Pulau Kalimantan
04:14Bahkan berdasarkan data dalam sistem pemantauan karhutlah Kementerian Kehutaran
04:19Khususnya di Pulau Kalimantan
04:22Terdapat peningkatan sebaran titik panas
04:25Bahkan meningkat hingga 10 kali lipat atau menyentuh persentase mencapai 1000%
04:32Kondisi ini tentu menjadi peringatan yang sangat keras
04:36Terlebih berdasarkan pantauan dari satelit NASA
04:39Puncak titik sebaran panas baru akan terjadi pada pertengahan September 2021
04:49Kebakaran hutan dan lahan kembali mengepung sejumlah wilayah di Indonesia
04:52Peristiwa ini berulang kali terjadi dan intensitasnya meningkat kalah musim kemarau
04:58Tahun ini bencana karhutlah semakin parah terjadi karena dampak fenomena El Nino
05:03Berdasarkan data sistem pemantauan karhutlah Kementerian Kehutanan
05:06Area hutan dan lahan seluas 202.010,96 hektare
05:11Yang alami kebakaran sepanjang Januari hingga awal Juli 2026
05:15Hingga kini Kementerian Kehutanan masih menghitung luas areal yang terbakar di bulan Agustus 2026
05:22Kebakaran paling parah terjadi di Pulau Kalimantan
05:25Sebanyak 28,3% dari total luasan karhutlah nasional terjadi di Pulau Borneo
05:31Jika dirinci terdapat 57.081,33 hektare hutan dan lahan di Pulau Kalimantan
05:38Yang alami kebakaran
05:40Kaling banyak terdapat di Provinsi Kalimantan Barat
05:43Sementara itu di Pulau Sumatra
05:45Terdapat 36.047,64 hektare lahan dan hutan yang alami kebakaran
05:51Sisanya tersebar di Pulau Papua
05:57Pulau Jawa
06:00Pulau Sulawesi
06:02Dan pulau-pulau kecil lainnya
06:04Tak hanya berdampak buruk bagi warga Indonesia
06:08Karhutlah yang parah membuat asap berbahaya memasuki wilayah negara tetangga
06:12Seperti Malaysia
06:15Brunei Darussalam
06:18Dan Filipina
06:20Malaysia dan Brunei Darussalam bahkan telah sepakat
06:23Membawa persoalan karhutlah ke Forum Diplomasi ASEAN
06:41Sebenarnya mengejarkan kaki di Pulau Kalimantan
06:45Pulau yang menjadi lokasi terparah dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia
06:50Bahkan seluruh provinsi di Pulau Borneo merah membara dan Provinsi Kalimantan Barat
06:56Menjadi provinsi terdampak paling parah kebakaran hutan dan lahan
06:59Dan tepat berada di depan saya saudara
07:01Adalah salah satu ruas jalan provinsi di Desa Sungai Pelang
07:07Kabupaten Ketapang yang bisa dilihat
07:09Terdampak asap dari kebakaran hutan dan lahan
07:13Saya akan coba masuk lebih ke dalam saudara
07:15Melalui jalan provinsi di Desa Sungai Pelang
07:18Kecamatan Matan Hilir Selatan
07:20Untuk mencari di mana sesungguhnya sebaran titik panas terbanyak
07:24Termasuk juga apakah masih ada titik api
07:27Yang kemudian ada di sekitar area ini saudara
07:32Dan saya akan coba investigasi lebih ke dalam lagi
07:34Karena bisa dilihat ya dari segi jarak pandang saja
07:37Ini kepulauan asap begitu menutupi ruas jalan provinsi yang dilalui oleh masyarakat
07:44Saya akan coba menggunakan masker agar bisa masuk lebih ke dalam saudara
07:50Oke
07:52Saya akan coba masuk ke dalam saudara untuk melihat situasi di sini
07:57Saya akan menunjukkan ya
08:01Sedang persis di depan saya adalah area lahan yang terbakar
08:05Di Desa Sungai Pelang
08:07Betul-betul seluruhnya hamis terbakar
08:10Dan
08:12Di sebelah sana
08:13Nampak seperti ada tanaman sawit
08:16Tanaman sawit yang juga hamis terbakar
08:21Oleh api yang membara di sini saudara
08:37Saya akan coba mendekat karena nampaknya ada area yang bisa
08:43Yang perlihatkan lebih jelas
08:44Berkait lahan yang terbakar di kawasan ini saudara
08:51Yang bisa dipastikan saudara dengan melihat begitu banyaknya
08:55Kepulauan asap yang lahir dari kebakaran lahan
08:58Di Desa Sungai Pelang ini tentu
09:01Kualitas udara yang ada di wilayah ini
09:05Masuk dalam kategori berbahaya
09:07Dan ini adalah sebarang titik api
09:10Yang begitu berada dekat dengan jalan provinsi yang krop kali dilalui oleh masyarakat saudara
09:17Saya akan tunjukkan lebih dekat ya
09:22Ini adalah salah satu area yang masih mengeluarkan asap
09:29Begitu banyak titik yang melahirkan titik panas di pinggir jalan
09:39Maka di situ
09:40Saya akan tunjukkan ya
09:41Ada titik api yang menyala saudara
09:50Saya akan tunjukkan ya
09:52Ada satu titik api yang menyala
09:58Dan sangat dekat dengan jalan yang dilalui oleh warga setempat saudara
10:04Dan tentu ketika api ini semakin membesar
10:10Karena terkiup angin
10:12Sangat berpotensi untuk kemudian menyebar
10:17Ke area lainnya saudara
10:19Dan itu yang kemudian mempersulit terlebih
10:21Aku terlihat kontur
10:23Jadi area ini adalah lahan gambut
10:25Bisa lihat ya
10:26Apinya semakin membesar
10:27Karena tertiup oleh angin saudara
10:45Saya melihat ada beberapa antrian kendaraan saudara
10:47Dan sepertinya ada pohon yang tumbang
10:49Di sini juga ada beberapa pohon ya
10:51Ada satu pohon yang juga tumbang
10:53Bisa terlihat
10:54Maka akarnya
10:55Sampai tercabut sebenarnya
11:01Ini bisa dilihat ya
11:03Pohon ini menentupi jalan yang dilalui oleh masyarakat
11:07Bisa terlihat
11:10Oke
11:11Ini bisa lewat bang
11:13Bisa lewat pak
11:14Masih bisa ya
11:22Ini masih ada potensi
11:24Pohon tumbang lagi
11:25Karena ini tanah gambut
11:27Karena tanah gambut ya
11:31Oke
11:31Oh oke
11:32Oh no
11:33Tapi ini menimpa
11:34Seseorang mungkin tadi
11:35Atau seperti apa
11:36Ada
11:37Ada dua nabil yang terkena
11:38Pohon tumbang
11:39Ini sudah biasa terjadi pak
11:42Kalau kejadian
11:44Kan utlah
11:47Taktinya sampai ke jalan
11:49Maka
11:50Ini kejadiannya
11:52Terus
11:52Kalau seperti hari
11:54Biasa
11:54Normal
11:55Itu tidak
11:56Tidak pernah
11:57Kejadian laporan
11:58Pohon tumbang
11:59Ada korban meninggal dunia mungkin?
12:01Untuk korban meninggal
12:02Kita ada
12:04Satu orang
12:04Satu orang?
12:05Iya
12:06Kan jarang pandang
12:07Sampai satu meter
12:08Tidak sampai satu meter?
12:09Iya
12:30Terus saya mendapat informasi bahwa
12:32Ada
12:33Salah satu
12:35Sumber titik panas
12:36Atau mungkin bahkan titik api
12:37Yang menyala persis
12:39Di dekat rumah warga
12:41Yang ada di
12:43Perbatasan jalan provinsi ini
12:44Saudara
12:44Saya akan coba masuk ke dalam
12:45Untuk melihat seperti apa situasinya
12:48Oke
12:51Dan ini adalah rumahnya ya
12:54Rumah warga
12:55Terdekat
12:57Dari
12:58Area lahan yang terbakar
13:01Saya akan coba mendekat
13:03Ibu yang punya rumah ini
13:06Setiap hari tinggal di sini
13:07Iya
13:08Memang kami kan di sini
13:09Bukut pun bang
13:10Selama ada kebakaran
13:11Kami tidak berani balik
13:14Tidak berani balik bang
13:15Takut bang
13:16Takut kebakaran lahan ini
13:18Membakar juga rumah ibu?
13:19Iya pastilah bang
13:20Kami berdua sama bapak itu
13:22Dari belakang nyemprot ini
13:23Sampai maghrib
13:24Sampai maghrib baru masuk ke rumah
13:25Sudah berapa lama
13:26Kondisi seperti ini?
13:28Pokoknya kami
13:29Ibu yang bertahan di sini
13:30Sudah hampir sebulan
13:31Sudah hampir sebulan?
13:32Sudah mulai api dari sana
13:34Itu kan harapannya mati
13:35Tapi ternyata
13:36Ternyata sampai sini juga apinya
13:38Berarti ibu menghirup asap ini
13:40Sudah kurang lebih sebulan?
13:41Iya
13:45Saya akan coba
13:47Masuk ke area lebih dalam ya
13:49Ini sudah ada
13:51Pasional TNI dan juga
13:53FMBD
13:54Ada titik api di sini pak?
13:55Tidak apa
13:59Saya akan coba masuk ke dalam ya saudara
14:01Untuk melihat
14:01Seperti apa titiknya
14:03Ini menggunakan selang ya
14:04Yang sudah disambungkan
14:05Ke mobil pembangunan kebakaran
14:08Sudah sampai di sini pak?
14:11Iya
14:11Ini yang masih parah asap ya
14:13Oke
14:14Ini saatnya kebulan asap
14:16Yang sangat pekat ya pak ya
14:17Iya
14:19Tapi kalau melihat
14:21Posisi titik sumber panas pak
14:24Atau api di sini
14:25Apakah memungkinkan
14:26Merambat ke rumah warga?
14:28Karena jaraknya sudah dekat sekali ini
14:29Iya
14:29Ini kalau dibiarkan
14:30Tidak sampai satu jam
14:32Sudah sampai ke rumah warga ini
14:54Terus saya akan masuk secara langsung
14:56Ke area lahan
14:57Yang kemudian terbakar di Kabupaten
15:00Ketapang
15:01Tepatnya
15:02Di desa Sungai Telang
15:04Tetapi karena area ini adalah area yang berbahaya
15:06Saya tidak akan sendiri
15:07Saya akan ditemani
15:08Dengan Bapak Bupati Ketapang
15:11Bapak Alexander Mildia
15:12Dan juga
15:13Kepala Pelaksana BPBD
15:15Kabupaten Ketapang
15:16Pak Alex
15:17Dan juga Pak Unifar
15:18Terima kasih untuk waktunya pak
15:19Di depan kita persis pak
15:21Bisa dilihat bahwa
15:22Pertama 1 September
15:23Area ini berubah
15:25Ataupun menjelma menjadi lautan api
15:27Apa yang sesungguh itu jadi saat itu pak?
15:30Ya karena itu suatu malam hari itu
15:32Angin lebih kencang
15:33Dan ini lahan gambut dalam
15:35Nah kalau gambut itu
15:37Apinya ada di bawah ya
15:39Kalau kedalaman sampai 20-30 meter
15:42Kalau siang hari tidak nampak
15:44Kalau malam nanti kelihatan merah-merah apinya
15:47Di area pelang ini
15:47Kedalaman gambut dari 10 sampai 40 meter
15:50Gambut terdalam di wilayah Ketapang
15:52Gambut terdalam di wilayah Ketapang
15:54Oh oke
15:55Makanya kebakaran
15:56Lahan juga yang terparah di sini
15:58Gambutnya
15:59Oh oke
16:00Ini wilayah terdalam ya
16:02Bilayah sini
16:02Dalam jalan pelang ini
16:04Untuk titik apinya sendiri pak
16:07Awal mulai titik api itu gimana?
16:10Dalam satunya
16:11Ada beberapa titik api
16:12Di bidung itu lagi 8 pengadaman
16:14Di tim gabungan kita dari
16:17TNI, Polri ya
16:18BPBD
16:19Artinya ini proses pengadaman
16:20Masih terus berlangsung ya pak ya?
16:22Ya kalau gambut itu
16:23Tidak bisa 100% tuntas
16:25Tidak bisa 100% tuntas?
16:27Jadi
16:27Ada hujan ya
16:29Kalau kita ini
16:29Ini ada berlembab
16:30Untuk pendinginian lah
16:32Pengadaman sementara
16:33Secara perbaikan pak
16:34Saya juga sudah melihat
16:36Secara visual ground
16:37Area ini begitu luas
16:38Berapa sebarang yang terbakar?
16:40Lebih kurang 500 titik
16:41500
16:42Dari hari ini kan sampai hari ini
16:44Lebih kurang 2000
16:45Iya
16:452000 dari rendah menengah
16:48Sampai ke tinggi
16:49Kalau kita ambil 50%
16:52Keakurasiannya
16:52Ya mungkin di sini ada
16:5425 titik
16:55Tanang gambut
16:56Hati-hati
16:57Ini bukan berarti
16:58Tidak ada api nih
16:58Asapnya ada api
17:00Di dalamnya ya pak ya?
17:02Yang masih berasap nih
17:02Dalamnya masih ada api nih
17:03Ada satu selang yang digunakan
17:06Ada titik lain mungkin pak?
17:07Yang bisa di
17:09Ada
17:10Banyak ini
17:11Oke boleh kita kesana ya pak ya?
17:13Oke
17:13Saya bersama dengan pak bufati
17:15Jadi kan banyak orang ngira
17:16Loh apa yang dipadamkan
17:17Tidak ada apinya?
17:18Sebenarnya
17:18Tidak gitu kalau digambut
17:20Artinya meskipun
17:21Yang terlihat kepulauan asap
17:23Tidak terlihat api
17:24Pada saat kondisi terang
17:25Tetapi ini sebenarnya masih
17:26Masih ada
17:27Area yang menjadi sumber
17:29Panas ya pak ya?
17:32Jadi tunjukkan itu salah satu personil
17:34Yang sedang
17:35Membasahi ya
17:36Area fastball
17:37Tapi pertanyaannya pak
17:38Proses pemadaman ini
17:39Apakah memang hanya menggunakan selang?
17:41Atau mungkin ada metode lain?
17:43Ya yang kita punyai nih
17:45Yang kedua kan kita
17:46Water bombing ya
17:47Minatak Probe
17:48Water bombing sebentar lagi terbang
17:49Water bombing sebentar lagi terbang?
17:51Ya cuman kan
17:52Kalau asap terlalu kuat
17:53Dia juga
17:53Tidak bisa
17:54Tidak bisa melihat ya?
17:56Bukti semua dari atas
17:57Tapi mohon maaf
17:59Ketika dua bulan
18:00Atau mungkin satu bulan lebih
18:03Proses pemadaman karhotla ini
18:04Belum kunjung selesai
18:06Apakah mungkin ada kekurangan
18:08Alat-alat mungkin pak?
18:10Atau mungkin sumber daya manusia?
18:11Ya salah satunya alat
18:13Alat kita akui ya
18:13Alat kita kurang
18:15SDM kita cukup
18:16Karena kita juga dapat tambahan
18:18Dari Mabes Polri
18:19Dari Brimob
18:20Dan dari Mabes TNI ya
18:21Dan alat ini pertama
18:23Dari mobil tanki
18:25Yang kedua
18:26Alat mesin penyiram
18:27Termasuklah
18:29Apa itu
18:29Pumpop nozzle
18:30Itu satu ya
18:32Yang kedua
18:32Sumber air
18:34Sumber air yang utama
18:35Maka kita lihat tadi
18:36Di situ kan sudah digali baru
18:38Nah awalnya
18:39Sudah sekali air kita harus
18:40Anggut dulu pakai mobil tanki
18:42Ke sini
18:43Baru mereka disemprot
18:44Dan ini ada kebaran api ya?
18:47Ya ini yang masih menyala
18:48Seperti ini lah
18:48Ini kalau ini api permukaan
18:50Nah ini tadi kan gak ada api kan?
18:51Nah sekarang ada api
18:53Jadi awalnya dia
18:54Hanya
18:54Aneh hanya kayak gini nih
18:56Oh oke
18:56Hanya seperti ini ya pak?
18:57Hanya asap
18:57Tapi ketika ada
18:59Bahan bakarnya
18:59Dia akan menyala
19:00Ini kan bahan bakar
19:01Oh oke
19:01Nah yang nyampe ya?
19:02Itu ya rumput
19:03Daun yang kering
19:04Ah kayaknya sana-sana
19:06Di sana ya?
19:07Nah disana juga ada kebaran
19:08Ngepi lagi
19:09Di tiba muncul
19:10Oh oke
19:11Ini karena kita sudah
19:12Lokalisir tadi kan
19:13Sudah di
19:13Apa
19:15Diberikan
19:17Pemadam
19:18Apa
19:18Pembasangan
19:19Dengan area
19:21Kebakaran lahan
19:22Di wilayah kita saat ini
19:23Yang bahkan menyentuh
19:25Hingga ratusan hektare
19:26Dengan alat
19:27Mohon maaf sekali lagi
19:28Seadanya
19:29Dan juga dengan
19:30Hal-hal yang masih banyak
19:31Dibutuhkan
19:31Apakah bisa
19:32Seluruh titik disini
19:34Padam pak?
19:36Nah semampu kami
19:37Kalau bilang bisa
19:38Atau tidak
19:39Yang penting kita sudah
19:40Itiar
19:40Kita
19:41Kita kompak lah
19:42Semua sargas yang ada
19:43Semampu kami
19:44Yang kedua ya
19:46Minta pertolongan tadi
19:47Terbombing kan
19:48Setelah itu ya
19:49Kalau bisa
19:50Sudah mencukupi
19:52Sarat
19:53Kita minta hujan
19:53Kalau tidak ada hujan
19:56Itu akan mempersulit juga pak?
19:57Ya
19:57Tinggal pasra gini
19:58Semampu kita ber
20:00Berjuang lapangan
20:01Tapi kalau ada bantuan alat
20:03Mungkin kan
20:03Pengarahan sumber daya
20:05Lebih maksimal ya
20:06Sekarang kan alat terbatas
20:07Kan kita giliran
20:08Gili-giliran gitu
20:09Sedangkan titiknya banyak
20:14Terjadi juga
20:15Kebakaran hutan helahan itu
20:17Di beberapa wilayah
20:17Konseksi
20:18Lalu pertanyaannya
20:19Apakah ada potensi
20:20Kelalaian pengawasan pak
20:22Yang kemudian dilakukan
20:23Sehingga kebakaran
20:24Terus berulang
20:24Terima kasih telah menonton
20:26Terima kasih telah menonton
20:27Terima kasih telah menonton
Komentar