00:02Kita wali berita utama dengan informasi demonstrasi warga menuntut pelibatan warga lokal dalam aktivitas pertambangan PT. Antam Konawe Utara berujung
00:12ricoh.
00:13Masa terlibat saling dorong dengan polisi hingga mengakibatkan sejumlah pendemo terjatuh.
00:22Kericuhan mewarnai aksi demonstrasi warga di depan kantor PT. Antam Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
00:28Masa dari Aliansi Pemuda dan Masyarakat Adat Lingkan Tambang Konawe Utara memaksa masuk ke halaman kantor PT. Antam.
00:36Masa terlibat saling dorong dengan polisi, akibatnya sejumlah pendemo terjatuh.
00:42Dalam aksi tersebut, Masa menuntut PT. Antam memberikan kesempatan kepada pengusaha lokal serta menghentikan dominasi kontraktor dari luar daerah.
00:51Kami minta bahwa manajemen baik dari JM sampai ke tingkat bawah agar membuka mata bahwa kehadiran untuk berinvestasi ke depan
01:01kantor PT. Antam Konawe Utara.
01:02Jika tidak bersama-sama masyarakat dikatakan tambang secara umum masyarakat ke depan kantor PT. Antam Konawe Utara tentu investasi itu
01:09tidak akan berjalan secara mulus, secara damai, atau secara berkemajutan.
01:14Kericuhan masal kemudian meredah setelah aksinya ditanggapi Jenderal Manager PT. Antam Konawe Utara.
01:43Beri kami waktu masyarakat untuk pemberdayaan ini, karena sebenarnya kami itu baru beroperasi di daerah Mandiwa Utara, sebenarnya baru optimalnya
01:53itu mulai secara masyarakat.
01:56Setelah berdialog, masa kemudian membubarkan diri.
01:59Sementara terkait sejumlah tuntutan lain yang disampaikan pendemo,
02:03PT. Antam mengaku akan melakukan evaluasi dan berupaya meningkatkan pemanfaatan tenaga serta pengusaha lokal dalam kegiatan perusahaan.
02:11Silvian Sakia, Kompas TV, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara
Komentar