Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PELALAWAN, KOMPAS.TV - Kabupaten Pelalawan jadi salah satu wilayah yang menerapkan status tanggap darurat karhutla di Provinsi Riau.

Upaya pendinginan terus dilakukan dengan mengerahkan ratusan personel, meski hampir seluruh titik api telah padam.

Sulitnya sumber air dan arah angin yang terus berubah menjadi kendalanya. Berikut cuplikan wawancara bersama Bupati Pelalawan, Zukri Misran.

Baca Juga Asap Tebal Karhutla Ancam Kesehatan Kelompok Rentan dan Ganggu Pengguna Jalan | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/688004/asap-tebal-karhutla-ancam-kesehatan-kelompok-rentan-dan-ganggu-pengguna-jalan-kompas-siang

#pelalawan #karhutla #kabutasap #riau

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/688005/pelalawan-tanggap-darurat-karhutla-perubahan-arah-angin-persulit-pemadaman-api-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara, Kabupaten Pelalawan menjadi salah satu wilayah yang menerapkan status tanggap darurat Karhutla di Provinsi Riau.
00:07Upaya pendinginan terus dilakukan dengan mengerahkan ratusan personel, meski hampir seluruh titik api telah padam.
00:14Sulitnya sumber air dan arah angin yang terus berubah menjadi kendalanya.
00:18Berikut cuplikan wawancara bersama Bupati Pelalawan Zukri Misran.
00:23Kondisi titik api kita di Pelalawan, Alhamdulillah sampai pagi ini ada dua lokasi yang menjadi titik api terbesar, Karhutla terbesar,
00:35satu di Kecamatan Kerumutan dan Ukui.
00:39Sampai pagi ini Alhamdulillah titik api sudah zero, lahan kita yang terbakar di sana itu totalnya 969 hektare.
00:4920 hektare lagi proses pendinginan, hampir 25 hari kita melakukan pemadaman di sana, teman-teman berjibaku di lapangan, ada 500
01:09personel yang kita kerakan di sana,
01:13ada 80 unit mesin pemadam, alat berat 18 unit, termasuk tentu kenderaan R4, R2 dan R6, ada 20 unit, 40
01:26unit dan 10 unit, roda 6, roda 2 nya 40 unit, roda 4 20 unit dan drone kita ada 6
01:33unit.
01:33Dan Alhamdulillah sampai pagi ini kondisi titik api sudah zero.
01:38Dan yang kedua luah kebakaran kita terjadi di desa Rantau Baru, sampai hari ini sudah terbakar 669 hektare.
01:49Personel kita di sana ada 240 orang, ada sekitar 30 sampai 30 peralatan, alat berat ada 6.
02:05Sampai hari ini ya api yang berdasarkan laporan tadi pagi, posisinya sudah hampir zero juga, tapi kita lagi memastikan dengan
02:17pengambilan drone di pagi hari ini.
02:20Kondisi satu pasti kesulitan sumber air, yang kedua memang karena arah angin yang berubah-ubah, sehingga memang proses pendinginan itu
02:33tidak, titik apinya, fire spotnya tidak ada,
02:37tetapi out spot bisa berubah kembali menjadi fire spot, karena dalam proses pendinginan itu out spot kalau angin kencang itu
02:49bisa menimbulkan menjadi, berubah menjadi fire spot dan akan melebar atau menjalar ke daerah baru.
02:56Ini kan kemudian di Kabupaten Pelalawan menjadi salah satu kabupaten yang di Riau, ini menetapkan status tanggap darurat.
03:02Kemudian pertimbangannya kemarin apa, Pak? Apakah memang sempat tidak bisa terkendali suasananya atau semakin memburuk?
03:10Dan dengan tadi kondisi yang sudah cukup padam seperti itu, titik apinya, apakah status ini akan dicabut?
03:18Kondisi kemarin memang di kerumutan cukup parah karena ambatannya cukup tinggi di sana, karena cukup luas.
03:28Maka kita ambil langkah-langkah, mengambil sikap untuk menetapkan tanggap darurat.
03:36Tapi terhitung kemarin, berdasarkan evaluasi kita, kita masuk ke posisi transisi hari ini.
03:45Jadi kita masuk dalam transisi.
03:47Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan