Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Perwakilan warga Pati, Jawa Tengah, diterima masuk ke Gedung DPR RI.

Sebelumnya, aksi di depan Gedung DPR digelar, menuntut pengesahan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi koruptor.

Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Supriyono, dan perwakilan warga Pati bertemu dengan Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad.

AMPB menyampaikan langsung aspirasi mereka, mendesak percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset serta penerapan hukuman mati bagi koruptor.

Usai pertemuan, disepakati bahwa RUU Perampasan Aset akan disahkan maksimal tanggal 15 Desember 2026.

Masyarakat juga diundang untuk memberikan keterangan dan masukan untuk bersama membahas RUU Perampasan Aset.

Baca Juga Warga Beri Donasi untuk Demo 27 Agustus 2026, Pengamat: Persoalan RUU Perampasan Aset Cukup Serius di https://www.kompas.tv/nasional/687674/warga-beri-donasi-untuk-demo-27-agustus-2026-pengamat-persoalan-ruu-perampasan-aset-cukup-serius

#demo27agustus #perampasanaset #dpr #demo #pati

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687683/orasi-botok-usai-bertemu-dpr-tenggat-pengesahan-ruu-perampasan-aset-maksimal-15-desember-2026
Transkrip
00:00Dan saudara perwakilan warga Pati Jawa Tengah diterima masuk ke gedung DPR RI.
00:05Sebelumnya, aksi di depan gedung DPR digelar menuntut pengesahan rancangan Undang-Undang Perampasan Aset
00:11dan penerapan hukuman mati bagi koruptor.
00:18Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Supriyono, dan perwakilan warga Pati
00:23bertemu dengan Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasko Ahmad.
00:26AMPB menyampaikan langsung, aspirasi mereka mendesak percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset
00:33serta penerapan hukuman mati bagi koruptor.
00:36Usai pertemuan disepakati bahwa RUU Perampasan Aset akan disahkan maksimal tanggal 15 Desember 2026.
00:45Masyarakat juga diundang untuk memberikan keterangan dan masukan
00:48untuk bersama membahas RUU Perampasan Aset.
00:57RRI bertomitmen agar pembentukan RUU Perampasan Aset harus diselesaikan
01:08paling lambat pada tanggal 15 Desember 2028.
01:20Pemimpinan JPR RI mengatakan kesiapannya untuk mengundurkan diri dari kejuangan
01:34Pemimpinan JPR RI.
01:37Pemimpinan JPR RI, apabila sampai kejahatan kelima 21 Desember 2026,
01:43atau untuk tersebut, tidak bisa kan?
01:46Dalam lima RUU Perampasan JPR RI.
01:51Tidak disampaikan dan pimpinan KPR tidak mentandatangani bahwa kalau 15 Desember
02:06Tidak disampaikan dan pimpinan KPR akan menemukan diri
02:13Tidak disampaikan dan pimpinan Tidak disampaikan bahwa teman-teman diundang untuk memberikan keterangan dan
02:42Tidak disampaikan agar bersama-sama dengan Komis 3 melakukan pembahasan RUU pembahasan aset
02:51Jadi itu yang ingin saya sampaikan bahwa DTN sudah mendengarkan dan menerima aspirasi dan memastikan 15 Desember 2016
03:02RUU perampasan aset sudah disahkan bagi anda
03:07Terima kasih
03:11Info terkini mengenai unjuk rasa di depan gedung DPR akan disampaikan jurnalis Kompas TV
03:17Esra Ambarita dan Jurukamera Anggi Meindarwan
03:20Selamat siang
03:21Esra bagaimana situasi terkini di depan gedung DPR-MPR RI?
03:29Ya Isan dan juga saudara tepat tadi pukul 12 siang lewat dari masa ini sudah membuarkan diri
03:36Usai tadi melakukan audiensi dengan pimpinan DPR RI
03:40Dan tadi pertemuan ataupun audiensi ini kurang lebih kalau kami ditunjam ini ada sekitar 1 jam lebih ya
03:46Dan tadi dibacakan hasil apa ya dikomunikasikan dengan DPR
03:51Yaitu kalau terkait tuntutan dari masyarakat
03:55Situasnya aliansi masyarakat pati ini akan ditindak lanjuti dalam hal ini adalah akan fokus menempatkan RUU dari perampasan aset ini
04:05sebagai yang utama atau diproyotifkan
04:07Kemudian juga tadi disampaikan bahwa maksimal atau tenggat waktu dari masa ini yaitu nanti di Desember 15 Desember 2026
04:16Apabila dari DPR nanti tidak menindak lanjuti maka tidak menutup kemungkinan dari masyarakat pati akan inginkan kembali untuk melakukan aksi
04:24unjuk rasa
04:25Nah tadi kalau kami dengarkan dari beberapa orator ataupun dari pendemo dari pati khususnya ini ya
04:30Sudah menyampaikan akan melakukan perjalanan pulang artinya sudah selesai demonstrasi yang dilakukan di gedung DPR-MPR RI ini
04:37Tapi disana juga saudara kami sebenarnya masih memantau karena informasi yang kami menunjuk
04:42Tidak hanya aliansi masyarakat pati saja yang melakukan aksi unjuk rasa pada hari ini
04:47Apakah betul nanti masih ada aliansi lain dari berbagai daerah karena tadi sempat kami tanyakan ada dari daerah Bandung
04:54Kemudian juga dari beberapa daerah lagi yang juga nantinya kemungkinan besar akan datang lagi
04:59Dan ada juga kami dengar informasi dari gerakan yang tergabung dari masyarakat sipil
05:05Dan juga dari mahasiswa ini masih tidak menurut kemungkinan akan datang kembali untuk menyampaikan tuntutan
05:12Meskipun sebenarnya Isan dan juga saudara dua tuntutan utama sudah disampaikan
05:16Dua tuntutan utama yang pertama tadi adalah mendesak anggar RRU perampasan aset ini diselesaikan
05:21Secepat mungkin pada Desember 2026
05:24Kemudian juga untuk hukuman mati menerapkan hukuman mati bagi koruptor
05:28Sementara untuk tambahan begitu ya
05:30Tapi dari pendemo lain ini supaya melakukan terkait penurunan dari harga bahan pokok dalam kondisi ekonomi yang sekarang
05:38Jadi sebenarnya masih menanti seperti apa apakah ada pendemo lain yang akan datang lagi melakukan aksi unjuk rasa pada hari
05:44ini Isan
05:45Tapi kok bisa kami gambarkan juga untuk situasi sebenarnya beberapa sudah mengeluarkan diri untuk masa
05:49Dan juga ini untuk jalan sekali lagi yang dari arah Gatot Subroto tepat di gedung utama dari MPR-DPR ini
05:58ditutup
05:59Jadi bagi masyarakat yang melakukan aktivitas khususnya yang ke arah Filipi
06:03Ini agar dapat mengambil jalur ataupun jalan alternatif lainnya
06:09Tapi juga dari pengamanan kami lihat dari polisi begitu ya
06:13Juga berjaga di sejumlah titik khususnya di kawasan gedung DAPR-MPR ini
06:18Karena satu hal yang tentunya disampaikan oleh pihak dari polisi maksud kami
06:23Kemudian juga dari masa menyoroti bahwa aksi menyampaikan unjuk rasa kali ini harus dilakukan dengan damai
06:30Kemudian juga dengan saktif
06:32Saka tidak merusak fasilitas publik
06:34Itu yang disoroti
