- 2 jam yang lalu
- #anakkrakatau
- #erupsi
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau sempat membuat sejumlah bandara tak beroperasi sementara sehingga penerbangan ditunda.
Bagaimana mitigasi terbaik gangguan penerbangan seperti ini? Perlukah mengoptimalkan bandara-bandara alternatif, dan bagaimana penerapannya?
Simak ulasannya bersama pengamat penerbangan sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan, Alvin Lie, juga anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia, Daryono, dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV pada Selasa, (8/9/2026).
Baca Juga Update Erupsi Gunung Anak Krakatau Hari Ini: Dua Kali Letusan Tercatat, Status Masih Siaga Level III di https://www.kompas.tv/nasional/689606/update-erupsi-gunung-anak-krakatau-hari-ini-dua-kali-letusan-tercatat-status-masih-siaga-level-iii
#anakkrakatau #erupsi
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689609/mitigasi-gangguan-penerbangan-imbas-abu-vulkanik-gunung-anak-krakatau-ahli-soroti-ini-sapa-pagi
Bagaimana mitigasi terbaik gangguan penerbangan seperti ini? Perlukah mengoptimalkan bandara-bandara alternatif, dan bagaimana penerapannya?
Simak ulasannya bersama pengamat penerbangan sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan, Alvin Lie, juga anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia, Daryono, dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV pada Selasa, (8/9/2026).
Baca Juga Update Erupsi Gunung Anak Krakatau Hari Ini: Dua Kali Letusan Tercatat, Status Masih Siaga Level III di https://www.kompas.tv/nasional/689606/update-erupsi-gunung-anak-krakatau-hari-ini-dua-kali-letusan-tercatat-status-masih-siaga-level-iii
#anakkrakatau #erupsi
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689609/mitigasi-gangguan-penerbangan-imbas-abu-vulkanik-gunung-anak-krakatau-ahli-soroti-ini-sapa-pagi
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:03Intro
00:09Sejumlah gunung berapi aktif di Indonesia erupsi di waktu hampir bersamaan.
00:15Salah satunya gunung anak Rakatau di Selat Sunda.
00:18Banyak dampak terjadi akibat fenomena ini.
00:21Salah satunya gangguan dalam transportasi udara.
00:26Meski sudah kembali dibuka,
00:27sejumlah bandara sibuk sempat ditutup akibat erupsi anak Rakatau.
00:33Menteri Perhubungan Dudi Purwagandi mengungkap tujuh bandara sempat tutup sementara.
00:38Di antaranya Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdana Kusuma, Radin Inten II,
00:45Hussein Sasar Negara, Budiarto Curug, Pondok Cabe, dan Bandara Taufik Kiemas.
00:51Bandara Internasional Soekarno-Hatta bahkan memperpanjang penghentian sementara operasional penerbangan
00:57hingga Senin 7 September pukul 24.00 waktu Indonesia Barat.
01:03Penumpang diimbau mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal maskapai
01:08sebelum melakukan perjalanan.
01:11Menhub juga memastikan masyarakat tetap akan mendapatkan haknya
01:14berupa pengembalian tiket pesawat 100 persen, namun prosesnya membutuhkan waktu.
01:20Kita rencananya akan memperpanjang sampai 24.00.
01:25Itu untuk juga memberikan waktu kepada pihak bandara
01:29untuk membersihkan runway, taxiway, dan apron,
01:35dan juga memberikan kesempatan kepada para operator, airline,
01:40untuk menyiapkan pesawatnya, kita memiliki jangka waktu untuk penyelesaiannya,
01:46namun kami pastikan bahwa semua penumpang yang melakukan proses seripan
01:51akan mendapatkan haknya 100 persen.
01:55Imbas erupsi anak Rakatau yang mengganggu jalur penerbangan,
01:58empat pesawat Garuda Indonesia yang seharusnya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta,
02:03mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati.
02:06Pihak Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati
02:09mengaku siap menjadi salah satu bandara alternatif peralihan penerbangan.
02:14Kertajati siap untuk menerima jika terjadi emergensi
02:19ataupun masalah bulkanik di Soekarno-Hatta
02:22dan berusaha untuk menjaga bahwa bandara ini menjadi bandara yang memang ready
02:27untuk menerima jika diminta oleh pemerintah untuk sebagai alternatif airport ya,
02:35landing bagi pesawat-pesawat yang seharusnya mendarat di Suta untuk ke Kertajati.
02:43Operasional Bandara Soekarno-Hatta telah dibuka kembali pada selasa dini hari.
02:47Setelah ada kepastian operasional penerbangan dinyatakan aman.
02:50Akibat erupsi Anak Rakatau ini, ribuan rute penerbangan menjadi terganggu
02:55dan situasi seperti ini dapat terjadi sewaktu-waktu.
02:58Pemerintah dan pihak terkait perlu memikirkan mitigasi rute penerbangan
03:02karena Indonesia memiliki 127 gunung berapi aktif.
03:07Tim Liputan Kompas TV
03:14Saudara sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Rakatau
03:18sempat membuat sejumlah bandara tidak beroperasi sementara
03:22sehingga ribuan penerbangan ditunda.
03:24Lalu bagaimana sebenarnya mitigasi terbaik gangguan penerbangan seperti ini?
03:31Perlukah mengoptimalkan bandara-bandara alternatif
03:34dan bagaimana pengaplikasiannya?
03:36Akan kita ulas bersama dengan pengamat penerbangan sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan
03:41sudah bergabung bersama kami melalui sambungan daring ada Pak Alvin Lee
03:45dan juga ada anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia Pak Daryono.
03:50Selamat pagi Bapak-Bapak, Assalamualaikum.
03:52Assalamualaikum, Selamat pagi Mbak Cisti.
03:55Ini sempat heboh karena ada tujuh airport atau bandar udara yang terpaksa ditutup
04:01sementara salah satunya adalah bandar udara Soekarno-Hatta
04:05yang punya jadwal penerbangan yang begitu sibuk.
04:09Nah, kalau kita lihat bagaimana Pak Alvin Lee
04:12soal mitigasi yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan dalam hal ini
04:16termasuk juga pengimplementasiannya
04:19soal bandara udara atau bandar udara alternatif kemarin.
04:25Baik Mbak, saya perhatikan bahwa langkah yang diambil oleh pemerintah
04:31dalam hal ini Kementerian Perhubungan sudah cukup efektif ya.
04:36Yang pertama adalah memprioritaskan keselamatan penerbangan
04:41yaitu dengan menutup ruang udara di sekitar Jakarta hingga Bandung
04:46dan juga sebagian di bagian selatan Sumatera yang terdampak.
04:53Kemudian mengenai pemanfaatan bandara-bandara sekunder ya
05:01untuk mendukung seperti Kertajati
05:04itu sebenarnya juga sudah diumumkan.
05:09Jadi untuk penerbangan-penerbangan yang sudah terlanjur terbang
05:14menuju Jakarta terutama penerbangan internasional jarak jauh
05:18kan mereka tidak mungkin kembali ke bandara asal
05:22itu ditawarkan untuk bisa mendarat sementara di bandara-bandara
05:27seperti di Kertajati, Semarang, Solo, Jogja hingga Surabaya.
05:33Namun untuk penerbangan yang belum berangkat
05:36memang disarankan untuk tidak berangkat dulu
05:39sampai benar-benar Jakarta, wilayah udara Jakarta ini
05:43aman untuk penerbangan.
05:46Dengan demikian bisa diminimalkan gangguan terhadap penumpang-penumpang itu
05:54akan mereka akan lebih nyaman menunggu di bandara daripada di bandara alternat
05:59karena tujuan utamanya bukan di bandara alternat tersebut.
06:03Nah dalam hal ini memang tidak semuanya memilih ke Kertajati
06:10ada yang dari negara lain
06:12singgah di Kuala Lumpur, ada yang singgah di Singapur
06:16itu adalah menjadi hak dari masing-masing
06:20maskapai penerbangan untuk menentukan. Demikian.
06:23Oke jadi ini adalah pilihan yang tepat
06:25begitu ya menutup wilayah udara
06:27yang terdampak sebaran abu vulkanik.
06:29Nah kita juga ingin tahu sebenarnya
06:31apa yang menjadi faktor utama untuk menentukan
06:34oh saat ini sudah tidak memungkinkan lagi
06:38bandara harus ditutup
06:39walaupun memang jadwal penerbangan
06:40di bandara Suta begitu sibuk
06:42dan apa sebenarnya hal indikator
06:45ketika wilayah udara tetap dipaksakan
06:48untuk bisa tetap dibuka begitu
06:51apa bahayanya?
