Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Sebanyak 70 siswa SMP Negeri 1 Kabuh, Jombang, Jawa Timur, mengalami gejala keracunan makanan berupa nyeri perut, diare, dan mual. Tujuh siswa di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif karena mengalami nyeri yang terus menerus.

Para siswa menyebut menu Makanan Bergizi Gratis atau MBG yang mereka konsumsi berupa sayur dan udang. Polisi dari Polsek Kabuh masih melakukan pendataan dan penyelidikan, termasuk mencari informasi mengenai kemungkinan kasus serupa di sekolah lain.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menyampaikan permohonan maaf atas kasus keracunan massal setelah ratusan siswa menyantap menu MBG di Sidoarjo, Jawa Timur. Sudaryono menyebut adanya dugaan kelalaian petugas SPPG terkait pemberian label jam masak dan batas waktu makanan harus dikonsumsi.

Untuk mengetahui penanganan terkini dugaan keracunan MBG di Sidoarjo dan Jombang, KompasTV terhubung dengan jurnalis Alfian Rahman, Muhammad Syaifuddin, serta juru kamera Misbahul Munir.

#MBG #KeracunanMakanan #Jombang #Sidoarjo #MakananBergiziGratis #Siswa #JawaTimur

Baca Juga [FULL] Bakom RI & CELIOS Soroti Kasus Keracunan MBG Terus Berulang, Kelalaian? | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/688880/full-bakom-ri-celios-soroti-kasus-keracunan-mbg-terus-berulang-kelalaian-sapa-malam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/688923/laporan-terkini-326-siswa-diduga-keracunan-mbg-dapur-sppg-dihentikan-sapa-pagi
Transkrip
00:0170 siswa SMP Negeri 1 Kabuh Jombang, Jawa Timur mengalami gejala keracunan makanan.
00:07Mereka mengalami nyeri perut, diare, dan sebagian mengalami mual.
00:11Diduga gejala ini muncul setelah para siswa mengonsumsi menu MBG.
00:187 siswa diantaranya saudara harus mendapatkan perawatan intensif karena mengalami gejala nyeri yang terus-menerus.
00:25Menurut para siswa, menu MBG yang disajikan berupa sayur dan udang.
00:30Anggota Polri dari Polsek Kabuh sejauh ini masih mendata proses penyelidikan,
00:35termasuk mencari informasi kasus keracunan yang sama di sekolah lain.
00:48Ada 7, sampai saat ini 7 siswa, terdiri dari 6 siswi dan 1 siswa, laki-laki.
00:55Kita impus, kita ngamalkan impus ke semas, karena memang tidak bisa mengahan nyeri perutnya, melilit terus.
01:03Dan dia akan masih diare tadi pagi.
01:06Yang lainnya sekitar 63 murid, itu kita pulangkan.
01:10Karena cuma merasa mual sama perutnya melilit.
01:14Tapi masih bisa ditahan, masih bisa makan juga.
01:19Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menyampaikan permohonan maaf atas keracunan masal.
01:24Usai ratusan siswa menyatap makan bergizi gratis di Sidoarjo, Jawa Timur.
01:28Sudaryono menyebut bahwa petugas SPPG yang diduga melakukan kelalaian yang disengaja.
01:34Karena seharusnya, setiap ompreng harus diberi label jam masak, serta batas maksimal MBG harus disantap.
01:43Omprengmu kok kasih jam 10, tapi kemudian kok kasih jam 11 lebih dan dimakan di atas jam 12.
01:50Nah, jadi Anda ini berarti ini adalah kelalaian yang disengaja.
01:54Saya ulangi, ini kelalaian yang disengaja.
01:56Aturan sudah diberikan, juklak suni sudah diberikan, cara sudah diberikan, tapi Anda lalai dalam melaksanakan.
02:04Ini namanya kelalaian yang disengaja.
02:06Bukan hanya dicopot, bukan hanya dipecat.
