00:06Intro
00:09Kembali lagi di Kompas Bisnis, saudara bersama saya Nanda Aprilia,
00:12Bursa Efek Indonesia melakukan evaluasi mayor sejumlah indeks saham termasuk Kompas 100.
00:18Rebalancing indeks Kompas 100 berlaku mulai 3 Agustus 2026.
00:26Dilansir dari pengumuman Bursa Efek Indonesia, terdapat 9 saham baru masuk menjadi konstituen indeks Kompas 100,
00:33menggantikan 9 saham lainnya yang keluar.
00:36Sebagai informasi, saudara, Kompas 100 adalah indeks saham yang mengukur kinerja harga 100 saham
00:42dengan kapitalisasi pasar relatif besar, likuiditas yang baik, serta fundamental dan juga kinerja yang dinilai baik.
00:49Indeks ini diterbitkan dan dikelola oleh Bursa Efek Indonesia,
00:53serta dikembangkan bersama dengan Kompas Gramedia Group.
01:02Untuk membahas mengenai hal ini, saudara, di studio Newsroom Menara Kompas,
01:07telah hadir warnawan senior kontan, Mas Cipta Wahyana.
01:10Selamat pagi, Mas Cipta. Apa kabar?
01:12Selamat pagi, Nanda. Baik.
01:14Alhamdulillah, luar biasa. Selamat datang di Newsroom Menara Kompas.
01:17Mas, tapi sebelum itu saya mau ngajak Mas Cipta dan juga saudara tentunya
01:21untuk melihat di harian Kompas saat ini terkait dengan tadi,
01:26sudah saya singgung mengenai penyusunan ulang atau rebalancing
01:28yang diumumkan oleh Bursa Efek Indonesia kemarin sejumlah indeks utama
01:33ada LQ45, kemudian IDX30, dan juga IDX80.
01:38Kalau di harian Kompas, di sini judulnya adalah
01:40Bursa Efek Indonesia susun ulang anggota indeks Kompas 100 pada Agustus 2026.
01:45Tadi juga pemberitaan ada di kontan ya?
01:47Ya.
01:47Nah, itu Mas. Termasuk dengan Kompas 100 ya, Mas?
01:50Ya, betul. Jadi kan ini kan memang ritual semesteran begitu ya.
01:55Oke.
01:55Jadi itu bagian dari tanggung jawab ke investor dan juga akuntabilitas ya,
02:02pengelolaan indeks gitu ya.
02:03Jadi karena ada perubahan market, ada perubahan pasar, harga berubah,
02:08maka ada penyesuaian gitu tiap 6 bulan gitu ya.
02:11Jadi biasanya Januari penyesuaian diumumkan berlaku untuk Februari,
02:15itu yang pertama. Lalu yang kedua ada juga seperti bulan ini ya, Juli,
02:20diumumkan biasanya 5 hari bursa tuh, 5 hari bursa sebelum efektif.
02:24Nanti 3 Agustus tuh mulai efektif diumumkan.
02:27Jadi ini disebutnya perubahan mayor. Kenapa?
02:31Karena memang kali ini susun ulang, penyusunan ulang itu mengubah anggota-anggotanya.
02:36Nah, indeks-indeks utama tadi disebut benar tadi Nanda.
02:40Jadi ada LQ45, ada IDX30, IDX80, dan juga Kompas 100 yang akan kita diskusikan.
02:47Nah, itu ikut dalam jadwal perubahan kali ini gitu ya.
02:51Oke, dan ini mungkin ada juga yang belum tahu dan kita akan kasih tahu hari ini nih Mas,
02:55sebenarnya apa sih perbedaan dari Kompas 100 dengan IHSG, LQ45, atau IDX80?
03:03Ya, sebenarnya secara umum namanya, sebenarnya namanya itu indeks Kompas 100.
03:11Oke.
03:11Itu kurang lebih menjelaskannya.
03:12Jadi pertama, indeks. Indeks itu artinya apa?
03:15Indeks itu berarti ini kayak seperti alat pengukur kinerja harga saham.
03:22Harga saham apa? Nah, dalam hal ini harga saham yang diukur adalah harga saham dalam satu kelompok tertentu.
03:27Kelompoknya apa? Nah, kalau Kompas 100, karena 100, ya berarti kelompok 100 saham.
03:32Jadi, ini menjadi pengukur kinerja harga 100 saham, anggota Kompas 100.
03:37Ditambah lagi di situ ada kata-kata Kompas kan?
03:40Ya berarti indeks ini merupakan, khusus indeks ini merupakan kerjasama antara Bursa Efek Indonesia dengan Kompas Gramedia
03:46sebagai penerbit harian Kompas gitu ya. Jadi, fungsinya apa? Jadi, Bursa, komite indeks di Bursa sebagai pihak yang menyeleksi gitu
03:56ya,
03:57anggota indeks termasuk, apa ya, karastik atau cara untuk memilihnya itu dari Bursa.
04:06Sementara, kita sebagai media pasti membantu untuk mempublikasikan dan juga ini menjadi bagian dari alat literasi kita.
04:15Literasi, kalau dalam konteks pasar modal tentu saja literasi pasar keuangan, pasar finansial.
04:20Ini akan menjadi wadah untuk itu gitu kita sebagai tanggung jawab kita sebagai media partner atau co-brand dalam pengelolaan
04:28indeks Kompas 100 ini.
04:30Nah, itu sudah menjelaskan mengenai indeks Kompas 100, hadirnya indeks Kompas 100 begitu ya, Mas Cipta.
04:35Jadi, kalau sekarang berarti pertanyaannya, kenapa kemudian Kompas 100 ini dibutuhkan?
04:40Dan apa saja sebenarnya yang jadi kriteria untuk bisa turut serta?
04:46Sebenarnya gini ya, pertama kan memang indeks itu hadir untuk mengukur, yaitu tadi, sekelompok saham yang ada di situ, kinerjanya
04:56seperti apa.
04:57Tapi tentu sih ada tujuan-tujuannya ya.
05:01Nanda sendiri suka olahraga nggak?
05:04Suka, lari.
05:06Yang lain apa? Misalnya basket suka nggak ya?
05:09Bola, nonton nggak?
05:10Bola, nonton.
05:12Tahu ada yang istilahnya pemain-pemain utama atau all star gitu?
05:15All star.
05:16Mirip-mirip seperti itulah.
05:18Jadi ini Kompas 100 itu, jadi kalau kita misalnya mau cari pemain terbaik dalam satu sepak bola,
05:25kan dari sekian ratus, itu bingung juga kalau suruh milih.
05:29Nah, beda kalau ada all star, kemudian kita dibantu tuh untuk, oh ini yang bagus-bagus atau yang potensial lah.
05:36Potensial, jadi dibantu.
05:37Nah, dalam konteks ini juga ada tujuan itu juga.
05:39Jadi, di bursa ini kan ada berapa?
05:41Sembilian ratus lebih saham.
05:44Bayangkan kalau kita harus memilih sekian banyak saham kan.
05:47Nah, dalam hal ini, Kompas 100 membantu nih menyeleksi awal gitu ya.
05:51Nah, jadi kemudian dari situlah bisa menjadi pijakan.
05:55Salah satunya kalau jadi angle investor bisa jadi pijakan untuk pilihan awal investasi.
05:59Tapi bisa juga misalnya ada manajer investasi yang mau bikin produk raksadana turunan.
06:05Nah, ini bisa jadi acuan.
06:07Bisa jadi produk yang pasif.
06:09Pasif itu dalam arti yaudah ngikutin aja apa yang ada di Kompas 100 dibeli.
06:12Tapi itu terlalu banyak.
06:13Tapi bisa juga aktif.
06:15Jadi aktif, dia tetap jual beli.
06:17Tapi acuan saringan pertama yang dipakai adalah saham-saham yang ada di Kompas 100.
06:22Jadi ada tujuan-tujuan itu.
06:23Selain ini menjadi wadah untuk,
06:26kalau dari angle korporasi ya,
06:27ini menjadi wadah untuk benchmark perusahaan-perusahaan yang oke gitu.
06:31Oke.
06:31Perusaha saham.
06:32Itu tadi manfaatnya, itu juga tujuan hadirnya Kompas 100.
06:35Begitu ya Mas Cipta.
06:36Oke.
06:37Nah, kalau kita berbicara mengenai saham perusahaan,
06:39seperti apa yang dapat jadi bagian dari mungkin dari Kompas 100 ini?
06:44Mas Cipta.
06:46Apakah memang emiten ini dapat bisa mendaftar
06:49atau menominasikan gitu lah ya bahasanya,
06:53sahamnya kepada Kompas 100?
06:56Tidak.
06:57Jawabannya adalah tidak.
06:58Karena memang anggota Kompas 100 itu dipilih oleh komite.
07:02Jadi ada komite emiten yang secara khusus memilih sesuai dengan kriteria.
07:06Kriteria-kriteria yang sudah ditetapkan.
07:08Jadi tidak bisa mengajukan diri.
07:10Itu mirip juga dengan All Star kan tidak bisa mengajukan diri.
07:12Tidak bisa mengajukan diri.
07:13Pilih ada komite yang memilih begitu ya.
07:15Nah, di situ ada kriteria-kriteria yang ditentukan.
07:18Misalnya kalau Kompas 100, itu kan kriterianya satu,
07:22ya dia harus rame ini ditransaksikan.
