00:08Intro
00:10Setelah kabut kematian, seorang satpam di Waduk Jatiluhur masih menyelimuti lalu celah apa?
00:15Yang kemudian dapat dimanfaatkan oleh aparat kita untuk mengungkap kasus ini, khususnya teka-teki yang berserakan di tempat kejadian perkara.
00:24Saya akan tanyakan secara langsung kepada Kriminolog Universitas Budi Luhur dengan Mas Luki Nur Hadianto.
00:28Terima kasih untuk waktunya.
00:30Saya ingin langsung tunjukkan Mas Luki bahwa ini adalah visual drone yang kami ambil di tempat kejadian perkara ketika Sumarna
00:36ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tenggelam di Waduk Jatiluhur dan tangan terborgol ke bagian belakang.
00:44Ini adalah pos jaganya ketika Sumarna piket malam dan 131 meter.
00:48Ini adalah titik ditemukannya Sumarna meninggal dunia.
00:51Tapi yang menarik Mas Luki bahwa tidak jauh dari TKP ada rumah warga dan kesaksian dari warga mendengar suara langkah
00:59di sebelah rumahnya termasuk tak lama berselang mendengar suara minta tolong.
01:04Analisa apa yang bisa Anda gambarkan dari TKP ini?
01:08Yang pertama tentu dari berbagai lokus yang terjadi sebenarnya ini adalah salah satu bentuk kematian gitu ya yang dalam kategorisasi
01:15tidak wajar.
01:16Yang pertama seperti itu. Yang kedua adalah ini sebenarnya cukup untuk dipetakan secara zonal dalam artian bahwa tidak mungkin TKP
01:22-nya lebih daripada ini.
01:23Tidak mungkin lebih daripada ini?
01:24Tidak mungkin lebih daripada ini. Oleh karena itu maka kepolisian harus bisa memastikan sejauh mana kemudian interaksi, mohon maaf misalnya
01:31seperti itu, ada pelaku dengan korban di sana.
01:33Yang berikutnya adalah saat kemudian kita lihat bagaimana kemudian kontur dari wilayah tersebut adalah tempat di mana pelaku dengan korban
01:39mengenali dengan cukup baik gitu.
01:41Itu titik-titik mana saja yang memang tidak terliput gitu oleh warga gitu sampai kemudian titik-titik mana saja yang
01:47seharusnya bisa jadi tempat di mana akhirnya korban ditemukan meninggal dunia.
01:50Oke, dan yang menarik adalah ketika korban ditemukan meninggal dunia kita tahu bersama bahwa kondisinya saat itu Pak Sumarna ini
01:57dalam kondisi tenggelam ya di Waduk Jatilur termasuk juga tangan terborgol ke bagian belakang.
02:03Tetapi ada informasi yang kami dapatkan bahwa hasil otopsi dari polisi menunjukkan bahwa ada luka dari benda tumpul di bagian
02:11depan wajah dan juga di bagian belakang kepala.
02:13Apakah dengan temuan ini dapat disimpulkan bahwa kematian Sumarna ini disebabkan oleh tindak pidana pembunuhan?
02:21Ya ini menjadi menarik saat kemudian korban berada pada kondisi atau kemudian jenazah yang tidak wajar.
02:27Ada dua aspek yang kemudian bisa kita kategorisasi. Yang pertama adalah apakah memang yang bersangkutan meninggal dunia pasca terjadinya kekerasan.
02:34Saat kemudian ini terjadi seharusnya bisa kita rekonstruksi bahwa seharusnya antara pelaku dengan korban memiliki satu ikatan.
02:41Atau bisa kategorisasi adalah pelaku memiliki perencanaan untuk bisa mengasih korban.
02:45Ada perencanaan di sana?
02:46Dalam konteks tertentu bisa kategorisasi demikian.
02:49Jika memang pembunuhan itu atau kemudian kejadian korban tersebut terindikasi bahwa adanya kekerasan.
02:54Sampai kemudian bagaimana korban dibuat sedemikian rupa gitu.
02:58Tidak bisa melakukan perlawanan.
03:00Jadi dalam konteks ini apakah memang ada kronologis.
03:03Apa namanya, borgol yang kemudian dilekatkan kepada korban.
03:06Itu kemudian terjadi untuk bisa mengakhiri nyawanya.
03:09Atau di sini lain, diakhiri nyawanya dulu baru ditenggelangkan.
03:11Ada dua aspek ini yang seharusnya bisa dibuktikan.
03:13Sejauh mana akhirnya unsur pidana itu bisa memberatkan orang-orang yang terlibat di sana.
03:17Atau, mohon maaf, jika memang akhirnya korban mengakhiri hidupnya secara mandiri.
03:20Oke.
03:21Tadi Mas Lukis sudah menyampaikan bahwa jika betul ada tindak pidana pembunuhan.
03:25Terlebih lagi berencana.
03:26Tidak menutup kemungkinan bahwa korban ataupun Pak Sumarna ini mengenali pelakunya.
03:31Apakah bisa dikatakan bahwa terduga pelaku tindak pembunuhan terhadap Pak Sumarna ini adalah orang di sekitar dari korban?
03:37Ya, dan dengan ketiadaan satu benda barang yang hilang.
03:40Terus kemudian ketiadaan satu upaya kekerasan yang sangat fundamental seperti itu.
03:46Atau kemudian babi buta, maka ada indikasinya yang paling kuat pertama adalah sensitivitas berkaitan dengan pelaku dengan korban itu cukup
03:51tinggi.
03:52Dalam artian bahwa interaksi antara pelaku dengan korban seharusnya memiliki ikatan yang cukup kuat.
03:57Itu yang pertama.
03:57Yang kedua, jika memang, mohon maaf, ini dilakukan oleh para stranger, maka tentu ada upaya yang bersifat simulat atau reaktif.
04:02Jadi ada stimulus yang kemudian menjadikan para pelaku itu reaktif terhadap perilaku yang ditimbulkan oleh diri korban.
04:09Atau bahkan yang ketiga, ya mohon maaf saat kemudian ini terjadi, apakah memang dalam konteks permasalahan dialami oleh korban,
04:14itu ada hal yang tidak dia bisa selesaikan dan keluarga kemudian tidak tahu.
04:21Kita meyakini bahwa ini akan terungkap.
04:27Di Waduk Jatiluhur memang betul terdapat 27 CCTV, tetapi di lokasi kejadian tidak ada CCTV.
04:35Bagaimana bisa objek vital nasional hanya memiliki 27 CCTV, Om Z?
Komentar