00:00Saudara, sekarang kita akan beralih ke Jurnalis Kompas TV, Yudha Dwi Taruna di Pandegelang, Banten.
00:07Dan sekarang kita akan kembali menanyakan, Yudha bagaimana kondisi di sana pasca erupsi Gunung Krakatau?
00:17Baik Edwin dan Saudara, hujan Abu Pulkarnik dan aktivitas anak Gunung Krakatau di Selat Sunda
00:28hingga saat ini sudah dirasakan warga di Kabupaten Pandegelang.
00:36Hal itu dapat terlihat dari aktivitas para pengendara sepeda motor yang mengeluhkan pandangan pengendara matanya
00:50akibat terkena Abu Pulkarnik serta kendaraan mereka kotor demikian.
00:58Baik Yudha, ini berarti ada keluhan dari para pengendara sepeda motor dan lantas apakah sudah ada petugas yang berjaga di
01:07wilayah terdampak yang mungkin
01:08di sana ketika mereka berlewat, diingatkan untuk menggunakan masker, kira-kira imbauan apa saja juga yang harus menjadi perhatian dari
01:17para pengendara?
01:17Baik, berdasarkan informasi yang saya terima bahwa BPBD Kabupaten Pandegelang sendiri sudah memberikan imbauan kepada para warga
01:27ataupun para pengendara yang beraktifitas di luar rumah untuk menggunakan masker ataupun pelindung kepala ataupun helm.
01:38Hal ini mengingat sampai saat ini debu Abu Pulkarnik ini masih dirasakan oleh warga Pandegelang.
01:50Berarti Yudha belum ada aktivitas signifikan yang terganggu akibat dari Abu Pulkarnik tersebut di sana?
01:59Atau sebenarnya sudah mulai berkurang secara signifikan atau secara berproses?
02:04Hingga saat ini Abu Pulkarnik masih bisa dirasakan oleh sejumlah warga di Kabupaten Pandegelang,
02:14namun hal ini belum terlalu signifikan karena warga sendiri masih menunggu informasi dari petugas terkait untuk informasi lebih lanjut.
02:27Namun hal ini tentu menjadi pengingat ataupun menjadi pengingat untuk kita semua agar tetap berhati-hati dan mengikuti aturan yang
02:37telah ditetapkan oleh pemerintah daerah demikian.
02:40Baik Yudha, berarti memang informasi resmi itu yang menjadi hal yang ditunggu oleh warga,
02:46begitu pula tadi imbauannya menggunakan masker dan penutup kepala jika beraktifitas di luar.
02:51Terima kasih banyak atas laporan Anda, Jonas Kompas TV Yuda Duitaruna melaporkan langsung di Pandegelang.
02:56Saudara, kita beralih untuk mengetahui informasi terkini di Anyer, Banten.
03:01Kini sudah terhubung dengan Jonas Kompas TV Suherdi.
03:05Selamat dini hari, Suherdi.
03:08Boleh dijelaskan bagaimana dampak Abu Pulkarnik Gunung Anak Rakatau di wilayah Anyer?
03:37Terima kasih.
03:59Selamat dini hari, Suherdi.
04:12Pantai Anyer Gacinaka ini,
04:15dari jam 8 malam hingga jam 10 tadi malam.
04:21Nah, ini aktivitas agar berganggu.
04:25Ini aktivitas agar berganggu.
04:27Ini macam ini, Pantai Anyer.
04:31Seperti yang terpaktir di pinggir jalan ini,
04:35terlihat Abu yang menempel di Jogosok dan
04:38sepeda-jalan di Jogosok.
04:41di Jogosok dan aktivitas ini juga
04:44yang menempel di tempat
04:46dari Abu Pulkarnik Gunung Anak Rakatau ini,
04:50arah angin ke Pelabuhan Perang.
04:52Ini, Pak, saya rasa masih yang bergabung.
04:56Pas keadaan di prokarnik Gunung Anak Rakatau ini,
05:00arah angin ke Pelabuhan Perang.
05:03Nah, ini turun dari Pelabuhan Perang ini,
05:09itu mengganggu untuk aktivitas warga
05:12yang akan menyebrang.
05:14Namun, penyebrangan Pelabuhan Perang ini
05:17tetap normal untuk aktivitas penyebrangan
05:21Marang Rakatau ini.
05:22Tapi, ya, SDP akan untuk penumpang
05:25membawa Marang Rakatau
05:28dan kata-kata
05:28dari
05:31dari Abu Pulkarnik
05:33tadi malam.
05:36Baik, ya, Erdi.
05:37Ini berarti penyebrangan Pelabuhan tadi
05:39masih terpantau normal,
05:40namun ada imbauan bagi para
05:42pengguna jasa seperti itu, ya.
05:44Tadi disebutkan ada pandangan
05:46dan debu itu terasa
05:47jika memang dilihat
05:48secara kasat mata seperti itu, ya.
05:51ada di motor atau di permukaan datar.
05:53Nah, ini, Erdi, apakah sudah ada
05:55informasi resmi, imbauan resmi
05:57dari pemerintah daerah di sana?
05:58Karena kita mengetahui ini
05:59mungkin hari Minggu,
06:00mau masuk hari Minggu,
06:01tapi jika di hari Senin ini
06:02aktivitas akan kembali,
06:03tentunya akan berbahaya
06:04untuk siswa sekolah,
06:06lalu juga para pekerja di sana.
06:07Apakah sudah ada informasi resmi?
06:11Ya, ini juga dari
06:13pemerintah Provinsi Banten,
06:14dari Gubernur Banten,
06:15dan mengimbau untuk warga
06:18agar untuk aktivitas besok
06:21jika terjadi ada
06:23abu vulkanik
06:24untuk
06:25dari Gunung Anak Ratao.
06:28Ini melihat
06:29apakah nasi arah
06:31angin
06:32ke
06:34daerah pemukiman warga
06:36sepanjang
06:36anjar dan
06:38sekitarnya,
06:39ini mengimbau
06:40agar
06:41memakai
06:42masker dan
06:43kacamata
06:45supaya tidak
06:46terkena
06:46abu vulkanik
06:49namun
06:49kondisi saat ini
06:50abu vulkanik
06:52di Gunung Anak Ratao
06:53sudah
06:54mulai
06:55turun
06:57tidak
06:58seperti tadi malam
07:00yang lapat
07:03laporan dari
07:05pos pemantau
07:06Gunung Anak Ratao
07:07di Pasau
07:07Jika terjadi
07:10letusan
07:11terjadi
07:13ini akan
07:14melaporkan pihak
07:15pemerintah provinsi
07:16agar
07:16melakukan jarak
07:17tidak
07:19mendekati
07:20jarak
07:203 km
07:22yang di Gunung Anak Ratao
07:23Ini bagi
07:25nelayan
07:25dan
07:26wisatawan
07:27juga mengimbau
07:28untuk
07:31memantau
07:32informasi
07:33yang
07:33akurat
07:34dari
07:34sumber berita
07:36yang
07:37jadi
07:37informasi
07:38media
07:39ini untuk
07:40agar
07:41tidak
07:42terjadi
07:43informasi
07:44yang
07:45di luar
07:47gun
07:48Baik
07:49Soherdi
07:50berarti
07:50memang
07:51informasi
07:52kecepat
07:53dan juga
07:53akurat
07:54tadi dari
07:54pos pantau
07:55ke
07:56pemprov
07:56begitu pula
07:57dengan
07:57masuk
07:58nantinya
07:59ke
07:59pemkot
08:00dan
08:00pemkap
08:01sekitar
08:01itu dapat
08:02berjalan
08:03mulus
08:04supaya
08:04masyarakat
08:05juga dapat
08:05kemudian
08:06mengetahui
08:07update terkini
08:07dari
08:08perkembangan
08:09erupsi
08:09di Gunung Anak Rakatau
08:10Terima kasih banyak
08:11atas laporan Anda
08:12Jonas Kompas TV
Komentar