07:25Orang bilang ya nilai transaksinya harus cukup besar.
07:28Kenapa?
07:29Karena itu menggambarkan seberapa banyak ya saham itu tersedia untuk dibeli.
07:35Oke.
07:36Karena percuma juga ada saham, mungkin kinerjanya bagus dan sebagainya.
07:40Tapi kalau tidak ada yang bertransaksi, investor tidak bisa beli.
07:43Atau kalau sudah beli tidak bisa jual.
07:45Nah, itu kan salah satu kriterianya.
07:47Tapi kurang lebih begitu lah.
07:48Jadi tidak bisa mendaftar.
07:50Tapi bisa juga kalau idealnya ya,
07:53ya Kompas 100 menjadi sasaran perusahaan,
07:57biasanya ya tujuan akhir salah satunya menjadi anggota LK45.
08:01Tapi untuk menuju ke sana,
08:02Kompas 100 bisa menjadi pijakan awal.
08:04Jadi kriteria-kriteria apa yang ada itu berusaha dicapai.
08:08Jadi kalau mau menjadi anggota supaya bisa masuk,
08:11ya lihatlah kriteria-kriterianya dan
08:13usahakan penuhi supaya bisa masuk.
08:16Dengan masuk itu akan ada banyak manfaat yang diperoleh oleh korporasi tentu saja.
08:20Nah oke, nah ini menarik terkait dengan manfaat ya Mas Cipta.
08:23Sebenarnya kita, mungkin Mas Cipta juga di sini bisa menjelaskan.
08:26Apa-apa saja sih sebenarnya manfaat,
08:28ini khususnya dari Kompas 100 ya.
08:30Baik itu untuk investor,
08:31kemudian juga emiten,
08:33sampai dengan eksekutif korporasi di sini Mas.
08:35Kalau investor kan tadi sudah kita singgung ya.
08:37Sudah disinggung di awal.
08:38Panologi lain, misalnya suka belanja kan.
08:40Suka belanja.
08:41Kalau masuk mal atau masuk salah satu berai,
08:43saya kan bingung tuh lihat baju sekian.
08:46Banyak ya.
08:46Beda kalau,
08:47biasanya kan toko sudah ada yang mengkurasi tuh sebagian,
08:50ditaruh di spot tertentu.
08:52Memang kalau toko angle-nya promosi ya,
08:54kalau di sini saham tuh angle-nya kurasi.
08:57Minimal itu buat investor ya,
08:59bisa menjadi pijakan awal untuk memilih dia investasi.
09:02Meskipun masuk Kompas 100 itu tidak berarti rekomendasi beli.
09:07Atau kalau keluar rekomendasi jual.
09:09Itu beda.
09:09Karena beli jual itu kan pertimbangannya ada banyak.
09:12Ada soal harganya, mahal murah,
09:15horizon investasinya, risikonya, dan sebagainya.
09:17Tapi minimal ini bisa menjadi pilihan awal.
09:20Tinggal di situ nanti diseleksi lagi.
09:22Kalau untuk perusahaan, tadi bicara perusahaan.
09:24Perusahaan ya,
09:26satu,
09:27ya tadi bicara tentang toko baju.
09:31Daripada Anda atau produk Anda ada di pojokan,
09:34ya nggak jelas.
09:35Alangkah baiknya kalau ada di etalase.
09:37Jadi akan lebih banyak lebih terlihat di diet investor.
09:42Dilihat analis, dan sebagainya.
09:44Artinya visibilitas ya.
09:46Jadi perusahaan kalau masuk Kompas 100,
09:49mestinya akan lebih mendapat perhatian.
09:51Lalu buat korporasi juga benchmarking kan.
09:54Benchmarking atau perbandingan dengan peer saya,
09:57seperti apa sih?
09:58Nah itu menjadi penting.
09:59Kalau misalnya perusahaan atau pimpinan perusahaan ya,
10:03ini juga korelasinya sama.
10:05Dia bisa benchmarking.
10:06Dalam arti misalnya,
10:08perusahaan itu masuk ke bursa,
10:09biasanya kan tujuannya,
10:11salah satunya,
10:11seling disebut sebenarnya mengoptimalkan nilai untuk pemegang saham.
10:15Itu artinya apa?
10:16Artinya harga sahamnya naik,
10:18dan juga banyak diteransaksikan,
10:21selain tentu saja misalnya kinerja bagus membagikan dividen.
10:24Nah,
10:26untuk bisa seperti itu,
10:28ya harus masuk Kompas 100.
10:29Karena Kompas 100 itu menyeleksi.
10:31Jadi saham-saham masuk itu adalah saham yang diteransaksikan.
10:34rame.
10:34Yang kedua,
10:36kapitalisasi pasar ini juga cukup besar.
10:38Jadi kalau bisa memenuhi itu,
10:40ya pasti itu menjadi,
10:43secara umum mestinya pemegang saham juga lebih puas.
10:46Yang terakhir,
10:48kita ingin sebenarnya Kompas 100 itu bukan hanya indeks,
10:52tapi kita setelah ini dan seterusnya,
10:54kita juga harus terus perkembangkan,
10:56bahwa Kompas 100 ini sebenarnya sebuah ekosistem.
10:59Ekosistem.
10:59Jadi para pimpinan perusahaan ya akan memperoleh ruang.
11:04Untuk misalnya,
11:05ya nanti kita sedang siapkan juga seri misalnya podcast,
11:09yang akan mengundang para CEO-CEO Kompas 100.
11:13Lalu Kompas kan setiap tahun menyelenggarakan Kompas 100 CEO Forum,
11:17yang cukup fenomenal,
11:19cukup besar gitu ya di akhir tahun.
11:21Pasti ruang-ruang itu menjadi terbuka,
11:23kalau perusahaan masuk di Kompas 100.
11:27Ruang-ruang itu terbuka untuk para eksekutif.
11:28Jadi ini menjadi ekosistem yang mestinya memberikan nilai tambah untuk para eksekutif.
11:35Oke, apalagi dengan tadi tujuannya adalah membuat ini sebagai
11:37oda ekosistem begitu ya mas,
11:39untuk indeks 100 ini.
11:41Nah, ini terakhir dari kami mas,
11:43terkait dengan indeks 100 ini,
11:46mekanisme,
11:47kita berbicara mengenai mekanisme,
11:49dan juga kapan kemudian evaluasi mayor dan juga minor dilakukan?
11:54Ya ini mungkin menjadi catatan juga,
11:57yaitu tadi sekali lagi kalau perusahaan mau masuk sini,
11:59harus memenuhi kriteria,
12:01yaitu yang pertama,
12:02jadi perusahaan Bapak Ibu gitu ya,
12:04Bapak Ibu,
12:05jadi itu harus masuk dalam top 150 nilai transaksi dalam 12 bulan terakhir.
12:13Dan juga minimal 6 bulan,
12:15sudah tercatat gitu ya.
12:16Nah, setelah itu harus melolos gitu ya,
12:20uji likuiditas.
12:22Jadi di dalamnya akan dicek juga,
12:24bukan cuma nilai transaksi,
12:26tapi seberapa sering ditransaksikan,
12:30jangan sampai misalnya cuma rame di sebulan terakhir.
12:32Itu akan dilihat aktifnya itu berapa lama.
12:35Akan dilihat juga misalnya kepatuhan,
12:38dan juga fundamentalnya juga akan dilihat.
12:40Fundamental itu artinya kinerja ya,
12:42jangan sampai sebuah perusahaan masuk kompas ratus,
12:44tapi minggu depan kemudian ada masalah gitu,
12:48secara keuangan, itu satu.
12:49Lalu,
12:50nah itu harus konsisten dijaga,
12:52karena tadi kita bicara tentang rebalancing,
12:54atau penyusunan ulang,
12:56itu yang mayor,
12:57yang mengubah anggota,
12:58itu akan terjadi di atas 6 bulan.
13:00Jadi setelah Juli ini,
13:02berlaku Agustus,
13:02nanti akan ada lagi Januari,
13:04itu berlaku untuk Februari,
13:076 bulan ke depan.
13:08Ada juga yang minor.
13:09Minor itu terjadi di April dan Oktober.
13:13Minor, kenapa disebut minor?
13:14Karena biasanya tidak ada perubahan anggota.
13:17Jadi tidak ada yang keluar masuk,
13:18seperti hari ini kan ada yang 9 masuk, 9 keluar.
13:21Ini tidak ada,
13:22tapi ada perubahan bobot.
13:24Kenapa?
13:24Karena harga saham kan bergerak.
13:26Jumlah saham yang ada di publik,
13:29atau free float juga berubah.
13:30Sementara ini menentukan bobot dalam indeks.
13:33Nah itulah yang korporasi harus jaga.
13:36Kalau mau tetap manteng di Kompas 100,
13:38kriteria harus dicermati dan itu dijaga.
13:40Nah itu dia.
13:41Perbincangan menarik sekali sebenarnya pagi ini.
13:43Mas Cipta, terima kasih sebelumnya sudah beberapa lagi perspektif
13:46bersama kami mulai Kompas 100,
13:48kemudian tujuan dan juga manfaatnya apa.
13:50Terima kasih wartawan senior konten Cipta Wahyana.
13:53Selamat pagi Mas Cipta.
Komentar