Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANJARBARU, KOMPAS.TV - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kian mengancam keselamatan kelompok rentan.

Seorang ibu hamil terpaksa harus menggunakan masker di dalam rumah demi melindungi janinnya dari kepungan asap yang menerobos masuk ke rumah.

Di tengah kepungan kabut asap, Sri Wahyuni, warga Jalan Pembataan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, tetap harus menjalani aktivitas rumah tangga di dalam rumah.

Dengan usia kandungan 3,5 bulan, Sri Wahyuni menanggung risiko kesehatan dan mengaku sering sesak napas disertai batuk.

Kondisi ini diakui sudah terjadi dua pekan terakhir karena kabut asap sudah menerobos ke dalam rumah.

Meski sudah berobat dan diminta dokter menghindari paparan asap, Sri hanya bisa pasrah dengan kondisi rumahnya.

Memakai masker dan menutup rapat jendela menjadi satu-satunya siasat darurat agar anak-anak dan calon bayi di dalam kandungannya tidak terpapar asap lebih parah.

Baca Juga Pasien ISPA Dampak Kabut Asap Karhutla di Pekanbaru Didominasi Anak Balita | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/688000/pasien-ispa-dampak-kabut-asap-karhutla-di-pekanbaru-didominasi-anak-balita-kompas-siang

#karhutla #ispa #kabutasap #kalimantan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/688004/asap-tebal-karhutla-ancam-kesehatan-kelompok-rentan-dan-ganggu-pengguna-jalan-kompas-siang
Transkrip
00:00Kabut asap yang menyelimuti kota Pekanbaru, Riau, mulai mengganggu kesehatan warga.
00:05Salah satu puskesmas mencatat, pasien ispa didominasi anak balita hingga usia 18 tahun.
00:13Di puskesmas simpang tiga Pekanbaru, data pasien ispa masih fluktuatif,
00:19namun tidak ada lonjakan signifikan selama sepekan terakhir.
00:23Pasien ispa didominasi anak balita hingga usia 18 tahun.
00:27Pihak puskesmas mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker.
00:48Infeksi saluran pernafasan atas.
00:51Iya, hanya batuk lah, batuk aja. Tapi kalau sesak belum terjadi.
00:55Anak-anak rentang usia sampai 18 tahun.
01:01Kalau untuk kasus ispa sendiri, sampai hari ini belum terjadi lonjakan yang signifikan ya.
01:07Masih rata-rata seperti hari biasa tidak terjadi kasus kabut asap.
01:13Jadi masih seperti biasa belum ada terjadi lonjakan untuk kasus ispa.
01:19Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan kian mengancam keselamatan kelompok rentan.
01:26Seorang ibu hamil terpaksa harus menggunakan masker di dalam rumah demi melindungi janinnya.
01:32Dari kepungan asap yang menerobos masuk ke dalam rumah.
01:39Di tengah kepungan kabut asap, Sri Wahyuni, warga jalan pembataan Banjarbaru, Kalimantan Selatan tetap harus menjalani aktivitas rumah tangga di
01:49dalam rumah.
01:49Dengan usia kandungan 3 bulan setengah, Sri Wahyuni menanggung resiko kesehatan dan mengaku sering sesak nafas disertai batu.
02:00Kondisi ini diakui sudah terjadi 2 pekan terakhir karena kabut asap sudah menerobos ke dalam rumah.
02:07Meski sudah berobat dan diminta dokter menghindari paparan asap, Sri hanya bisa pasrah dengan kondisi rumahnya.
02:14Memakai masker dan menutup rapat jendela menjadi satu-satunya siasat darurat agar anak-anak dan calon bayi di dalam kandungannya
02:22tidak terpapar asap lebih parah.
02:30Ya kayak apa ya, ya nggak bisa juga dihindari kan Pak.
02:36Ibaratnya ya mau nggak mau tetap daripada di luar gitu loh.
02:40Mending kan di dalam rumah masih bisa lah semuanya ditutup-tutup, jendela ngatasi cuma itu aja sih.
02:46Berapa lama udah bu kayak gini sampai masuk ke rumah?
02:49Ya untuk saat ini cuma ya sekitar 2 mingguan inilah masuk rumah tuh yang pas kanan-kiri kan sudah terbakar
02:56kan gini.
02:57Nah sudah kayak seakan habis kan.
03:02Sudah 2 pekan kabut asap kebakaran hutan dan lahan mengganggu aktivitas dan kesehatan warga.
03:07Lalu bagaimana kondisinya saat ini setelah upaya pemadaman terus dilakukan?
03:12Ketanyakan kepada jurnalis Kompas TV Nabila Ceva dan juru kamera Arpawi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
03:19Selamat siang Nabila.
03:20Kemarin kondisi kabut asap dilaporkan sangat tebal hingga membuat jarak pandang pengendara terbatas.
03:26Lalu bagaimana dengan kondisi kabut asap di sana saat ini?
03:30Selamat siang Imron dan saudara.
03:34Memang pada siang hari ini kita lihat memang kabut asap sudah mulai menipis dan menghilang begitu.
03:40Namun hingga pagi hari tadi saudara sepatnya di jalan jurusan play hari pada pukul 6 hingga 6.30 waktu Indonesia
03:50bagian tengah.
03:51Ini kabut asap juga masih begitu pekat dan hanya menisahkan jarak pandang sekitar 2 meter saja.
03:59Sehingga juga masih membuat sebagian besar pengendara begitu menepi dan menunggu kabut asap perlahan menghilang.
04:08Di bagian kota Banjarbaru, di tempat lain pun kabut asap juga masih cukup pekat pada pagi hari ini.
04:16Ini memang karena pada saat ini saudara lahan-lahan kas terbakar di sekitar wilayah kota Banjarbaru ini masih mengeluarkan asap.
04:28Karena dari lahan gambut ini masih terus mengeluarkan asap walaupun titik-titik api baru sudah tidak ditemukan.
04:35Sehingga ini BPBD Provinsi Kalimantan Selatan telah meminta bantuan juga kepada BNPB Bantuan Drone Thermal begitu untuk mempermudah petugas mengetahui
04:46titik api di lahan-lahan gambut yang sudah terbakar ini.
04:52Karena jika masih keluar asap belum tentu titik api tersebut ada di bawahnya begitu.
04:58Sehingga memang saat ini kesulitan petugas adalah menemukan titik-titik api begitu Imron.
05:04Baik meskipun sudah mulai berkurang namun beberapa wilayah kabut asap masih cukup tebal sehingga mengganggu jarak pandang.
05:11Lalu apa yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat atau pihak-pihak terkait setidaknya untuk melakukan upaya penanganan yang lebih aktif?
05:21Ya memang saat ini petugas terus berupaya untuk melakukan pembasahan lahan dan juga memompak air dari kanal begitu ke lahan
05:32-lahan terbakar agar lahan gambut ini benar-benar dibasahi sehingga tidak lagi mengeluarkan asap-asap putih.
05:38Jadi upaya tersebut terus dilakukan oleh petugas dan masyarakat saat ini terus dihimbau untuk menggunakan masker terutama saat kabut asap
05:49pada pagi hari begitu pekat, begitu saudara dan di wilayah-wilayah terdampak juga ketika terjadi kebakaran lahan.
05:56Begitu warga masih terus dihimbau untuk menggunakan masker dan mengurangi aktivitas mereka di luar ruangan.
06:06Baik hingga saat ini penanganan Karhutla dan juga kabut asap dampak dari Karhutla masih terus dilakukan.
06:11Beberapa wilayah sudah mulai menipis namun ada juga wilayah yang masih diselimuti oleh asap tebal.
06:15Terima kasih atas laporan Anda Jurnalis Kompas TV Nabila Ceva dan Juru Kamer Arpawi dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Komentar

Dianjurkan