02:08Kalau diidentifikasi ada kelalaian dan ada unsur pidana, mohon maaf, kami tidak bisa bantu.
02:14Untuk mengetahui penanganan terkini dugaan keracunan MBG,
02:18kita terhubung dengan Jurnalis Kompas TV di Sidoarjo ada Alfian Rahman dan Juru Kameramis Bahul Munir.
02:23Dan di Jombang ada Jurnalis Kompas TV, Muhammad Syafiuddin.
02:27Kita ke Alfian terlebih dahulu di Sidoarjo.
02:30Alfian, bagaimana penanganan korban yang masih dirawat hingga saat ini?
02:34Ya, penanganan masih terus dilakukan.
02:37Dan juga saudara, ada beberapa rumah sakit perhujudan termasuk yang melakukan saat ini.
02:41Itu di RSV, Notopura, Sidoarjo, Jawa Timur.
02:45Informasi yang kami dapatkan.
02:47Sementara data masih bergerak, beri informasi sementara ada selapan siswa dan juga country.
02:52Begitu yang masih dirawat di rumah sakit ini.
02:55Namun juga kita berkaca lebih jauh atau membreakdown lebih jauh data hingga yang kami dapatkan hingga pagi ini.
03:01Lebih jauh data hingga yang kami dapatkan hingga pagi ini.
03:04Dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo ada sebanyak 746 santri dan siswa
03:10yang diduga terdampak kasus keracunan menu MBG pada tanggal 1 September 2026 lalu.
03:17Dari jumlah tersebut memang sebagian besar.
03:19Di antaranya sudah dapat rawat jalan begitu atau dipulangkan ke rumah masing-masing.
03:24Ada masih 23 siswa yang mendapatkan perawatan di berbagai macam rumah sakit daerah yang ada di Jawa Timur.
03:31Tepatnya di Kabupaten Sidoarjo dan ada 8 yang masih ada di Resudin Otopuro.
03:37Ada pun untuk penanganan lebih intensif.
03:39Ini memang sengaja dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan
03:42untuk mempercepat proses pemulihan dari para siswa dan santri
03:46yang terdampak dugaan kasus keracunan MBG, Bre.
03:50Kemudian ini kan korubannya mencapai ratusan, Alfian.
03:53Dan apa kemudian konsekuensi yang disiapkan BGN untuk SPPG yang menyediakan makanan tersebut?
04:03Ya, tentunya ada beberapa konsekuensi yang sudah dan juga akan dilakukan oleh BGN
04:08baik itu dari BGN Jawa Timur maupun BGN Pusat.
04:11Informasi kami dapatkan hingga saat ini dari BGN Jawa Timur
04:14di mana kasat gas BGN Jawa Timur yaitu MLI Lestral atau Dardag sendiri
04:18memang sudah mengeluarkan atau memberikan keputusan terkait suspen
04:24selama 30 hari bagi SPPG Kali Tengah
04:28yang merupakan SPPG penyalur 2.800 porsi MBG
04:33yang mana dari jumlah tersebut diduga ada ratusan siswa yang mengalami keracunan.
04:40Selain suspen begitu, pihak Dinas Kesehatan dan juga kepolisian juga sudah mengambil sampel
04:45baik itu dari sampel bahan baku yang digunakan
04:47termasuk juga sampel dari muntahan begitu dari korban-korban
04:52yang kemudian diuji secara klinis di Laboratorium Kesehatan di Surabaya
04:56di mana hasilnya akan diumumkan sekitar seminggu ke depan begitu
05:00ada 10 hari ke depan
05:03yang ini juga nantinya akan menjadi pertimbangan pihak kepolisian untuk menentukan
05:08apakah ini menjadi tindak pidana begitu dan ada unsur kelalean di dalamnya
05:15termasuk juga informasi yang kami dapatkan dari pihak bagian sendiri memang sudah merilis
05:19ada tidaknya indikasi kelalean oleh pegawai atau petugas SPPG yang tidak memberikan label
05:25pada setiap ompreng yang dikirimkan ke penerima manfaat pada hari itu
05:30dan ini menjadi salah satu indikasi di mana ada unsur-unsur lainnya yang sudah diperiksa oleh pihak kepolisi
05:36ada juga yang sudah dinaikkan statusnya dalam status penyidikan dari pihak kepolisian
05:41tentunya kami masih akan terus memantau
05:43bagaimana perkembangan dari penyidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian
05:47terkait dugaan kasus keracunan di MBG di Sidoarjo
05:51indikasi kelalaan yang masih diselidiki di sana
05:53dari Sidoarjo kita bergeser ke Jombang, Jawa Timur
05:56bersama Jurnalis Kompas TV Muhammad Syafiuddin di sana
05:59Syafi, hingga pagi ini bagaimana kondisi siswa yang dirawat dan ada berapa jumlahnya?
06:10Syafi, silakan Syafi
06:15jadi hingga saat ini total jumlah korban keracunan yang mengalami kejelak keracunan
06:24ini dari data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang
06:27berjumlah 256 siswa
06:30ini tersebar kemarin di sejumlah puskesmas, tuinik dan juga rumah sakit
06:35dan hingga pagi ini masih ada 7 siswa yang masih mendapatkan perawatan intensif di puskesmas Kabup
06:44dan kondisinya pagi tadi sudah mulai berangsur-angsur membaik
06:49dan pagi ini akan dilakukan kunjungan dokter untuk memastikan kembali
06:54jika memang beberapa gejala yang kemudian memperberat seperti mual dan juga nyeri yang dialami ini sudah mulai membaik
07:01maka rencananya hari ini atau siang nanti ini para siswa, 7 siswa yang dirawat ini akan dipulangkan
07:11baik, soal siswanya saat ini masih dirawat namun kondisi yang membaik
07:16tapi bagaimana dengan penyelidikan penyebab dari dugaan keracunan ini Syafi?
07:22ya Bre, kemarin hingga tadi malam
07:25ini tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang
07:28kemudian dari kepolisian
07:29serta dari Koordinator Wilayah BGN
07:32ini sudah melakukan pemeriksaan di lokasi SPPG atau dapur tempat memasak dari menu tersebut
07:40dan pagi ini rencananya Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang masih akan mengirimkan sampel
07:45makanan ke Laboratorium Kesehatan di Surabaya
07:49ini untuk mengetahui sebenarnya apa yang menjadi penyebab keracunan yang dialami oleh 256 siswa ini
07:58apakah dari udangnya, apakah dari sayur, atau dari bagian mana yang terkontaminasi
08:05ini masih akan menunggu dari hasil Laboratorium nantinya untuk akhirnya diketahui apa yang menjadi penyebab keracunan ini
08:14operasionalnya apakah saat ini disuspen atau masih beroperasi? SPPG yang dimaksud?
08:20sehingga saat ini betul karena memang masih proses pemeriksaan informasi yang kami dapatkan
08:26sementara ini akan dihentikan sementara sampai kemudian diketahui pasti hasil Laboratorium
08:33apa yang menjadi penyebab dari keracunannya dialami para siswa
08:39akan tetapi informasi lebih lanjut akan kami konfirmasi kembali kepada Koordinator Wilayah BGN
08:45maupun dari Pemerintah Kabupaten Jombang
08:48Baik, masih diselidiki soal penyebabnya
08:51terima kasih Muhammad Syafiuddin dari Jombang, Jawa Timur
08:54sebelumnya ada Jurnalis Kompas TV Alvian Rahman
08:56dan juga Juru Kameramis Bahul Munir dari Sidoarjo, Jawa Timur
08:59selamat bertugas kembali
09:00selamat menikmati
09:01selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan