KOMPAS.TV - Pesawat Iberia membawa para ilmuwan dan astronom terbang di atas awan pada Rabu (12/8/2026) hingga ketinggian sekitar 33.000 kaki untuk mendapatkan pemandangan terbaik gerhana matahari total yang melintasi wilayah utara Spanyol.
Rekaman dari dalam pesawat memperlihatkan Matahari yang tampak di atas cakrawala. Bulan secara perlahan menutupi Matahari hingga mencapai fase gerhana total, ketika cakram gelap Bulan dikelilingi korona Matahari. Para pilot juga terlihat berada di kokpit selama penerbangan.
Penerbangan khusus IB1473 lepas landas dari Bandara Madrid-Barajas menggunakan pesawat Airbus A321XLR.
Pesawat tersebut kemudian dijadikan sebagai platform observasi gerhana dari ketinggian. Penerbangan ini diselenggarakan bersama para peneliti dari proyek Shelios dan tidak tersedia untuk pemesanan penumpang umum.
Pada 12 Agustus, gerhana melintasi Greenland dan Islandia sebelum mencapai Spanyol pada malam hari.
Jalur gerhana total membentang di sebagian besar wilayah utara Spanyol sebelum bergerak menuju kawasan Mediterania dan Kepulauan Balearic.
Sekitar 15 juta orang diperkirakan menyaksikan fenomena langit langka tersebut dari daratan Spanyol, termasuk di wilayah Leon, Valladolid, dan Palma de Mallorca.
Gerhana matahari total terakhir yang dapat disaksikan dari daratan utama Spanyol terjadi pada 1905.
Gerhana matahari total terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari sehingga sepenuhnya menghalangi cahaya Matahari bagi pengamat yang berada di sepanjang jalur gerhana total.
Baca Juga Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Jam Berapa? Warga Indonesia Bisa Melihat Pakai Cara Ini di https://www.kompas.tv/info-publik/685135/gerhana-matahari-total-12-agustus-2026-jam-berapa-warga-indonesia-bisa-melihat-pakai-cara-ini
#gerhanamatahari #gerhanamataharitotal #spanyol
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/685318/pesawat-iberia-terbang-khusus-bawa-ilmuwan-saksikan-gerhana-matahari-total-di-ketinggian-33-000-kaki
Komentar