Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Kebakaran Hutan di Indonesia Capai 107 Ribu Hektar, Pemerintah Optimalkan Penanganan

Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia mencakup area sekitar 107.000 hektar.

Pemerintah bersama tim gabungan terus memaksimalkan upaya pemadaman darat dan udara guna menekan penyebaran titik api.

#Kebakaran #Hutan #Kahutla

Creative/Video Editor: Icha/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Keadaan ini akan sangat mempercepat proses tentang kebakaran hutan yang terjadi sekarang.
00:09Sampai dengan hari ini, wilayah kita di Indonesia ini yang terbakar hutan terhitung 107 ribu hektare lebih.
00:19Sampai dengan hari ini.
00:21Dan semoga ke depan kita masih bisa mempertahankan itu semua.
00:25Dan karena kesungguhan kita semua, kita sudah mengerahkan banyak sekali tenaga, alat-alat peralatan untuk itu.
00:34Sebagai catatan, dalam melaksanakan operasi udara yang dilakukan oleh Satgas Udara,
00:41kita mengerahkan sekitar 43 helikopter sampai dengan hari ini.
00:46Ditambah dengan fixed wingnya juga bisa antara bersihar 10 sampai dengan 15 sesuai dengan kebutuhan.
00:54Kemudian kalau Satgas Darat, banyak sekali yang disiapkan.
00:57Banyak sekali dan kekuatan yang tercantum cukup banyak di darat.
01:03Melihat situasi seperti sekarang ini,
01:07upaya yang paling tepat, operasi yang paling tepat dilakukan adalah
01:10yang efektif, yang efektif.
01:14Operasi udara sebetulnya sangat efektif.
01:16Menimbulkan hujan buatan yang dilakukan oleh BNPB.
01:20Itu yang paling efektif.
01:23Tetapi ada satu persaratan yang harus kita hadapi,
01:25yaitu kita harus menemukan ada awan hujan, istilahnya awan hujan.
01:30Selama awan hujan itu tidak bisa kita temukan, tidak ada,
01:33kita tidak akan bisa membuat hujan buatan.
01:38Untuk itu, maka kita ngawas padai betul perubahan cuaca sedikit,
01:46apapun yang kira-kira akan memunculkan awan hujan,
01:49segera kita melakukan operasi modifikasi cuaca.
01:54Itu yang sangat membantu,
01:56karena cukup air besar jatuh dari udara,
01:58kemudian dan dalam daerah yang sangat luas.
02:07Tetapi keadaan yang sekarang,
02:09kita tidak bisa hanya menunggu operasi udara,
02:11menunggu awan hujan itu ada.
02:15Walaupun berdasarkan perkiraan sekarang ini,
02:17pada minggu-minggu ini sampai dengan tanggal 18 Agustus,
02:20itu ada tiga atau empat hari kemungkinan awan hujan ada.
02:24Kalau itu ada, itu memang mungkin anugerah yang diberikan kepada kita.
02:29Mungkin menjelang ke-17 Agustus ini.
02:33Semoga itu akan keluar awan hujan itu.
02:36Tetapi operasi darat pun tetap dilakukan
02:38dengan air yang air di darat,
02:42bermacam-macam cara kita untuk melakukan itu.
02:45Sementara memang air juga sekarang sudah agak kurang
02:48di darat kita temukan.
02:50Tapi kita masih punya menggunakan fleksibel tank
02:53yang bisa kita bawa ke depankan,
02:55bahkan mundur,
02:57dan fleksibel tank nanti diisi dengan cara yang lain.
03:00Bahkan kita juga bisa membuat sumur di daerah-daerah itu.
03:05Sumur buatan, sumur yang saat-saat itu harus bisa mengeluarkan air.
03:09Bisa gunakan itu.
03:10Segala cara kita lakukan.
03:12Terima kasih.
03:13Terima kasih.
03:14Terima kasih.
03:15Terima kasih.
03:16Terima kasih.
03:16Terima kasih.
03:16Terima kasih.
03:17Terima kasih.
03:17Terima kasih.
03:17Terima kasih.
03:18Terima kasih.
03:18Terima kasih.
03:20Terima kasih.
03:21Terima kasih.
03:22Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan