00:00Sedara musim kemarau mengakibatkan volume air Waduk Dawan di Madiun, Jawa Timur menyusut drastis dan tersisa sekitar 500 ribu meter
00:10kubik atau hanya tersisa 15% dari kapasitas normal.
00:16Penyusutan volume air di Waduk Dawan, Kecamatan Wono Asri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur terbilang drastis hingga Senin 7 September 2026.
00:25Volume air di Waduk Dawan hanya tersisa 500 ribu meter kubik atau 15% dari kapasitas 3,9 juta meter
00:37kubik.
00:38Padahal Waduk Dawan selama ini menyokong sistem irigasi untuk lahan pertanian seluas 2.823 hektare yang tersebar di 10 desa
00:50pada tiga wilayah Kecamatan yakni Wono Asri, Madiun, Balerejo.
00:56Penyusutan debit air di Waduk Dawan terjadi karena terhentinya pasokan air dari hulu serta tingginya laju penguapan akibat suhu udara
01:04yang cukup menyingat pada musim kemarau.
01:11Jadi volume 520 ribu meter kubik dari kapasitas 3,9 juta meter kubik ini penyusutan cukup drastis banyak ya untuk
01:22penyusutan drastis karena untuk inflownya sudah kosong dari
01:28untuk inflow air dari atas sudah kosong kemudian juga untuk penguapan cepat sekali mas karena memang cuaca sangat panas.
01:37Situasi terkini kekeringan yang terjadi di Madiun, Jawa Timur kita akan tanyakan kepada jurnalis Kompas TV sudah ada Imam Iswanto
01:45di sana selamat siang.
01:48Imam bisa diinformasikan jadi sebenarnya sejak kapan kekeringan melanda wilayah Madiun ini?
01:56Ya Adisti dan juga saudara, sejak tiga bulan ini volume air di Waduk Dawan di Kecamatan Wono Asri Kabupaten Madiun,
02:07Jawa Timur ini telah mengalami penyusutan yang bertahap.
02:11Dan pada puncak kemarau ini penyusutan terbilang cukup drastis.
02:17Hingga saat ini volume air yang ada di Waduk Dawan ini hanya tersisa sekitar 500 ribu meter kubik saja menyusut
02:30dari volume normal sekitar 3,9 juta meter kubik.
02:37Padahal sebagai informasi Waduk Dawan ini selama ini menyokong sistem irigasi sekitar 10 desa yang ada di tiga wilayah Kecamatan.
02:48Di antaranya di Kecamatan Wono Asri, kemudian sebagian di Kecamatan Madiun, dan sebagian lagi di Kecamatan Balirejo.
02:56Penyusutan debuit air Waduk Dawan ini salah satunya adalah karena sudah terhentinya pasokan dari sungai di wilayah Hulu.
03:06Perlu diketahui sungai yang memasak air ke Waduk Dawan ini ada empat sungai yang tiga di antaranya saat ini sudah
03:23tidak dapat mengaliri air seperti itu.
03:26Oke, kalau tadi Anda sebutkan memang sudah lebih dari satu bulan ini Waduk Dawan sudah menyusut airnya bahkan ini berpengaruh
03:36terhadap irigasi untuk persawahan itu juga punya dampak terkait dengan gagal panen di sana.
03:45Nah upaya apa yang dilakukan pemerintah daerah setempat untuk menangani kekeringan ini?
03:52Saat ini dari pihak petugas operasional Waduk Dawan yang merupakan bagian dari Balai Besar wilayah sungai Bengawan Solo saat ini
04:05terus melakukan sosialisasi kepada petani.
04:08Ini bagaimana langkah antisipasinya jika nanti suatu saat pintu air di Waduk Dawan ini ditutup dalam waktu dekat.
04:18Namun untuk sementara saat ini aliran air dari Waduk Dawan ke lahan pertanian saat ini masih dibuka akan tetapi debitnya
04:28ini mulai dikurangi yaitu hanya 0,1 meter kubik saja per detik.
04:33Dan saat ini aliran air dari Waduk Dawan ini hanya mampu mengairi di 5 desa saja.
04:43Ini mengalami pengurangan, pengurangan wilayah jika dalam kondisi normal, Waduk normal itu bisa mengairi hingga 10 desa di 3 kesempatan
04:55tersebut.
04:55Kemudian untuk kelanjutan perawatan tanaman di musim tanam 3 ini, petugas dari Operasional Waduk Dawan ini menyarankan kepada petani untuk
05:06memanfaatkan sumber pengairan alternatif yaitu seperti memanfaatkan sumber resapan ataupun dari pompasibil seperti itu.
05:15Oke, kita akan pantau bagaimana upaya pemerintah daerah setempat juga yang lebih konkret lainnya untuk bisa mengatasi kasus kekeringan ini
05:25termasuk juga upaya untuk agar irigasi persawahan ini bisa kembali dioptimalkan.
05:30Terima kasih informasinya.
05:31Jurnalis Kompas TV, Imam Iswanto melaporkan langsung dari Madiun, Jawa Timur.
Komentar