- 5 jam yang lalu
- #partaidemokrat
- #ahy
- #25tahundemokrat
KOMPAS.TV - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sampaikan pidato politik dalam memperingati 25 tahun Partai Demokrat di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta. Dalam pidato sekitar 30 menit, AHY juga merefleksikan perjalanan Partai Demokrat.
#partaidemokrat #AHY #25tahunDemokrat
Baca Juga Komitmen Demokrat, AHY Bilang Dukung Kebijakan Prabowo: Yang Belum Sempurna Kita Bantu Perbaiki di https://www.kompas.tv/nasional/689310/komitmen-demokrat-ahy-bilang-dukung-kebijakan-prabowo-yang-belum-sempurna-kita-bantu-perbaiki
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689593/pidato-politik-ketua-umum-partai-demokrat
#partaidemokrat #AHY #25tahunDemokrat
Baca Juga Komitmen Demokrat, AHY Bilang Dukung Kebijakan Prabowo: Yang Belum Sempurna Kita Bantu Perbaiki di https://www.kompas.tv/nasional/689310/komitmen-demokrat-ahy-bilang-dukung-kebijakan-prabowo-yang-belum-sempurna-kita-bantu-perbaiki
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689593/pidato-politik-ketua-umum-partai-demokrat
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Demokrat!
00:01Jaya!
00:02Demokrat!
00:03Jaya!
00:04Demokrat!
00:04Jaya!
00:05Jaya!
00:08Bismillahirrahmanirrahim.
00:10Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:14Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
00:17Salam sejahtera bagi kita semua.
00:21Shalom.
00:22Om Swastiastu.
00:24Namo Buddhaya.
00:26Salam Kebajikan.
00:28Yang saya hormati.
00:30Penggagas.
00:31Dan para pendiri Partai Demokrat.
00:34Para senior.
00:36Para pengurus.
00:38Para anggota legislatif.
00:40Dan kepala daerah dari Partai Demokrat.
00:44Serta seluruh kader demokrat dimanapun berada.
00:48Marilah kita mengucapkan puji dan syukur.
00:52Kehadirat Allah SWT.
00:54Tuhan Yang Maha Esa.
00:56Atas rahmat dan karunianya.
00:59Malam ini kita dapat berkumpul untuk memperingati 25 tahun perjalanan Partai Demokrat.
01:08Namun di tengah kebersamaan dan rasa syukur malam ini.
01:14Kita juga turut berduka atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di berbagai daerah.
01:22Atas nama pimpinan Partai Demokrat, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh kader demokrat yang telah turun tangan membantu
01:34masyarakat yang terdampak.
01:36Teruslah hadir, ringankan beban mereka.
01:40Karena dalam situasi seperti inilah, arti solidaritas dan kemanusiaan benar-benar terasa.
01:48Para kader demokrat yang saya cintai dan banggakan, setiap hari perjuangan politik kita diuji.
01:54Bukan oleh seberapa keras kita bicara.
01:59Bukan oleh seberapa banyak janji yang kita sampaikan.
02:03Bukan pula oleh seberapa besar kekuasaan yang kita miliki.
02:08Pada akhirnya, politik harus diuji dengan satu pertanyaan sederhana.
02:15Apakah kehidupan rakyat menjadi lebih baik?
02:21Harapan rakyat sesungguhnya sederhana.
02:24Hidup hari ini harus lebih baik dari kemarin.
02:28Dan hidup hari esok harus lebih baik dari hari ini.
02:32Itulah ukuran paling jujur bagi setiap pemimpin politik.
02:36Setiap partai politik.
02:38Dan setiap pemerintahan.
02:42Perjalanan seperempat abad Partai Demokrat juga mengajarkan kepada kita.
02:48Bahwa kepercayaan rakyat tidak diwariskan.
02:52Kepercayaan harus diperjuangkan setiap hari.
02:55Melalui gagasan yang relevan.
02:57Kebijakan yang berpihak.
02:59Dan terutama, kerja nyata yang manfaatnya dirasakan oleh rakyat.
03:05Karena itu, tujuan politik bukan sekedar memenangkan kekuasaan.
03:11Tujuan politik adalah memenangkan masa depan rakyat.
03:22Saudara-saudara, untuk memahami kemana kita harus melangkah.
03:29Kita juga perlu mengingat dari mana perjalanan ini bermula.
03:33Partai Demokrat lahir pada tahun 2001.
