Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - Ledakan dahsyat di Perumahan Grand Polonia, Medan, Sumatera Utara, menghancurkan sebuah rumah mewah dan bangunan di sekitarnya serta merenggut tiga korban jiwa.

Polisi memastikan ledakan dipicu kebocoran gas bumi. Namun, titik pasti kebocoran masih diselidiki.

PGN, ahli forensik, hingga pakar konstruksi membeberkan temuan dan dugaan penyebab tragedi yang menewaskan tiga orang.

Jurnalis KompasTV, Dipo Nurbahagia menelusuri langsung lokasi kejadian, mengikuti proses investigasi bersama kepolisian, tim Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara, dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), serta mengungkap sistem distribusi gas rumah tangga dan pandangan ahli konstruksi terkait tragedi ini.

Saksikan #DIPOInvestigasi episode "PETAKA LEDAKAN PERENGGUT NYAWA", Senin, 27 Juli 2026 pukul 20.30 WIB, hanya di KompasTV!

#ledakan #polonia #medan #dipoinvestigasi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/682605/full-mengungkap-petaka-ledakan-di-grand-polonia-yang-merenggut-tiga-nyawa-dipo-investigasi
Transkrip
00:10Intro
00:15Ledakan besar yang terjadi di perumahan mewah Grand Polonia di Medan Sumatera Utara mengejutkan semua pihak.
00:22Tak hanya bangunan begah yang dibuat luluh lantak, ledakan tersebut juga merenggut tiga korban jiwa.
00:29Investigasi awal polisi menunjukkan adanya dugaan kuat kebocoran jaringan gas yang menjadi penyebab munculnya ledakan.
00:37Lalu benarkah pipa jaringan gas yang tertanam di bawah tanah menjadi sumber persoalan dan berpotensi mengancap keselamatan?
00:44Inilah episode ke-82 di Poinvestigasi.
00:47Saya Dipo Terbahagia, saya akan melusuri dan mencari buku secara langsung dari Kota Medan, Sumatera Utara.
01:08Setelah saya datang secara langsung ke rumah mewah Grand Polonia di Kota Medan, Sumatera Utara yang menjadi lokasi dari ledakan
01:16besar hingga mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.
01:22Ini adalah meteran ya saudara, dari pipa jaringan gas bumi yang kemudian dimiliki oleh PT Perusahaan Gas Negara atau PGN.
01:33Bisa dilihat pipanya ini sudah dicat berwarna kuning dan tersambung langsung ke tanah.
01:43Dan seluruh saya akan tunjukkan, ini adalah rumah yang menjadi sumber ledakan di perumahan mewah Grand Polonia.
01:58Rumah ini yang digunakan salah satu cara oleh tim Sargabungan untuk mengevakuasi korban di lantai dua.
02:08Karena korban pertama itu persis berada di sisi bagian sini, Mas Dipo.
02:17Siapa sesungguhnya pihak yang harus bertanggung jawab terkait dengan perusahaan ledakan ini? Apakah mungkin akan ditetapkan tersangka?
02:33Jadi, lantai satu dengan lantai dua itu ada void. Sehingga ketika ada kebocoran gas, maka penuhlah ruangan yang ada di
02:41sana.
02:42Apakah sudah ditemukan juga oleh polisi, Pak? Sebenarnya dugaan kebocoran ini, apakah bersumber dari kompor mungkin, Pak?
02:50Di sini ada tiga terminal ya, ada tiga device yang menggunakan gas.
02:55Satu di belakang ada kompor. Dan ada juga genset ya, yang menggunakan gas. Lalu satu di rooftop.
03:06Kami menjamin bahwa keamanan jaringan kami itu, kita menjamin 100% aman.
03:14Ledakan yang terjadi di salah satu rumah mewah ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, Pak.
03:19Apakah PGN sebagai pihak instalator siap untuk bertanggung jawab?
03:27Pipa saluran ini terganggu, itu oleh sebab ada pergeseran atau perpindahan oleh orang lain.
03:38Instalasi pipa yang dilakukan PGN.
03:42Beberapa tahun yang lalu, itu seharusnya yang diperiksa oleh PGN.
03:50Sudara, saya datang secara langsung perumahan mewah Grand Polonia di kota Medan Sumatera Utara
03:56yang menjadi lokasi dari ledakan besar hingga mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.
04:02Ledakan besar yang terjadi di salah satu rumah di perumahan mewah Grand Polonia, Sudara,
04:06tidak hanya melulung lantakan satu rumah dalam hitungan detik,
04:10tetapi juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah di sekitarnya.
04:15Investigasi awal yang kemudian dilakukan oleh polisi menunjukkan adanya dugaan kuat
04:20bahwa terdapat kebocoran pipa jaringan gas bumi milik perusahaan gas negara.
04:27Saya akan coba masuk, Sudara, untuk mengkonfirmasi apa sesungguhnya penyebab pasti dari ledakan yang terjadi.
04:36Ledakan besar terjadi di perumahan mewah Grand Polonia
04:39yang berada di Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan, Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara
04:44pada Senin 20 Juli 2026.
04:47Ledakan terjadi sekitar pukul 15.30 waktu Indonesia Barat
04:51bersumber dari salah satu rumah mewah berlantai tiga.
04:55Dampak dari ledakan tersebut tidak main-main.
04:57Rumah yang jadi sumber ledakan hancur seketika dalam hitungan detik.
05:02Toncor lantai tiga rumah mewah tersebut pun roboh menimpa penghuni rumah dan sejumlah kendaraan.
05:07Tujuh rumah di sekitarnya alami kerusakan akibat getaran ledakan
05:11hingga membuat dinding retak dan sebagian tembok roboh.
05:14Kaca pecah, balkon rusak, hingga kanopi ambruk.
05:19Sejumlah saksi mata yang berada di lokasi mengatakan
05:22melihat cahaya putih atau kilatan yang masuk ke dalam rumah
05:25dan tak lama kemudian terdengar suara ledakan.
05:28Sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi langsung berlarian menyelamatkan diri
05:32karena material bangunan dan kaca akibat ledakan berterbangan.
05:37Tiga orang meninggal dunia akibat kejadian ini
05:39sementara tiga orang lainnya berhasil diselamatkan.
05:42Investigasi awal polisi menunjukkan
05:44terdapat dugaan kuat kebocoran pipa jaringan gas bumi
05:47milik PT Perusahaan Gas Negara atau PGN yang menjadi sumber ledakan.
05:54Saya sudah berada ya di dalam perumahan mewah Grand Polonia.
05:59Perumahan ini saudara ataupun komplek ini
06:01terdiri dari rumah-rumah yang super mewah
06:04dan kalau diperhatikan
06:06tidak ada kabel listrik.
06:10Yang ada di sini artinya kabel listrik termasuk juga fiber optik
06:13ini sudah tertanam di bawah tanah
06:16dan informasi juga yang saya dapatkan bahwa
06:18seluruh perumahan dari Grand Polonia ini
06:21sudah menggunakan pipa jaringan gas bumi.
06:26Artinya
06:28gas yang kemudian digunakan pipanya berada di bawah tanah
06:32yang diduga oleh polisi menjadi sumber ledakan di kawasan ini.
06:37Bisa dilihat ya
06:37ini juga rumah yang sangat mewah
06:40pilar-pilarnya begitu megah
06:43tetapi akibat dari ledakan yang terjadi
06:45bisa ditunjukkan
06:47plafon
06:48dari atas rumah ini
06:51bahkan
06:52rusak ya.
06:54Saya akan coba masuk saudara untuk melihat ya
06:55proses renovasi yang tengah dilakukan di sini
06:58bisa dilihat sekali lagi ini kaca-kacanya pecah ya
07:00rumah yang begitu mewah
07:02porak-poranda meskipun jaraknya tidak terlalu dekat dengan sumber ledakan ya.
07:08plafon juga runtuh
07:10termasuk plafon yang bagian atas.
07:12Saya akan coba mendekat.
07:14Ini lagi renovasi Bang ya?
07:15Iya Bang.
07:16Renovasi karena
07:18ledakan?
07:18Iya.
07:19Yang rusak di bagian ini
07:20selain kaca dan plafon apa aja Bang?
07:22Pintu Bang.
07:23Pintu ini?
07:24Iya.
07:24Kondisinya saat itu?
07:26Pintu.
07:27Oh oke.
07:29Selain pintu mungkin Bang?
07:30Kaca ini juga?
07:31Iya.
07:32Oh saya di sini lihat ya.
07:33Ini kaca yang sangat besar.
07:38Bisa dilihat ya?
07:39Ini kacanya juga pecah.
07:54Ini adalah
07:57meteran ya saudara
07:58dari pipa jaringan gas bumi yang kemudian
08:00dimiliki oleh
08:03PT Perusahaan Gas Negara
08:04atau PGN.
08:05Bisa dilihat pipanya ini
08:07sudah dicat berwarna kuning
08:08dan tersambung langsung
08:10ke tanah.
08:13Dan langsung menuju ke bagian rumah
08:15untuk kemudian
08:15digunakan tentunya
08:17oleh para
08:18pengguna
08:19untuk
08:21menggantikan
08:22tabung gas
08:23yang biasanya digunakan untuk memasak.
08:25Artinya
08:25para penghuni rumah ini
08:27sudah tidak lagi menggunakan tabung gas
08:28tapi menggunakan
08:29sumber api
08:30yang berasal dari
08:32pipa jaringan gas bumi ini.
08:42ada satu visual CCTV yang kemudian
08:46muncul ke hadapan publik
08:47dan itu adalah
08:48CCTV-nya saudara.
08:49CCTV ketika
08:50ledakan yang terjadi pada
08:52Senin
08:5320 Juli
08:542026
08:55terjadi pada pukul kurang lebih
08:5615.30
08:57waktu Indonesia Barat
08:59saat itu
08:59bahkan beberapa kaca ya
09:01di rumah ini juga
09:02terlihat pecah
09:03termasuk juga
09:04area plafon
09:05bawah balkon
09:06termasuk juga
09:07di bagian atas.
09:09Dan sudah saya akan tunjukkan
09:10ini adalah
09:12rumah B yang menjadi
09:13sumber
09:15ledakan
09:18di perumahan mewah
09:19Grand Polonia.
09:30saya akan tunjukkan ya
09:31di depan dari geris polisi
09:33ini masih ada beberapa
09:35alat berat yang kemudian
09:35dipergunakan
09:36dan yang menarik
09:37karena
09:38betoncor di
09:39lantai tiga ini
09:41runtuh saudara
09:41ada satu alat berat
09:42yang kemudian
09:43saat ini memang
09:44tidak diberfungsikan
09:46tetapi
09:47diarahkan ya
09:48untuk menopang
09:50salah satu
09:52bagian
09:53ataupun atap
09:53yang ada di rumah
09:55bernomor 3B
09:57saudara
09:57dan di
09:58pantai tiga ya
10:00saya lihat masih ada
10:02pakaian
10:03ada satu pakaian
10:04berwarna putih
10:05yang kemudian menjadi
10:06saksi bisu
10:07bagaimana
10:08ledakan yang terjadi
10:09pada saat itu
10:11terjadi dengan begitu
10:12besar saudara.
10:23saudara lalu
10:23apa sesungguhnya
10:24yang terjadi pada
10:25Senin 20 Juli
10:262026
10:27apa sesungguhnya
10:28penyebab pasti
10:29dari ledakan
10:30yang terjadi
10:31di perumahan mewah
10:32Grand Polonia
10:32saya akan tanyakan
10:33secara langsung
10:34kepada Kapol Restabes Medan
10:35Kompespol
10:36Jane Calvin Simanjuntak
10:37Pak Kapol Restabes
10:38terima kasih
10:39untuk waktunya
10:39bahwa setelah kejadian
10:41Pak Kelvin
10:41polisi dan juga
10:43aparat berfokus
10:43untuk kemudian
10:44melakukan satu misi
10:46kemanusiaan
10:47yaitu proses evakuasi
10:48saya ingin pastikan
10:49apakah proses evakuasi
10:50saat ini sudah selesai
10:51seluruhnya
10:51baik terima kasih
10:52Mas Dipo
10:53yang pertama
10:54saya secara pribadi
10:56terlebih dahulu
10:56dengan jajaran
10:58kepolisian mengucapkan
10:59turut berbela sukawah
11:00atas kejadian
11:01yang ada di perumahan
11:03Grand Polonia
11:05di hari pertama tersebut
11:06di hari pertama tersebut
11:07langkah-langkah
11:08kepolisian yang dilakukan
11:09adalah
11:10yang paling utama
11:11dilakukan screening awal
11:13pasca terjadinya
11:14ledakan
11:15di belakang TKP
11:16oke
11:16screening awal ya
11:17screening awal itu
11:18dilakukan oleh
11:19teman-teman
11:20teman-teman
11:21dari Brimog
11:21khususnya Jibom
11:22untuk memastikan
11:24apakah
11:26ledakan
11:27yang dimaksud tersebut
11:28itu berasal
11:30dari
11:30ledakan-ledakan
11:32bom
11:32atau tidak
11:32setelah
11:34langkah pertama
11:35screening yang dilakukan
11:36dipastikan
11:37bahwa
11:38tidak ada
11:39hal-hal tersebut
11:41tidak ada
