Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)menyoroti target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen. Ia mengakui target tersebut cukup tinggi dan ambisius, namun bukan berarti mustahil dicapai.

"Saya tahu sasaran pertumbuhan ekonomi misalkan 6 persen itu cukup tinggi, ambisius, meskipun ambisius tidak berarti tidak bisa dicapai," ujar SBY dilansir dari tayangan Youtube Susilo Bambang Yudhoyono.

Ia menilai pertumbuhan ekonomi 6 persen akan memberikan dampak baik bagi masyarakat apabila dapat kembali diraih pemerintah.

Sebelumnya dalam pidato di sidang tahunan MPR 2026, Presiden Prabowo Subianto optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir 2026 dapat mencapai 6 persen.

"Dengan kebijakan-kebijakan yang tepat, yang rasional, yang menggunakan akal sehat, saya yakin pertumbuhan ekonomi kita di akhir tahun ini bisa mencapai angka 6 persen," kata Prabowo.

Video Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/685888/soal-target-ekonomi-6-persen-prabowo-sby-ambisius-tapi-bisa-dicapai
Transkrip
00:00Saya tahu sasaran pertumbuhan ekonomi misalkan 6% itu cukup tinggi, ambisius, meskipun ambisius tidak bisa dicapai.
00:41Saya juga mengikuti pidato kenegaraan Presiden Prabowo, teman-teman di tanah air menyampaikan kepada saya substansi dari pidato beliau.
00:53Saya menilai bahwa berbicara tahun 2027 dan sekaligus menandai berlagunya APBN untuk tahun 2027,
01:07saya melihat bahwa arah blueprint dan agenda pembangunan yang akan dijalankan pemerintah di tahun depan,
01:16menurut saya makin baik, makin jelas dan memberikan harapan baru bagi kita semuanya.
01:26Saya tahu bahwa tantangan yang dihadapi oleh bangsa kita masih cukup kuat,
01:35baik faktor domestik maupun faktor internasional, tetapi apa yang digagas dan direncanakan oleh pemerintah menurut saya tepat,
01:49karena isu-isu itu memang menjadi harapan rakyat Indonesia.
01:55Memastikan bahwa ekonomi tetap tumbuh, kemudian pengangguran dan kemiskinan berkurang,
02:01pelayanan kesehatan dan pendidikan makin meningkat, infrastruktur dan sebagainya.
02:07Menurut saya itu agenda yang sangat penting.
02:10Saya tahu sasaran pertumbuhan ekonomi misalkan 6% itu cukup tinggi, ambisius,
02:18meskipun ambisius tidak berat tidak bisa dicapai.
02:20Karena pengalaman saya memimpin dulu, dengan 10 tahun rata-rata 6%,
02:25memang Alhamdulillah kemiskinan turun secara tajam, pengangguran juga begitu,
02:32hutang negara juga menurun drastis, tetapi GDP termasuk income per kapita meningkat secara tajam.
02:41Oleh karena itu 6%, andai kata bisa diraih, kembali oleh pemerintah Indonesia akan baik dampaknya bagi rakyat kita.
02:50Nah dari semuanya itu dengan harapan baru ini saya hanya ingin berpesan ke teman-teman yang mengembang tugas di pemerintahan
02:59agar tetap konsisten, jaga betul kesehatan fiskal kita, kemudian implementasinya yang bagus,
03:09jangan ada penyimpangan di sana-sini, setiap saat dilakukan evaluasi kebijakan.
03:14Karena begitulah manajemen pemerintahan.
03:18Dan itulah yang ingin saya sampaikan, great hope, tetapi tantangannya juga tidak ringan,
03:24yang penting do your best, pemimpin dan pemerintahan kita,
03:30agar yang disampaikan di hadapan rakyat melalui mimbar di Senayan kemarin bisa dibujudkan dengan baik.
03:37Alhamdulillah karena kerja keras kita, karena kepercayaan rakyat kepada pemerintah,
03:43di tengah ketidakpastian global, investasi tetap tumbuh.
03:51Sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai Rp1.931 triliun,
04:01dan telah menciptakan lebih dari Rp2.7 juta lapangan kerja.
04:08Pada semester pertama, 2026 ini saja,
04:13realisasi investasi mencapai Rp1.010 triliun,
04:21dan telah menciptakan lebih dari Rp1.4 juta lapangan kerja.
04:29Ekonomi kita pada kuartal pertama tahun 2026 tumbuh 5,61 persen,
04:36dan pada semester pertama tahun 2026 tumbuh 5,45 persen.
04:46Ini adalah pertumbuhan kuartal pertama,
04:48dan pertumbuhan semester pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir ini.
05:00Dengan kebijakan-kebijakan yang tepat,
05:04yang rasional,
05:07yang menggunakan akal sehat,
05:10saya yakin pertumbuhan ekonomi kita di akhir tahun ini bisa mencapai angka 6 persen.
05:21tetapi saya tegaskan di hadapan majlis ini,
05:28bagi saya pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir.
05:36Tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat kita.
05:46Pertumbuhan tinggi tidak bisa dinikmati oleh rakyat kita kebanyakan tidak bermanfaat bagi kita.
06:00Setiap rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan,
06:06harus menghasilkan perbaikan kualitas hidup rakyat kita,
06:12terutama rakyat kita yang paling bawah.
06:17Itulah orientasi pemerintah yang saya pimpin.
06:22Kita tidak boleh meninggalkan mereka yang tidak berdaya.
06:28Kita tidak boleh membiarkan kelaparan ada di bumi Indonesia.
06:34Republik Indonesia,
06:36anggota G20,
06:39tidak pantas masih ada rakyat kita yang lapar.
06:44Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan