Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Seorang karyawan bank keliling berinisial PG diduga menjadi korban penyekapan, penganiayaan, hingga pelecehan seksual oleh lima rekan kerjanya di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten.

Aksi kekerasan tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial.

Dalam rekaman, korban terlihat mengalami luka di wajah dan diduga menjadi korban kekerasan fisik oleh para pelaku.

Kuasa hukum korban, Risman Harefa, mengatakan kejadian bermula saat korban hendak mengundurkan diri dari pekerjaannya dan mengembalikan aset perusahaan kepada atasannya.

Namun, korban diduga ditahan hingga akhirnya lima rekan kerjanya datang dan melakukan penganiayaan.

"Awalnya klien kami bekerja di unit usaha koperasi atau bank keliling di Panongan. Karena merasa usaha tersebut tidak benar, akhirnya dia mengundurkan diri dan mengembalikan aset. Namun saat itu bosnya tidak menerima," ujar Risman.

Menurut Risman, korban diduga dianiaya bersama-sama oleh lima orang hingga mengalami luka.

Polisi kini melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan korban serta mendalami motif dan lokasi kejadian.

Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Tri Leksono, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait laporan tersebut.

"Korban sudah diperiksa. Selanjutnya kita akan menyelidiki dan mendalami motif sebenarnya yang terjadi," ujar Ipda Tri Leksono.

Video Editor: Rizaldi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/683814/usai-resign-karyawan-bank-keliling-diduga-disekap-lima-rekan-kerja-di-tangerang
Transkrip
00:00Di leher juga masih ada bekas-bekas pemukulan, masih belum sembuh total.
00:05Oke teman-teman, hari ini kami memenuhi pemanggilan dari unit BPA terkait pelecehan seksual yang dialami oleh klientannya beberapa waktu
00:19lalu.
00:19Ini korbannya masih ada bekas-bekasnya di matanya.
00:22Di leher juga masih ada bekas-bekas pemukulan, masih belum sembuh total.
00:27Jadi hari ini kami datang ke sini karena dimintakan langsung oleh Pak Kanit untuk dihadirkan.
00:32Dan korban ini sementara pada hari ini sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit Bala Raja.
00:43Kami dari tim penasih hukum, harapan kami supaya klien kami mendapat keadilan.
00:49Karena diperlakukan selain dikeroyok, teman-teman juga ditelanjangin, disuruh melakukan hal yang tidak senonok.
00:58Itu mungkin ada pertanyaan dari teman-teman.
01:00Peristiwa awalnya gimana sih, Pak?
01:01Kemudian apakah ada mati yang terjadi dalam kandis ini?
01:06Awalnya klien kami ini bekerja di jenis usaha kooperasi atau bank keliling di Panongan.
01:16Lalu kemudian karena dia merasa usaha tersebut tidak benar, akhirnya dia mengundurkan diri, menyampaikan kepada bosnya dan mengembalikan aset.
01:29Namun pada saat itu bosnya tidak langsung terima, melainkan orangnya ditahan dulu untuk menunggu karyawan lain-lain dan sambil mereka
01:39minuman-minuman keras.
01:41Nah setelah beberapa lama, mereka melakukan penganiayaan, pengeroyokan kepada klien kami secara bersama-sama ada lima orang terlapor.
01:51Jadi penganiayaan ini teman-teman untuk dicatat terjadi dari jam 11 sampai jam setengah lima pagi.
02:02Terima kasih telah menonton!
02:52TKP tersebut terjadi sekitar pada tanggal 28 sampai 29 ya.
02:59Dari pihak kami sudah melakukan mengambil wancara terkait korban, ambil keterangan.
03:24Dari situ kita masih menyelidik ya, di mana posisi yang terjadi tempatnya.
03:30Ada beberapa orang yang dilaporkan untuk itu kita masih mendalami.
03:36Artinya sudah saat ini, Pak?
03:41Saat ini baru dari pelapor, pelapor keterangan.
03:47Korban sudah diperiksa juga di wawancara?
03:50Pelaporan korban?
03:51Korban ya, korban ya.
03:53Lalu kemudian lantai selanjutnya yang akan diambil oleh koresta sandrasi ini apa?
03:58Kita pastinya kan akan menyelidiki kan, menalami juga kan modifnya apa sebenarnya yang terjadi.
04:11Kita untuk itu masih proses penyelidikan ya, karena di situ juga kita kan belum, apa ya,
04:19Ibaratnya di keterangan konologisnya kita belum mendapati pastinya itu, dia bekerja di operasi apa.
Komentar

Dianjurkan