Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan bukan saja di dalam negeri, namun ke negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, dan Singapura.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut, instruksi Presiden sejauh ini kepada Kemenhut dalam penanganan karhutla adalah fokus dan semaksimal mungkin melindungi rakyat dari kabut asap.

Namun begitu, ia menambahkan bahwa pihaknya akan meminimalisasi kabut asap ke negara tetangga.

Polusi udara yang memasuki wilayah Sarawak telah melampaui ambang batas darurat Malaysia pada Jumat pagi waktu setempat.

Indeks polusi udara di Serian, sebuah kota kecil di dekat perbatasan dengan Pulau Kalimantan, melonjak menjadi 521. Kota Serian yang berjarak 60 kilometer dari ibu kota Sarawak, Kuching, juga menunjukkan angka berbahaya, yakni sebesar 311.

Malaysia menetapkan nilai indeks polusi udara dari 0 sampai 50 sebagai baik, 101 sampai 200 sebagai tidak sehat, 201 sampai 300 sebagai sangat tidak sehat, dan di atas 300 sebagai berbahaya.

Dampak kebakaran hutan dan lahan Kalimantan membuat kabut asap menyelimuti Kuala Lumpur, Malaysia.

Bahkan, salah satu ikon gedung, Petronas Tower, dari kejauhan hampir tak terlihat akibat tertutup kabut asap.

Kuala Lumpur mencatat, indeks pencemaran udara di Kuala Lumpur masuk kategori tidak sehat.

Lalu, bagaimana fokus penanganan karhutla di Indonesia dan koordinasi dengan negara tetangga terkait dengan gangguan kabut asap?

Untuk membahasnya, saat ini kita sudah bergabung dengan sejumlah narasumber. Ada Rudi Effendi Khalik, jurnalis Astro Awani Serawak, dan ada juga Komisi 1 DPR RI dari Fraksi NasDem, Amelia Anggraini.

Baca Juga [FULL] Soal Penegakan Hukum Perusahaan yang Terlibat Karhutla, Begini Respons Greenpeace Indonesia di https://www.kompas.tv/nasional/689072/full-soal-penegakan-hukum-perusahaan-yang-terlibat-karhutla-begini-respons-greenpeace-indonesia

#karhutla #malaysia #kabutasap #dampakkarhutla

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689073/full-dpr-jurnalis-sarawak-soal-penanganan-asap-karhutla-indonesia-berimbas-ke-negara-tetangga
Transkrip
00:00Kabut asap tebal dari kebakaran hutan Kalimantan juga meningkatkan polusi udara
00:06Ketingkat berbahaya di Filipina
00:09Langit tampak berkabut di wilayah Metro Manila
00:13Pihak Perunang memperingatkan asap bisa bertahan selama beberapa hari ke depan
00:28Lalu bagaimana fokus penanganan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia
00:32Dan koordinasi dengan negara tangga terkait dengan gangguan kabut asap yang terjadi
00:36Di Singapura, Malaysia bahkan hingga ke Filipina
00:40Nah untuk membahasnya malam hari ini kita sudah bergabung dengan sejumlah narasumber
00:43Ada Rudy Effendi Kalik, jurnalis Astro Awani Sarawak
00:47Bang Rudy selamat malam
00:49Selamat malam
00:50Hadir juga Komisi 1 DPR RI dari fraksi Nasdem, Amelia Anggraini
00:55Mbak Amel, selamat malam
00:56Selamat malam Mbak Audrey
00:59Ya saya mau ke Bang Rudy dulu
01:01Bang Rudy, kalau di Sarawak sampai dengan hari ini
01:06Sudah sebegitu mengkhawatirkan seperti apa kabut asapnya yang terasa di Sarawak?
01:14Ya kebetulan pada hari ini ya
01:16Kabut asapnya begitu kuat
01:19Sehingga kan di Sarawak itu telah disiharkan sebagai penyelesi ataupun darurat
01:27Dan untuk kawasan itu
01:29Dan yang lain ada 5-6 lagi kawasannya masih lagi disiharkan sebagai amat tidak sihat
01:35Dan ini menggambarkan apa yang berlaku
01:39Setiap pagi sebenarnya kalau saya di Kuching
01:43Keluar sejarah rumah tengok putih
01:45Kabut asapnya memang memutihkan
01:47Dan ditambah dengan angkatan yang pagi dan dia memanjang
01:52Rupanya sekarang ini sudah menyebuti hampir seluruh Sarawak
01:55Sebesar-besar Sarawak itu seluruh Sarawak sudah putih sekarang ini
01:58Jadi tidaklah seteruknya di
02:01Kausat serian
02:03Tadi kebetulan saya
02:05Memandu
02:06Daripada Kuching
02:07Keserian terus-terus ke Sibu
02:10Yang terletak di tengah-tengah
02:11Dan saya terasa sendiri
02:13Bagaimana keadaannya
02:14Peritnya apabila berharapan dengan kabut asap ini
02:17Jarak penghindaran kita
02:18Itu singkat
02:20Ada sekitar dalam 50 ke 100 meter
02:23Jadi itulah yang kita rasakan disinilah
02:26Kalau untuk pernafasan terganggu juga?
02:29Terganggu
02:30Memang terganggu
02:32Even
02:34Difahamkan bahwa hospital
02:36Di rumah sakit disini pun
02:38Menterima kunjungan daripada
02:40Persakit respiratory yang agak tinggi
02:42Kebelakangan ini
02:43Benar kalau kita berada di luar
02:45Kalau saya berada di luar kereta ya
02:48Di ustawian tadi
02:493 militer terasa pahang panasnya
02:52Bukan saja karena kebakaran kabut asap
02:55Mungkin juga karena penangan El Nino
02:58Yang kini semakin membang
03:01Oke
03:02Abu Amel
03:03Ini kan berhari-hari
03:05Warga yang ada di Malaysia
03:07Bahkan juga di Singapura
03:08Bahkan yang paling jauh
03:09Sekalipun di Filipina juga
03:11Sampai terasa
03:12Apa sih tanggapan dari Komisi 1 DPR RI
03:14Apa nggak
03:15Geram gitu Bu
03:16Melihat sampai ke negara tetangga
03:18Dampak dari kebakaran ini
03:19Sehingga mengakibatkan tadi asap
03:21Sampai ke Filipina
03:23Begini Mbak
03:25Pertama soal nota protes resmi
03:28Itu perlu dipastikan terlebih dahulu
03:30Berdasarkan komunikasi diplomatik pemerintah ya
03:33Tetapi kalaupun memang ada keluhan masyarakat
03:37Dari negara tetangga
03:38Harus kita dengarkan secara serius ya
03:41Yang perlu menjadi perhatian adalah
03:44Situasi di berbagai negara
03:46Termasuk tadi sebagaimana yang ditayangkan
03:49Di Malaysia, di Singapura, dan juga di Filipina
03:53Sehingga menyebabkan
03:55Polutan standar yang indeksnya
03:57Meningkat dan sudah di dalam tahapan
03:59Kategori unhealthy begitu ya
04:01Nah
04:03Dalam hal ini kita harus menjawab
04:05Berdasarkan data ya
04:07Jadi
04:07Memang
04:08Kementerian Hutanan
04:10Masih mencatat
04:12Adanya
04:13688
04:14High spot ya
04:16High
04:17Hotspot
04:18High confidence
04:19Meskipun
04:19Kualitas udara mulai membaik
04:21Dari sejumlah wilayah di Indonesia
04:22Jadi
04:23Fokus kita adalah
04:24Mempercepat penanganan
04:26Kemudian memastikan sumber
04:27Asap secara ilmiah
04:29Dan transparan
04:30Terhadap
04:30Dan transparan terhadap
04:32Proses penegakan hukumnya
04:33Begitu
04:33Yang terpenting
04:34Persoalan ini jangan dibiarkan
04:36Berkembang menjadi ketegangan
04:37Diplomatik
04:38Ya
04:38Yang sebenarnya
04:39Kita bisa cenggah
04:41Melalui komunikasi
04:42Dan penanganan yang cepat
04:43Begitu Mbak
04:44Tapi masalahnya
04:45Ini juga sampai
04:46Tadi pagi
04:47Ada protes atau demo
04:49Di KBRI Malaysia
04:50Bu Amel
04:51Ya
04:51Saya mendorong
04:53Kemelu juga
04:54Segera mengintensifkan
04:56Komunikasi
04:57Dengan Malaysia
04:57Singapura
04:58Brunei
04:59Dan Filipina
05:00Negara-negara ASEAN
05:01Tentunya
05:01Atau negara terdampak lainnya
05:03Dan ini tidak cukup
05:05Menyampaikan
05:05Menyampaikan bahwa
05:07Pemerintah sedang
05:08Menangani kebakaran saja
05:10Tetapi juga perlu
05:11Adanya
05:11Pertukaran data
05:12Mengenai hotspot
05:14Kemudian arah anginnya
05:15Arah angin
05:16Sumber asap
05:17Dan serta juga
05:18Perkembangan penanganannya
05:19Seperti apa
05:20Jadi progres penanganan ini
05:21Juga harus sampai kepada
05:23Negara-negara terdampak
05:25Kita juga
05:25Sudah mempunyai
05:27ASEAN Agreement
05:28On Transboundary
05:29Haste Pollution
05:30Gunakan
05:31Mekanisme
05:32Mekanisme itu
05:33Secara maksimal
05:34Jadi
05:35Diplomasi yang baik itu
05:37Adalah mencari
05:38Solusi bersama
05:39Dan menunjukkan
05:39Bahwa Indonesia itu
05:40Bertanggung jawab
05:41Dan sedang bekerja
05:42Menyelesaikannya
05:43Gitu Mbak
05:43Oke
05:44Mbak Rudy
05:44Kenapa akhirnya
05:45Sampai
05:45Koalisi Masyarakat Sipil
05:48Di Malaysia ini
05:49Melaksanakan demo
05:50Hari ini
05:50Di KBRI
05:51Malaysia
05:52Sebenarnya
05:53Apa yang mereka
05:54Suarakan
05:55Di sana
05:56Kenapa sampai
05:57Melakukan aksi
05:57Demonstrasi
05:58Di depan
05:58KBRI
05:59Di Malaysia
06:00Usai jeda ya
06:01Nanti
06:02Bapak dan Ibu
06:03Akan menjawabnya
06:03Tetap bersama kami
06:04Di Sampai Indonesia
06:04Malam
06:10Bang Rudy
06:11Kebakaran hutan dan lahan
06:12Hampir setiap tahun
06:13Pasti terjadi
06:14Kemudian dirasakan
06:15Warga di Malaysia
06:16Apakah benar
06:17Kalau kali ini
06:18Baru pertama kali
06:19Koalisi Masyarakat Sipil
06:20Di sana
06:21Melaksanakan demo
06:22Soal kebakaran hutan
06:25Ya
06:25Ini
06:26Setahu saya
06:28Pertama kali
06:29Masyarakat Sipil
06:30Ini mengadakan
06:30Batahan
06:32Secara