03:37Tidak lama setelah Indonesia memasuki era reformasi.
03:42Kita tentu masih mengingat mengapa reformasi terjadi.
03:47Indonesia ketika itu menghadapi krisis multidimensi.
03:51Mulai dari krisis ekonomi, berkembang menjadi krisis politik, sosial, hukum, keamanan, hingga krisis kepercayaan.
04:02Reformasi hadir untuk mengoreksi pemusatan kekuasaan yang berlebihan.
04:08Praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
04:12Lemahnya supremasi hukum.
04:14Terbatasnya kebebasan dan partisipasi rakyat.
04:18Serta terlibatnya militer dan kepolisian dalam politik kekuasaan dan tidak netralnya aparatur negara dalam kehidupan politik.
04:29Salah satu amanah penting reformasi adalah memastikan alat dan aparatur negara berdiri di atas semua golongan.
04:40TNI, Polri, Intelijen, Penegak Hukum, ASN, dan seluruh aparatur negara harus profesional dan netral.
04:51Termasuk dalam setiap pemilu, mereka semua adalah milik rakyat, milik kita semua.
05:01Kita mengingat sejarah bukan untuk kembali ke masa lalu, tetapi untuk mengambil pelajarannya bagi masa depan.
05:10Bahwa kekuasaan harus diawasi, hukum harus berlaku adil, korupsi harus dilawan, dan kedaulatan rakyat harus dijaga dan dihormati.
05:22Karena Partai Demokrat lahir dari semangat reformasi, amanah ini menjadi bagian dari jati diri dan tanggung jawab sejarah kita.
05:32Inilah relevansi Partai Demokrat hingga hari ini, hingga kapanpun.
05:42Namun, zaman terus bergerak, tantangan pemerintah, dan harapan rakyat juga berubah.
05:49Karena itu, malam ini saya ingin menegaskan tiga agenda perjuangan yang harus menjadi pedoman seluruh kader demokrat dari pusat hingga
06:01daerah.
06:02Pertama, memajukan ekonomi.
06:06Kedua, menegakkan keadilan.
06:08Dan ketiga, menjaga demokrasi.
06:12Para kader demokrat, kita mulai dari ekonomi.
06:17Saya meminta seluruh kader demokrat sungguh-sungguh mendengarkan persoalan rakyat.
06:23Di kampung-kampung, di pasar, di tempat kerja, di ruang-ruang pertemuan, maupun di media sosial.
06:31Harus kita akui dengan jujur.
06:34Masih banyak keluarga yang bekerja keras, tetapi merasa hidup belum semakin mudah.
06:42Harga kebutuhan sehari-hari masih menekan.
06:45Mendapatkan pekerjaan yang layak tidak selalu mudah.
06:49Banyak keluarga harus bekerja keras agar penghasilan mereka mampu mengejar biaya hidup yang terus bertambah.
06:57Itulah yang saya dengarkan langsung dari para pelaku UMKM.
07:04Pekerja informal termasuk pengemudi ojol.
07:09Ibu-ibu rumah tangga, generasi muda, dan kelompok masyarakat lainnya.
07:15Survei-survei nasional juga menunjukkan bahwa harga kebutuhan pokok, pemberantasan korupsi, lapangan pekerjaan, dan kemiskinan masih menjadi perhatian utama rakyat.
07:28Tekanan itu nyata.
07:30Lapangan pekerjaan yang berkualitas belum cukup.
07:33Daya beli banyak keluarga masih tertekan.
07:37Kelas menengah menghadapi biaya hidup yang semakin berat.
07:41Banyak UMKM masih berjuang memperluas pasar dan meningkatkan skala usahanya.
07:48Dan di berbagai wilayah, kesempatan ekonomi serta kualitas pelayanan dasar belum sama.
07:55Kita tidak boleh mengabaikannya.
07:57Jangan menjauh dari kenyataan.
08:00Dengarkan, pahami, dan perjuangkan jalan keluarnya.
08:05Sebab di balik setiap angka ekonomi ada kehidupan manusia.
08:14Pada bulan April, saya mengunjungi desa Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang, Banten.
08:21Kemudian pada bulan Agustus, saya mengunjungi desa Campurrejo, Gresik, Jawa Timur.
08:28Di kedua tempat itu, saya melihat bagaimana pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat sipil
08:37bekerja bersama, memperbaiki kualitas permukiman dan kehidupan keluarga nelayan.
08:45Masyarakat menceritakan rasa syukurnya.
08:48Karena keluarganya tidak perlu terus berpindah-pindah kontrakan.
08:52Tempat tinggalnya kini tidak lagi kebanjiran.
08:55Mudah mendapatkan akses air bersih, sehingga hidup terasa lebih nyaman.
09:00Cerita itu sederhana, tapi mengingatkan kita bahwa rumah lebih dari sekedar bangunan.
09:07Rumah adalah tempat keluarga merasa aman, anak-anak tumbuh, dan kehidupan dibangun.
09:14Karena itu, infrastruktur bukan tujuan akhir.
09:19Infrastruktur adalah jalan untuk memperbaiki kehidupan manusia.
09:26Saudara-saudara, Indonesia tidak hidup sendirian.
09:31Ketegangan geopolitik, perubahan rantai pasok, perkembangan teknologi, dan persaingan ekonomi dunia
09:39akan terus mempengaruhi kehidupan kita.
09:42Karena itu, Indonesia harus membangun ketahanan dan kemandirian, terutama di bidang pangan, energi, dan air,
09:53memperkuat daya saing, memperluas konektivitas, serta memastikan pembangunan semakin merata.
10:01Namun ukurannya harus jelas.
10:03Bukan hanya seberapa besar ekonomi tumbuh, tetapi seberapa banyak rakyat ikut tumbuh bersamanya.
10:14Pembangunan harus membuka pusat-pusat pertumbuhan baru, memperluas lapangan pekerjaan,
10:21dan menghadirkan kesejahteraan yang semakin merata di seluruh wilayah Indonesia.
10:26Kesejahteraan untuk semua.
10:32Kekayaan sumber daya alam harus kita olah menjadi nilai tambah dan pekerjaan.
10:39Tetapi pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan.
10:44Jangan sampai generasi kita menikmati pertumbuhan hari ini,
10:49sementara generasi berikutnya mewarisi kerusakannya.
10:53Inilah keadilan antar-generasi.
10:59Kita juga mendukung gerakan Indonesia asri yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
11:08Persoalan sampah, sungai yang kotor, udara dan air yang tercemar,
11:13serta lingkungan yang tidak tertata.
11:15Bukan sekedar persoalan kebersihan.
11:19Ini menyangkut kesehatan, kualitas hidup, daya saing daerah,
11:24bahkan pariwisata dan lapangan pekerjaan.
11:27Sejatinya, ini merupakan cerminan peradaban bangsa
11:32yang dari masa ke masa harus terus kita bangun dan majukan.
11:37Demokrat juga telah bergerak melalui gerakan langit biru Indonesia asri
11:43dan gerakan ayo muliakan sungai.
11:47Mari jadikan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah sebagai gerakan bersama.
11:56Para kader demokrat yang saya banggakan,
11:59hari ini Partai Demokrat menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
12:05Kebijakan yang sungguh baik bagi rakyat harus kita dukung dan kawal.
12:10Yang belum sempurna, kita bantu, perbaiki.
12:14Dan kita harus tetap jujur terhadap kenyataan yang dirasakan rakyat.
12:20Sebab, yang kita perjuangkan bukan semata-mata keberhasilan satu partai.
12:26Yang kita perjuangkan adalah keberhasilan Indonesia.
12:33Program-program strategis pemerintah yang nyata-nyata meningkatkan kesejahteraan rakyat di seluruh tanah air
12:41harus kita kawal agar tepat sasaran,
12:45tata kelurannya baik,
12:47tidak terjadi penyalahgunaan anggaran,
12:51sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat.
12:57Para pejuang demokrat di seluruh tanah air,
13:01dalam agenda ekonomi ada tiga prioritas yang harus terus kita perjuangkan.
13:07Pertama, menciptakan pekerjaan yang berkualitas.
13:12Investasi, industri, hilirisasi, ekonomi kreatif, ekonomi digital,
13:18dan industri masa depan harus terus kita dorong.
13:22Tetapi, jangan hanya menghitung nilai investasinya.
13:27Hitung juga pekerjaan yang tercipta dan kehidupan keluarga yang menjadi lebih baik.
13:34Sebab, pekerjaan bukan sekedar sumber penghasilan.
13:38Pekerjaan memberikan kemandirian, harga diri, dan harapan.
13:48Kedua, menjaga daya beli dan memperkuat ekonomi keluarga.
