Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PEKANBARU, KOMPAS.TV - Kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, mulai mengganggu kesehatan warga.

Salah satu puskesmas mencatat, pasien ISPA didominasi anak balita hingga usia 18 tahun.

Di Puskesmas Simpang Tiga, Pekanbaru, data pasien ISPA masih fluktuatif, namun tidak ada lonjakan signifikan selama sepekan terakhir.

Pasien ISPA didominasi anak balita hingga usia 18 tahun.

Pihak puskesmas mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker.

Baca Juga Warga Pontianak Shalat Istisqa, Memohon Kemarau Berakhir dan Segera Turun Hujan | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/687999/warga-pontianak-shalat-istisqa-memohon-kemarau-berakhir-dan-segera-turun-hujan-kompas-siang

#ispa #kabutasap #karhutla #pekanbaru

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/688000/pasien-ispa-dampak-kabut-asap-karhutla-di-pekanbaru-didominasi-anak-balita-kompas-siang
Transkrip
00:00Kabut asap yang menyelimuti kota Pekanbaru, Riau, mulai mengganggu kesehatan warga.
00:05Salah satu puskesmas mencatat, pasien ispa didominasi anak balita hingga usia 18 tahun.
00:13Di puskesmas simpang tiga Pekanbaru, data pasien ispa masih fluktuatif,
00:19namun tidak ada lonjakan signifikan selama sepekan terakhir.
00:23Pasien ispa didominasi anak balita hingga usia 18 tahun.
00:27Pihak puskesmas mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker.
00:48Infeksi saluran pernafasan atas.
00:51Iya, hanya batuk. Batuk aja. Tapi kalau sesak belum terjadi.
00:55Anak-anak rentang usia sampai 18 tahun.
01:01Kalau untuk kasus ispa sendiri, sampai hari ini belum terjadi lonjakan yang signifikan ya.
01:06Masih rata-rata seperti hari biasa tidak terjadi kasus kabut asap.
01:13Jadi masih seperti biasa belum ada terjadi lonjakan untuk kasus ispa.
01:18Terima kasih.
01:18Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan