00:00Intro
00:01Masih di satu majadu forum saya ke Mas Budi tadi nyambung
00:06Pertanyaan publik kan ini siapa ya? Prodisi harusnya sudah mendeteksi
00:10Siapa sih yang melempar itu? Karena gini, karena ada studi dari Mones University Indonesia dan CSIS
00:16Menemukan adanya penggunaan foto-foto lama yang diunggah ulang
00:20Ya aksi-aksi masa diunggah ulang atau diresirkulasi istilahnya dengan tujuan menggiring opini
00:26Membentuk opini, menebar ketakutan
00:29Apakah Polda Metro Jaya juga melihat ini dalam desas-desus yang hari ini kita bahas?
00:36Ya pastinya Mas, jadi kalau kita sampaikan bahwa ada yang sudah berjalan di Polda Metro
00:44Dengan kepemimpinan Polda Metro ini yaitu Preemptive Education dan Preventive Strike
00:49Jadi saya harus menjelaskan kepada masyarakat bahwa ini bukan merupakan fungsi baru
00:56Bukan merupakan satuan baru dan bukan merupakan wewenang yang baru
01:00Dan termasuk anggaran pun menggunakan anggaran yang sudah dialokasikan
01:05Ini tujuannya adalah bagaimana
01:07Anggaran lainnya di mana mas kalau yang preventive sama
01:09Jadi ini tujuannya adalah bagaimana mengintegrasikan, mengkolaborasikan dari satuan kerja yang ada
01:15Contohnya penggabungan dari Direkturat Intelkam, Direkturat Sese Kriminal Umum, Kriminal Khusus, Direkturat Narkoba, Siber, PPA dan PPO
01:24Dari informasi, unggahan yang ada di media sosial
01:30Ini dilakukan analisa, verifikasi, profiling
01:33Contoh pada saat akan menjelang May Day
01:37Ada informasi tentang mobilisasi masa yang akan melaksanakan aksi
01:44Kita perlu ketahui bahwa masa aksi damai, penyampaian pendapat di muka umum itu dilindungi oleh Undang-Undang 9 tahun 1998
01:52Dan itu tujuannya kepolisian melakukan pengamanan adalah untuk menjaga aspirasi ini tersampaikan dengan baik
01:59Tetapi ada dalam tanda kutip kelompok-kelompok tertentu yang memang sengaja mendompleng di dalam aksi-aksi tersebut
02:07Nah ini dilakukan preventive strike dengan cara kita melakukan profiling, memitigasi, menghitung resiko apabila ini terjadi di kerumunan masa aksi
02:19Dan itu termasuk juga mereka-mereka yang melakukan kegiatan gangguan keamanan di cyber
02:26Iya, jadi dari dunia cyber, dunia digital ini dilakukan evaluasi, mitigasi, kita hitung
02:33Sehingga pada saat sudah dilakukan pendalaman oleh tim preventive strike, dilakukan penindakan
02:40Pada saat dilakukan penindakan ternyata benar ditemukan ada bomolotov, ada gotri
02:47Artinya ini bukan yang terafiliasi dengan masa aksi damai
02:51Kita harus mengamankan masa aksi damai
02:54Sehingga apa yang disampaikan, apa yang menjadi gugatan, tuntutan ini tersampaikan dengan baik
02:59Oke, Prof Kiki
03:01Saya boleh
03:03Boleh, boleh, boleh
03:04Ini apa yang disampaikan oleh Pak Budi tadi
03:07Sebenarnya seringkali kita tidak hanya buru yang turun ke jalan berbagai macam kelompok masyarakat
03:15Mengkritisi berbagai macam kebijakan atau perilaku penyimpangan atas berbagai macam regulasi
03:22Ini tujuan ke pemerintahnya?
03:24Ini tidak hanya pemerintah termasuk juga aparat keamanan
03:28Oke
03:28Karena seringkali tendensi yang ketika kita turun bersama dengan masyarakat ini
03:34Seringkali dibangunin kemudian dianggap akan terjadi sebuah potensi gitu
03:41Padahal setiap kita konsolidasi, melakukan gitu
03:44Kita akan melakukan aksi damai gitu ya gitu
03:47Tapi prakteknya kadang-kadang di lapangan itu sering terjadi misalkan ketika omnibus slow
03:53Terus kemudian setelah omnibus slow
03:56Aksi-aksi kita seringkali juga dihadang di jalan gitu ya
03:59Waktu itu ada anggota saya di Cianjur, di stop, di jalan oleh aparat kepolisian
04:04Terus kemudian juga pernah ditangkap di stasiun Palmera gitu
04:11Bahkan ada juga yang ditangkap dan bukan hanya anggota saya saja
04:14Dan banyak teman-teman di dalam satu organisasi juga ditangkap
04:19Bahkan kita juga ada tim mendampingi gitu ya
04:22Lebih dari 7 ribu lebih waktu itu ditangkap oleh Polda Metro Jaya
04:26Tidak hanya di Polda Metro Jaya
04:27Di Pore-Pores bahkan di Wiljabutabek dan daerah-daerah lain
04:31Nah sebenarnya jangan menciptakan hal yang kemudian tendensi membuat orang kemudian terjadi kemerosotan kepercayaan publik
04:42Tapi kalau yang dikerjakan polisi itu adalah bagian dari preventif, bagian pengaturan?