13:53Daya beli harus kita jaga,
13:54agar kerja keras keluarga tidak habis hanya untuk mengejar biaya hidup.
14:00Dalam kehidupan sehari-hari,
14:02kaum perempuan memegang peran yang sangat penting
14:05dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga.
14:09Banyak di antara mereka sekaligus menjalankan usaha
14:13dari warung hingga perdagangan dan ekonomi digital.
14:17Banyak UMKM Indonesia tumbuh dan bertahan berkat kerja keras perempuan.
14:26Karena itu, kita harus membantu usaha kecil berkembang
14:31melalui modal, keterampilan, teknologi, dan akses pasar.
14:37Ketika perempuan semakin berdaya secara ekonomi,
14:42keluarga ikut kuat, dan ekonomi Indonesia bertambah kuat.
14:46Kita juga harus memberikan perhatian,
14:49perhatian yang serius kepada kelas menengah.
14:52Mereka bekerja, mereka membayar pajak,
14:57membesarkan anak, membangun usaha,
15:00menggerakkan perekonomian,
15:01dan banyak di antara mereka menciptakan lapangan pekerjaan.
15:07Mereka yang berani membuka usaha dan menciptakan pekerjaan
15:11adalah para pahlawan lapangan kerja Indonesia.
15:19Jangan sampai kelas menengah yang telah berjuang memperbaiki kehidupannya
15:25justru kembali tertekan.
15:28Ketiga, membuka jalan agar semakin banyak rakyat Indonesia hidup lebih sejahtera.
15:34Kemajuan tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi.
15:40Kita juga ingin terus melihat semakin banyak keluarga keluar dari kemiskinan.
15:47Pekerja meningkatkan keterampilan dan penghasilannya,
15:51serta UMKM berkembang menjadi usaha yang lebih besar.
15:55Itulah ekonomi naik kelas.
15:59Ekonomi yang tidak hanya membuat angka naik,
16:02tetapi juga membuat kehidupan rakyat ikut naik.
16:09Pendapatan petani dan nelayan harus meningkat.
16:14Buruh dan pekerja harus semakin sejahtera.
16:18Guru dan tenaga kesehatan harus semakin dihargai dan semakin sejahtera.
16:24UMKM harus berkembang.
16:28Perempuan dan pekerja ekonomi digital harus memperoleh peluang yang lebih besar.
16:34Bantuan harus menjadi jembatan menuju kemandirian.
16:38Tugas kita membuka jalan agar mereka semakin berdaya.
16:43Karena rakyat Indonesia tidak sekedar ingin dibantu.
16:48Mereka ingin mendapatkan peluang untuk maju.
16:51Saudara-saudara, beberapa waktu lalu,
16:55dalam pembekalan tim ekspedisi Patriot,
16:59seorang peserta dari Sulawesi Tenggara berdiri dan menyampaikan kritik.
17:04Saya justru senang mendengarnya.
17:07Generasi muda tidak boleh kita dinik hanya untuk mengangguk.
17:11Saya menyampaikan kepadanya.
17:14Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus mau mendengar.
17:18Jika ditemukan pelanggaran terhadap hak masyarakat,
17:22negara harus melindungi.
17:25Jika ditemukan pelanggaran hukum,
17:28maka hukum harus ditegakkan.
17:32Bagi saya,
17:33keadilan tidak mengenal statistik.
17:35Sebidang tanah mungkin terlihat kecil bagi sebuah perusahaan.
17:41Tetapi bagi sebuah keluarga,
17:44tanah itu bisa berarti segala-galanya.
17:47Inilah generasi yang ingin kita siapkan.
17:49Kritis,
17:50tetapi mau turun ke lapangan,
17:53berani menunjukkan masalah,
17:55tetapi juga ikut mencari jalan keluar.
18:01Generasi milenial dan generasi Z
18:04harus memiliki kesempatan
18:06untuk membawa Indonesia lebih jauh
18:09dan lebih baik daripada generasi kami.
18:13Satu generasi,
18:14satu lompatan.
18:18Dan disinilah,
18:20ekonomi bertemu dengan agenda kedua perjuangan kita,
18:24yaitu menegakkan keadilan.
18:27Para kader demokrat,
18:29keadilan bukan berarti setiap orang
18:32mendapatkan hasil yang sama.
18:34Keadilan berarti setiap orang
18:36mempunyai peluang yang adil untuk maju.
18:41Kita tidak memilih di mana kita dilahirkan
18:44atau siapa orang tua kita.
18:47Tetapi masa depan seseorang
18:49tidak boleh ditentukan oleh keadaan
18:52ketika ia dilahirkan.
18:55Anak di Aceh,
18:56maupun di Papua,
18:58harus mempunyai peluang yang sama
19:01untuk maju seperti anak di Jakarta.
19:04Anak yang lahir dari keluarga kurang mampu
19:07juga harus mempunyai kesempatan
19:09memperoleh pendidikan terbaik.
19:12Karena itu,
19:13kita dukung penuh dan kawal program
19:16sekolah rakyat,
19:17serta revitalisasi,
19:19madrasah, dan pondok pesantren
19:21agar semakin banyak anak Indonesia
19:24mendapatkan kesempatan
19:25untuk mengubah masa depannya
19:28melalui pendidikan.
19:32Selain itu,
19:34setiap warga negara
19:36harus mendapatkan perlakuan yang sama
19:38di hadapan hukum.
19:40Rakyat mungkin dapat menerima bahwa
19:43kehidupan tidak selalu mudah.
19:45Tapi rakyat akan sulit menerima
19:48apabila hukum tidak berlaku sama.
19:51Hukum tidak boleh berubah
19:52karena nama,
19:54jabatan,
19:55kekayaan,
19:57ataupun kedekatan
19:58dengan kekuasaan.
20:00Prinsip itu harus dimulai
20:02dari diri kita sendiri.
20:05Kader Demokrat tidak boleh
20:07meminta perlakuan istimewa
20:09di hadapan hukum.
20:10Kita tidak boleh
20:11membela yang salah
20:13hanya karena ia kawan.
20:15Dan jangan menyerang yang benar
20:17hanya karena ia lawan.
20:19Pemberantasan korupsi
20:21harus terus menjadi komitmen kita bersama.
20:24Karena itu,
20:25Partai Demokrat
20:26mendukung tekad Presiden Prabowo
20:28untuk menutup kebocoran
20:30kekayaan negara.
20:34Kekayaan negara
20:35yang berhasil diselamatkan
20:37harus kembali
20:38sebesar-besarnya
20:39untuk kepentingan rakyat.
20:44Penggunaan keuangan negara
20:46untuk mendukung proyek-proyek
20:47strategis nasional
20:48harus kita jaga
20:50akuntabilitasnya.
20:52Cegah penyimpangan
20:53dan korupsi
20:54agar tidak menjadi
20:56sumber kebocoran
20:57negara yang baru.
20:59Ingat,
21:00ketertiban penggunaan
21:01uang negara
21:02dan tata kelola yang bersih
21:03pada akhirnya
21:05adalah persoalan
21:06kepercayaan.
21:08Rakyat
21:09membutuhkan
21:10kepastian.
21:11Dunia usaha
21:12membutuhkan
21:13kepastian.
21:15Negara
21:15membutuhkan
21:16kepercayaan.
21:17tidak ada ekonomi
21:19yang kuat
21:20tidak ada ekonomi
21:22yang sehat
21:22tanpa hukum
21:23yang dapat
21:24dipercaya.
21:25Dan tidak ada
21:26demokrasi
21:28yang kuat
21:28apabila rakyat
21:30kehilangan
21:31keyakinan
21:31terhadap
21:32keadilan.
21:34keadilan
21:35juga harus kita
21:37lihat
21:37lintas
21:38wilayah.
21:38Pembangunan
21:39tidak boleh
21:40hanya terkonsentrasi
21:41di tempat-tempat
21:43yang sudah
21:44maju.
21:45Infrastruktur
21:46dan konektivitas
21:47harus membuka
21:48pusat-pusat
21:49pertumbuhan
21:50baru.
21:51Pendidikan
21:52dan layanan
21:53kesehatan
21:54harus semakin
21:55merata.
21:55Kesempatan ekonomi
21:57harus hadir
21:58lebih dekat
21:59kepada rakyat
22:00dari Sumatera,
22:01Jawa,
22:02Kalimantan,
22:03Sulawesi,
22:05Maluku,
22:06Bali dan
22:06Nusa Tenggara
22:07hingga Papua.
22:08Khususnya
22:09di daerah-daerah
22:11terluar,
22:12terdepan,
22:13tertinggal,
22:13dan perbatasan.
22:20Para kader demokrat
22:21yang saya cintai
22:22dan banggakan,
22:23ekonomi membuka
22:25jalan untuk maju.
22:26Keadilan
22:26memastikan jalan itu
22:28terbuka
22:28bagi semua
22:30dan demokrasi
22:31memastikan
22:32rakyat
22:33tetap memiliki
22:34suara
22:35untuk menentukan
22:36arah bangsa.
22:38Karena itu,
22:39agenda ketiga kita
22:40adalah
22:41menjaga
22:42demokrasi.
22:43Demokrasi
22:44tidak boleh
22:45berhenti
22:46pada prosedur
22:47dan penyelenggaraan
22:48pemilu.
22:50Demokrasi
22:51membutuhkan
22:52pemerintahan
22:53yang bertanggung jawab,
22:54hukum yang dipercaya,
22:56pers
22:56dan masyarakat
22:58sipil
22:58yang bebas,
22:59serta
23:00checks and
23:01balances
23:01yang sehat.
23:02Demokrasi
23:03yang sehat
23:04membutuhkan
23:04pemerintahan
23:05yang kuat
23:06dan efektif,
23:07sekaligus
23:08terbuka
23:09terhadap
23:09kritik,
23:10menghormati
23:11perbedaan,
23:13menjunjung
23:13hukum,
23:14dan selalu
23:15siap
23:15mempertanggungjawabkan
23:17setiap
23:18keputusan
23:18kepada rakyat.
23:20Pelajaran
23:21reformasi
23:22juga harus kita
23:23jaga
23:23dalam setiap
23:24pemilu
23:24ke depan.
23:25Pemilu
23:26harus berlangsung
23:28jujur,
23:29adil,
23:30bebas,
23:30dan demokratis.
23:35TNI,
23:36Polri,
23:37Intelligent,
23:38Penegak Hukum,
23:39ASN,
23:40dan seluruh
23:41aparatur negara
23:42harus profesional
23:43dan netral.
23:44Fasilitas negara
23:46harus digunakan
23:47untuk kepentingan
23:48rakyat,
23:48bukan untuk
23:49kepentingan
23:50politik praktis.
23:51Setiap
23:52peserta
23:52pemilu
23:53harus memperoleh
23:54perlakuan
23:55yang adil.
23:55siapapun
23:57yang menang
23:58harus menang
23:59karena mendapatkan
24:00kepercayaan rakyat
24:01dan siapapun
24:02yang kalah
24:03harus menghormati
24:04kehendak
24:05rakyat.
24:08Partai Demokrat
24:09pernah memimpin
24:11pemerintahan
24:11dan pernah berada
24:13di luar pemerintahan.
24:14Kita pernah menang
24:15dan pernah kalah.
24:17Pengalaman itu
24:18mengajarkan bahwa
24:19demokrasi
24:21harus kita jaga
24:22dalam keadaan
24:23apapun.
24:24hakikatnya
24:25pemilu
24:27adalah
24:27milik rakyat.
24:29Jangan
24:30dihalang-halangi
24:31hak rakyat
24:32untuk memilih
24:33dan untuk
24:34dipilih.
24:38Kita patut
24:40belajar
24:40kita patut
24:42belajar
24:43dari 10 tahun
24:44pemerintahan
24:44Presiden
24:45Susilo
24:46Bambang
24:47Yudhoyono.
24:52termasuk
24:53ketika
24:53pergantian
24:54kekuasaan
24:55berlangsung
24:55damai
24:56dan demokratis
24:57setelah
24:58dua periode.
25:01Kekuasaan
25:03bukan milik
25:03seseorang
25:04untuk selamanya.
25:05Kekuasaan
25:07adalah
25:07amanah rakyat
25:08yang memiliki
25:09batas
25:10waktu.
25:14Para
25:15pejuang
25:15demokrat
25:16di seluruh
25:16tanah air
25:17kekuasaan
25:18datang
25:18dan pergi.
25:19Jabatan
25:20ada
25:20waktunya.
25:22Pemilu
25:23memiliki
25:23siklusnya
25:24tetapi
25:25tanggung jawab
25:26kepada rakyat
25:26tidak pernah
25:27selesai.
25:31Karena
25:32itu
25:32malam ini
25:33saya tidak
25:34ingin
25:34mengajak
25:35kita sekedar
25:36merayakan
25:36apa yang
25:37telah kita
25:37capai
25:38selama
25:3925
25:39tahun.
25:40Saya ingin
25:41mengajak
25:42kita bertanya
25:43apa yang
25:44akan kita
25:45kerjakan
25:46setelah hari ini.
25:4725
25:48tahun pertama
25:49adalah
25:50sejarah.
25:5225
25:52tahun berikutnya
25:53adalah
25:54tanggung jawab
25:55kita.
25:58Kepada
25:59kader demokrat
26:00yang berada
26:01di pemerintahan
26:01gunakan
26:03kekuasaan
26:04untuk melayani.
26:05Kepada
26:06kader demokrat
26:07di parlemen
26:08perjuangkan
26:09kebijakan
26:10legislasi
26:12dan anggaran
26:13yang berpihak
26:14kepada rakyat.
26:17Kepada
26:18para kepala
26:19daerah
26:19hadirkan
26:21pemerintahan
26:22yang bersih
26:22efektif
26:24dan dekat
26:25dengan masyarakat.
26:27Kepada
26:27para pengurus
26:28dan kader
26:29di akar rumput
26:30dengarkan
26:31dan dampingi
26:32rakyat.
26:33Dan
26:33kepada
26:34kader-kader
26:35muda demokrat
26:36siapkan diri
26:37belajar
26:38bekerja
26:41jaga
26:42integritas
26:43hadirkan
26:44politik
26:45yang membawa
26:45harapan.
26:47Masa depan
26:48Indonesia
26:48tidak ditentukan
26:49oleh satu orang
26:50satu partai
26:51ataupun
26:52satu generasi.
26:53Masa depan
26:54Indonesia
26:55ditentukan
26:56oleh apa
26:57yang kita kerjakan
26:58bersama
26:58oleh jutaan
26:59rakyat
27:00yang bekerja
27:01berusaha
27:02mendidik
27:03merawat
27:04dan membangun
27:05negeri ini
27:05setiap hari.
27:06Mereka lah
27:08Indonesia.
27:09Karena itu
27:09kepada seluruh
27:10kader partai
27:11demokrat
27:12saya meminta
27:13satu hal
27:14jangan hanya
27:15hadir
27:16ketika kita
27:17membutuhkan
27:17suara rakyat.
27:19Hadirlah
27:20ketika rakyat
27:21membutuhkan
27:22kerja kita.
27:26Jangan
27:27tanyakan
27:28jangan
27:29tanyakan
27:30apa yang dapat
27:31kita peroleh
27:31dari politik.
27:33Tanyakan
27:34apa yang dapat
27:35kita berikan
27:36melalui
27:37politik.
27:40Jangan
27:41ukur
27:42perjuangan
27:42hanya dari
27:43berapa kursi
27:44yang kita menangkan
27:45ukur juga
27:46dari berapa
27:47banyak kehidupan
27:48yang berhasil
27:49kita perbaiki.
27:52itulah
27:53arti
27:54demokrat
27:55bersama
27:55rakyat.
27:56Bukan
27:57sekedar
27:58berada
27:58di tengah
27:59rakyat
28:00tetapi
28:00bekerja
28:01untuk
28:01rakyat.
28:02Bukan
28:03semata-mata
28:04agar
28:04partai
28:05demokrat
28:05semakin
28:06besar
28:06tetapi
28:07agar
28:08Indonesia
28:08semakin
28:09maju.
28:10Bukan
28:11semata-mata
28:12untuk
28:12memenangkan
28:13pemilu
28:13berikutnya
28:14tetapi
28:15untuk
28:15memenangkan
28:16masa depan
28:17generasi
28:18berikutnya.
28:24mari
28:25mari
28:27menangkan
28:27masa depan
28:28demokrat
28:29bersama
28:30rakyat.
28:33Selamat
28:33hari ulang
28:34tahun ke-25
28:35partai demokrat
28:36dirgahayu
28:37partai demokrat
28:38teruslah
28:40bekerja
28:41teruslah
28:42mengabdi
28:42teruslah
28:43bersama
28:44rakyat
28:44Tuhan
28:45bersama
28:46kita.
28:47Terima kasih
28:47Wassalamualaikum
28:49Warahmatullahi
28:50Wabarakatuh
28:52Demokrat
28:54Demokrat
28:56Demokrat
28:57Satia
28:57Demokrat
28:58Jaya
28:59Jaya
29:15Jaya
29:31Indonesia
29:32Indonesia
29:37Indonesia
29:39Indonesia
29:40Manju
29:41Kehda
29:55selamat menikmati
Komentar