00:00Saudara, Kabupaten Pelalawan menjadi salah satu wilayah yang menerapkan status tanggap darurat Karhutla di Provinsi Riau.
00:07Upaya pendinginan terus dilakukan dengan mengerahkan ratusan personel, meski hampir seluruh titik api telah padam.
00:14Sulitnya sumber air dan arah angin yang terus berubah menjadi kendalanya.
00:18Berikut cuplikan wawancara bersama Bupati Pelalawan Zukri Misran.
00:23Kondisi titik api kita di Pelalawan, Alhamdulillah sampai pagi ini ada dua lokasi yang menjadi titik api terbesar, Karhutla terbesar,
00:35satu di Kecamatan Kerumutan dan Ukui.
00:39Sampai pagi ini Alhamdulillah titik api sudah zero, lahan kita yang terbakar di sana itu totalnya 969 hektare.
00:4920 hektare lagi proses pendinginan, hampir 25 hari kita melakukan pemadaman di sana, teman-teman berjibaku di lapangan, ada 500
01:09personel yang kita kerakan di sana,
01:13ada 80 unit mesin pemadam, alat berat 18 unit, termasuk tentu kenderaan R4, R2 dan R6, ada 20 unit, 40
01:26unit dan 10 unit, roda 6, roda 2 nya 40 unit, roda 4 20 unit dan drone kita ada 6
01:33unit.
01:33Dan Alhamdulillah sampai pagi ini kondisi titik api sudah zero.
01:38Dan yang kedua luah kebakaran kita terjadi di desa Rantau Baru, sampai hari ini sudah terbakar 669 hektare.
01:49Personel kita di sana ada 240 orang, ada sekitar 30 sampai 30 peralatan, alat berat ada 6.
02:05Sampai hari ini ya api yang berdasarkan laporan tadi pagi, posisinya sudah hampir zero juga, tapi kita lagi memastikan dengan
02:17pengambilan drone di pagi hari ini.
02:20Kondisi satu pasti kesulitan sumber air, yang kedua memang karena arah angin yang berubah-ubah, sehingga memang proses pendinginan itu
02:33tidak, titik apinya, fire spotnya tidak ada,
02:37tetapi out spot bisa berubah kembali menjadi fire spot, karena dalam proses pendinginan itu out spot kalau angin kencang itu
02:49bisa menimbulkan menjadi, berubah menjadi fire spot dan akan melebar atau menjalar ke daerah baru.
02:56Ini kan kemudian di Kabupaten Pelalawan menjadi salah satu kabupaten yang di Riau, ini menetapkan status tanggap darurat.
03:02Kemudian pertimbangannya kemarin apa, Pak? Apakah memang sempat tidak bisa terkendali suasananya atau semakin memburuk?
03:10Dan dengan tadi kondisi yang sudah cukup padam seperti itu, titik apinya, apakah status ini akan dicabut?
03:18Kondisi kemarin memang di kerumutan cukup parah karena ambatannya cukup tinggi di sana, karena cukup luas.
03:28Maka kita ambil langkah-langkah, mengambil sikap untuk menetapkan tanggap darurat.
03:36Tapi terhitung kemarin, berdasarkan evaluasi kita, kita masuk ke posisi transisi hari ini.
03:45Jadi kita masuk dalam transisi.
03:47Terima kasih telah menonton!
Komentar