Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 8 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan rebalancing atau penyusunan ulang Indeks Kompas100 yang mulai berlaku pada 3 Agustus 2026.

Dalam dialog Kompas Bisnis, Wartawan Senior Kontan, Cipta Wahyana, menjelaskan bahwa evaluasi mayor ini merupakan agenda rutin setiap enam bulan untuk memastikan konstituen indeks tetap terdiri dari saham-saham berkapitalisasi besar, likuid, serta memiliki fundamental yang baik.

Baca Juga [FULL] Liza Camelia Soal Mundurnya Perry Warjiyo: Revisi UU P2SK Ancam Independensi BI - KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/video/682642/full-liza-camelia-soal-mundurnya-perry-warjiyo-revisi-uu-p2sk-ancam-independensi-bi-kompas-pagi

Menurut Cipta Wahyana, Kompas100 tidak hanya menjadi tolok ukur kinerja pasar saham, tetapi juga berfungsi sebagai acuan awal bagi investor dalam menyaring emiten potensial.

Ia juga memaparkan kriteria agar suatu saham dapat masuk ke Kompas100, manfaatnya bagi perusahaan dan investor, serta mekanisme evaluasi mayor dan minor yang dilakukan secara berkala oleh BEI.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Vila

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/682643/full-bei-susun-ulang-indeks-kompas100-agustus-2026-cipta-wahyana-jelaskan-dampaknya-kompas-pagi
Transkrip
00:06Intro
00:09Kembali lagi di Kompas Bisnis, saudara bersama saya Nanda Aprilia,
00:12Bursa Efek Indonesia melakukan evaluasi mayor sejumlah indeks saham termasuk Kompas 100.
00:18Rebalancing indeks Kompas 100 berlaku mulai 3 Agustus 2026.
00:26Dilansir dari pengumuman Bursa Efek Indonesia, terdapat 9 saham baru masuk menjadi konstituen indeks Kompas 100,
00:33menggantikan 9 saham lainnya yang keluar.
00:36Sebagai informasi, saudara, Kompas 100 adalah indeks saham yang mengukur kinerja harga 100 saham
00:42dengan kapitalisasi pasar relatif besar, likuiditas yang baik, serta fundamental dan juga kinerja yang dinilai baik.
00:49Indeks ini diterbitkan dan dikelola oleh Bursa Efek Indonesia,
00:53serta dikembangkan bersama dengan Kompas Gramedia Group.
01:02Untuk membahas mengenai hal ini, saudara, di studio Newsroom Menara Kompas,
01:07telah hadir warnawan senior kontan, Mas Cipta Wahyana.
01:10Selamat pagi, Mas Cipta. Apa kabar?
01:12Selamat pagi, Nanda. Baik.
01:14Alhamdulillah, luar biasa. Selamat datang di Newsroom Menara Kompas.
01:17Mas, tapi sebelum itu saya mau ngajak Mas Cipta dan juga saudara tentunya
01:21untuk melihat di harian Kompas saat ini terkait dengan tadi,
01:26sudah saya singgung mengenai penyusunan ulang atau rebalancing
01:28yang diumumkan oleh Bursa Efek Indonesia kemarin sejumlah indeks utama
01:33ada LQ45, kemudian IDX30, dan juga IDX80.
01:38Kalau di harian Kompas, di sini judulnya adalah
01:40Bursa Efek Indonesia susun ulang anggota indeks Kompas 100 pada Agustus 2026.
01:45Tadi juga pemberitaan ada di kontan ya?
01:47Ya.
01:47Nah, itu Mas. Termasuk dengan Kompas 100 ya, Mas?
01:50Ya, betul. Jadi kan ini kan memang ritual semesteran begitu ya.
01:55Oke.
01:55Jadi itu bagian dari tanggung jawab ke investor dan juga akuntabilitas ya,
02:02pengelolaan indeks gitu ya.
02:03Jadi karena ada perubahan market, ada perubahan pasar, harga berubah,
02:08maka ada penyesuaian gitu tiap 6 bulan gitu ya.
02:11Jadi biasanya Januari penyesuaian diumumkan berlaku untuk Februari,
02:15itu yang pertama. Lalu yang kedua ada juga seperti bulan ini ya, Juli,
02:20diumumkan biasanya 5 hari bursa tuh, 5 hari bursa sebelum efektif.
02:24Nanti 3 Agustus tuh mulai efektif diumumkan.
02:27Jadi ini disebutnya perubahan mayor. Kenapa?
02:31Karena memang kali ini susun ulang, penyusunan ulang itu mengubah anggota-anggotanya.
02:36Nah, indeks-indeks utama tadi disebut benar tadi Nanda.
02:40Jadi ada LQ45, ada IDX30, IDX80, dan juga Kompas 100 yang akan kita diskusikan.
02:47Nah, itu ikut dalam jadwal perubahan kali ini gitu ya.
02:51Oke, dan ini mungkin ada juga yang belum tahu dan kita akan kasih tahu hari ini nih Mas,
02:55sebenarnya apa sih perbedaan dari Kompas 100 dengan IHSG, LQ45, atau IDX80?
03:03Ya, sebenarnya secara umum namanya, sebenarnya namanya itu indeks Kompas 100.
03:11Oke.
03:11Itu kurang lebih menjelaskannya.
03:12Jadi pertama, indeks. Indeks itu artinya apa?
03:15Indeks itu berarti ini kayak seperti alat pengukur kinerja harga saham.
03:22Harga saham apa? Nah, dalam hal ini harga saham yang diukur adalah harga saham dalam satu kelompok tertentu.
03:27Kelompoknya apa? Nah, kalau Kompas 100, karena 100, ya berarti kelompok 100 saham.
03:32Jadi, ini menjadi pengukur kinerja harga 100 saham, anggota Kompas 100.
03:37Ditambah lagi di situ ada kata-kata Kompas kan?
03:40Ya berarti indeks ini merupakan, khusus indeks ini merupakan kerjasama antara Bursa Efek Indonesia dengan Kompas Gramedia
03:46sebagai penerbit harian Kompas gitu ya. Jadi, fungsinya apa? Jadi, Bursa, komite indeks di Bursa sebagai pihak yang menyeleksi gitu
03:56ya,
03:57anggota indeks termasuk, apa ya, karastik atau cara untuk memilihnya itu dari Bursa.
04:06Sementara, kita sebagai media pasti membantu untuk mempublikasikan dan juga ini menjadi bagian dari alat literasi kita.
04:15Literasi, kalau dalam konteks pasar modal tentu saja literasi pasar keuangan, pasar finansial.
04:20Ini akan menjadi wadah untuk itu gitu kita sebagai tanggung jawab kita sebagai media partner atau co-brand dalam pengelolaan
04:28indeks Kompas 100 ini.
04:30Nah, itu sudah menjelaskan mengenai indeks Kompas 100, hadirnya indeks Kompas 100 begitu ya, Mas Cipta.
04:35Jadi, kalau sekarang berarti pertanyaannya, kenapa kemudian Kompas 100 ini dibutuhkan?
04:40Dan apa saja sebenarnya yang jadi kriteria untuk bisa turut serta?
04:46Sebenarnya gini ya, pertama kan memang indeks itu hadir untuk mengukur, yaitu tadi, sekelompok saham yang ada di situ, kinerjanya
04:56seperti apa.
04:57Tapi tentu sih ada tujuan-tujuannya ya.
05:01Nanda sendiri suka olahraga nggak?
05:04Suka, lari.
05:06Yang lain apa? Misalnya basket suka nggak ya?
05:09Bola, nonton nggak?
05:10Bola, nonton.
05:12Tahu ada yang istilahnya pemain-pemain utama atau all star gitu?
05:15All star.
05:16Mirip-mirip seperti itulah.
05:18Jadi ini Kompas 100 itu, jadi kalau kita misalnya mau cari pemain terbaik dalam satu sepak bola,
05:25kan dari sekian ratus, itu bingung juga kalau suruh milih.
05:29Nah, beda kalau ada all star, kemudian kita dibantu tuh untuk, oh ini yang bagus-bagus atau yang potensial lah.
05:36Potensial, jadi dibantu.
05:37Nah, dalam konteks ini juga ada tujuan itu juga.
05:39Jadi, di bursa ini kan ada berapa?
05:41Sembilian ratus lebih saham.
05:44Bayangkan kalau kita harus memilih sekian banyak saham kan.
05:47Nah, dalam hal ini, Kompas 100 membantu nih menyeleksi awal gitu ya.
05:51Nah, jadi kemudian dari situlah bisa menjadi pijakan.
05:55Salah satunya kalau jadi angle investor bisa jadi pijakan untuk pilihan awal investasi.
05:59Tapi bisa juga misalnya ada manajer investasi yang mau bikin produk raksadana turunan.
06:05Nah, ini bisa jadi acuan.
06:07Bisa jadi produk yang pasif.
06:09Pasif itu dalam arti yaudah ngikutin aja apa yang ada di Kompas 100 dibeli.
06:12Tapi itu terlalu banyak.
06:13Tapi bisa juga aktif.
06:15Jadi aktif, dia tetap jual beli.
06:17Tapi acuan saringan pertama yang dipakai adalah saham-saham yang ada di Kompas 100.
06:22Jadi ada tujuan-tujuan itu.
06:23Selain ini menjadi wadah untuk,
06:26kalau dari angle korporasi ya,
06:27ini menjadi wadah untuk benchmark perusahaan-perusahaan yang oke gitu.
06:31Oke.
06:31Perusaha saham.
06:32Itu tadi manfaatnya, itu juga tujuan hadirnya Kompas 100.
06:35Begitu ya Mas Cipta.
06:36Oke.
06:37Nah, kalau kita berbicara mengenai saham perusahaan,
06:39seperti apa yang dapat jadi bagian dari mungkin dari Kompas 100 ini?
06:44Mas Cipta.
06:46Apakah memang emiten ini dapat bisa mendaftar
06:49atau menominasikan gitu lah ya bahasanya,
06:53sahamnya kepada Kompas 100?
06:56Tidak.
06:57Jawabannya adalah tidak.
06:58Karena memang anggota Kompas 100 itu dipilih oleh komite.
07:02Jadi ada komite emiten yang secara khusus memilih sesuai dengan kriteria.
07:06Kriteria-kriteria yang sudah ditetapkan.
07:08Jadi tidak bisa mengajukan diri.
07:10Itu mirip juga dengan All Star kan tidak bisa mengajukan diri.
07:12Tidak bisa mengajukan diri.
07:13Pilih ada komite yang memilih begitu ya.
07:15Nah, di situ ada kriteria-kriteria yang ditentukan.
07:18Misalnya kalau Kompas 100, itu kan kriterianya satu,
07:22ya dia harus rame ini ditransaksikan.
07:25Orang bilang ya nilai transaksinya harus cukup besar.
07:28Kenapa?
07:29Karena itu menggambarkan seberapa banyak ya saham itu tersedia untuk dibeli.
07:35Oke.
07:36Karena percuma juga ada saham, mungkin kinerjanya bagus dan sebagainya.
07:40Tapi kalau tidak ada yang bertransaksi, investor tidak bisa beli.
07:43Atau kalau sudah beli tidak bisa jual.
07:45Nah, itu kan salah satu kriterianya.
07:47Tapi kurang lebih begitu lah.
07:48Jadi tidak bisa mendaftar.
07:50Tapi bisa juga kalau idealnya ya,
07:53ya Kompas 100 menjadi sasaran perusahaan,
07:57biasanya ya tujuan akhir salah satunya menjadi anggota LK45.
08:01Tapi untuk menuju ke sana,
08:02Kompas 100 bisa menjadi pijakan awal.
08:04Jadi kriteria-kriteria apa yang ada itu berusaha dicapai.
08:08Jadi kalau mau menjadi anggota supaya bisa masuk,
08:11ya lihatlah kriteria-kriterianya dan
08:13usahakan penuhi supaya bisa masuk.
08:16Dengan masuk itu akan ada banyak manfaat yang diperoleh oleh korporasi tentu saja.
08:20Nah oke, nah ini menarik terkait dengan manfaat ya Mas Cipta.
08:23Sebenarnya kita, mungkin Mas Cipta juga di sini bisa menjelaskan.
08:26Apa-apa saja sih sebenarnya manfaat,
08:28ini khususnya dari Kompas 100 ya.
08:30Baik itu untuk investor,
08:31kemudian juga emiten,
08:33sampai dengan eksekutif korporasi di sini Mas.
08:35Kalau investor kan tadi sudah kita singgung ya.
08:37Sudah disinggung di awal.
08:38Panologi lain, misalnya suka belanja kan.
08:40Suka belanja.
08:41Kalau masuk mal atau masuk salah satu berai,
08:43saya kan bingung tuh lihat baju sekian.
08:46Banyak ya.
08:46Beda kalau,
08:47biasanya kan toko sudah ada yang mengkurasi tuh sebagian,
08:50ditaruh di spot tertentu.
08:52Memang kalau toko angle-nya promosi ya,
08:54kalau di sini saham tuh angle-nya kurasi.
08:57Minimal itu buat investor ya,
08:59bisa menjadi pijakan awal untuk memilih dia investasi.
09:02Meskipun masuk Kompas 100 itu tidak berarti rekomendasi beli.
09:07Atau kalau keluar rekomendasi jual.
09:09Itu beda.
09:09Karena beli jual itu kan pertimbangannya ada banyak.
09:12Ada soal harganya, mahal murah,
09:15horizon investasinya, risikonya, dan sebagainya.
09:17Tapi minimal ini bisa menjadi pilihan awal.
09:20Tinggal di situ nanti diseleksi lagi.
09:22Kalau untuk perusahaan, tadi bicara perusahaan.
09:24Perusahaan ya,
09:26satu,
09:27ya tadi bicara tentang toko baju.
09:31Daripada Anda atau produk Anda ada di pojokan,
09:34ya nggak jelas.
09:35Alangkah baiknya kalau ada di etalase.
09:37Jadi akan lebih banyak lebih terlihat di diet investor.
09:42Dilihat analis, dan sebagainya.
09:44Artinya visibilitas ya.
09:46Jadi perusahaan kalau masuk Kompas 100,
09:49mestinya akan lebih mendapat perhatian.
09:51Lalu buat korporasi juga benchmarking kan.
09:54Benchmarking atau perbandingan dengan peer saya,
09:57seperti apa sih?
09:58Nah itu menjadi penting.
09:59Kalau misalnya perusahaan atau pimpinan perusahaan ya,
10:03ini juga korelasinya sama.
10:05Dia bisa benchmarking.
10:06Dalam arti misalnya,
10:08perusahaan itu masuk ke bursa,
10:09biasanya kan tujuannya,
10:11salah satunya,
10:11seling disebut sebenarnya mengoptimalkan nilai untuk pemegang saham.
10:15Itu artinya apa?
10:16Artinya harga sahamnya naik,
10:18dan juga banyak diteransaksikan,
10:21selain tentu saja misalnya kinerja bagus membagikan dividen.
10:24Nah,
10:26untuk bisa seperti itu,
10:28ya harus masuk Kompas 100.
10:29Karena Kompas 100 itu menyeleksi.
10:31Jadi saham-saham masuk itu adalah saham yang diteransaksikan.
10:34rame.
10:34Yang kedua,
10:36kapitalisasi pasar ini juga cukup besar.
10:38Jadi kalau bisa memenuhi itu,
10:40ya pasti itu menjadi,
10:43secara umum mestinya pemegang saham juga lebih puas.
10:46Yang terakhir,
10:48kita ingin sebenarnya Kompas 100 itu bukan hanya indeks,
10:52tapi kita setelah ini dan seterusnya,
10:54kita juga harus terus perkembangkan,
10:56bahwa Kompas 100 ini sebenarnya sebuah ekosistem.
10:59Ekosistem.
10:59Jadi para pimpinan perusahaan ya akan memperoleh ruang.
11:04Untuk misalnya,
11:05ya nanti kita sedang siapkan juga seri misalnya podcast,
11:09yang akan mengundang para CEO-CEO Kompas 100.
11:13Lalu Kompas kan setiap tahun menyelenggarakan Kompas 100 CEO Forum,
11:17yang cukup fenomenal,
11:19cukup besar gitu ya di akhir tahun.
11:21Pasti ruang-ruang itu menjadi terbuka,
11:23kalau perusahaan masuk di Kompas 100.
11:27Ruang-ruang itu terbuka untuk para eksekutif.
11:28Jadi ini menjadi ekosistem yang mestinya memberikan nilai tambah untuk para eksekutif.
11:35Oke, apalagi dengan tadi tujuannya adalah membuat ini sebagai
11:37oda ekosistem begitu ya mas,
11:39untuk indeks 100 ini.
11:41Nah, ini terakhir dari kami mas,
11:43terkait dengan indeks 100 ini,
11:46mekanisme,
11:47kita berbicara mengenai mekanisme,
11:49dan juga kapan kemudian evaluasi mayor dan juga minor dilakukan?
11:54Ya ini mungkin menjadi catatan juga,
11:57yaitu tadi sekali lagi kalau perusahaan mau masuk sini,
11:59harus memenuhi kriteria,
12:01yaitu yang pertama,
12:02jadi perusahaan Bapak Ibu gitu ya,
12:04Bapak Ibu,
12:05jadi itu harus masuk dalam top 150 nilai transaksi dalam 12 bulan terakhir.
12:13Dan juga minimal 6 bulan,
12:15sudah tercatat gitu ya.
12:16Nah, setelah itu harus melolos gitu ya,
12:20uji likuiditas.
12:22Jadi di dalamnya akan dicek juga,
12:24bukan cuma nilai transaksi,
12:26tapi seberapa sering ditransaksikan,
12:30jangan sampai misalnya cuma rame di sebulan terakhir.
12:32Itu akan dilihat aktifnya itu berapa lama.
12:35Akan dilihat juga misalnya kepatuhan,
12:38dan juga fundamentalnya juga akan dilihat.
12:40Fundamental itu artinya kinerja ya,
12:42jangan sampai sebuah perusahaan masuk kompas ratus,
12:44tapi minggu depan kemudian ada masalah gitu,
12:48secara keuangan, itu satu.
12:49Lalu,
12:50nah itu harus konsisten dijaga,
12:52karena tadi kita bicara tentang rebalancing,
12:54atau penyusunan ulang,
12:56itu yang mayor,
12:57yang mengubah anggota,
12:58itu akan terjadi di atas 6 bulan.
13:00Jadi setelah Juli ini,
13:02berlaku Agustus,
13:02nanti akan ada lagi Januari,
13:04itu berlaku untuk Februari,
13:076 bulan ke depan.
13:08Ada juga yang minor.
13:09Minor itu terjadi di April dan Oktober.
13:13Minor, kenapa disebut minor?
13:14Karena biasanya tidak ada perubahan anggota.
13:17Jadi tidak ada yang keluar masuk,
13:18seperti hari ini kan ada yang 9 masuk, 9 keluar.
13:21Ini tidak ada,
13:22tapi ada perubahan bobot.
13:24Kenapa?
13:24Karena harga saham kan bergerak.
13:26Jumlah saham yang ada di publik,
13:29atau free float juga berubah.
13:30Sementara ini menentukan bobot dalam indeks.
13:33Nah itulah yang korporasi harus jaga.
13:36Kalau mau tetap manteng di Kompas 100,
13:38kriteria harus dicermati dan itu dijaga.
13:40Nah itu dia.
13:41Perbincangan menarik sekali sebenarnya pagi ini.
13:43Mas Cipta, terima kasih sebelumnya sudah beberapa lagi perspektif
13:46bersama kami mulai Kompas 100,
13:48kemudian tujuan dan juga manfaatnya apa.
13:50Terima kasih wartawan senior konten Cipta Wahyana.
13:53Selamat pagi Mas Cipta.
Komentar

Dianjurkan