11:41hal-hal
11:42ada bahan peledak
11:43di dalam
11:44tidak ada
11:45hal-hal lain
11:46yang sifatnya teroris
11:47tidak ada
11:47di hari pertama juga
11:49kami lakukan
11:50langkah kedua
11:51yaitu
11:51melakukan evakuasi
11:53korban yang masih selamat
11:54ada dua
11:56yang terevakuasi
11:58untuk
11:59di
12:00TKP awal
12:02oke
12:02dua yang pertama
12:03adalah
12:04ayah
12:05bapak langsung
12:06pemilik rumah
12:07oke
12:07yang
12:08pada saat
12:09kejadian
12:10ledakan
12:11di jam J-nya
12:12di waktu
12:13tepat tersebut
12:14itu berada
12:16di
12:16lantai 3
12:17di dalam
12:18rumah
12:19boleh izin Pak Kaproles
12:20agar lebih jelas
12:21boleh kita sambil
12:22masuk ya
12:23oke
12:23saya dengan
12:24Pak Kelvin akan masuk
12:26saudara
12:26di lantai 3 pak
12:28ya
12:28oke
12:29tepatnya di
12:29di lantai 3
12:31kalau bisa dilihat
12:32di bagian atas itu
12:33masih ada koridor yang di atas
12:35itu persis di bawahnya
12:36tapi
12:37perlu saya tambahkan terlebih dahulu
12:38saat ini
12:39saat ini olah TKP
12:41ini masih kita hentikan
12:42makanya kita bisa masuk
12:44jadi dari lantai 3 tersebut
12:45ayah
12:46pemilik rumah korban
12:47itu
12:48dapat
12:49dievakuasi
12:50sampai
12:50keluar
12:51dan keadaannya
12:52selamat
12:53sampai dengan saat ini
12:54puji Tuhan
12:54selamat
12:55oke
12:55yang kedua
12:56itu ada
12:57balita
12:59balita ini
13:01pada saat itu
13:03di posisi
13:04di lantai 2
13:05di lantai 2
13:06dan sekarang
13:08sudah
13:09dibawa ke rumah sakit
13:10dalam proses
13:11perawatan
13:12namun demikian
13:14ada satu lagi
13:15korban
13:17ketiga
13:18yang
13:19dievakuasi
13:20dan selamat
13:20adalah
13:21pengantar
13:23belanja
13:25online
13:26yang persis
13:27sebelum
13:29detik
13:30terjadinya
13:31ledakan
13:32posisinya
13:33berada
13:34di
13:36depan sini
13:37di depan sini Pak?
13:39iya
13:39oke
13:39nah
13:41langkah selanjutnya
13:42ketiga adalah
13:43bagaimana
13:44mengevakuasi
13:45korban
13:46yang
13:47kita
13:48butuh waktu
13:50proses pencarian
14:02rumah ini
14:03yang digunakan
14:04salah satu
14:05cara
14:06oleh
14:07tim Sargabungan
14:09untuk
14:09mengevakuasi
14:10korban di lantai 2
14:11oke
14:12salah satunya
14:13melalui rumah ini?
14:14salah satu ini
14:14oke
14:15karena korban pertama
14:16itu persis
14:17berada di
14:18sisi bagian
14:21mungkin sebelah kanan rumah ya
14:23itu adalah
14:24kamar
14:25yang di dalamnya
14:26ada kamar mandi
14:27dan diturunkan
14:28dari sini
14:29diturunkan dari sini?
14:30iya
14:31dua lainnya
14:31sekitar jam 15.04
14:3315.00 dan
14:34jam 18.00
14:36itu
14:36menggunakan
14:37dibantu oleh teman-teman
14:38Basarnas
14:39ada juga dari
14:41damkar
14:42menggunakan
14:43alatnya damkar
14:44sehingga belalainya
14:45sampai ke atas
14:46baru diselamatkan
14:47dari atas
14:48kemudian dibawa
14:48ke bawah
14:57oke
14:58artinya secara total
14:58ada 6 korban
14:593 korban
15:00mohon maaf
15:01meninggal dunia
15:01dan 3 korban
15:02berhasil diselamatkan
15:03betul
15:04oke
15:04boleh kita lebih
15:05mendekat sedikit ya Pak ya
15:06saat ini Mas Tivo
15:07ada
15:08setidaknya
15:0914 saksi yang sudah
15:1114 saksi sudah diperiksa
15:13kita ambil keterangan
15:14dari
15:14saksi tersebut
15:16ada
15:16kluster-klusternya
15:17kluster pertama
15:18adalah
15:19merupakan kluster utama
15:20yaitu
15:21yang merupakan
15:22bagian
15:23dari
15:24TKP utama
15:25kemudian
15:26yang kedua
15:26klusternya adalah
15:27lingkungan ini
15:28warga
15:29yang mendengar
15:30mengalami
15:31melihat secara langsung
15:32dan kluster ketiga
15:34adalah
15:35mungkin saksi-saksi
15:36tambahan lain
15:37yang di luar itu
15:37dan ini bisa dilihat ya
15:39mungkin bisa ditunjukkan juga
15:40dengan Pak
15:41Kelvin
15:42ini mobil masih disini apa ya
15:43iya
15:44ini masih
15:44belum di evakuasi
15:46tapi ini Pak
15:46belum
15:47kita ini belum
15:48menggeserkan
15:49karena kami fokus
15:50ke dalam
15:52bentuk kebocoran
15:53yang
15:53dijadikan penyebab utamanya
15:55oke
15:55apakah ada hal-hal
15:56mencurigakan Pak
15:57seperti misalnya
15:58mungkin tercium
15:59aroma kimia
15:59seperti gas
16:00bahwa
16:01saksi-saksi tersebut
16:02mendengar
16:04suara seperti
16:06dentuman
16:06oke
16:07kemudian melihat
16:08langsung adanya
16:10ambrol
16:11bangunan ini
16:12dan mencium
16:14bau-bau tertentu
16:15sampai dengan
16:16keterangan
16:17ahli kemarin
16:19baik dari
16:20lapor
16:20yang melakukan
16:22investigasi bersama
16:23dengan PGN
16:24sudah disimpulkan
16:25bahwa
16:26penyebabnya adalah
16:28kebocoran
16:29kebocoran
16:30kebocoran
16:31gas bumi
16:32yang disalurkan
16:34di
16:35perumahan rumah tangga
16:40bisa dilihat
16:40ini bagian
16:41lantai duanya
16:42ya Pak ya
16:43hampir runtuh
16:44saya dikatakan
16:44hampir runtuh ya Pak ya
16:45oke
16:46tapi memang
16:47belum
16:48tembus sampai ke atas
16:49ya karena mungkin
16:50fondasinya masih
16:50cukup kuat
16:51termasuk juga
16:52tembok-tembok ini
16:54saya coba aja
16:55kesini terlebih dahulu
16:56Mas
16:56supaya ini bagian depan
17:02bisa dilihat disitu
17:04ya
17:04oh ini
17:05saluran salah satunya Pak
17:06ini disinilah
17:08nanti kita
17:09mengurutkan
17:10pipa-pipa mana
17:12yang tersambung
17:13sampai ke dalam
17:15jaringan rumah tangga
17:16di dalamnya
17:17oke
17:18baik di setiap lantai
17:19yang ada di rumah ini
17:21apakah sudah ada
17:22dugaan awal mungkin
17:22kebocoran ini
17:23bersumber dari pipanya
17:24atau mungkin
17:25di bagian kompor
17:27belum
17:27belum ya
17:28itu yang
17:28itu yang belum bisa
17:30kita jelaskan
17:31sampai dengan mudah-mudahan
17:31hari ini bisa
17:32jadi lantai satu
17:38dengan lantai dua
17:39itu ada poin
17:40ketika ada
17:41kebocoran gas
17:42maka penuhlah ruangan
17:43yang ada disana
17:44ada tiga korban
17:45meninggal dunia Pak
17:46siapa sesungguhnya pihak
17:47yang harus bertanggung jawab
17:49terkait dengan
17:50peristiwa ledakan ini
17:51apakah mungkin
17:51akan ditetapkan tersangka
17:53selamat menikmati
18:48saya tertarik untuk melihat
18:51bagian luar Pak
18:52Aporestabes
18:54kalau kita lihat
18:55tidak hanya
18:57rumah utama ya
18:59ataupun TKP utama yang hancur
19:01tapi bisa ditunjukkan mungkin ya
19:02bahkan rumah-rumah di depannya Pak
19:04ya
19:05berapa rumah Pak yang terdampak
19:07terdampak langsung
19:09itu ada
19:10tujuh rumah
19:11terdampak langsung
19:12boleh kita intip sedikit Pak
19:14di situ Pak
19:14boleh
19:15oke
19:15kita akan coba
19:16lihat ya
19:17kondisi rumah yang betul-betul
19:18berada di depan
19:19dari sumber ledakan
19:21ataupun
19:21berada di depan
19:22dari rumah 3B
19:23kaca hancur
19:25dan ini ya
19:26jadi dampak
19:28dari kerusakan rumah
19:29lainnya juga
19:30tim Inavis kami
19:32bergabung dengan
19:33tim
19:33Lafor
19:35tetap melakukan
19:36olah TKP
19:38terkait dengan ini
19:39ini bagian lainnya ya
19:40memang ini rusak seperti ini Pak
19:43fakta terakhir seperti ini
19:44artinya
19:46ledakan ini getarannya
19:47luar biasa besar ya
19:49ya
19:49oke
20:01seperti apa yang kemudian tadi disampaikan oleh
20:03Pak Kelvin bahwa
20:05ada 3 korban meninggal dunia Pak
20:073 korban berhasil diselamatkan
20:09dan sejumlah rumah
20:10turut terdampak
20:11akibat ledakan
20:12pertanyaan dasarnya adalah
20:14siapa sesungguhnya pihak
20:16yang harus bertanggung jawab
20:17terkait dengan
20:18peristiwa ledakan ini
20:19apakah mungkin
20:20akan ditetapkan tersangka
20:21sampai dengan saat ini
20:23itu proses yang kami lakukan
20:24dengan pemeriksa-pemeriksaan yang ada
20:25mudah-mudahan
20:27dari kesimpulan
20:29tahapan-tahapan itu
20:30nanti kita membuat
20:31terang-menderang
20:32kejadian
20:33termasuk mencari siapa yang bertanggung jawab
20:34atas peristiwa ini
20:35ya
20:35membuat terang-menderang kejadian
20:38misi keselamatan sudah dilakukan
20:41hari pertama hari kedua
20:44untuk menyevakuasi korban
20:46saat ini tugas kita
20:48untuk memastikan
20:49secara tenang-menderang
20:51penyebab terjadinya ledakan
20:54di TKP
20:56setelah itu kita memastikan
20:58urutan pipanya
21:00pipanya ini disambungkan
21:03sampai dengan kemanan
21:04karena dugaan awal
21:05pipa bisa di bawah lantai
21:08atau pipa bisa tertanam
21:10di bagian dinding
21:33setelah investigasi yang dilakukan polisi
21:34terkait ledakan
21:35di salah satu rumah mewah
21:37di perumahan Grand Polonia
21:39mendeteksi adanya dugaan kuat
21:40bahwa terdapat gas ketika ledakan terjadi
21:44sementara
21:44pernyataan yang di awal
21:46disampaikan oleh PT Perusahaan Gas Negara
21:49atau PT PGN
21:50menyebutkan tidak terdeteksi
21:52gas metana ketika ledakan terjadi
21:55lalu pertanyaannya
21:56apa yang sesungguhnya terjadi ketika
21:58ledakan besar yang mengakibatkan
22:00satu rumah
22:01hancur dalam hitungan detik
22:03saya akan tanyakan secara langsung
22:05kepada narasumber yang sudah ada di sebelah saya
22:07dengan Kapitumas, Polda, Sumatera Utara
22:10dengan Kompes Paul Ferry
22:11dan juga ada
22:12Pak Andi Sangga
22:14General Manager Regional 1 PT PGN
22:17dan juga ada
22:19AKBP Roy Tenno Siburian
22:21Kasubit Fiskom Bidang Laboratorium Forensik
22:24Polda, Sumatera Utara
22:25ada yang menarik pak
22:26ketika ledakan terjadi
22:27di salah satu rumah
22:29di Grand Polonia
22:30publik dibingungkan
22:32dengan dua statement berbeda
22:34yang kemudian di awal
22:35dikeluarkan oleh polisi
22:36menyebut ada gas
22:37saat ledakan
22:38tetapi PGN menyebutkan
22:40tidak terdeteksi gas
22:41kalau penuh temuan dari
22:43kolisian
22:43kita mendapatkan dari hasil
22:45pemeriksaan
22:46di Laboratorium Forensik
22:48Polda, Sumatera Utara
22:49dijelaskan bahwa
22:50yang memicu ledakan
22:52adalah
22:53gas metana
22:55atau CH4
22:55oke
22:56sehingga terjadi ledakan
22:58dan terdetonasi
22:59seperti ini
23:00pihak dari
23:01area PGN Medan
23:03menyebutkan
23:04tidak terdeteksi di awal pak
23:05adanya gas metana
23:06yang kemudian
23:08membingungkan publik
23:09ada kesimpulan berbeda
23:10antara PGN dan polisi
23:11untuk saat ini
23:12sudahkah ada
23:12temuan baru dari PGN?
23:14memang
23:15pada saat itu
23:16kondisinya
23:17pengukurannya
23:18berbeda
23:20baik dari sisi waktu
23:21dan lokasi pengukuran
23:24nah
23:25setelah
23:26kita melakukan
23:27sirik organisasi
23:28kita melakukan
23:29investigasi bersama
23:30dengan pihak
23:31Kapolri
23:32kita melakukan
23:35pengukuran
23:36di lokasi-lokasi
23:38yang lebih luas lagi
23:39di dalam rumah
23:40dan itu
23:41hasilnya sudah
23:42sinkron
23:43jadi sudah
23:43tidak ada
23:44perbedaan lagi
23:45salah satu pihak
23:46yang kemudian
23:46dari awal
23:47juga mendeteksi
23:48adalah Pak Roy
23:49tentu pertanyaan
23:50utamanya adalah
23:51Pak
23:51dugaan
23:52ledakan ini
23:53apakah bersumber
23:55betul dan kebetulan
23:55jika ia
23:56sumbernya dari mana
23:57ledakan itu Pak?
23:58saya langsung
23:59assessment awal
24:00wawancara dengan
24:01Jibom
24:02dan mereka menunjukkan
24:04disana ditemukan
24:05CO yang sangat tinggi
24:08lalu ada juga
24:10mereka temukan
24:11metan
24:11nah itu sebabnya
24:13begitu ditemukan
24:14metan dengan kadar yang
24:15sangat tinggi
24:16mereka keluar
24:17untuk mengamankan dulu
24:18dan menutup
24:19keran-keran
24:20gas yang ada disana
24:22kita tahu
24:23rumah ini kan
24:24pelanggan PGN-nya
24:26betul
24:26PGN itu kan
24:27menggunakan gas metan
24:28disana sebagai
24:29gas yang dijual
24:31gitu
24:31metan itu
24:33ketika mengisi
24:34suatu ruang
24:35nah ruangan disana itu
24:37lantai 1
24:38dan lantai 2
24:38itu ada void
24:40sehingga ketika
24:41ada kebocoran gas
24:42disana
24:43dia akan memenuhi
24:44ruangan yang ada
24:45disana itu
24:45dan sifat metan itu
24:47lebih ringan
24:48jadi itu
24:49ciri khas
24:50ledakan antara LPG
24:51dan metan
24:52sebenarnya disana
24:52kalau LPG
24:53biasanya kerusakan
24:54itu ada di lantai dasar
24:56karena kenapa
24:56LPG itu lebih
24:57berat dari udara
24:58sehingga dia nanti kerusakan
24:59di bawah
25:00tapi kalau dia metan
25:01seperti produk yang ada
25:03di konsumsi di sini
25:05itu akan
25:06naik ke atas
25:07sehingga dia nanti
25:08kerusakan itu
25:09di bagian
25:11langit-langit itu
25:12seperti yang disana itu
25:13di lantai 2
25:14itu yang paling rusak
25:15boleh kita lihat
25:16lebih ke dalam
25:17oke
25:17karena ini di garis polisi
25:19saudara
25:19saya didampingi dengan
25:20pihak polisi ya
25:22dan juga PGN
25:23untuk menggambarkan
25:23secara lebih jelas
25:24bisa dilanjutkan mungkin Pak Roy
25:26betul
25:26jadi kalau kita lihat
25:28ini dari atas pun
25:30kelihatan bahwa
25:32kerusakan atap rumah
25:33yang ada di sini
25:34semua
25:34yang di sekitar itu
25:35itu semua
25:37menunjukkan bahwa
25:38arah ledakan itu
25:39dari rumah ini
25:40lalu kita lihat
25:41ini semua
25:42dinding yang ada di depan
25:44termasuk pintu
25:45terlempar dia
25:46dari dalam keluar
25:47itu berarti
25:48tekanan itu datang dari dalam
25:49nah kalau misalnya
25:51kita lihat ini
25:51antara lantai di bawah
25:53dan lantai 2
25:54di sana itu
25:55kerusakan itu
25:56lebih parah di sana
25:56bahkan ini kan
25:58setelah dilakukan
25:59pembersihan
25:59tadinya ada di sini
26:01konstruksi dari
26:02baja
26:03nah itu sampai
26:04terbongkar
26:05dan terlempar keluar
26:06kami akan coba
26:07lebih mendekat ya
26:08artinya untuk
26:08kerusakan tadi
26:10yang disampaikan Pak Roy
26:11itu memang
26:11bisa ditunjukkan ya
26:13yang paling parah itu
26:14sebenarnya di lantai 2 ya Pak
26:15di lantai 2
26:16jadi lantai 1
26:17dengan lantai 2 itu
26:19ada point
26:19jadi kalau kita lihat
26:21nanti di dalam itu
26:25jalur
26:25artinya orang
26:26saling bisa memandang
26:28dari lantai 1
26:28ke lantai 2
26:29sehingga
26:30ketika ada
26:31kebocoran gas
26:32maka penuhlah ruangan
26:33yang ada di sana
26:34memang
26:35ada seperti ini ya
26:36mengapa
26:37orang yang di dalam
26:38seperti tidak
26:39ewer ya
26:40tidak sadar
26:41mengapa
26:41bau itu
26:42tidak bisa
26:44harusnya sama
26:45nah tapi
26:46kalau kita lihat
26:47konstruksi di rumah ini
26:49ini sangat
26:49premium ya rumahnya
26:51jadi
26:52kamar-kamar yang ada
26:53di sana itu
26:54sangat gedap
26:55sehingga orang yang
26:56kalau dia di dalam kamar
26:57maka dia
26:58tidak menyandari
26:59bahwa
27:00sebenarnya di ruangan sana
27:01di luar dari kamar itu
27:03metan itu
27:03sudah cukup tinggi
27:04saya izin ke sini apa ya
27:06apakah
27:06sudah ditemukan juga
27:08oleh polisi Pak
27:09sebenarnya
27:10dugaan kebocoran ini
27:11apakah bersumber
27:12dari kompor mungkin Pak
27:13dan berada di lantai berapa
27:14nah
27:15jadi itu yang kita coba
27:17sampai sejauh ini
27:18karena kita harus menjawab
27:19juga pertanyaan seperti itu Mas
27:20di sini ada
27:22ada tiga terminal ya
27:24ada tiga device
27:25yang menggunakan gas
27:26satu di belakang
27:28ada kompor
27:29oke
27:29di lantai satu ya Pak
27:30di lantai satu ada kompor
27:31dan ada juga
27:34gas engine ya
27:35genset ya
27:36yang menggunakan
27:37gas
27:38untuk bahan bakarnya
27:40lalu satu di rooftop
27:42itu juga menggunakan
27:45nah
27:45saat kami sepakat
27:46dengan pihak PGN
27:48sebenarnya
27:48kita paling
27:49yang paling mudah
