00:00Bapak, Ibu, Hadirin, Hadirot, yang saya muliakan, yang saya hormati.
00:15Aku masih seperti yang dulu.
00:25Orang kampung, saking kampung, saking dusun, harus disampaikan ini, nanti kalau tidak disampaikan, dipikir saya ini orang ibu kota, padahal
00:46saya pianton dusun, pianton kampung.
00:49Jadi perlu saya ingatkan terlebih dahulu.
00:55Yang kedua, yang namanya dalam dunia politik itu yang pro dan kontra itu biasa.
01:06Ada yang setuju, ada yang tidak.
01:10Ada yang senang, ada yang tidak.
01:15Biasa.
01:19Jadi yang disampaikan Gus Zulfanteri betul, Pak Giai betul, bahwa banyak fitnah, banyak hinaan, banyak cacian yang sampai ke saya.
01:39Ya karena ada yang senang, ada yang tidak senang tadi.
01:43Biasa, Pak Tuan.
01:46Dan biasa dalam politik.
01:49Tapi, Pak, yuk jangkono.
01:55Biasa, Pak Tuan.
01:57Biasa, kenapa sih, nanti kau hasil ngelak?
01:59Biasa, Pak Tuan.
02:01Kalau bisa berbuat yang baik, kenapa kita harus berbuat yang jelek?
02:09Biasa, Pak Tuan.
02:13Terima kasih.
02:13Terima kasih.
Komentar