Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Pemerintah Jepang berencana mengirimkan bantuan untuk mendukung pemadaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Indonesia.

Tim survei Jepang telah tiba di Indonesia untuk mengecek kebutuhan personel serta menyesuaikan bentuk bantuan yang akan diberikan dalam penanganan karhutla.

Kepala BNPB menyebut tim survei Jepang akan mengambil data dan menyesuaikan lokasi penggunaan alat utama sistem persenjataan atau alutsista yang tepat untuk mendukung pemadaman kebakaran.

Setelah proses survei selesai, pemerintah akan menentukan jumlah personel serta alutsista yang akan dikirimkan Jepang untuk membantu penanganan karhutla di Indonesia.

#karhutla #jepang #bnpb #kebakaranhutan #kebakaranlahan #indonesia

Baca Juga Erupsi Anak Krakatau Cukup Intens Berlanjut, Petugas Pengamat Jelaskan soal Potensi Tsunami di https://www.kompas.tv/nasional/689200/erupsi-anak-krakatau-cukup-intens-berlanjut-petugas-pengamat-jelaskan-soal-potensi-tsunami

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689215/jepang-turun-tangan-bantu-indonesia-tangani-karhutla-personel-dan-alutsista-disiapkan-sapa-malam
Transkrip
00:00Pemerintah Jepang berencana mengirimkan bantuan untuk mendukung pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.
00:06Tim survei Jepang sudah tiba untuk mengecek kebutuhan personel hingga penyesuaian bantuan yang akan diberikan.
00:13Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebut semua tim survei Jepang bakal mengambil data
00:19dan penyesuaian lokasi alutsista yang tepat yang bakal dipakai untuk mendukung proses pemadaman kebakaran lahan.
00:26Setelah survei baru bakal ditentukan jumlah personel dan alutsista yang akan dikirim.
00:41Memang bukan keterlibatan mentara ya, ada alutsista dari bantuan negara petaka, negara sahabat.
00:49Jadi mungkin kalau tidak ada halangan, ada dari Jepang.
00:56Ada Jepang akan hadir disini atas koordinasi Kementerian Pertahanan.
01:02Dengan situasi secara teknis disini, alutsista apa yang akan tepat untuk mendukung disini tentunya itu di level nanti kebikiran.
01:10Sampai saat ini baru tim survei.
01:12Nanti berapa personel, berapa pesawat, ini masih dalam pembahasan.
Komentar

Dianjurkan