Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Bakom RI Qodari, menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan bagian dari langkah pemerintah memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Pergantian ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk terus menyempurnakan Program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah agar BGN tampil semakin lincah, dapat diandalkan, dan selalu cepat tanggap terhadap apa yang terjadi di tengah masyarakat," kata Qodari, Senin (27/7/2026).

Video editor: Joshua

#qodari #bakomri #mbg #kepalabgn

Baca Juga Kepala Bakom Qodari: Sekolah Nasional Terintegrasi Percepat Pemerataan Pendidikan di https://www.kompas.tv/nasional/682661/kepala-bakom-qodari-sekolah-nasional-terintegrasi-percepat-pemerataan-pendidikan



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/682665/respons-qodari-soal-sudaryono-jadi-kepala-bgn-komitmen-pemerintah-perkuat-tata-kelola-mbg
Transkrip
00:00Presiden RI Prabowo Subianto telah memberikan mandat kepada Bapak Sudaryono sebagai Kepala BGN yang baru.
00:06Pada sepekan terakhir, ruang publik kembali diwarnai berbagai isu yang menjadi perhatian masyarakat.
00:14Pemerintah memandang penting untuk menyampaikan informasi secara utuh,
00:19terbuka dan berbasis fakta agar publik memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai berbagai kebijakan dan langkah yang sedang dijalankan.
00:28Selain itu, Indonesia juga terus mendapat kepercayaan dunia sebagai tuan rumah berbagai event internasional.
00:36Sepanjang Agustus 2026, sejumlah agenda berskala dunia akan digelar di Indonesia.
00:43Di antaranya pertandingan Aston Villa versus Indonesia All Stars, AC Milan versus Chelsea,
00:52Maybank, Marathon Bali, Icon Tour Ever, O Tour, La La La Festival, The Sound Project, Sounds of Downtown,
01:02DWP Shoreline Bali, dan Anime Festival Asia Indonesia.
01:06Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa Indonesia merupakan negara yang aman, nyaman,
01:12dan siap menjadi destinasi penyelenggaraan event internasional yang berdampak positif bagi pariwisata dan perekonomian nasional.
01:21Pada kesempatan ini, Badan Komunikasi Pemerintah akan menyampaikan penjelasan mengenai tiga isu utama.
01:28Pertama, pergantian Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN sebagai bagian dari komitmen pemerintah
01:35memperkuat tata kelola program makan bergizi gratis atau MBG.
01:39Kedua, evaluasi program kerja pemerintah yang dilakukan Presiden
01:44sebagai upaya memastikan setiap kebijakan berjalan efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
01:51Dan yang ketiga, peluncuran program sekolah nasional terintegrasi atau SNT
01:57sebagai langkah memperkuat pemerataan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia.
02:05Rekan-rekan yang saya hormati, dalam suah perjalanan besar, estafet pemimpinan adalah hal yang wajar.
02:12Pergantian pucuk pimpinan di Badan Gizi Nasional atau BGN menjadi ruang bagi kita untuk terus bertumbuh.
02:20Pemerintah sangat menghormati keputusan Ibu Nani Sundariati Dayang
02:24untuk mengundurkan diri dari jabatan beliau sebagai Kepala BGN dengan alasan kesehatan.
02:31Dari hati yang terdalam, kami mengucapkan terima kasih
02:35dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ibu Nani
02:39serta mendoakan agar selalu dalam keadaan sehat dan baik.
02:44Di bawah kemimpinan beliau, BGN berhasil mempercepat pembenahan tata kelola
02:49program MBG melalui 11 langkah reformasi,
02:54diantaranya evaluasi terhadap hampir 28.000 SPPG,
03:00klasifikasi 3.000 dapur berdasarkan standar kualitas dan keamanan pangan,
03:04serta penataan ekspansi dapur dengan mempriotaskan wilayah 3T.
03:09BGN juga menemukan 414 SPPG yang belum beroperasi tetapi telah menerima pencairan anggaran
03:17atau memiliki rekening virtual ganda,
03:21sehingga ratusan miliar rupiah berhasil dikembalikan ke kas negara.
03:26Selain itu, dibentuk 11 tim reformasi untuk memperkuat tata kelola MBG
03:31yang memfokuskan program kepada kelompok yang paling membutuhkan,
03:36serta memperkuat organisasi dengan menghadirkan tenaga profesional
03:41dari beberapa kementerian dan lembaga.
03:45Kini, estafet perjuangan tersebut diteruskan.
03:48Presiden RI Prabowo Subianto telah memberikan mandat kepada Bapak Sudaryono
03:53sebagai kepala BGN yang baru.
03:55Penunjukkan ini merupakan cerminan komitmen kuat Presiden
03:59untuk memastikan hadirnya kemimpinan yang mampu merangkul semua pihak,
04:05memperkuat kerjasama lintas sektor,
04:08dan bergerak cepat menyelesaikan berbagai masalah di lapangan.
04:12Pergantian ini adalah bagian dari upaya kita bersama
04:15untuk terus menyempurnakan program MBG
04:17yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
04:21Agar BGN tampil semakin lincah
04:25dapat diandalkan dan selalu cepat tanggap
04:27terhadap apa yang terjadi di tengah masyarakat.
04:30Pemerintah sangat menyadari dan justru merasa bangga
04:34melihat betapa tingginya harapan masyarakat terhadap program MBG ini.
04:38Harapan itu adalah energi bagi kami.
04:42Oleh karena itu, di bawah nakoda yang baru,
04:44kita akan memusatkan perhatian pada penyempurnaan kualitas layanan,
04:49kita akan memastikan standar keamanan makanan yang disajikan semakin tinggi,
04:54dan pemerintah akan terus mengawal perjalanan MBG ini
04:58dari ketersediaan bahan baku hingga sampai ke tangan penerima manfaat.
05:03Pemerintah akan merespon jauh lebih cepat
05:05atas setiap masukan atau temuan dari masyarakat di lapangan.
05:08Bagi pemerintah, prinsipnya sangat jelas,
05:11keberhasilan program MBG
05:12tidak hanya diukur dari seberapa luas jangkauannya
05:15atau seberapa banyak penerimanya.
05:18Keberhasilan program MBG ini justru kita ukur
05:22dari kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh para penerima manfaat,
05:27serta kuatnya rasa memiliki masyarakat terhadap program ini.
05:32Saya juga ingin menegaskan satu hal,
05:34pergantian pimpinan di BGN sama sekali tidak menggeser,
05:39apalagi menyurutkan komitmen utama pemerintah.
05:42Program MBG tetap dan akan terus menjadi investasi terbaik kita
05:47untuk menjemput cita-cita besar Indonesia Emas 2045.
05:53Tentu program sebesar dan seluas ini
05:56membutuhkan proses penyempurnaan yang bertahap,
06:00namun dengan terus belajar,
06:02terbuka kepada evaluasi,
06:05dan mau memperbaiki diri kami optimis.
06:08Program ini akan berjalan semakin efektif,
06:11tepat sasaran, dan membawa senyum
06:13bagi generasi penerus bangsa.
06:16Terima kasih atas dukungan dan doa dari seluruh rakyat Indonesia.
06:20Mari kita kawal bersama pelaksanaan program MBG ini.
06:26Rekan-rekan yang saya hormati,
06:29evaluasi merupakan salah satu unsur terpenting
06:31dalam penyelenggaraan pemerintahan.
06:34Melalui evaluasi,
06:35pemerintah dapat memahami apa yang telah berjalan dengan baik,
06:38apa yang masih perlu ditingkatkan,
06:41tantangan yang dihadapi,
06:43serta langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengatasinya.
06:47Hal itulah yang dilakukan oleh Presiden Prabowo
06:50pada sidang Kabinet Paripurna Senin bekan lalu.
06:53Beliau mengajak seluruh Kabinet Merah Putih
06:56untuk melakukan evaluasi terhadap program kerja pemerintah.
06:59Dalam sidang tersebut,
07:01Presiden menyampaikan sejumlah capaian penting
07:04yang telah diraih pemerintah.
07:06Misalnya, di bidang kedaulatan energi,
07:09pemerintah telah menyelesaikan
07:11kilang refinery development master plan
07:14atau RDMP balikpapan,
07:17meresmikan proyek gas abadi masela
07:19yang telah tertunda 28 tahun,
07:22serta meluncurkan B50.
07:25Berbagai langkah tersebut diharapkan dapat
07:27memperkuat ketahanan energi nasional,
07:29sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor energi.
07:34Sementara itu, dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat,
07:38pemerintah pada tahun ini telah meresmikan
07:401061 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih
07:44dan 100 Kampung Melayan Merah Putih.
07:48Presiden juga menyoroti semakin mudahnya
07:51masyarakat mengakses layanan publik
07:54melalui mal pelayanan publik
07:56yang kini telah hadir di 313 Kabupaten Kota
08:00dan menyediakan hingga 150 jenis layanan
08:05dalam satu tempat,
08:06sehingga rakyat tidak perlu lagi mengantre,
08:09berjam-jam maupun berpindah-pindah
08:12dari kantor ke kantor untuk memperoleh
08:14beragam bentuk layanan publik.
08:16Kemudian tersebut kini diperkuat
08:18dengan digitalisasi pemerintahan
08:20yang terus dijalankan,
08:21antara lain melalui digitalisasi program
08:25perlindungan sosial
08:28yang telah berjalan di 43 Kabupaten Kota
08:31pada 26 provinsi.
08:34Alhamdulillah, 1 juta keluarga terdaftar
08:37dari target 12,5 juta keluarga.
08:41Sebelumnya, untuk mengurus berbagai dokumen
08:44dan mendaftar bantuan,
08:45sebuah keluarga dapat mengeluarkan
08:49biaya sekitar 150 ribu rupiah.
08:52Sekarang, proses itu dapat dilakukan secara gratis.
08:57Beragam capaian tersebut tentu patut diapresiasi.
09:00Namun, bagi pemerintah,
09:02capaian tersebut bukan sekedar target administratif.
09:05Capaian itu merupakan bukti
09:08bahwa pemerintah terus bekerja
09:10untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
09:13Karena itu, bagi pemerintah,
09:16Presiden Prabowo,
09:17yang paling penting bukan hanya menghadirkan program,
09:20tetapi juga memastikan seluruh program
09:23betul-betul memberikan dampak
09:25yang dirasakan masyarakat.
09:28Presiden mengingatkan seluruh jajaran pemerintah
09:30agar tidak cepat berpuas diri.
09:33Presiden juga meminta seluruh kementerian dan lembaga
09:35untuk terus melakukan koreksi
09:37serta memperbaiki berbagai kekurangan yang ada.
09:40Pemerintah meyakini bahwa setiap masukan dan kritik
09:44merupakan bagian penting dalam penyempurnaan kebijakan.
09:49Karena itu,
09:50pemerintah memandang evaluasi sebagai budaya kerja yang sehat,
09:54sejalan dengan prinsip good governance,
09:56sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan generja.
10:01Selain itu,
10:02evaluasi juga menjadi mekanisme penting
10:05untuk memastikan seluruh program prioritas tetap berjalan
10:09sesuai dengan arahan Bapak Presiden.
10:12Oleh karena itu,
10:13hasil evaluasi tidak akan mengubah komitmen pemerintah
10:16terhadap program-program prioritas nasional.
10:19Evaluasi justru akan memperkuat pelaksanaan
10:22program-program tersebut
10:24agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
10:27Komitmen tersebut
10:28tentu juga akan disertai dengan upaya
10:31untuk memperkuat efektivitas belanja negara,
10:35meningkatkan akuntabilitas,
10:37serta memastikan setiap rupiah anggaran
10:40memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
10:43Pemerintah optimis bahwa melalui disiplin
10:46dalam melakukan evaluasi,
10:48kolaborasi antar kementerian dan lembaga,
10:51serta keterbukaan terhadap perbaikan,
10:53maka kualitas pelayanan publik
10:55dan kinerja pemerintah akan terus meningkat.
11:01Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan