00:00Jadi ajang uji coba jelang tampil di Asian Games, atlet maraton Odekta Naibahu meriahkan Merdeka Ran 2026.
00:11Ajang lari bertajuk Merdeka Ran 2026 siap digelar Sabtu pagi.
00:16Para peserta memadati lokasi pengambilan respek di kawasan Senayan mulai Jumat pagi.
00:21Terus terlihat atlet maraton Indonesia Odekta Naibahu.
00:24Odekta akan ikut berlari di kategori elit 8 km.
00:28Odekta bilang meski hanya memperlombakan kategori 4 dan 8 km maksud kami ajang ini dijadikan uji coba jelang tampil di
00:38Asian Games 2026.
00:39Titik start Merdeka Ran 2026 di Istana Merdeka dan finish di Monas.
00:48Ini bagian dari tryout mengecek berapa jauh kemampuan misalnya slotnya.
00:58Jangka pendeknya udah bisa gak 8 kg misalnya berapa nih 10 kg udah berapa udah sampai di mana.
01:03Ini hanya sebagian dari tryout aja untuk mengecek kemampuan nanti ke Asian Games.
01:16Informasi selengkapnya akan disampaikan jurnalis Kompas TV di Putu Trisnanda dan jurukamera Yanwa Ruslim.
01:21Selamat pagi Putu seperti apa kemeriahan dan suasana di Merdekaran 2026.
01:25Kita akan hidup satu, dua.
01:30Ya selamat pagi ya waktu ada juga saudara.
01:32Selamat pagi hari ini kemeriahannya masih sama begitu ya.
01:36Ini mau masyarakat ataupun juga peserta yang mengikuti Merdekaran 2026.
01:40Tadi ada banyak hal atau subuhan yang beragam begitu.
01:44disajikan berbeda dengan
01:51ada pertunjukan drone, kemudian juga ada flypass dan pesawat tempur jet 16 milik Republik Indonesia.
02:00Kemudian juga tadi kami lihat ada helikopter karakal yang digunakan untuk mengibarkan bendera raksasa.
02:07Begitu ya, menyambut para runners ataupun juga peserta yang berhasil menyelesaikan finish.
02:15Dan kalau kita lihat kategorinya sendiri,
02:17om kan dan juga saudara ini dibagi menjadi empat.
02:19Ada kategori umum, kemudian ada kategori master, dan ada kategori wheelchair, juga family walk.
02:25Yang diikuti kurang lebih begitu ya hampir 12 ribu peserta,
02:30di mana tadi juga Menteri Sekretariat Negara, Prasetyo Hadi ini juga mengapresiasi
02:34dan juga berharap dengan adanya kegiatan ini, ini bisa menjadi wujud persatuan.
02:45Harapan dia begitu berbeda, sentuhan berbeda, mendorong inklusifitas,
02:50dengan menghadirkan kategori wheelchair, ini juga bisa meningkatkan kepedulian masyarakat.
02:55Terkait dengan semangat inklusifitas, di mana teman-teman ataupun juga saudara-saudara kita
03:01yang memiliki kekurangan, ini tetap bisa berprestasi dan juga berada di sekitar kita
03:07dengan menunjukkan keunggulan-keunggulannya.
03:10Ini juga menjadi satu hal begitu ya, menyambut penyelenggaraan ASEAN Games
03:15yang akan diselenggarakan sesaat lagi.
03:18Tadi disampaikan harapannya Indonesia mampu memenuhi target.
03:22Kalau mengutip bagaimana pernyataan dari Menpora, begitu Eric Thohir ini bilang
03:27setidaknya ada empat medali emas yang diharapkan ini bisa kemudian dibawa pulang
03:32dari beberapa cabang olahraga seperti panjat tebing, bulu tangkis, angkat besi, dan juga e-sport
03:38yang di tahun sebelumnya atau di periode sebelumnya ini juga berhasil menyumbangkan
03:43medali emas untuk Indonesia.
03:44Kalau lebih dari itu tentu saja ini menjadi satu suguhan yang menarik begitu.
03:49Kembali kemerdekaran, Okta dan juga saudara, selain kemudian disajikan
03:54dengan pertunjukan-pertunjukan yang cukup megah begitu,
03:58ini juga di belakang sedang dilakukan pembagian hadiah,
04:01di mana hadiah utamanya salah satunya adalah motor listrik
04:03bagi peserta yang berhasil memenangkan kostum terbaik.
04:08Okta, kembali ke Anda di studio.
04:09Baik, terima kasih atas laporan Anda, Jurnalian S. Kompas TV,
04:12Niputu Trisnanda, dan Jerukamera, Yanwa Ruslim.
Komentar