04:46Tidak ada masalah, kita uprage gitu ya
04:49Tapi kemudian jangan orang baru berangkat di stasiun, di halte
04:53Kemudian ketika bus di jalan dihentikan
04:57Itu kan akan menimbulkan potensi gesekan di lapangan
05:01Mas Budi mungkin ini bisa dimasukkan juga sebagai evaluasi
05:05Pastinya ini menjadi evaluasi
05:07Tetapi kami sampaikan bahwa ada kluster-kluster seperti yang kami sampaikan
05:11Kalau itu sudah membawa barang-barang yang membahayakan
05:14Seperti gotri, bom molotov
05:17Apa iya akan kita gabungkan dengan kluster aksi masyarakat yang damai?
05:22Nah ini kan harus kita lihat
05:23Dan perlu kita ketahui juga ada di dalam pasal 6
05:26Undang-Undang nomor 9 tahun 1998 itu bagaimana
05:29Peserta aksi juga menghormati hak-hak kebebasan orang lain
05:32Menghormati aturan moral
05:34Serta menghormati fasilitas-fasilitas umum
05:37Ada beberapa kegiatan makanya kemarin sempat menjadi pertanyaan
05:42Kenapa tidak boleh melaksanakan aksi di bundaran HI patung kuda?
05:48Nah kita melihat bagaimana central of gravity
05:52Ekses lalu lintas yang ada di bundaran HI, Sudirman, Semanggi sampai dengan patung kuda
05:57Ini merupakan central of gravity
05:59Merupakan pusat dari tramoda transportasi
06:04Apabila terjadi kemacetan di titik itu
06:07Ini juga akan terjadi kepadatan di simpul-simpul arteri lainnya
06:11Makanya preventif ini kan harus menangkap isu-isu apa sih yang menjadi keresahan masyarakat
06:17Sehingga bisa memfasilitasi agar negara juga harus merespon apa yang menjadi suara-suara rakyat
06:23Jangan ketika sudah di lapangan dianggap mengancam
06:26Itu yang seharusnya harus dimulai dikurangi
06:30Karena kita juga, saya pengalaman dari sejak tahun 1998 sampai sekarang
06:37Nah saya ke Prof. Kiki sebagai orang yang sangat berpengalaman
06:41Aksi rusuh 98
06:43Saya mau melihat pendapatnya nih
06:45Bagaimana Prof. Kiki melihat hubungan
06:48Antara tadi nih kebewasan berpendapat yang dijamin oleh undang-undang
06:52Terus kemudian ada potensi juga orang akan mendompleng
06:55Terus kemudian ada juga kerusuhan yang memang sudah terjadi
06:59Indonesia punya sejarah itu gitu
07:00Anda melihat dalam konteks yang sekarang di tengah dinamika komunikasi yang berbeda dengan 98 seperti apa?
07:06Kalau proses belajar itu ya
07:09Harus digeser dari penyampaian yang destruktif
07:14Ke arah penyampaian yang efektif
07:16Destruktif ke arah efektif
07:18Kenapa? Karena pernah ada satu masa dimana harus destruktif
07:21Jadi pada masa itu
07:24Kalau turun anak-anak pertanyaan boleh bentrok enggak?
07:27Kalau enggak boleh bentrok
07:28Yang ikut cuma seribu
07:30Oh gitu
07:30Tapi kalau boleh boleh boleh
07:32Yang ikut 10 ribu 20 ribu gitu
07:34Itu masa lalu
07:35Eh masa lalu
07:36Kalau sekarang?
07:37Sekarang harusnya kita meniru pawe-pawe alegoris
07:42Seperti di Korea Utara atau Korea Selatan
07:44Korea Utara enggak ada
07:45Korea Selatan
07:48Jadi
07:52Manajer Rambi gitu
07:53Manager Kopdes itu musimnya suruh demo itu biar
07:56Puh, puh, puh, puh gitu
07:59Demonstrasi mahasiswa itu sempat diberikan contoh oleh mahasiswa UI
08:02Dengan berikan sepanduk
08:03Kalau enggak setuju
08:04Kalau ada setuju dengan posisi kami
08:06Tolong klakson, tot, tot gitu
08:07Tapi
08:08Masih sepa yang lain
08:11Ngeledekin
08:11Ngirim BHA
08:12Ngirim ini
08:13Segala macam
08:14Anak seperti itu
08:15Kita kembali lagi Prof
08:16Bahwa sebetulnya
08:16Bahwa kerusuhan tentu tidak diinginkan
08:19Tidak ada satupun yang ingin ada kerusuhan
08:20Ya
08:21Tapi kebebasan pendapat tetap harus ada
08:23Perjuangan-perjuangan siapapun untuk mendapatkan keadilan harus tetap ada
08:27Pengalaman saya
08:28Kalau kerusuhan yang jadi korban itu bukan menterinya
08:32Menterinya tetap jadi menteri
08:34Yang jadi korban itu masyarakat, rakyat gitu
08:38Yang bisa dilihat di Pondok Rangun
08:41Itu ada kuburan tanpa nama dari korban-korban 98
08:50Jadi menterinya tetap anggota DPRnya enggak berubah
08:53Oke oke
08:54Nanti kita akan lakukan lagi ya
08:55Kita ngobrol kita hari ini
08:56Lalu jika ada gerakan dan aksi masa
08:58Siapa yang diuntungkan dalam kondisi saat ini
09:01Kita bahas lebih lengkap usai jeda
09:03Sampai jumpa di video selanjutnya
09:03Sampai jumpa di video selanjutnya
09:03Sampai jumpa di video selanjutnya
09:03Selamat menikmati
09:03Selamat menikmati
Komentar