Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Di tengah dunia yang semakin terburu-buru dan menuntut segala hal terjadi seketika, justru muncul tren sebaliknya. Generasi Z mulai meninggalkan aplikasi chat instan dan beralih ke aplikasi yang sengaja memperlambat pengiriman pesan, bahkan dengan risiko pesannya hilang di tengah jalan.
Aplikasi bernama Carrier Pidge dan Roost membuat pesan dikirim seolah-olah dibawa oleh burung merpati terbang, dikutip dari laporan Yahoo Tech, Jumat (28/8/2026). Cara kirim pesan baru tapi jadul ini menggantikan iMessages yang populer di Amerika Serikat atau WhatsApp yang populer di bagian lain di dunia.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #genz #telegram #chating

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Transkrip
00:00Gen Z mulai tinggalkan WhatsApp Telegram, chatting pakai cara baru.
00:05Di tengah dunia yang semakin terburu-buru dan menuntut segala hal terjadi seketika, justru muncul tren sebaliknya.
00:12Generasi Z mulai meninggalkan aplikasi chat instan dan beralih ke aplikasi yang sengaja memperlambat pengiriman pesan, bahkan dengan risiko pesannya
00:19hilang di tengah jalan.
00:20Aplikasi bernama Karier Pidge dan Rost membuat pesan dikirim seolah-olah dibawa oleh buru merpati terbang, dikutip dari laporan Yahutek,
00:27Jumat, 28 Agustus 2026.
00:31Cara kirim pesan baru tapi jadul ini menggantikan imesages yang populer di Amerika Serikat atau WhatsApp yang populer di bagian
00:37lain di dunia.
00:38Cara kerjanya sungguh unik.
00:40Saat Anda mengirim pesan, aplikasi tidak langsung mengirimkannya.
00:45Sebaliknya, buru merpati virtual akan, terbang, membawa pesan tersebut dari pengirim ke penerima dengan kecepatan rata-rata 177 km per
00:52jam.
00:54Jarak dekat mungkin hanya butuh waktu beberapa detik, tetapi jika dikirim antar benua, penerima baru akan membacanya berjam-jam kemudian.
01:02Lebih unik lagi, ada peluang 0,2% bahwa burung itu hilang dan pesan Anda tidak pernah sampai sama sekali.
01:08Aplikasi buatan pengembang bernama Noah Yarrobino ini dibuat hanya dalam waktu sekitar 3 minggu.
01:14Dalam keterangannya sendiri di toko aplikasi, pembuatnya dengan jujur menyebut aplikasi ini tidak berguna dan benar-benar tidak praktis.
01:22Namun itulah yang membuat aplikasi ini digandrungi.
01:25Pengguna seakan-akan kembali ke masa lalu.
01:28Pesan bukan sekadar notifikasi yang muncul seketika, melainkan sesuatu yang dinantikan kedatangannya.
01:34Tunggu burung datang lebih happy.
01:36Saat pesan dikirim, pengguna dapat melihat peta yang memperlihatkan pergerakan merpati menuju penerima.
01:41Ada sensasi menantikan kedatangan yang sama sekali tidak ditemukan di WhatsApp, Telegram, maupun aplikasi pesan lainnya.
01:49Di aplikasi biasa, begitu tombol kirim ditekan, pesan langsung muncul dan seringkali langsung dilupakan.
01:56Namun dengan sistem burung merpati, menunggu justru menjadi bagian dari pengalaman berkomunikasi itu sendiri.
02:01Tren ini ternyata bukan sekadar keisengan sesaat.
02:05Aplikasi lain dengan konsep serupa bernama ROS sudah memiliki 300 ribu pengguna hanya dalam waktu beberapa minggu setelah diluncurkan.
02:12Artinya, jutaan orang secara sadar memilih untuk memperlambat komunikasi mereka.
02:17Fenomena ini menunjukkan perubahan besar dalam cara masyarakat memandang komunikasi.
02:21Selama ini kita menganggap makin cepat makin baik.
02:24Namun ternyata, kemudahan yang berlebihan membuat berkirim pesan menjadi sesuatu yang biasa saja.
02:31Orang mengirim pesan tanpa berpikir panjang, membalas sekenanya, dan merasa tertekan jika tidak membalas seketika,
02:37dengan sengaja memperlambat pengiriman pesan, tekanan untuk membalas seketika hilang.
02:42Pengirim berpikir lebih matang sebelum menulis, dan penerima memiliki waktu untuk berpikir sebelum menjawab.
02:48Komunikasi kembali menjadi sesuatu yang bernilai, bukan sekadar balasan otomatis yang melelahkan.
Komentar

Dianjurkan