Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, kembali membara setelah sempat padam. Titik kebakaran yang masih belum terkendali berada di Bukit Dingklik, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Jalur ekstrem membuat proses pemadaman lebih sulit dilakukan. Petugas gabungan terus melakukan pemadaman melalui jalur darat secara manual dan jalur udara menggunakan skema water bombing. Sementara itu, titik kebakaran di Bukit Penanjakan dinyatakan sudah padam.

Kebakaran telah berdampak pada kawasan konservasi di empat wilayah, yakni Probolinggo, Lumajang, Malang, dan Pasuruan, dengan luas terdampak lebih dari 520 hektare. Warga Desa Ranupani turut berjaga di wilayah perbatasan Probolinggo dan Lumajang untuk memantau titik api agar tidak merambat ke kawasan hutan di lereng Semeru.

Akibat kebakaran, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup kawasan wisata Bromo hingga batas waktu yang belum ditentukan. Sejumlah wisatawan, termasuk turis asing, masih sempat datang karena belum mengetahui adanya penutupan.

Sementara itu, pascakebakaran di puncak Gunung Gede, Cianjur, Jawa Barat, tim gabungan masih menemukan api dan terus melakukan penyisiran.

Simak informasi terkini kebakaran Gunung Bromo bersama jurnalis KompasTV Babul Arifandi dari Probolinggo, Jawa Timur.