06:53Baik, yang pertama ya
06:55informasi dari BMKG itu yang menjadi landasan
07:00semua pembuatan keputusan
07:02jadi dari BMKG yang memberikan informasi
07:05tentang aktivitas vulkanik
07:08kemudian juga semburan abu vulkanik itu
07:12mencapai ketinggian berapa meter
07:15di atas permukaan laut
07:16itu sangat penting karena itu berdampak
07:19langsung terhadap penerbangan
07:20pesawat-pesawat yang sedang aktif di sana
07:23dan tingginya semburan vulkanik itu
07:26juga berdampak nantinya terhadap
07:29seberapa jauh sebaran abu
07:32karena semakin tinggi tentunya
07:34sebarannya bisa semakin luas
07:36informasi tentang arah angin
07:38kecepatan angin
07:39itu juga berdampak pada sebaran abu
07:43nah berdasarkan itu
07:44bandara-bandara yang berpotensi terdampak
07:48itu sudah menyiapkan langkah-langkah
07:52yaitu dengan menggunakan yang paling banyak digunakan
07:56adalah paper test
07:57di mana menggunakan kertas putih
08:01untuk mendeteksi apakah ada abu yang jatuh
08:04pada kertas-kertas tersebut
08:06ketika sudah ada abu yang jatuh
08:09berarti sudah mulai terjadi hujan abu
08:12dan ketika terjadi hutan abu
08:15itu sudah menimbulkan potensi bahaya
08:19bagi penerbangan dan pada saat itulah
08:21dari otoritas bandara
08:24pengelola bandara
08:25etnaf dan juga maskapai-maskapai penerbangan
08:28diberi informasi tentang hal tersebut
08:31dan diputuskan untuk sementara waktu
08:34menghentikan kegiatan penerbangan
08:37baik yang sudah belum berangkat
08:39atau belum mendarat
08:40semuanya dihentikan dulu
08:43demi menjamin keselamatan penerbangan
08:45demikian
08:46oke
08:46bahayanya itu memang karena
08:49ke mesin pesawat atau bagaimana?
08:52tidak hanya ke mesin pesawat
08:54jadi kita harus paham
08:56bahwa abu vulkanik
08:57ini sifatnya beda dari
08:59abu bekas pebakaran
09:01misalnya kebakaran hutan
09:03itu abu kebakaran hutan
09:05itu memang lebih
09:07tidak keras ya
09:08kita pegang saja hancur kan
09:10tapi kalau abu vulkanik ini
09:13bukan sembarang abu
09:14karena mengandung mineral-mineral
09:18dan kristal itu yang dari perut bumi
09:21disemburkan ke atas
09:22jadi sifatnya keras
09:24kemudian panas
09:26dan tajam
09:27ketika kena kaca kokpit saja
09:30kaca kokpit itu bisa menjadi buram
09:33belum lagi ketika kena
09:36misalnya sayap pesawat
09:38itu juga sayap itu akan lecet-lecet
09:40dan dapat mengganggu aerodinamik
09:43apalagi kalau sampai masuk ke mesin
09:47mesin ini berpotensi menjadi macet
09:50mati dan bahkan bisa terbakar
09:52jadi ini sangat berbahaya bagi penerbangan
09:55oke itu adalah mengapa
09:57wilayah udara
09:58dampak dari sebarang abu vulkanik ini
10:01wilayah udara harus terpaksa ditutup
10:03saya ingin kepada Riono
10:03Bapak Daryono ini kalau kita bertanya
10:06apakah ada korelasinya
10:08aktivitas gunung anak Krakatau saat ini
10:12dengan aktivitas kegempaan
10:14di sekitar Selat Sunda
10:15iya mbak
10:17jadi secara regional ya
10:20secara tektonik regional
10:21keduanya memang
10:22berada di zona tektonik yang sama
10:25yaitu zona subduksi lempeng
10:28dan sistem batang aktif di Selat Sunda
10:31namun aktivitas kegempaan
10:34tektonik harian di Selat Sunda
10:35dan aktivitas vulkanik gunung anak Krakatau
10:38memiliki mekanisme dinamis yang berbeda
10:40kembaan tektonik lokal di sekitar Selat Sunda
10:43umumnya disebabkan oleh
10:44pelepastan regangan pada patahan aktif
10:47atau zona subduksi
10:49sedangkan kegempaan di zona Krakatau itu
10:53berpusat pada dinamika fluida
10:55magma yang melakukan
10:58yang melakukan pelepasan gas ya
11:01jadi berpusat pada dinamika fluida
11:04dan pelepasan gas di dalam kantong magma
11:07nah peningkatan aktivitas
11:09salah satunya bisa menjadi
11:12pemitu skenario dinamika lokal ya
11:14tetapi tidak selalu menunjukkan hubungan
11:17sebab akibat langsung dalam
11:19skala jangka pendek mbak
11:20oke tapi memang dalam skala jangka pendek
11:24tadi anda sebutkan
11:25nah kemudian apakah letusan gunung seperti ini
11:28ini juga berpotensi untuk memicu gempa
11:31atau justru sebaliknya
11:32kalau kita lihat kan di Pandeglang, Banten
11:34begitu ya di wilayah Banten itu
11:36pada saat erupsi
11:37kegempaan juga terjadi
11:40begitu ya di wilayah Banten
11:42apakah ini juga nantinya akan berpotensi
11:44ke wilayah-wilayah sekitarnya
11:47misalkan Lampung dan juga beberapa wilayah lainnya
11:49yang dekat dengan Gunung Anak Rakatau di Selat Sunda
11:52ya jadi interaksi ini
11:56bekerja dua arah mbak
11:57namun dengan karakteristik yang berbeda
12:00yang pertama erupsi memicu gempa
12:03ini proses migrasi magma ke permukaan
12:06ya secara maksif
12:07dapat memicu gempa vulkanik ya
12:10baik gempa vulkanik dalam, dangkal
12:12maupun tremor yang menerus ya
12:14yang kemarin terjadi
12:15ini akibat rekahan batuan di dalam tubuh gunung
12:20pada kasus yang sangat masif
12:22runtuhnya kantong magma
12:23dapat memicu ketangan mikro
12:25hingga sedang di area logis
12:26tapi hanya di setelah gunung api sahaja
12:28nah yang kedua
12:30itu gempa tektonik memicu erupsi
12:32gempa tektonik kuat
12:34yang berpusat di dekat gunung api
12:37itu dapat merosak kestabilan kantong magma
12:41atau membuka selah patahan baru
12:43sehingga memudahkan magma dan gas
12:47naik ke permukaan dan memicu erupsi
12:49sehingga bisa dilihatkan bahwa
12:51gempa tektonik akan memicu peningkatan erupsi
12:57bila mana gunungnya itu harus sedang aktif
13:01mbak
13:01oke lalu bagaimana pertanyaan saya selanjutnya
13:04bagaimana dengan potensi ancaman tsunami
13:06akibat adanya aktivitas anak Krakatau ke depan
13:10karena kalau melihat sejarah di 2018
13:13lalu apa yang juga harus diwaspadai
13:15untuk masyarakat sekitar di sana
13:17iya jadi potensi tsunami vulkanik
13:22atau non-seismik itu tetap ada
13:24namun skalanya sangat bergantung
13:27kepada struktur fisik tubuh gunung
13:30anak Krakatau saat ini ya
13:31jadi pas kejadian keruntungan
13:34lereng anak Krakatau tahun 2018
13:37atau flank collapse itu
13:38volume masyarakat tubuh anak Krakatau
13:41yang berada di atas perbukaan laut
13:43itu telah jauh berkurang
13:44sehingga risiko longsoran ini
13:46apa ya
13:48risiko longsoran seperti 2018 itu
13:50tergolong kecil untuk kondisi saat ini
13:52nah
13:53tapi perbandingan
13:55saat ini ketinggian
13:56anak Krakatau sekitar
13:58150-an sampai 150-an meter ya
14:02tapi pada waktu erupsi tahun 2018 itu
14:06itu mencapai 330
14:07jadi cukup tinggi
14:08jadi saat ini kondisinya landai
14:10dan kelerengannya belum menghapati
14:12terjadi longsoran
14:14itu yang disebabkan potensi itu kecil
14:15jadi kendali demikian ke depan
14:17potensi tsunami yang tetap ada
14:19namanya gunung api yang sedang tumbuh
