00:00Gen Z mulai tinggalkan WhatsApp Telegram, chatting pakai cara baru.
00:05Di tengah dunia yang semakin terburu-buru dan menuntut segala hal terjadi seketika, justru muncul tren sebaliknya.
00:12Generasi Z mulai meninggalkan aplikasi chat instan dan beralih ke aplikasi yang sengaja memperlambat pengiriman pesan, bahkan dengan risiko pesannya
00:19hilang di tengah jalan.
00:20Aplikasi bernama Karier Pidge dan Rost membuat pesan dikirim seolah-olah dibawa oleh buru merpati terbang, dikutip dari laporan Yahutek,
00:27Jumat, 28 Agustus 2026.
00:31Cara kirim pesan baru tapi jadul ini menggantikan imesages yang populer di Amerika Serikat atau WhatsApp yang populer di bagian
00:37lain di dunia.
00:38Cara kerjanya sungguh unik.
00:40Saat Anda mengirim pesan, aplikasi tidak langsung mengirimkannya.
00:45Sebaliknya, buru merpati virtual akan, terbang, membawa pesan tersebut dari pengirim ke penerima dengan kecepatan rata-rata 177 km per
00:52jam.
00:54Jarak dekat mungkin hanya butuh waktu beberapa detik, tetapi jika dikirim antar benua, penerima baru akan membacanya berjam-jam kemudian.
01:02Lebih unik lagi, ada peluang 0,2% bahwa burung itu hilang dan pesan Anda tidak pernah sampai sama sekali.
01:08Aplikasi buatan pengembang bernama Noah Yarrobino ini dibuat hanya dalam waktu sekitar 3 minggu.
01:14Dalam keterangannya sendiri di toko aplikasi, pembuatnya dengan jujur menyebut aplikasi ini tidak berguna dan benar-benar tidak praktis.
01:22Namun itulah yang membuat aplikasi ini digandrungi.
01:25Pengguna seakan-akan kembali ke masa lalu.
01:28Pesan bukan sekadar notifikasi yang muncul seketika, melainkan sesuatu yang dinantikan kedatangannya.
01:34Tunggu burung datang lebih happy.
01:36Saat pesan dikirim, pengguna dapat melihat peta yang memperlihatkan pergerakan merpati menuju penerima.
01:41Ada sensasi menantikan kedatangan yang sama sekali tidak ditemukan di WhatsApp, Telegram, maupun aplikasi pesan lainnya.
01:49Di aplikasi biasa, begitu tombol kirim ditekan, pesan langsung muncul dan seringkali langsung dilupakan.
01:56Namun dengan sistem burung merpati, menunggu justru menjadi bagian dari pengalaman berkomunikasi itu sendiri.
02:01Tren ini ternyata bukan sekadar keisengan sesaat.
02:05Aplikasi lain dengan konsep serupa bernama ROS sudah memiliki 300 ribu pengguna hanya dalam waktu beberapa minggu setelah diluncurkan.
02:12Artinya, jutaan orang secara sadar memilih untuk memperlambat komunikasi mereka.
02:17Fenomena ini menunjukkan perubahan besar dalam cara masyarakat memandang komunikasi.
02:21Selama ini kita menganggap makin cepat makin baik.
02:24Namun ternyata, kemudahan yang berlebihan membuat berkirim pesan menjadi sesuatu yang biasa saja.
02:31Orang mengirim pesan tanpa berpikir panjang, membalas sekenanya, dan merasa tertekan jika tidak membalas seketika,
02:37dengan sengaja memperlambat pengiriman pesan, tekanan untuk membalas seketika hilang.
02:42Pengirim berpikir lebih matang sebelum menulis, dan penerima memiliki waktu untuk berpikir sebelum menjawab.
02:48Komunikasi kembali menjadi sesuatu yang bernilai, bukan sekadar balasan otomatis yang melelahkan.
Komentar