00:0170 siswa SMP Negeri 1 Kabuh Jombang, Jawa Timur mengalami gejala keracunan makanan.
00:07Mereka mengalami nyeri perut, diare, dan sebagian mengalami mual.
00:11Diduga gejala ini muncul setelah para siswa mengonsumsi menu MBG.
00:187 siswa diantaranya saudara harus mendapatkan perawatan intensif karena mengalami gejala nyeri yang terus-menerus.
00:25Menurut para siswa, menu MBG yang disajikan berupa sayur dan udang.
00:30Anggota Polri dari Polsek Kabuh sejauh ini masih mendata proses penyelidikan,
00:35termasuk mencari informasi kasus keracunan yang sama di sekolah lain.
00:48Ada 7, sampai saat ini 7 siswa, terdiri dari 6 siswi dan 1 siswa, laki-laki.
00:55Kita impus, kita ngamalkan impus ke semas, karena memang tidak bisa mengahan nyeri perutnya, melilit terus.
01:03Dan dia akan masih diare tadi pagi.
01:06Yang lainnya sekitar 63 murid, itu kita pulangkan.
01:10Karena cuma merasa mual sama perutnya melilit.
01:14Tapi masih bisa ditahan, masih bisa makan juga.
01:19Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menyampaikan permohonan maaf atas keracunan masal.
01:24Usai ratusan siswa menyatap makan bergizi gratis di Sidoarjo, Jawa Timur.
01:28Sudaryono menyebut bahwa petugas SPPG yang diduga melakukan kelalaian yang disengaja.
01:34Karena seharusnya, setiap ompreng harus diberi label jam masak, serta batas maksimal MBG harus disantap.
01:43Omprengmu kok kasih jam 10, tapi kemudian kok kasih jam 11 lebih dan dimakan di atas jam 12.
01:50Nah, jadi Anda ini berarti ini adalah kelalaian yang disengaja.
01:54Saya ulangi, ini kelalaian yang disengaja.
01:56Aturan sudah diberikan, juklak suni sudah diberikan, cara sudah diberikan, tapi Anda lalai dalam melaksanakan.
02:04Ini namanya kelalaian yang disengaja.
02:06Bukan hanya dicopot, bukan hanya dipecat.
02:08Kalau diidentifikasi ada kelalaian dan ada unsur pidana, mohon maaf, kami tidak bisa bantu.
02:14Untuk mengetahui penanganan terkini dugaan keracunan MBG,
02:18kita terhubung dengan Jurnalis Kompas TV di Sidoarjo ada Alfian Rahman dan Juru Kameramis Bahul Munir.
02:23Dan di Jombang ada Jurnalis Kompas TV, Muhammad Syafiuddin.
02:27Kita ke Alfian terlebih dahulu di Sidoarjo.
02:30Alfian, bagaimana penanganan korban yang masih dirawat hingga saat ini?
02:34Ya, penanganan masih terus dilakukan.
02:37Dan juga saudara, ada beberapa rumah sakit perhujudan termasuk yang melakukan saat ini.
02:41Itu di RSV, Notopura, Sidoarjo, Jawa Timur.
02:45Informasi yang kami dapatkan.
02:47Sementara data masih bergerak, beri informasi sementara ada selapan siswa dan juga country.
02:52Begitu yang masih dirawat di rumah sakit ini.
02:55Namun juga kita berkaca lebih jauh atau membreakdown lebih jauh data hingga yang kami dapatkan hingga pagi ini.
03:01Lebih jauh data hingga yang kami dapatkan hingga pagi ini.
03:04Dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo ada sebanyak 746 santri dan siswa
03:10yang diduga terdampak kasus keracunan menu MBG pada tanggal 1 September 2026 lalu.
03:17Dari jumlah tersebut memang sebagian besar.
03:19Di antaranya sudah dapat rawat jalan begitu atau dipulangkan ke rumah masing-masing.
03:24Ada masih 23 siswa yang mendapatkan perawatan di berbagai macam rumah sakit daerah yang ada di Jawa Timur.
03:31Tepatnya di Kabupaten Sidoarjo dan ada 8 yang masih ada di Resudin Otopuro.
03:37Ada pun untuk penanganan lebih intensif.
03:39Ini memang sengaja dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan
03:42untuk mempercepat proses pemulihan dari para siswa dan santri
03:46yang terdampak dugaan kasus keracunan MBG, Bre.
03:50Kemudian ini kan korubannya mencapai ratusan, Alfian.
03:53Dan apa kemudian konsekuensi yang disiapkan BGN untuk SPPG yang menyediakan makanan tersebut?
04:03Ya, tentunya ada beberapa konsekuensi yang sudah dan juga akan dilakukan oleh BGN
04:08baik itu dari BGN Jawa Timur maupun BGN Pusat.
04:11Informasi kami dapatkan hingga saat ini dari BGN Jawa Timur
04:14di mana kasat gas BGN Jawa Timur yaitu MLI Lestral atau Dardag sendiri
04:18memang sudah mengeluarkan atau memberikan keputusan terkait suspen
04:24selama 30 hari bagi SPPG Kali Tengah
04:28yang merupakan SPPG penyalur 2.800 porsi MBG
04:33yang mana dari jumlah tersebut diduga ada ratusan siswa yang mengalami keracunan.
04:40Selain suspen begitu, pihak Dinas Kesehatan dan juga kepolisian juga sudah mengambil sampel
04:45baik itu dari sampel bahan baku yang digunakan
04:47termasuk juga sampel dari muntahan begitu dari korban-korban
04:52yang kemudian diuji secara klinis di Laboratorium Kesehatan di Surabaya
04:56di mana hasilnya akan diumumkan sekitar seminggu ke depan begitu
05:00ada 10 hari ke depan
05:03yang ini juga nantinya akan menjadi pertimbangan pihak kepolisian untuk menentukan
05:08apakah ini menjadi tindak pidana begitu dan ada unsur kelalean di dalamnya
05:15termasuk juga informasi yang kami dapatkan dari pihak bagian sendiri memang sudah merilis
05:19ada tidaknya indikasi kelalean oleh pegawai atau petugas SPPG yang tidak memberikan label
05:25pada setiap ompreng yang dikirimkan ke penerima manfaat pada hari itu
05:30dan ini menjadi salah satu indikasi di mana ada unsur-unsur lainnya yang sudah diperiksa oleh pihak kepolisi
05:36ada juga yang sudah dinaikkan statusnya dalam status penyidikan dari pihak kepolisian
05:41tentunya kami masih akan terus memantau
05:43bagaimana perkembangan dari penyidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian
05:47terkait dugaan kasus keracunan di MBG di Sidoarjo
05:51indikasi kelalaan yang masih diselidiki di sana
05:53dari Sidoarjo kita bergeser ke Jombang, Jawa Timur
05:56bersama Jurnalis Kompas TV Muhammad Syafiuddin di sana
05:59Syafi, hingga pagi ini bagaimana kondisi siswa yang dirawat dan ada berapa jumlahnya?
06:10Syafi, silakan Syafi
06:15jadi hingga saat ini total jumlah korban keracunan yang mengalami kejelak keracunan
06:24ini dari data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang
06:27berjumlah 256 siswa
06:30ini tersebar kemarin di sejumlah puskesmas, tuinik dan juga rumah sakit
06:35dan hingga pagi ini masih ada 7 siswa yang masih mendapatkan perawatan intensif di puskesmas Kabup
06:44dan kondisinya pagi tadi sudah mulai berangsur-angsur membaik
06:49dan pagi ini akan dilakukan kunjungan dokter untuk memastikan kembali
06:54jika memang beberapa gejala yang kemudian memperberat seperti mual dan juga nyeri yang dialami ini sudah mulai membaik
07:01maka rencananya hari ini atau siang nanti ini para siswa, 7 siswa yang dirawat ini akan dipulangkan
07:11baik, soal siswanya saat ini masih dirawat namun kondisi yang membaik
07:16tapi bagaimana dengan penyelidikan penyebab dari dugaan keracunan ini Syafi?
07:22ya Bre, kemarin hingga tadi malam
07:25ini tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang
07:28kemudian dari kepolisian
07:29serta dari Koordinator Wilayah BGN
07:32ini sudah melakukan pemeriksaan di lokasi SPPG atau dapur tempat memasak dari menu tersebut
07:40dan pagi ini rencananya Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang masih akan mengirimkan sampel
07:45makanan ke Laboratorium Kesehatan di Surabaya
07:49ini untuk mengetahui sebenarnya apa yang menjadi penyebab keracunan yang dialami oleh 256 siswa ini
07:58apakah dari udangnya, apakah dari sayur, atau dari bagian mana yang terkontaminasi
08:05ini masih akan menunggu dari hasil Laboratorium nantinya untuk akhirnya diketahui apa yang menjadi penyebab keracunan ini
08:14operasionalnya apakah saat ini disuspen atau masih beroperasi? SPPG yang dimaksud?
08:20sehingga saat ini betul karena memang masih proses pemeriksaan informasi yang kami dapatkan
08:26sementara ini akan dihentikan sementara sampai kemudian diketahui pasti hasil Laboratorium
08:33apa yang menjadi penyebab dari keracunannya dialami para siswa
08:39akan tetapi informasi lebih lanjut akan kami konfirmasi kembali kepada Koordinator Wilayah BGN
08:45maupun dari Pemerintah Kabupaten Jombang
08:48Baik, masih diselidiki soal penyebabnya
08:51terima kasih Muhammad Syafiuddin dari Jombang, Jawa Timur
08:54sebelumnya ada Jurnalis Kompas TV Alvian Rahman
08:56dan juga Juru Kameramis Bahul Munir dari Sidoarjo, Jawa Timur
08:59selamat bertugas kembali
09:00selamat menikmati
09:01selamat menikmati
Komentar