06:33Open
06:34Kepada
06:34Perjalanan konsol
06:36Di
06:36Pola Lumpur
06:38Apa yang
06:39Saya fahamkan
06:41Tadi antara
06:41Benda
06:42Kedapkara
06:42Yang telah
06:43Diangkat oleh
06:44Kepulauan Karam ini
06:45Ia
06:46Seperti yang
06:47Ibu Mel
06:48Sebutkan tadi
06:49Adalah tentang
06:51Data
06:52Sebelum ini
06:54Dari pada
06:55Menteri
06:55Dari pada
06:56Indonesia
06:56Telah menyebut
06:57Bahawa
06:58Ada
06:58Daripada
06:59Singapura
06:59Dan
06:59Malaysia
07:00Syarikat-syarikatnya
07:01Yang terlibat
07:02Dalam
07:02Pembakaran
07:03Pemersihan
07:03Justru
07:04Mereka ini
07:06Menuntut
07:06Haram ini
07:07Menuntut
07:07Agar
07:08Siap
07:08Berpokuskan data
07:09Tentang siapa
07:10Yang membakar
07:11Dimana
07:12Pembakaran
07:12Berlaku
07:13Dimana
07:13Hotspot
07:14Itu berlaku
07:14Itu perlu
07:15Dikongsikan
07:16Antara
07:16G2G
07:17Kerajaan
07:17Kerajaan
07:18Agar
07:18Tindakan
07:19Boleh
07:20Diambil
07:21Terhadap
07:21Mereka
07:22Yang telah
07:23Bertenggungjawab
07:23Melaksanakan
07:24Perkara ini
07:25Hingga
07:25Menyebabkan
07:26Negara di
07:27Malaysia itu
07:27Sendiri
07:30Terganggu
07:31Berharapan
07:32Dengan
07:33Kabupaten
07:34Itu yang
07:35Disuarakan
07:36Oleh
07:37Mereka
07:37Secara
07:38Tuntas
07:38Ketika
07:39Membuat demo
07:40Tadi
07:41Jadi
07:42Artinya
07:42Adalah
07:43Kalau bisa
07:43Diartikan
07:44Bahasa
07:44Indonesia
07:45Artinya
07:47Adalah
07:47Koalisi
07:48Masyarakat
07:48Sipil
07:48Di
07:49Malaysia
07:49Meminta
07:50Agar
07:50Pemerintah
07:51Indonesia
07:51Ini
07:52Membuka
07:52Data-data
07:53Jika
07:53Benar
07:54Kalau
07:54Memang
07:54Ada
07:55Perusahaan
07:55Di
07:55Malaysia
07:56Yang
07:56Ikut
07:57Melakukan
07:57Pembakaran
07:58Lahan
07:59Dan
07:59Hutan
07:59Di
08:00Kalimantan
08:00Atau
08:01Di
08:01Daerah
08:01Indonesia
08:02Betul
08:03Tepat
08:04Sekali
08:06Apakah
08:07Saat
08:07Ini
08:07DPR
08:08Juga
08:08Akan
08:08Mendorong
08:09Pemerintah
08:10Atau
08:10Jangan-jangan
08:10Antara
08:11Government
08:12Pemerintah
08:13Indonesia
08:14Dengan
08:14Pemerintah
08:14Malaysia
08:15Sebenarnya
08:15Sudah
08:15Saling
08:16Koordinasi
08:16Soal
08:17Ini
08:18Tentu
08:19Saja
08:20Kami
08:20Meyakini
08:21Bahwa
08:23Komunikasi
08:23Sudah
08:24Dilakukan
08:24Oleh
08:25Kementerian
08:25Masing-masing
08:26Kementerian
08:26Kalau
08:27Kami
08:27Di
08:27Komisi
08:28Satu
08:28Ini
08:28Kan
08:28Bermitra
08:29Dengan
08:29Komisi
08:30Kementerian
08:31Luar
08:31Negeri
08:32Begitu
08:32Dan
08:33Sebagaimana
08:34Saya
08:34Sampaikan
08:34Tadi
08:35Koordinasi
08:36Dan
08:36Komunikasi
08:37Itu
08:37Sudah
08:38Terjadi
08:39Jadi
08:40Yang
08:41Paling
08:42Penting
08:43Itu
08:43Adalah
08:44Kami
08:45Ingin
08:46Mendalami
08:47Lagi
08:47Jadi
08:48Misalkan
08:49Bagaimana
08:51Menlu
08:51Mengenai
08:52Komunikasi
08:53Dengan
08:53Negara
08:53Tetangga
08:54Dan
08:54Diplomasi
08:55Di
08:56ASEAN
08:56Nah
08:57Kalau
08:57Kementerian
08:58Kehutanan
08:58Kebetulan
08:59Itu
08:59Bukan
08:59Mitra
08:59Kerja
09:00Kami
09:00Kementerian
09:00Kehutanan
09:01Kehutanan
09:01Ini
09:02Adanya
09:02Di
09:02Komisi
09:034
09:03Begitu
09:04Kemudian
09:04Ada
09:05BNPB
09:06Di
09:06Komisi
09:068
09:07Dan
09:07KLH
09:08Di
09:09Komisi
09:0912
09:10Saya
09:10Kira
09:10Justru
09:11Diperlukan
09:12Pengawasan
09:13Yang berjalan
09:14Paralel
09:15Antara
09:16Komisi
09:16Agar
09:17Penanganan
09:17Di
09:17Dalam
09:17Negeri
09:18Dan
09:18Diplomasi
09:19Di
09:19Luar
09:19Negeri
09:19Ini
09:19Tidak
09:20Berjalan
09:20Terima
09:35Tidak
09:36Untuk itu kita harus menyiapkan jawaban dengan data dan juga berkoordinasi dengan kelembaga menterian itu juga perlu ditingkatkan gitu.
09:48Dan juga dikomunikasikan, yang penting dikomunikasikan melalui forum diplomasi baik itu di negara-negara yang terdampak maupun di negara-negara
09:59ASEAN gitu.
10:00Pak Rudi, kalau dikategorikan tadi di Kuala Lumpur saja sudah mengkategorikan indeksnya ini masuk dalam kategori tidak sehat ya untuk
10:09polusinya begitu.
10:11Kalau gitu sebenarnya dikategorikan tidak sehat itu karena apanya yang kemudian paling membuat sehingga dikategorikan menjadi tidak sehat?
10:21Ya disebabkan paras IT ataupun indeks pencemaran udaranya meninggi dan melepasi tahap yang sehat sekitar 100 itu teratas itu memang
10:34sudah mendatangkan masalah.
10:37Dan harus mereka yang selibat bersedia untuk dari segi kesehatannya tidak keluar rumah, membeli, menggunakan masker dan sebagainya.
10:48Menggelakkan aktivitas di luar rumah itu semua yang memang bersedia sehingga mencapai tahap 100.000.
10:54Kita di Malaysia ini ada kala-kala yang perlu kita sedia dan seperti yang berlaku di Sarawak hari ini apabila
11:04asapnya mencapai 500 ke atas ya untuk kawasan serian menyebabkan darurat ataupun emergensi diseliharkan.
11:13Ini bukan kali pertama sebab Sarawak pernah berharapkan situasi yang serupa, sama cerita, sama kisahnya pembakaran daripada seberang menyebabkan ITPU
11:25ataupun indeks pencemaran udara di Malaysia ini naik sehingga 650.
11:31Itu menyebabkan darurat diseliharkan di seluruh Sarawak pada 1997.
11:35Oke, jadi kalau misalnya saat ini dari Indonesia pun sudah berusaha untuk meredam kebakaran atau ya kebakaran hutan dan lahannya,
11:45apakah ini terasa sudah membaik ketika asapnya mungkin sudah berkurang di Malaysia atau tidak terasa sama sekali?
11:54Anehnya terasa, terasa di Malaysia, terasa di Sarawak, sebab itulah...
12:01Terasa lebih baik atau sama saja?
12:03Sama.
12:04Sama?
12:05Sama, tidak berkurang.
12:06Tidak berkurang?
12:07Harusnya berkurang, tetapi disebabkan angin itu, sepatutnya apabila yang melanggar gunung di Kalimantan itu seharusnya berkurang di Malaysia.
12:15Tapi saya sendiri pergi ke sambas, Kalbar, Minggu Lepas untuk melihat situasi di sana.
12:23Tadakannya apabila sekembali ke Malaysia tidak lebih teruk daripada kawasan sambas.
12:27Bayangkan.
12:28Sebabkan angin itu meniup mungkin teruk laut ataupun di ruang atas.
12:35Gunung dan sebagainya menyebabkan udara yang ditumpul di Sarawak itu lebih kuat.
12:38Jadi, sebab itulah kita terpaksa di Sarawak ini mengadakan pembinaan awan, ya.
12:47Toxiding untuk membolehkan jerubu ini dikurang di kawasan-kawasan yang ada risbu, ada awan yang sikit sebenarnya.
12:59Nah, itu dapat meredakan keadaan.
13:02Apalagi sekarang ini ditambah dengan situasi panas yang kuat menyebabkan keadaan lebih buruk.
13:11Itu tadi Bu Amel, meskipun ada penanganan yang sejauh ini saya yakin pasti juga masih maksimal ya.
13:18Tapi nampaknya ini juga belum dirasakan banget sama warga Malaysia.
13:22Nampaknya tadi dikatakan oleh Bang Rudi, masih belum berdampak.
13:26Oke. Jadi, begini ya Mbak ya.
13:32Pertanyaannya bagaimana Mbak? Lebih jelas ya?
13:35Oke. Jadi kan di Indonesia sendiri, Menteri Kutana juga mengatakan bahwa
13:40oke, kita akan semaksimal mungkin untuk melakukan penanganan seperti instruksi Pak Presiden juga.
13:45Nah, nampaknya tapi sampai di Malaysia sampai dengan sekarang tadi Bang Rudi mengatakan,
13:49meskipun penanganannya sudah ada di Indonesia, tapi masih saja kabut asapnya sangat terasa dan tidak berkurang begitu.
13:58Ya. Mbak, saat ini kan pemerintah masih berupaya untuk melakukan langkah-langkah pemadaman
14:07atau mengantisipasi kebakaran ini gitu ya.
14:11Dan itu kan mulai berjalan tadi sebagaimana saya sampaikan di awal gitu ya.
14:17Jadi sudah ada bantuan juga dari Jepang, kemudian kita juga mengerahkan bantuan dari TNI
14:25untuk juga membantu memadamkan kebakaran gitu ya.
14:30Dan juga banyak juga yang sudah dilakukan oleh pemerintah, tapi memang ini cukup masif ya Mbaknya
14:39sehingga juga memerlukan waktu yang tidak sebentar begitu Mbak.
14:44Nah, untuk itu juga kerjasama dengan negara ASEAN juga diperlukan untuk mengirimkan beberapa bantuan
14:54sebagaimana yang dilakukan, sudah dilakukan oleh beberapa negara ASEAN dan juga negara lainnya
14:58seperti Jepang begitu ya, ada melalui water bomb begitu, kemudian juga apa namanya
15:06dan kemudian apa namanya cuaca begitu ya, kemudian pengkondisian cuaca dan lain sebagainya.
15:15Dan itu juga merupakan upaya yang sudah menurut saya juga sudah maksimal ya dilakukan oleh pemerintah
15:23dan memang karena sangat masif itu tidak bisa imediat atau segera mungkin ditangani
15:29dan memerlukan proses begitu Mbak.
15:31Dan memang Elino ini kan cukup panjang gitu, dan itu juga menjadi salah satu hambatan gitu.
15:36Oke, tapi nampaknya memang perlu harus ada evaluasi segera ya dari pemerintah Indonesia
15:42terkait dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan, karena tadi juga sampai dirasakan warga Malaysia, Singapura, Filipina
15:49dan ada nota protes juga dari warga di sana.
15:52Nah, kalau gitu terima kasih.
15:53Betul, betul Mbak. Jadi saya tambahkan sedikit, jadi memang evaluasi tadi menyambung yang disampaikan
15:59bahwa evaluasinya sangat sederhana Mbak, jangan sampai kita itu setiap tahun baru sibuk menangani
16:06ketika asap itu sampai ke negara tetangga.
16:09Jadi kita juga dalam hal ini sesuai dengan Tupok Sisa Indikomisi 1,
16:13diplomasi preventif itu dimulai sejak sebelum musim kering itu berlangsung ya,
16:19jadi bersamaan dengan pencegahan di dalam negeri begitu.
16:23Nah, kalau kita bicara dalam konteks ASEAN sendiri, kan sudah memperkirakan bahwa El Nino ini
16:28akan panjang ya, September-November 2026, sehingga resiko hotspot dan kabut asap lintas negara ini
16:36pasti akan tinggi begitu, lintas batas, lintas negara.
16:40Artinya, pemerintah sebenarnya mempunyai dasar untuk melakukan antisipasi jauh sebelumnya.
16:46Dan ke depan, ukurannya juga harus jelas, dari aspek pencegahan, transparansi konsensi,
16:54dan juga law enforcement atau penegakan hukum, begitu musim.
16:56Iya, sudah kami tangkap pesannya.
16:58Komisi 1 DPRR di Reflexi Partai Nasen, terima kasih Bu Amelie Anggraini,
17:02dan juga hadir Jurnalis Astro Awani Sarawak, Rudy Effendi Kaliks.
Komentar

Dianjurkan