#gunungbromo #karhutla #probolinggo #jawatimur #gununggede #kompastv

Baca Juga [FULL] Bromo Terbakar! Emil Dardak Bicara soal Perkembangan Kebakaran | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/regional/684903/full-bromo-terbakar-emil-dardak-bicara-soal-perkembangan-kebakaran-kompas-malam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/685022/terbakar-lagi-bromo-ditutup-wisatawan-dilarang-datang-warga-siaga-kompas-petang
Transkrip
00:00Api yang melalap bukit dingklik kawasan Gunung Bromo yang berada di wilayah Pasuruan, Jawa Timur kembali membara.
00:06Ratusan personel gabungan dikerahkan untuk memadamkan api.
00:15Sejak pertama kali berkobar pada minggu siang, api yang melalap hutan dan lahan Bromo sisi Pasuruan sulit dipadamkan.
00:24Titik kebakaran yang masih belum terkendali berada di Bukit Dingklik, Desa Wonokitri.
00:30Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan.
00:32Jalur ekstrim membuat pemadaman lebih sulit dilakukan.
00:36Sementara satu titik lain yang berada di Bukit Penanjakan dinyatakan sudah padam.
00:42Saat ini pemadaman terus dilakukan baik lewat jalur darat dengan cara manual maupun lewat jalur udara dengan menggunakan skema waterbombing.
00:51Kawasan konservasi di empat wilayah yakni di Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Malang dan Pasuruan
00:58Terbakar dengan luas terdampak 520 hektare lebih.
01:10Kemarin itu sempat padam tetapi mungkin ya karena pembahasannya masih kurang jadi ada beberapa sisa-sisa kebakaran itu mungkin muncul
01:21kembali.
01:22Yang terbakar sebetulnya ada di Argo Bulan, itu di Penanjakan sudah padam, kemudian yang tinggi ini sebetulnya sudah padam sekarang
01:29menyala kembali.
01:38Warga desa Ranupani kecamatan Senduro berjaga setiap hari di wilayah perbatasan Kabupaten Probolinggo dan Lumajang
01:47untuk memantau titik api agar tidak merambat semak atau rumput kering yang bisa merembet ke kawasan hutan di Lereng Semeru,
01:56Lumajang.
01:56Menurut petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, jika api sampai ke wilayah hutan di Lumajang akan merusak ekosistem
02:05konservasi,
02:06resiko bincana lanjutan dan lumpuhnya sektor pariwisata.
02:11Sejauh ini api dari kebakaran Bromo mampu disekat oleh petugas gabungan sehingga api menjauh dari Kabupaten Lumajang.
02:18Dan saat ini kebakaran Bromo meluas hingga ke wilayah Blok Dingklek, Kabupaten Pasuruan,
02:24di mana proses pemadaman dari udara masih terus dilakukan dengan menggunakan helikopter milik BNPT.
02:36Alhamdulillah kita dari bidang wilayah 2 bisa menyekat, kerjasama dengan para relawan dan rekan-rekan semua
02:44sehingga titik api tidak sampai melompat ke wilayah Ranupani atau ke wilayah Lumajang.
02:50Jadi titik api lebih jendurung turun ke arah Bromo.
03:00Akibat kebakaran hutan dan lahan, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger, Semeru
03:05memutuskan menutup obyek wisata sampai batas waktu yang belum ditentukan.
03:10Namun sejumlah wisatawan ada yang belum tahu penutupan ini.
03:18Mereka sudah terlanjur datang ke kawasan ini untuk berwisata.
03:23Kebanyakan wisatawan yang datang ke kawasan Gunung Bromo adalah turis asing.
03:27Mereka tahu ada kebakaran setelah melihatnya dari internet.
03:55Meski sempat padam, kebakaran di kawasan Gunung Bromo kini makin meluas.
04:01Wilayah yang terdampak saat ini mencapai lebih dari 520 hektare.
04:05Saat ini konsentrasi petugas adalah di titik-titik yang berpotensi membuat api kembali membesar.
04:12Ini kemarin itu sempat padam, tetapi mungkin ya karena pembahasannya masih kurang.
04:18Jadi ada beberapa sisa-sisa kebakaran itu mungkin muncul kembali.
04:24Yang terbakar sebetulnya ada di Argo Bulan, itu di penanjakan sudah padam.
04:29Kemudian yang simple ini sebetulnya sudah padam, sekarang menyala kembali.
04:37Kebakaran hutan dan lahan melanda area Bromo terjadi sejak 3 Agustus 2026.
04:42Untuk memadamkan api, petugas tidak hanya melalui jalur darah, tetapi juga melalui udara dengan cara water bombing.
05:05Masih soal kebakaran lahan sodara, pasca kebakaran lahan di puncak Gunung Gede di Cianjur, Jawa Barat,
05:11petugas masih menemukan api yang berkobar.
05:14Tim gabungan terus menyisir lokasi untuk memadamkan api.
05:17Pihak Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menyebut,
05:20ada dua titik yang membakar sejumlah lahan, yakni di Lahan Surya Kencana dan juga di Kawah Wadon,
05:25kawasan puncak Gunung Gede.
05:27Namun hingga saat ini, pihak Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango masih belum memberikan keterangan resmi terkait kebakaran ini.
05:41Dan untuk mengetahui informasi terkini terkait kebakaran yang terjadi di wilayah Gunung Bromo,
05:47kita akan tanyakan kepada jurnalis KompasTV Babul Arifandi yang berada di Probolinggo, Jawa Timur.
05:53Selamat petang, Babul. Jadi sampai saat ini bagaimana penanganan kebakaran di wilayah Gunung Bromo?
05:59Ya, Valen dan juga Saudara, selamat petang.
06:02Perlu kami informasikan bahwa perkembangan terbaru dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Gunung Bromo saat ini
06:10adalah bahwa petugas gabungan dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dibantu BPBD, relawan, TNI Polri,
06:20hingga para relawan masih berproses melakukan pemadaman.
06:27Ada dua titik api yang saat ini masih tersisa, yakni di wilayah Arjosari.
06:34Di wilayah Arjosari ini masuk wilayah Kabupaten Probolinggo.
06:39Kemudian satu wilayah lagi di daerah Dingklik masuk wilayah Kabupaten Pasuruan.
06:45Proses pemadaman telah berlangsung sejak pagi tadi hingga hari ini
06:51dan sekitar pukul 5 nanti proses pemadaman akan dihentikan
06:55karena tidak memungkinkan bagi petugas gabungan untuk melakukan pemadaman saat kondisi cuaca kurang bersahabat.
07:04Dan ada dua skema yang sudah dilakukan sejauh ini,
07:07yakni skema darat dengan menggunakan helikopter, water booming.
07:13Kemudian ada juga skema darat di mana petugas melakukan pemadaman dengan cara manual, sederhana.
07:22Kemudian juga menggunakan drone water cannon.
07:25Ada 34 titik api yang sudah terdeteksi di wilayah Gunung Bromo, Inivalen.
07:32Dan dari 34 itu baru 32 titik yang sudah terkendali penuh
07:40dan dua titik ini masih belum sepenuhnya bisa dikendalikan.
07:44Masih ada titik-titik api dan tidak mungkin, bukan tidak mungkin dengan cuaca yang saat ini,
07:50angin kencang, kemudian juga banyak pepohonan dan ranting yang kering.
07:54Ini bisa menyebabkan kebakaran kembali meluas, Valen.
07:58Gunung Bromo ini menjadi objek wisata.
08:01Lantas bagaimana dengan wisatawan yang sudah terlanjur datang ke wilayah ini?
08:04Apakah mereka memang diperkenankan masuk ke area ini atau dipulangkan?
08:09Mbak Bul.
08:09Ya, Valen sejak 4 hari yang lalu, tepatnya pada Sabtu malam kemarin,
08:15pihak pengelola wisata Taman Nasional Bromo Tenggara Semeru
08:18sudah memutuskan untuk menutup objek wisata Bromo dari 4 pintu masuk sekaligus.
08:26Hal ini dilakukan demi keselamatan dan keamanan bagi pengunjung
08:31yang jika dibiarkan masuk ke wilayah Kaldera atau Padang Savana
08:35bukan tidak mungkin dapat menyebabkan korban.
08:38Dan banyak memang para wisatawan yang mayoritas merupakan wisatawan asing
08:44yang hingga hari ini masih tetap ingin berkunjung masuk ke kawasan Kaldera.
08:50Mereka baru mengetahui jika Bromo terbakar dan ada penutupan
08:54melalui jejaring media sosial dan juga sosialisasi yang disampaikan oleh petugas gabungan.
09:00Dan meskipun sosialisasi sudah dilakukan, tetapi tetap para wisatawan yang ingin masuk ke kawasan Kaldera ini
09:11tetap tidak diperbolehkan.
09:13Dan diimbau bagi para wisatawan ini untuk tidak nekat dan menerobos kawasan wisata yang saat ini masih cukup berbahaya.
09:26Apabila ingin tetap menikmati kawasan Bromo, maka para wisatawan diimbau untuk menikmati spot-spot
09:32di wilayah lereng yang masih menyebabkan banyak spot cantik Valen.
09:40Terima kasih atas laporan lengkap Anda, Jurnalis Kompas TV, Babul Arifandi, langsung dari Probolinggo, Jawa Timur.
Komentar

Dianjurkan