Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Mahasiswa dalam aksi di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026), mengkritik kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai semakin memusatkan kekuasaan.

Perwakilan mahasiswa mendesak Prabowo menghentikan pemusatan kekuasaan dan memberikan otonomi daerah seluas-luasnya.

"Kami khawatir ketika Prabowo melakukan hal seperti ini, itu berarti dia ingin mengambil pusat kekuasaannya seperti zaman dulu di Orde Baru, yaitu Soeharto," kata seorang mahasiswa yang disebut Fathimah sebagai Ketua Bidang Sospol. (Timecode 00:40)

Mereka turut menyoroti kebijakan TKD dan KDMP yang dinilai berpotensi membatasi kewenangan daerah.

Mahasiswa juga menyoroti pidato Presiden Prabowo dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

"Bayangkan NTT dan Flores itu sedang sekarang sedang bencana. Harapan orang-orang ketika Prabowo berpidato itu setidaknya mengeluarkan semua empati untuk rakyat-rakyatnya, terutama di dua daerah tersebut," ujarnya.

Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/686287/usai-demo-mahasiswa-ui-ungkap-kekhawatiran-pada-pemerintahan-presiden-prabowo
Transkrip
00:00Koordinator bidang sospol, ketua sospolnya BEMUI lah bisa dibilang.
00:04Kira-kira tentukan apa sih Pak yang sangat-sangat menyesal untuk saat ini yang sangat digaungkan sekali oleh BEMUI?
00:11Kalau dari BEMUI sendiri adalah Prabowo itu harus memberhentikan pemusatan kekuasaannya gitu loh,
00:17dan juga menghentikan TKD yang dia buat, dan juga harus memberi otonomi daerah seluas-luasnya.
00:23Karena sekarang tuh kita bisa melihat bahwa pemerintah utama, pemerintah pusat tuh seperti dia percaya gitu sama pemerintah daerah.
00:32Kami tuh sangat sedih lah melihat kawan-kawan di daerah itu.
00:37Terutama apalagi kami tuh khawatir ketika Prabowo melakukan hal seperti ini,
00:42itu berarti dia ingin mengambil pusat kekuasaannya seperti zaman dulu di Orde Baru yaitu Suharto.
00:52Betul, betul sekali.
00:54Apalagi KDMP.
00:55KDMP kan menggunakan dana daerah, dan itu kan bukan apa ya, Jepang itu paksaan gitu loh.
01:01Mau pakai dana, ketika dia surat kejaran udah terbit,
01:04antara memang nanti duitnya dipakai untuk KDMP atau nggak, angus.
01:12Betul.
01:20Terdengar, tapi hanya untuk dijadiin bahan bercanda di podium aja sayangnya.
01:24Itu sih yang kita rasa sebenernya didengar, cuman kenapa ya, responnya gitu jadi semakin greget.
01:30Tapi sebenernya semakin membuat kita yakin bahwa sebenernya apa yang kita lakukan nih berguna,
01:34ada gunanya, dan bahwa apa yang kita suarakan tuh sebenernya sampai tinggal kita melihat apakah akan ada perubahan dari itu
01:40atau nggak.
01:41Betul, terutama apalagi kita ada tuntutan yang seharusnya Pak Prabowo tuh kemarin pas pidato bicarakan gitu loh,
01:47bayangkan, NTT dan Flores, NTT dan Flores itu, NTT dan Flores, itu kan sekarang sedang bencana ya.
01:56Harapan orang-orang padahal ketika Prabowo berpidato, itu setidaknya mengeluarkan semua empati untuk rakyat-rakyatnya,
02:02terutama di dua daerah tersebut.
02:04Jadi saya semoga dengan kami ada tuntutan seperti demikian, itu membuat ya Prabowo tuh untuk pidato tuh materinya tuh diperbaiki
02:13lagi lah.
02:14Kan kita tuh nggak perlu seorang Soekarno yang pidato nasionalismenya untuk bikin kita berapi-api gitu loh,
02:19kita butuhnya adalah sebuah pemimpin yang mau mendengarkan kita gitu loh.
02:22Mas Mbak, terkait dengan lokasi, ini kan sudah percobaan kedua di Bundaran HAI, tapi nampaknya masih terus tinggal.
02:29Ada pertemuan lokasi baru atau masih akan tetap di lokasi yang sama nanti kalau misalnya ada?
02:35Kami akan terus datang dan berhimpat ganda sampai kita bisa merebut kembali Bundaran HAI.
02:47Iya, kenapa tuh? Maksudnya kenapa?
02:50Oh kami tidak tahu, karena konteks di bulan Juni tuh, itu kan sebenarnya tentang ekonomi.
02:55Dan ekonomi saat itu memang seburuk-buruknya, walaupun sekarang tetap buruk.
03:00Tapi memang, kan karena tanggara aksi kita adalah merebut kemerdekaan, makanya kami turun lagi di Bundaran HAI, pasca 17-an.
03:12Belum, nanti ditungguin aja di akun BEMUYI underscore official.
03:16Iya.
03:19Thank you.
03:21Iya, thank you.
03:22Thank you.
Komentar

Dianjurkan