14:22di laut itu pasti masih ada
14:23nah
14:24itu terjadi jika terjadi
14:27runtuhnya lereng kawah ya
14:30akibat akumulasi material erupsi yang segar
14:32yang tidak stabil
14:34karena penumbuk terus
14:35kemudian kolet
14:36atau ledakan
14:37kreator magnetik yang terjadi di bawah
14:40permukaan
14:41oke
14:42ini yang juga harus
14:44diantisipasi dan juga diperhatikan
14:47skenario apa sebenarnya yang perlu
14:49diwaspadai jika terjadi longsoran
14:51pada tubuh gunung
14:53ke laut begitu ya
14:54terutama bagi masyarakat
14:56ataupun nelayan
14:57ataupun juga
14:59ya itu tadi
15:00nelayan aktivitas pelayaran di sana
15:02ya
15:03memang setelah instrumentasi
15:05mbak ya
15:06untuk apa ya
15:07menilai
15:08indikator itu ya
15:10melalui jaringan
15:11status sismik
15:12dan sensor dekorbasi
15:13seperti global positioning system
15:15telemeter
15:16yang terpasar di sekitar
15:18gunung krakatau itu
15:20nah instrument ini dapat
15:21mengukur dua hal ya
15:23karakter getarannya
15:24membedakan antara
15:25tremor emisi
15:26atau aliran magma
15:28aliran gas ya
15:29kebakunan ikdangga
15:31proses pembukaan
15:32jalan magma
15:33terketawa
15:33dan akumulasi
15:35tekanan gas
15:36sebelum letusannya
15:37kemudian juga perlu adanya
15:39pengamatan
15:39dekorbasi tubuh gunung ya
15:41untuk mendeteksi adanya
15:42pembekakan
15:44atau inflasin ya
15:45yang dinandakan penumbukan
15:46polum magma baru
15:48di dalam gunung
15:50atau pemendekan
15:52atau penurunan
15:53atau deflation
15:53yang menandakan
15:55pelepasan
15:56tekanan
15:58pasca erupsi itu
15:59mbak
15:59nah kalau
16:00kita lihat skenario
16:01apa yang perlu
16:01diwaspadai
16:02ya
16:02tentu saja
16:04skenario utama
16:05wasib-wasibnya adalah
16:07potensi adanya
16:08tsunami non-seismik ini
16:09tapi ini kan
16:10saat ini tidak
16:11menjadi asaman yang serius ya
16:12karena belum memungkinkannya
16:14longsoran masa batuan
16:15dalam jual besar
16:16ke dalam laut
16:17itu akan memindahkan
16:18polum air
16:18setelah berdada
16:19dan menghasilkan
16:20gelombang tsunami
16:20nah karakteris
16:22utama skenario ini
16:22adalah
16:23kedatangan gelombang
16:24ke pesisir Banten
16:25Lampung
16:26itu cukup singkat
16:27sekitar 20-30 menit
16:29tanpa didahulih gempan
16:31ini sehingga
16:32PMKG
16:33sebagai
16:34lembaga
16:35pemberi informasi
16:36dan warning
16:36harus siaga
16:37dan memastikan
16:38peralatan ini
16:39sangat
16:39sehat
16:41dan bisa
16:41beroperasi dengan baik
16:43oke
16:43terakhir untuk
16:44imbauan
16:45bagi masyarakat
16:46terutama di bagian
16:47pesisir dan juga
16:48wilayah Banten
16:49yang disana
16:50agar
16:51kemudian tetap
16:52waspada
16:53tapi juga
16:53tanpa panik
16:54yang berlebihan
16:55ketika
16:56yang pasti mbak
16:58patuhi radius aman
17:00ini pesan
17:00PBBG yang harus dilaksanakan
17:02jangan melakukan
17:03aktif pelayaran
17:04menangkap ikan
17:05atau wisata
17:06dalam radius
17:07larangan
17:08yang ditetapkan
17:09PBB saat ini
17:093 km dari
17:11Kawahlu
17:12tidak boleh ada
17:12aktivitas
17:13nah kemudian juga
17:14kenali tanda alam
17:16masyarakat harus
17:16bisa melakukan
17:17evakuasi mandiri
17:18jika berada
17:20di pesisir pantai
17:21dan melihat
17:22air laut surut
17:23setelah berdada
17:24atau terjadi
17:28gerakan
17:28apa ya
17:29namanya
17:29ombak-ombak yang
17:30tidak biasa
17:31itu segera
17:33menjauh dari pantai
17:34apalagi ada suara
17:35dentuman yang kuat
17:36kemudian
17:37menyertainya
17:38kemudian
17:38itu segera evakuasi
17:39ke tempat yang
17:40lebih tinggi
17:41tanpa menunggu
17:42arahan formal ya
17:43kemudian
17:43rujuklah informasi resmi
17:46ini yang mesti dipegangan
17:47jangan percaya
17:47di inform
17:48percayakan status
17:49gunung api
17:49krakatau
17:50dan segala informasinya
17:52potensinya
17:53hanya rilis
17:54BPMBG
17:55BMKG
17:56dan BBBD
17:57setempat
17:57hindari menyebaran isu
17:59dan meneruskan
18:00informasi yang belum pasti
18:02yang pasti
18:03kita bisa
18:04menghadapi
18:04krisis ini
18:05dengan spek-peknya
18:06dengan mengasuh pada
18:08informasi resmi dari
18:09yang bermenang
18:10oke
18:10nah saya ingin ke Pak Alvin
18:12Pak Alvin
18:12kalau dari dunia penerbangan
18:14begini
18:15bagaimana cara
18:15mengoptimalkan
18:16kejadian kemarin
18:19begitu ya
18:19mengoptimalkan
18:20bandara alternatif
18:21agar tidak justru
18:23menimbulkan penumpukan
18:24pesawat
18:25dan juga penumpang
18:26termasuk juga
18:27dari infrastruktur
18:28apa yang paling
18:29dipersiapkan
18:30sebuah bandara
18:31sebagai pengganti
18:32bandara utama
18:33secara mendadak
18:34misalkan
18:35ada transportasi darat
18:36antar bandara
18:37kemudian ada kereta
18:38itu yang kemudian
18:39harus juga
18:40dimatangkan
18:41soal infrastruktur
18:42pendukungnya
18:43Pak Alvin
18:44baik Mbak
18:45jadi
18:45ini khususnya
18:47untuk menangani
18:48atau melayani
18:49penumpang-penumpang
18:50yang terdampak
18:51yang perlu kita
18:54perhatikan
18:55dan prioritaskan
18:56adalah
18:56kondisi psikologis
18:58penumpang-penumpang
18:59terdampak
19:00mereka pasti
19:00lelah
19:02cemas
19:02dan penat
19:03mental
19:04untuk menenangkan
19:06penumpang-penumpang
19:08terdampak itu
19:09yang kedua
19:10adalah
19:11bagi yang sudah
19:12mendarat
19:12di bandara-bandara
19:14alternatif ini
19:15tentunya
19:16dapat ditawarkan
19:17yang pertama
19:18adalah akomodasi dulu
19:19apakah mereka
19:20butuh istirahat dulu
19:21atau tidak
19:22akomodasi
19:23makan-minum
19:24dicukupi
19:25karena itu
19:26kebutuhan
19:26mendasar
19:27setelah itu
19:28ditawarkan
19:29apakah
19:30mau melanjutkan
19:31perjalanan
19:32ke bandara
19:32tujuan
19:33dalam hal ini
19:34misalnya
19:34Soekarno-Hatta
19:35kalau
19:35pesawatnya itu
19:37mendarat
19:37di Ketajati
19:38atau bahkan
19:39di Surabaya
19:40itu ditawarkan
19:41pelayanan
19:43seperti itu
19:44dan tentunya
19:44itu menjadi
19:45tanggungan
19:46pengangkut
19:47dalam hal ini
19:48adalah
19:48airlines
19:49dan saya juga
19:50mengapresiasi
19:52pemerintah
19:52dalam hal ini
19:53kementerian
19:54berhubungan
19:55juga memberikan
19:56dukungan
19:56transportasi
19:58lanjutannya itu
19:59tanpa
19:59dibungut
20:00bayaran
20:00apapun
20:01sehingga ini
20:02akan
20:02membuat
20:04penumpang
20:05terdampak
20:06ini
20:06merasa
20:07nyaman
20:08dan merasa
20:09diperlakukan
20:11secara terhormat
20:12dan juga
20:13penuh tanggung jawab
20:15demikian
20:15kalau kemarin
20:16melihat
20:17kejadian kemarin
20:18untuk kasus-kasus
20:19seperti kemarin ini
20:20sudah
20:21tertibkah
20:22dan sudah
20:23sesuai aturankah
20:24maskapai-maskapai
20:25yang ada di Indonesia
20:26untuk melakukan
20:27apa ya
20:28penanganan terhadap
20:30pengalihan
20:31ke bandara-bandara
20:33alternatif
20:34termasuk juga
20:35soal
20:35penawaran
20:37alternatif
20:38lain
20:38begitu ya
20:39transportasi lain
20:40jadi saya melihat
20:42ada dua kelompok
20:43yang pertama
20:44adalah yang dari
20:45luar Jakarta
20:46terutama yang dari
20:47luar negeri
20:48mendarat
20:49di bandara alternatif
20:50itu sudah
20:51ditarani secara baik
20:52dan kelompok kedua
20:53adalah yang
20:54mau berangkat
20:55dari Jakarta
20:56ke
20:57tujuan
20:58di luar negeri
21:00maupun dalam negeri
21:01ini juga
21:02jumlahnya juga
21:03ribuan
21:04nah
21:06kalau
21:07sesuai dengan
21:08SOP
21:09saya menilai
21:10maskapai penerbangan
21:11sudah memberikan
21:12informasi
21:13dan update
21:15secara berkala
21:16yang
21:18menjadi
21:19keluhan
21:19dari penumpang
21:20pada umumnya
21:21adalah
21:22kenapa sih
21:23penutupan bandara
21:24ini diumumkannya
21:25hanya 4 jam
21:266 jam
21:27kemudian diperpanjang
21:28lagi
21:28diperpanjang lagi
21:29diperpanjang lagi
21:30sehingga
21:30seolah-olah
21:31tidak ada
21:31kejelasan
21:32nah
21:33ini yang
21:34dikeluhkan
21:36saya juga
21:37bisa menjelaskan
21:38bahwa
21:39bandara juga
21:40tidak berani
21:42menyatakan
21:43sehari ditutup
21:44karena
21:45bisa saja
21:46angin
21:46arah angin
21:47berubah
21:47kemudian
21:48tiba-tiba juga
21:49bisa dibuka
21:50kembali
21:50nah
21:51kemudian
21:52kalau
21:52dinyatakan
21:53sehari ditutup
21:54ternyata
21:55udaranya
21:56bersih lagi
21:57ini kan juga
21:58menyebabkan
21:59penumpukan
22:00yang tidak
22:00perlu terjadi
22:02sehingga
22:04dari
22:04bandara pun
22:05juga
22:06mengandalkan
22:07update
22:08dari PMKG
22:09tentang
22:11sebaran
22:11abu itu
22:12memang
22:13setiap
22:15bandara ini
22:16misalnya
22:17dibuka
22:19sampai jam
22:2024.00
22:22nanti
22:23satu jam
22:24sebelumnya
22:24sudah akan
22:25membuat
22:26keputusan
22:26diperpanjang
22:27atau tidak
22:28dan
22:29kalau pun
22:30tidak
22:30diperpanjang
22:32itu tidak
22:33serta-merta
22:34pesawat bisa
22:34berangkat
22:35tadi kan kita
22:35butuh waktu
22:36untuk membersihkan
22:37bandara
22:37membersihkan pesawat
22:38menyiapkan logistik
22:39dan sebagainya
22:40jadi
22:41seperti kemarin
22:42kemarin
22:43sudah sempat
22:45diumumkan
22:46bandara
22:46akan dibuka
22:47lagi
22:48jam
22:4818.00
22:49tapi ternyata
22:51diperpanjang
22:51sampai jam
22:5224.00
22:53dan sampai
22:53tadi pagi
22:54kenapa?
22:55walaupun
22:56sudah
22:56sempat
22:58paper testnya
22:59negatif
22:59sudah dilakukan
23:01pembersihan
23:01ternyata
23:03masih ada
23:04lagi
23:04apu yang jatuh
23:06misalnya
23:06nah ini kan
23:08juga
23:08memprioritaskan
23:10keselamatan
23:11jadi tidak
23:12dipaksakan
23:13memang saya
23:14bisa memahami
23:15kekesalan
23:16penumpang
23:16tapi juga ingat
23:17bahwa ini
23:18semuanya
23:18demi
23:19keselamatan
23:20oke
23:21baik
23:21terima kasih
23:22ketua umum
23:22asosiasi
23:23pengguna jasa
23:23penerbangan
23:24Pak Alvin Li
23:24telah bergabung
23:25bersama kami
23:26dan juga
23:26ada anggota
23:27ikatan ahli
23:28kebencanaan
23:28Indonesia
23:29Pak Daryono
23:29juga sudah
23:30bergabung
23:30bersama kami
23:31sehat selalu
23:32Bapak-Bapak
23:33Assalamualaikum
23:33selamat pagi
23:34terima kasih
23:36selamat pagi
23:36bye
23:37bapak
23:37bapak
23:37bapak
23:37Terima kasih.
Komentar