06:35Sehingga nanti harapannya bahwa apa yang ditampaikan dari masa hari ini
06:39Tidak hanya masyarakat fasilitas, tapi hampir beberapa aliansi juga dari masyarakat sipil
06:44Dari DPR-RI ini mendengar apa yang menjadi tuntutan dari para pendemo pada hari ini
06:51Jadi Esra, masa dari AMPB ini masih berada di depan gedung DPR atau sudah mengubarkan diri
06:57Lalu bagaimana personel polisi yang berjaga di sana?
07:01Apa masih tetap berada di sana?
07:06Kalau di sini sebenarnya melihat situasi isan bahwa masa masih banyak begitu ya
07:13Ini artinya pengawanan masih terus dilakukan
07:16Baik dari arah gatuk sumber atau menuju polisi begitu juga sebaliknya
07:19Masih terus berjaga untuk memastikan bahwa aksi unjuk rasa kali ini dilakukan dengan begitu tertib
07:26Karena sekali lagi, kalau mengutip apa yang disampaikan oleh ketua DPR-RI Puan Marani
07:31Mempersilahkan apabila ada masa yang sudah menyampaikan aspirasi begitu ya
07:34Kemudian juga menyampaikan tuntutan dipersilahkan begitu juga dengan siat polisi yang memastikan
07:38Bahwa akan dilakukan pengamanan maupun penjagaan
07:41Dari masyarakat ataupun dari mewakili tadi perwakilan dari masyarakat parti
07:45Juga menyampaikan bahwa kali ini akan menyampaikannya dengan garamai
07:49Tadi kablas perwakilan juga sudah menyampaikan apa yang menjadi tuntutan masyarakat
07:55Sedalam ke gedung DPR-RI
07:57Karena kita tahu di dalam sidang paripurna ini dibahas salah satunya adalah
08:01Bagaimana persipatan perempasan aset ini ditindak lanjuti
08:04Sehingga dengan harapannya tidak hanya didengarkan
08:07Tapi sesuai dengan tenggat waktu yang tadi disampaikan oleh perwakilan
08:13Dari masyarakat, dari aliansi masyarakat parti maksud kami
08:16Agar ini segala menjadi prioritas
08:19Kemudian tidak menutup kemungkinan mereka akan datang kembali lagi ke Jakarta
08:23Dan bersama aliansi lainnya, mengumpulkan aliansi lainnya
08:27Mendirikan posok seperti kemarin
08:30Melakukan persiapan, ada logistik
08:33Dan melakukan aksi demonstrasi
08:35Sebenarnya masih kita tunggu adalah bagaimana penerapan dari janji
08:39Dari DPR-RI terkait dengan apakah betul nanti dari tuntutan masyarakat ini
08:45Akan ditindak lanjuti
08:48Mengingat sejak pagi dari masa ini sudah melakukan aksi unjuk rasa
08:54Pukul 6 pagi mereka sudah duduk
08:56Kemudian juga memasang spanduk-spanduk berupa tuntutan di sini
08:59Dan tadi juga kami perhatikan
09:02Beberapa masa juga sempat tertahan
09:04Begitu sampai akhirnya bisa datang kembali ke sini
09:06Untuk melakukan aksi unjuk rasa
09:09Jadi sebenarnya kita tunggu bersama Isan
09:11Seperti apa nanti suasananya lebih lanjutnya
09:13Mengingat memang tidak sepenuhnya di sini
09:15Semua masa membuarkan diri
09:16Tapi kalau tadi dari aliansi masyarakat parti ini
09:19Secara serentak secara komando gitu ya
09:21Malah pengarah suara menyampaikan bahwa
09:23Masyarakat dari parti sudah mundur
09:25Atau membuarkan diri
09:27Kemudian nanti akan melakukan perjalanan
09:29Kembali menuju ke parti
09:31Isan
09:32Jurnalis Kompas TV Esra Ambarita
09:35Melaporkan langsung dari depan gedung DPR MPRI
09:38Terima kasih Esra
09:39Terima kasih
09:41Terima kasih
09:41Terima kasih
09:41Terima kasih
Komentar

Dianjurkan