Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Salah satu perwakilan keluarga menjelaskan, Sutrrimo sudah puluhan tahun bekerja di rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Keluarga telah ikhlas atas meninggalnya korban lantaran korban juga mengidap diabetes.

Kamis lalu jenazah almarhum Sutrrimo telah dimakamkan di TPU Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah. Sebelumnya, Sutrrimo ditemukan tak sadarkan diri di sebuah bangunan bekas klinik di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Korban dinyatakan meninggal saat tiba di rumah sakit.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara lanjutan atas kematian seorang pria bernama Sutrrimo di sebuah bekas klinik kecantikan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin siang. Gedung tempat jasad Sutrrimo ditemukan sudah tidak beroperasi sejak masa pandemi Covid-19.

Tim Inafis Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, bersama Puslabfor Polri, mendatangi lokasi penemuan jasad Sutrrimo. Namun, petugas enggan menjelaskan apa saja temuan dalam olah TKP lanjutan ini.

Pada olah TKP sebelumnya, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebuah bantal berwarna biru, botol plastik, sampel sisa makanan dan minuman, serta satu unit sepeda motor matik yang berada di lokasi.

Sementara itu, pengacara Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, merespons soal meninggalnya pria bernama Sutrrimo yang ditemukan tewas pada Kamis, 23 Juli 2026.

Menurut Febri, pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari Polda Metro Jaya.

Pengacara menunggu pernyataan resmi dari kepolisian ihwal Sutrrimo yang diduga bekerja di kediaman Febrie Adriansyah ditemukan tewas. Febrie bilang tim kuasa hukum saat ini bekerja untuk perkara yang ditangani kejaksaan.

#sutrimo #kebayoran #kematiansutrimo

Baca Juga Push Bike Jadi Pilihan Olahraga Anak, Latih Motorik dan Mental Sejak Usia Dini | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/682698/push-bike-jadi-pilihan-olahraga-anak-latih-motorik-dan-mental-sejak-usia-dini-sapa-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/682702/selidiki-kasus-kematian-sutrimo-polisi-kembali-gelar-olah-tkp-kedua-kompas-petang
Transkrip
00:00Yang juga jadi sorotan di Kompas Petang, Saudara, perwakilan keluarga Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah
00:05membenarkan korban bekerja di rumah ex-jampitsus Febri Adriansyah di Jakarta.
00:11Atas kematian korban, keluarga menjelaskan korban menderita penyakit diabetes.
00:17Salah satu perwakilan keluarga menjelaskan Sutrimo sudah puluhan tahun bekerja di rumah ex-jampitsus Febri Adriansyah.
00:24Keluarga telah ikhlas atas meninggalnya korban, lantaran korban juga mengidap diabetes, Saudara.
00:30Kami selalu jenaz almarhum Sutrimo telah dimakamkan di TPU Desa Lahar, Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah.
00:38Sebelumnya, Saudara, Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri di sebuah bangunan bekas klinik di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
00:45Korban dinyatakan meninggal saat tiba di rumah sakit.
00:59Saudara Sutrimo yang menjadi korban di Jakarta itu benar bekerja di rumahnya Bapak Febri Adriansyah, Jampit Jus.
01:12Nah, bekerja sebagai apa juga saya kurang tahu dia tapi sudah cukup lama puluhan tahun di rumahnya Bapak Febri Adriansyah.
01:26Keluarga itu tidak akan menuntut apapun dan sudah ikhlas, mohon didoakan saja.
01:35Nah, Sutrimo itu mempunyai riwayat penyakit diabetes mellitus kronis.
01:47Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara lanjutan atas kematian seorang pria bernama Sutrimo di sebuah bekas klinik kecantikan,
01:55Keramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin Siang.
01:58Gedung tempat jasad Sutrimo ditemukan sudah tidak beroperasi sejak masa pandemi COVID-19, Saudara.
02:05Timi Nafis Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan bersama dengan Puslap For Polri mendatangi lokasi penemuan jasad Sutrimo.
02:13Namun petugas enggan menjelaskan apa saja temuan dalam olah TKP lanjutan ini.
02:19Pada olah TKP sebelumnya, Saudara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya sebuah bantal berwarna biru,
02:25botol plastik, sampel sisa makanan dan minuman, serta satu unit sepeda motor metik yang berada di lokasi.
02:48Sementara itu, Saudara, pengacara Febri Adrian Syah, Febri Dian Syah,
02:52merespon soal meninggalnya pria bernama Sutrimo yang ditemukan tewas pada Kamis 23 Juli 2026.
02:59Menurut Febri, pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari Polda Metro Jaya.
03:03Pengacara menunggu pernyataan resmi dari polisi Iwal Sutrimo yang diduga bekerja di kediaman Febri Adrian Syah yang ditemukan tewas.
03:11Febri bilang tim kuasa hukum saat ini bekerja untuk perkara yang ditangani kejaksaan.
03:26Kami fokus di substansi perkara tadi.
03:31Saya juga tidak dapat informasi terkait dengan hal itu.
03:35Yang saya baca di media-media kan sudah ditulis dan Polda juga sudah mulai lakukan.
03:41Saya tidak tahu itu penyelidikan atau seperti apa.
03:45Jadi mungkin memang lebih baik agar isunya tidak campur aduk ya.
03:50Lebih baik kita tunggu saja bersama-sama informasi resmi dari Polda.
03:56Karena kami ini kan advokat untuk perkara di kejaksaan aku.
04:04Lalu bagaimana penyelidikan kasus ini?
04:06Kita sapa jurnalis Kompas TV Zevanya Situ Meang dan juru kamera Riki Sultana di Polda Metro Jaya.
04:12Zevanya selamat petang.
04:13Bagaimana update penyelidikan polisi soal kematian Sutrimo yang diduga pekerja ex-jampitsus?
04:31Pria bernama Sutrimo yang ditemukan di kawasan Jakarta Selatan ini.
04:37Memang seperti misalnya penyebab Sutrimo ini bisa ditemukan tewas tergeletak di klinik kawasan Jakarta Selatan ini.
04:44Lalu juga terutama terkait identitas dari Sutrimo sendiri.
04:48Yang memang saat ini beredar bahwa ia merupakan kepala rumah tangga dari ex-jampitsus Febri Adriansyah.
04:55Tapi seperti yang sudah kita dengar bersama tadi dari perwakilan keluarga.
05:01Ini tadi memang menyebut bahwa Sutrimo ini memang bekerja di rumah dari ex-jampitsus Febri Adriansyah.
05:08Nah dalam kurun waktu yang cukup lama puluhan tahun tapi memang tidak tahu apa pekerjaan dari Sutrimo di rumah ex
05:16-jampitsus tersebut.
05:17Nah tentu ini yang harus kita tunggu Sindi.
05:19Pernyataan resmi dari Polda Metro Jaya terkait apakah benar Sutrimo ini merupakan kepala rumah tangga dari ex-jampitsus Febri Adriansyah.
05:27Karena hingga sore hari ini kami masih menunggu Sindi dan kami sudah coba bertanya juga kepada Kabupaten Humas Polda Metro
05:33Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
05:35Namun memang dikatakan masih butuh waktu untuk menyelidiki atau melakukan pendalaman dari penyelidikan yang telah dilakukan saat ini.
05:43Karena seperti yang kita ketahui juga olah TKP sudah dilakukan sebanyak dua kali.
05:47Kemarin terakhir di Senin Siang dari Puslab for Polri ini kembali melakukan olah TKP di klinik kecantikan di kawasan Jakarta
05:57Selatan.
05:58Yang juga dari Kabupaten Humas Polda Metro Jaya menyebut akan menyampaikan hasilnya apabila memang sudah mengumpulkan cukup barang bukti.
06:08Dan ia juga menyebut saat ini sudah memegang sejumlah foto-foto, lalu dokumen, kemudian juga keterangan dari sejumlah saksi.
06:18Kalau dari Kabupaten Humas memang mengatakan sudah memintai keterangan ini dari pihak keluarga, lalu kemudian pengemudi ambulans, lalu petugas rumah
06:27sakit, serta pihak-pihak lain yang mengetahui kejadian tersebut.
06:30Karena melihat bagaimana kronologi ditemukannya Sutrimo ini ya ditemukan tewas tergeletak Kamis malam kemarin, waktu lalu begitu, yang kemudian dibawa
06:43oleh ambulans ke rumah sakit Muhammadiyah Taman Puring dan dinyatakan meninggal dunia.
06:49Tentu ada banyak sekali yang perlu kita nantikan, Sindi yang perlu diungkap bagaimana kemudian Sutrimo ini bisa berada di klinik
06:56kecantikan tersebut.
06:57Padahal kita ketahui klinik tersebut ini sudah terbengkalai lama, bahkan kesaksian warga sekitar memang menyebut klinik ini sudah lama tidak
07:05beroperasi sejak COVID-19, begitu kalau dari informasi yang kami himpun.
07:09Jadi ini yang perlu kita cari tahu titik terangnya ada apa Sutrimo kemudian bisa berada ditemukan di klinik tersebut, dan
07:16siapakah Sutrimo ini sebenarnya?
07:17Apakah dia memang benar kepala rumah tangga dari ex-jampitsus Febri Adrian Syah, dan apakah dari hasil olah TKP ini
07:25kemudian polisi menemukan adanya tindak pidana atau tidak?
07:29Ini yang tentu harus kita tunggu, Sindi, pernyataan resmi dari Polda Metro Jaya.
07:33Sementara demikian, Sindi.
07:34Zivanya, Kak Sus atau penyelidikan kematian karyawan ex-jampitsus ini kan jadi sorotan publik.
07:40Ada pernyataan polisi tidak? Bagaimana ia akan melakukan penyelidikannya secara transparan?
07:48Ya, ini juga masih terus kami nantikan, Sindi.
07:52Karena kalau dari pernyataan terakhir dari Kabupaten Humas Pola Metro Jaya memang menyebut masih membutuhkan waktu untuk melakukan proses penyelidikan,
08:00begitu ya.
08:00Bahwa juga Kabupaten Humas Pola Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto ini meminta agar masyarakat tidak banyak berspekulasi,
08:09informasi yang beredar agar bisa ditahan dulu juga dan menyampaikan, akan menyampaikan informasi secepatnya dan seakurat mungkin.
08:19Tapi tentu menunggu waktu katanya.
08:21Jadi memang harus kita nantikan bersama, Sindi, meskipun tadi kita sudah mendengar dari pihak perwakilan keluarga menyebut dan membenarkan bahwa
08:30Sutrimo ini memang bekerja di rumah Ex-Jampitsus dalam waktu yang lama, tapi memang masih belum diketahui apakah ia bekerja
08:38sebagai kepala rumah tangga dari Ex-Jampitsus Febri Adriansia.
08:41Dan kami sebenarnya sejak siang tadi mencoba mengonfirmasi terkait hal ini, tapi memang belum bisa disampaikan terkait apa hasil penyelidikan
08:49yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian terkait hal ini, Sindi.
08:53Jadi tentu harus kita tunggu bersama dan apa yang menjadi penyebab dari kematian Sutrimo ini.
08:59Karena kalau dari pihak keluarga nampaknya meyakini bahwa Sutrimo ini meninggal dikarenakan sakit,
09:05yang dimana tadi disampaikan juga ia menderita sakit diabetes, begitu.
09:10Tapi ini yang masih akan kita nanti bersama.
09:13Dan dari Kabupaten Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto juga menyebut apabila pihak keluarga ini merasa ada yang
09:21janggal dari kematian Sutrimo,
09:24ini dipersilahkan untuk melapor kepada Polda Metro Jaya terkait kejanggalan yang dirasakan.
09:31Namun kami belum menerima informasi juga apakah dari pihak keluarga ini kemudian sudah ada melapor, apa merasa ada kejanggalan.
09:38Tentu ini harus kita nantikan, Sindi, terkait pernyataan resmi dari Polda Metro Jaya terkait dengan hal ini.
09:45Apa sebenarnya yang menjadi penyebab kematian Sutrimo dan siapakah Sutrimo sebenarnya,
09:49apakah ia memang benar kepala rumah tangga yang bekerja di rumah ex-Jampitsus Febri Adrian Syah.
09:57Sindi.
09:58Jurnalis Kompas TV, Zevany Situmyang dan Riki Sultana, terima kasih atas laporan Anda.

Dianjurkan