Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PEMALANG, KOMPAS.TV - Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama di Pemalang, Jawa Tengah, diduga menjadi korban perundungan dan kekerasan fisik yang dilakukan oleh sejumlah teman satu sekolahnya.

Korban akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit akibat mengeluhkan nyeri di bagian dada.

Menindaklanjuti dugaan itu, atas persetujuan keluarga, Satreskrim Polres Pemalang melakukan autopsi jenazah guna memastikan penyebab kematian korban.

Hingga kini, polisi masih memeriksa sejumlah pihak secara hati-hati karena kasus ini diduga melibatkan anak di bawah umur.

Setelah proses autopsi selesai, jenazah korban diserahkan kembali kepada keluarga untuk dimakamkan.

#pemalang #jawatengah #bullying

Baca Juga Perkuat Ketahanan Pangan untuk MBG, Polda Metro Jaya Manfaatkan Green House Hidroponik | JMP di https://www.kompas.tv/regional/684117/perkuat-ketahanan-pangan-untuk-mbg-polda-metro-jaya-manfaatkan-green-house-hidroponik-jmp



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/684118/siswa-smp-di-pemalang-meninggal-diduga-jadi-korban-perundungan-oleh-teman-sekolahnya-sapa-siang
Transkrip
00:00Seorang siswa sekolah mendengar pertama di Pemalang Jawa Tengah diduga menjadi korban perundungan dan kekerasan fisik yang dilakukan oleh sejumlah
00:07teman satu sekolahnya.
00:09Korban akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit akibat mengeluhkan nyeri di bagian dada.
00:18Menindak lanjuti dugaan itu atas persetujuan keluarga saat reskrim Polres Pemalang melakukan otopsi jenasa guna memastikan penyebab kematian korban.
00:26Hingga kini polisi masih memeriksa sejumlah pihak secara hati-hati karena kasus ini diduga melibatkan anak di bawah umur.
00:33Setelah proses otopsi selesai jenasa korban diserahkan kembali ke keluarga untuk dimakamkan.
00:43Dalam proses penyelidikan dan pendalaman terkait saksi-saksi yang ada dan saat ini sedang kami laksanakan pemeriksaan kepada beberapa saksi
00:53dari teman kalemakum.
00:56Dari dokter yang menangani dan dari perempuan.
01:02Dan kiri-kiri berlaku ada dugaan-dugaan?
01:07Nanti kami rilis lebih lanjut ya Pak.
01:10Jadi tunggu waktunya karena dari dokter sekolah jatuhnya juga menunggu.
01:15Tapi mirip-mirip.
01:17Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan