00:00Dan saudara perwakilan warga Pati Jawa Tengah diterima masuk ke gedung DPR RI.
00:05Sebelumnya, aksi di depan gedung DPR digelar menuntut pengesahan rancangan Undang-Undang Perampasan Aset
00:11dan penerapan hukuman mati bagi koruptor.
00:18Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Supriyono, dan perwakilan warga Pati
00:23bertemu dengan Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasko Ahmad.
00:26AMPB menyampaikan langsung, aspirasi mereka mendesak percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset
00:33serta penerapan hukuman mati bagi koruptor.
00:36Usai pertemuan disepakati bahwa RUU Perampasan Aset akan disahkan maksimal tanggal 15 Desember 2026.
00:45Masyarakat juga diundang untuk memberikan keterangan dan masukan
00:48untuk bersama membahas RUU Perampasan Aset.
00:57RRI bertomitmen agar pembentukan RUU Perampasan Aset harus diselesaikan
01:08paling lambat pada tanggal 15 Desember 2028.
01:20Pemimpinan JPR RI mengatakan kesiapannya untuk mengundurkan diri dari kejuangan
01:34Pemimpinan JPR RI.
01:37Pemimpinan JPR RI, apabila sampai kejahatan kelima 21 Desember 2026,
01:43atau untuk tersebut, tidak bisa kan?
01:46Dalam lima RUU Perampasan JPR RI.
01:51Tidak disampaikan dan pimpinan KPR tidak mentandatangani bahwa kalau 15 Desember
02:06Tidak disampaikan dan pimpinan KPR akan menemukan diri
02:13Tidak disampaikan dan pimpinan Tidak disampaikan bahwa teman-teman diundang untuk memberikan keterangan dan
02:42Tidak disampaikan agar bersama-sama dengan Komis 3 melakukan pembahasan RUU pembahasan aset
02:51Jadi itu yang ingin saya sampaikan bahwa DTN sudah mendengarkan dan menerima aspirasi dan memastikan 15 Desember 2016
03:02RUU perampasan aset sudah disahkan bagi anda
03:07Terima kasih
03:11Info terkini mengenai unjuk rasa di depan gedung DPR akan disampaikan jurnalis Kompas TV
03:17Esra Ambarita dan Jurukamera Anggi Meindarwan
03:20Selamat siang
03:21Esra bagaimana situasi terkini di depan gedung DPR-MPR RI?
03:29Ya Isan dan juga saudara tepat tadi pukul 12 siang lewat dari masa ini sudah membuarkan diri
03:36Usai tadi melakukan audiensi dengan pimpinan DPR RI
03:40Dan tadi pertemuan ataupun audiensi ini kurang lebih kalau kami ditunjam ini ada sekitar 1 jam lebih ya
03:46Dan tadi dibacakan hasil apa ya dikomunikasikan dengan DPR
03:51Yaitu kalau terkait tuntutan dari masyarakat
03:55Situasnya aliansi masyarakat pati ini akan ditindak lanjuti dalam hal ini adalah akan fokus menempatkan RUU dari perampasan aset ini
04:05sebagai yang utama atau diproyotifkan
04:07Kemudian juga tadi disampaikan bahwa maksimal atau tenggat waktu dari masa ini yaitu nanti di Desember 15 Desember 2026
04:16Apabila dari DPR nanti tidak menindak lanjuti maka tidak menutup kemungkinan dari masyarakat pati akan inginkan kembali untuk melakukan aksi
04:24unjuk rasa
04:25Nah tadi kalau kami dengarkan dari beberapa orator ataupun dari pendemo dari pati khususnya ini ya
04:30Sudah menyampaikan akan melakukan perjalanan pulang artinya sudah selesai demonstrasi yang dilakukan di gedung DPR-MPR RI ini
04:37Tapi disana juga saudara kami sebenarnya masih memantau karena informasi yang kami menunjuk
04:42Tidak hanya aliansi masyarakat pati saja yang melakukan aksi unjuk rasa pada hari ini
04:47Apakah betul nanti masih ada aliansi lain dari berbagai daerah karena tadi sempat kami tanyakan ada dari daerah Bandung
04:54Kemudian juga dari beberapa daerah lagi yang juga nantinya kemungkinan besar akan datang lagi
04:59Dan ada juga kami dengar informasi dari gerakan yang tergabung dari masyarakat sipil
05:05Dan juga dari mahasiswa ini masih tidak menurut kemungkinan akan datang kembali untuk menyampaikan tuntutan
05:12Meskipun sebenarnya Isan dan juga saudara dua tuntutan utama sudah disampaikan
05:16Dua tuntutan utama yang pertama tadi adalah mendesak anggar RRU perampasan aset ini diselesaikan
05:21Secepat mungkin pada Desember 2026
05:24Kemudian juga untuk hukuman mati menerapkan hukuman mati bagi koruptor
05:28Sementara untuk tambahan begitu ya
05:30Tapi dari pendemo lain ini supaya melakukan terkait penurunan dari harga bahan pokok dalam kondisi ekonomi yang sekarang
05:38Jadi sebenarnya masih menanti seperti apa apakah ada pendemo lain yang akan datang lagi melakukan aksi unjuk rasa pada hari
05:44ini Isan
05:45Tapi kok bisa kami gambarkan juga untuk situasi sebenarnya beberapa sudah mengeluarkan diri untuk masa
05:49Dan juga ini untuk jalan sekali lagi yang dari arah Gatot Subroto tepat di gedung utama dari MPR-DPR ini
05:58ditutup
05:59Jadi bagi masyarakat yang melakukan aktivitas khususnya yang ke arah Filipi
06:03Ini agar dapat mengambil jalur ataupun jalan alternatif lainnya
06:09Tapi juga dari pengamanan kami lihat dari polisi begitu ya
06:13Juga berjaga di sejumlah titik khususnya di kawasan gedung DAPR-MPR ini
06:18Karena satu hal yang tentunya disampaikan oleh pihak dari polisi maksud kami
06:23Kemudian juga dari masa menyoroti bahwa aksi menyampaikan unjuk rasa kali ini harus dilakukan dengan damai
06:30Kemudian juga dengan saktif
06:32Saka tidak merusak fasilitas publik
06:34Itu yang disoroti
06:35Sehingga nanti harapannya bahwa apa yang ditampaikan dari masa hari ini
06:39Tidak hanya masyarakat fasilitas, tapi hampir beberapa aliansi juga dari masyarakat sipil
06:44Dari DPR-RI ini mendengar apa yang menjadi tuntutan dari para pendemo pada hari ini
06:51Jadi Esra, masa dari AMPB ini masih berada di depan gedung DPR atau sudah mengubarkan diri
06:57Lalu bagaimana personel polisi yang berjaga di sana?
07:01Apa masih tetap berada di sana?
07:06Kalau di sini sebenarnya melihat situasi isan bahwa masa masih banyak begitu ya
07:13Ini artinya pengawanan masih terus dilakukan
07:16Baik dari arah gatuk sumber atau menuju polisi begitu juga sebaliknya
07:19Masih terus berjaga untuk memastikan bahwa aksi unjuk rasa kali ini dilakukan dengan begitu tertib
07:26Karena sekali lagi, kalau mengutip apa yang disampaikan oleh ketua DPR-RI Puan Marani
07:31Mempersilahkan apabila ada masa yang sudah menyampaikan aspirasi begitu ya
07:34Kemudian juga menyampaikan tuntutan dipersilahkan begitu juga dengan siat polisi yang memastikan
07:38Bahwa akan dilakukan pengamanan maupun penjagaan
07:41Dari masyarakat ataupun dari mewakili tadi perwakilan dari masyarakat parti
07:45Juga menyampaikan bahwa kali ini akan menyampaikannya dengan garamai
07:49Tadi kablas perwakilan juga sudah menyampaikan apa yang menjadi tuntutan masyarakat
07:55Sedalam ke gedung DPR-RI
07:57Karena kita tahu di dalam sidang paripurna ini dibahas salah satunya adalah
08:01Bagaimana persipatan perempasan aset ini ditindak lanjuti
08:04Sehingga dengan harapannya tidak hanya didengarkan
08:07Tapi sesuai dengan tenggat waktu yang tadi disampaikan oleh perwakilan
08:13Dari masyarakat, dari aliansi masyarakat parti maksud kami
08:16Agar ini segala menjadi prioritas
08:19Kemudian tidak menutup kemungkinan mereka akan datang kembali lagi ke Jakarta
08:23Dan bersama aliansi lainnya, mengumpulkan aliansi lainnya
08:27Mendirikan posok seperti kemarin
08:30Melakukan persiapan, ada logistik
08:33Dan melakukan aksi demonstrasi
08:35Sebenarnya masih kita tunggu adalah bagaimana penerapan dari janji
08:39Dari DPR-RI terkait dengan apakah betul nanti dari tuntutan masyarakat ini
08:45Akan ditindak lanjuti
08:48Mengingat sejak pagi dari masa ini sudah melakukan aksi unjuk rasa
08:54Pukul 6 pagi mereka sudah duduk
08:56Kemudian juga memasang spanduk-spanduk berupa tuntutan di sini
08:59Dan tadi juga kami perhatikan
09:02Beberapa masa juga sempat tertahan
09:04Begitu sampai akhirnya bisa datang kembali ke sini
09:06Untuk melakukan aksi unjuk rasa
09:09Jadi sebenarnya kita tunggu bersama Isan
09:11Seperti apa nanti suasananya lebih lanjutnya
09:13Mengingat memang tidak sepenuhnya di sini
09:15Semua masa membuarkan diri
09:16Tapi kalau tadi dari aliansi masyarakat parti ini
09:19Secara serentak secara komando gitu ya
09:21Malah pengarah suara menyampaikan bahwa
09:23Masyarakat dari parti sudah mundur
09:25Atau membuarkan diri
09:27Kemudian nanti akan melakukan perjalanan
09:29Kembali menuju ke parti
09:31Isan
09:32Jurnalis Kompas TV Esra Ambarita
09:35Melaporkan langsung dari depan gedung DPR MPRI
09:38Terima kasih Esra
09:39Terima kasih
09:41Terima kasih
09:41Terima kasih
09:41Terima kasih
Komentar