27:50bocor itu
27:51di terminal-terminal
27:52atau di persambungan-persambungan
27:53itu sebabnya
27:54kami coba tadi
27:55satu harian ini
27:56kita coba mencari
27:57dimana gitu
27:57oke
27:58nah persoalannya
27:59sudah ditemukan belum Pak
28:00nah ini yang masih belum
28:01kita sudah tahu bocor
28:02tetapi bocornya dimana
28:04karena
28:04Mas bisa tahu ya
28:05ini mulai lantai satu
28:06sampai lantai empat
28:07dan semua pipa itu
28:09tertanam
28:10di dalam
28:11konstruksinya
28:12rencana tindak lanjut kita
28:13kita akan bobok ini semua
28:14akan dibobok semua
28:16akan dibobok semua
28:17jalur pipa itu
28:18sehingga nanti kita uji
28:19persegmen itu
28:20dimana kira-kira bocornya
28:24untuk tadi proses yang dilakukan
28:26oleh PGN ya Pak Andi
28:28mungkin bisa digambarkan
28:29mekanisme apa yang dilakukan
28:30untuk mendeteksi
28:31kebocoran itu Pak
28:32kami
28:34menggunakan
28:35ini
28:36apa namanya
28:37kompres natural gas
28:38tadi
28:39tadi alat yang dipasang disini
28:41itu dipasang ke
28:42metran atau regulator
28:43kita masuk langsung ke jaringan
28:47instalasi dalam
28:48yang itu ya Pak ya
28:49yang itu
28:49ya tadi disana
28:51jadi
28:51tetap kita atur
28:53supaya
28:55apa namanya
28:56laju aliran
28:57sesuai dengan
28:58sebagaimana kalau
28:59cara ini ya Pak ya
29:00ini ya
29:00mengalir
29:01dari
29:03pipa yang
29:05seharusnya
29:06jadi
29:06tadi kita copot
29:08bagian outletnya
29:11ini
29:11outletnya
29:12terus kita
29:13sambungkan
29:14sambungkan dengan gas yang tadi
29:15gas yang tadi
29:16dalam tadi
29:17kita mensupport
29:18pihak kepolisian
29:20untuk kita bisa
29:21mendeteksi
29:21poin dimana
29:23gitu ya
29:24titik kebocorannya
29:25tapi pertanyaannya Pak Andi
29:26ketika
29:27ledakan terjadi
29:28dan dugaan terkuatnya
29:29adalah karena
29:30kebocoran gas
29:31publik bertanya-tanya
29:33sebenarnya
29:33maintenance
29:34ataupun
29:34pemeliharaan
29:35yang kemudian dilakukan oleh
29:36PGN kepada konsumen ini seperti apa
29:38apakah ada pemeriksaan rutin mungkin
29:40PGN ini
29:41sebagaimana perusahaan
29:42utilitas lain ya
29:44seperti listrik
29:45gitu ya
29:45air gitu
29:46PGN ini
29:48apa namanya
29:50beroperasi
29:51tentunya
29:51dengan standar-standar
29:52kelas keselamatan
29:53IGAS ya
29:53yang kita
29:54ikuti secara ketat
29:56kami menjamin
29:57bahwa
29:57keamanan
29:58jaringan kami
30:00itu
30:00kita menjamin
30:01100% aman
30:03gitu
30:03tanggung jawab PGN itu
30:04sampai
30:05meter sini
30:06sampai meter
30:07sampai meter
30:08dari meter ke dalam
30:10tentunya ini
30:11kayak listrik
30:12gitu ya
30:12air itu
30:13biasanya
30:14dari pelanggan yang
30:15melakukan
30:16apa namanya
30:17modifikasi
30:18atau memakai pembangunan
30:20seperti itu
30:30di lantai 1
30:31titiknya dimana pak?
30:32nah di lantai 1
30:33yang kami lakukan pengujian
30:34di dapur
30:35karena di sana
30:35memang ada
30:36di bagian belakang
30:37di dapur itu
30:38di sana itu
30:39ada
30:41konsentrasi yang cukup tinggi
30:42nah
30:42ini yang saya maksud tadi
30:43mas Dipo
30:44ketika melihat
30:46seperti kerusakan
30:47konstruksi ini
30:48Mas Dipo lihat tuh
30:49nah ini kan
30:49jadi ini nampak keluar
30:51di sini
30:51nah itu lihat kan
30:52ini konstruksi ini
30:53kalau bisa dilihat
30:54dari sini
30:55Mas Dipo
30:55ini kan
30:56dia didorong ke
30:57luar
30:58ini yang tembok keluar ini
30:59ya betul
31:00jadi didorong dari dalam
31:01keluar
31:02kalau misalnya
31:03ada bom di sini
31:04harusnya dia
31:04robonya ke dalam
31:06nah itu
31:06maksudnya
31:07ciri-ciri dari awal
31:09salah satu juga
31:10kalau itu karena
31:11ledakan bom
31:12salah satu yang
31:13paling mudah
31:14dilihat
31:15ada pusat ledakan
31:16namanya
31:17kalau Bapak
31:18lihat pun
31:19selain dindingin
31:20yang kita bilang
31:20ini tadi
31:21mungkin bisa
31:21disut di sini
31:22nah ini
31:23ini Bapak
31:24lihat kan
31:24ini kan jebol
31:25ke depan
31:26keluar ya
31:27jadi artinya
31:28dari dalam rumah
31:30arah tekanan itu
31:31nah ini juga
31:33ada di sini
31:34marmer ya
31:35dan Bapak
31:36lihat kan
31:37bawah marmer itu
31:38patahnya ke arah
31:39keluar
31:40jadi di situ
31:41nah di dalam
31:42di situ
31:43di lantai satu
31:44dan lantai dua
31:44itu ada void
31:46oke
31:46sehingga nanti
31:47di lantai tiga lah
31:49yang menjadi atap
31:50dari lantai dua
31:51berarti lantainya
31:52lantai tiga
31:52nah itulah pembatas
31:54dengan ruang yang ada
31:55di sana
31:55kan yang inilah
31:56yang genset
31:57ini genset
31:58kan makanya dari situ lah
31:59itu pipa yang karet itu
32:01itu ke
32:01genset
32:02supply genset
32:03oh ini
32:04yang ini
32:04nah lalu dari dalam
32:06itu nanti
32:07itu terus lah
32:08itu sampai ke belakang
32:11itu posisi jaringan
32:13di Grand Polonia
32:14termasuk
32:15titik-titik pelanggan
32:16tahun konstruksi
32:182003
32:182003
32:19dan memang
32:21sudah terkonfirmasi
32:22ada dugaan kebocoran
32:23termasuk pipa ini
32:24adalah milik PGN
32:25PGN
32:26sebagai pihak instalator
32:27siap untuk bertanggung jawab
32:30terima kasih
33:02Terima kasih.
33:39Terima kasih.
33:59Tepat sehari sebelum ledakan dasyat di Medan Sumatera Utara, terjadi kebocoran pipa gas di kawasan Bungkal, Sambi Kerep, kota Surabaya.
34:07Bocoran ini memicu semburan api dari saluran air di depan rumah warga.
34:12Tepat sebelum api muncul, warga mengaku mendengar suara ledakan dan melihat kepulan asap dari dalam gorong-gorong.
34:18Insiden ini berhasil ditangani tim PGN dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, kota Surabaya.
34:52Bocoran pipa gas menimbulkan ledakan dan kebakaran.
34:54Di Desa Batu Ampar, keupatan Indra Giri Hilir, Riau.
34:59Insiden ini menyebabkan 10 orang terluka.
35:02Baran api berhasil dijinakan setelah hampir 14 jam.
35:05Polda Riau menurunkan tim laboratorium forensik untuk melakukan analisis ilmiah di lokasi kejadian.
35:11Api di sekitar pipa yang terdampak telah sepenuhnya padam.
35:16Prioritas utama kami adalah memastikan pengamanan lokasi dan keselamatan masyarakat.
35:23Gas bocor di Mangga Besar.
35:27Pada Januari 2022, kebakaran api juga muncul dari bawah gorong-gorong di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat.
35:34Api diduga berasal dari instalasi gas yang saat itu baru dipasang di lokasi.
35:38Petunggas bersama pihak PGN berhasil menutup aliran gas sebelum api meluas sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.
35:47Itu terjadi karena ada kebocoran gas atau pipa gas yang ada di gorong-gorong yang mana untuk mensuplai masyarakat.
35:58Masyarakat itu ada.
35:59Itu api luar biasa tadi memang sampai kami mengerahkan dengan sepuluh jenis kematan bakaran.
36:07Rangkaian insiden yang diduga berkaitan dengan kebocoran jaringan gas jadi pengingat bahwa dibalik upaya memperluas pemanfaatan gas bumi,
36:15adanya tantangan mitigasi keamanan dan keselamatan warga.
36:19Direktur utama PGN periode 2023 hingga 2025, Arief Setiawan Handoko, mengungkapkan hingga tahun 2025,
36:26PGN telah mengelola jaringan pipa sepanjang 33.000 km, di mana 19.698 km di antaranya merupakan pipa jaringan gas
36:37atau jargas.
36:38Jaringan ini melayani lebih dari 830.000 pelanggan di seluruh Indonesia.
36:43Dan pengelolaan pipa dengan panjang lebih dari 33.000 km.
36:49Mumi yang sudah terbangun dan beroperasi dengan wilayah operasi dan cakupan infrastruktur yang tersebar di 17 provinsi dan 74 kota
36:59atau kabupaten
36:59untuk melayani lebih dari 830.000 pelanggan di seluruh Indonesia.
37:05Sementara itu pada periode 2025 hingga 2026,
37:09pemerintah menargetkan penambahan 115.264 sambungan rumah atau pelanggan baru
37:16yang tersebar di 15 kabupaten dan kota di Indonesia.
37:19Dengan penambahan tersebut, jumlah pelanggan jaringan gas nasional diproyeksikan menembus angka 1 juta pelanggan.
37:28Sejalan dengan itu, perluasan jaringan gas juga didukung oleh dan antara
37:31sebagai upaya mempercepat realisasi ketahanan energi dengan mengurangi impor dan subsidi LPG.
37:38Penggunaan jaringan gas bumi untuk rumah tangga sejati yang membawa sejumlah manfaat bagi masyarakat.
37:42Antara lain, biaya yang lebih terjangkau dibandingkan gas LPG.
37:47Kemudahan dalam penggunaan hingga sistem keamanan yang dinilai lebih baik dibandingkan tabung gas LPG.
37:54Meski demikian rangkaian insiden kebocoran jaringan gas jadi pengingat bahwa keselamatan menjadi prioritas utama.
38:01Pengawasan berkala serta mitigasi risiko dalam implementasi jaringan gas untuk rumah tangga
38:05jadi kunci agar pemanfaatan energi gas bumi bagi masyarakat tetap berjalan aman dan berkelanjutan.
38:16Tapi dari PGN sendiri, apakah ada mungkin monitoring terpusat ketika ada rumah yang pipanya bocor?
38:24Ini bisa terdeteksi dari jauh mungkin Pak?
38:27Ya, baik. Ini kami ajak ke sini.
38:30Ini adalah sistem pematauan jarak berjauh PGN yang kita lakukan secara real time.
38:35Di sini adalah command center untuk regional 1 yang meliputi beberapa wilayah yaitu Medan, Batam, Pekanbaru, Palembang, Lampung, dan Dumai.
38:48Ini adalah area operasi PGN di regional 1.
38:52Nah, ini di sini terlihat kan banyak notifikasi gitu ya.
38:56Nah, ini memperlihatkan kalau memang terjadi anomali dalam penyaluran akan keluar di sini early warning sistemnya.
39:04Termasuk soal kebocoran Pak?
39:05Termasuk soal kebocoran itu.
39:07Jadi, itu kalau yang kuning-kuning itu pipa, nah ini pipa-pipa PGN.
39:13Ini kita ambil yang di Medan ya.
39:16Kita ambil yang di Medan.
39:17Nah, ini kalau kita klik gitu ya.
39:20Coba tolong satu di klik.
39:22Ini kita bisa mendapatkan properti berapa panjang pipa, spesifikasinya apa.
39:29Nah, itu.
39:30Nah, itu posisi jaringan di Grand Polonia.
39:34Oke.
39:34Itu ya, termasuk titik-titik pelanggan ya.
39:37Lihat, ini materialnya adalah PE.
39:41Itu untuk kepelanggan diameter 20 mm.
39:45Pemilik PGN panjang 20 meter.
39:47Jenis pipa distribusi tahun konstruksi 2003.
39:512003?
39:52Ya, benar.
39:53Itu status beroperasi gitu ya.
39:56Ini jalannya di komplek Grand Polonia Block Y gitu.
40:01Artinya sudah hampir menuju 30 tahun Pak.
40:04Pemasangan dari jaringan gas yang ada di Grand Polonia.
40:07Apakah di rentang waktu yang sudah selama ini mungkin ada pergantian pipa secara berkala
40:13atau sebenarnya mekanisme maintenance-nya?
40:15Itu seperti apa?
40:15Untuk pipa PE sendiri, sesuai standarisasi dari pabrik, itu lifetime-nya adalah minimal 30 tahun.
40:2430 tahun?
40:25Jadi memang ada pabrik itu, PE itu ada yang mengeluarkan ini 30 tahun, 40 tahun, atau bahkan lebih.
40:32Tapi untuk case ini, ini adalah 30 tahun.
40:35Memang kalau dia sudah mencapai lifetime-nya gitu ya, kita akan melakukan penggantian.
40:41Kita secara berkala, kita melakukan spot check karena PE sendiri itu memang hampir free maintenance.
40:48Kecuali gitu ya, kecuali ada kerusakan yang diakibatkan dari pihak luar.
40:55Tapi kita tetap melakukan patroli secara reguler, paling enggak antara 1 sampai 3 bulan sekali untuk memastikan tidak ada kebocoran
41:06pada jaringan.
41:07Oke, dan terkonfirmasi seluruh komplek ya, seluruh rumah yang ada di perumahan Grand Polonia ini menggunakan jaringan gas pipa milik
41:16PGN.
41:16Betul, betul. Ada 93 pelanggan gitu ya di perumahan Grand Polonia ini yang menjadi pelanggan PGN.
41:23Tapi memang bisa digunakan untuk kompor, jenset juga Pak?
41:27Pada prinsipnya gitu ya, kita pemanfaatkan, pemanfaatan gas itu bisa macam-macam.
41:33Tadi kan kompor, water heater paling tidak seperti itu, water heater, water heater bisa.
41:38Jenset memang beberapa jenset untuk gas engine itu bisa menggunakan gas.
41:44Karena yang di TKP ledakan ini juga mengarah ke jenset ya?
41:47Ada penggunaan jenset.
41:48Bahwa betul untuk di Grand Polonia sendiri ini menjadi kali pertama adanya ledakan, Pak.
41:54Yang diduga kuat karena kebocoran gas yang ada di bawah tanah.
41:58Tetapi kita masih ingat betul bahwa di tahun 2024, ada beberapa bangunan yang kemudian meledak juga karena dugaan kuat kebocoran
42:06gas.
42:06Tetapi memang karena ada oknum yang mencuri pipa dari jaringan gas itu sendiri.
42:12Apa langkah PGN ke depan untuk memastikan bahwa jaringan gas yang masuk ke dalam PSN ini tetap dapat berjalan tetapi
42:19keamanannya juga?
42:20Ini dipastikan untuk masyarakat.
42:22Ya, memang kita gitu ya, kita biasa itu secara reguler melakukan patroli lutin gitu ya.
42:31Dan yang kejadian paling itu benar gitu ya, itu akibat vandalisme gitu ya.
42:37Memang kita tidak bisa mengontrol terkait hal tersebut, tapi upaya-upaya penjagaan kita gitu ya, lesson learned dari hal itu.
42:45Kita punya PKS dengan kepolisian dan teknik poli untuk melakukan penjagaan pengamanan lingkungan gitu.
42:53Dan juga kita melakukan end cap gitu ya untuk pelanggan-pelanggan yang memang sudah tidak berlangganan.
42:59Jadi memastikan kejadian itu tidak berlulang.
43:02Mungkin ini akan menjadi pertanyaan terakhir Pak Andi.
43:05Mohon maaf harus saya tanyakan, karena ini menjadi perhatian publik ledakan yang terjadi di salah satu rumah mewah di perumahan
43:12Grand Polonia.
43:13Ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia Pak.
43:16Dan memang sudah terkonfirmasi ada dugaan kebocoran termasuk pipa ini adalah milik PGN.
43:21Pertanyaan saya apakah ketika proses hukum nanti berjalan dan melahirkan suatu kesimpulan,
43:28PGN sebagai pihak instalator siap untuk bertanggung jawab Pak?
43:31Jadi tadi yang pasti kami dari PGN menyampaikan duka cita yang mendalam dan bela sungkawa ya terhadap korban dan keluarga
43:43korban terkait hal ini gitu ya.
43:46Tentunya kami sampai dengan saat ini terus mendukung upaya-upaya kepolisian untuk tadi menindaklanjuti lah terkait hal ini,
43:57investigasi lanjut.
43:58Kami juga mendukung kebutuhan data, operasional dan sebagainya supaya ini bisa menjadi jelas juga.
44:10Benarkah pipa itu tahan?
44:13Jadi PGN ini harus melakukan evaluasi total di sana terhadap kebenaran instalasi mereka yang dulu pasang dengan yang ada sekarang.
44:40Terima kasih telah menonton!
45:06Saudara untuk mendalami sejumlah kemungkinan dan juga dugaan terkait dengan penyebab apa sesungguhnya,
45:13kebocoran di titik mana yang kemudian menyebabkan salah satu perumahan mewah di Grand Polonia,
45:19Porak-Poranda.
45:20Saya akan membahasnya bersama dengan Bapak Junjungan Pasaribu selaku Ketua Umum Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia Sumatera Utara.
45:28Pak Junjungan terima kasih sudah meluangkan waktunya Pak.
45:30Pak Junjungan saya ingin minta tanggapan Bapak terlebih dahulu bahwa kita tahu ledakan yang terjadi di salah satu rumah mewah
45:38di Grand Polonia ini
45:39berdasarkan data dari polisi dan juga PGN bersumber dari kebocoran gas.
45:45Memang setelah mendengar berita itu, saya pribadi menduga bahwa itu bersumber ada dari tenaga ledakan gas ya.
45:57Kenapa bisa terjadi ledakan? Biasanya itu karena ada kebocoran.
46:01Kalau di gas itu, kalau kita di satu tempat, satu ruangan, kalau ada banyak cium bau gas,
46:07kalau kita hanya korek atau mancis atau rokok, itu bisa menyimpulkan api ledakan.
46:14Nah, ketika itu terjadi, yang pertama itu sebabnya pasti ada gangguan di pipa saluran ya.
46:22Oke.
46:23Pipa saluran.
46:24Pipa saluran ini terganggu itu oleh sebab ada pergeseran atau perpindahan oleh orang lain,
46:35bukan orang gas ya, itu satu penyebab.
46:39Yang kedua, ketika dipindahkan, meletakkannya itu di mana?
46:45Instalasi pipa yang dilakukan PGN ya, beberapa tahun yang lalu,
46:51itu seharusnya yang diperiksa oleh PGN.
46:54Apakah masih seperti sedia kalah gitu.
46:57Dan yang menarik juga dugaan dari polisi setelah melakukan olah TKP tentu bersama dengan PGN adalah
47:03gas tersebut terperangkap, Pak.
47:06Di lantai satu dan juga di lantai dua.
47:09Seberapa penting sebenarnya ventilasi, Pak, untuk kemudian memitigasi ledakan yang terjadi
47:15dan mengakibatkan kehancuran yang begitu parah?
47:17Itu biasanya ventilasi rumah-rumah sekarang, gedung-gedung ketingkat, rumah susun, apartemen, atau penthouse itu
47:27itu kecil sekali itu, hampir tidak ada.
47:31Hampir tidak ada.
47:32Jadi itu juga mempengaruhi ventilasi yang tertutup.
47:36Oleh sebab untuk kenyamanan menggunakan AC, ya rumah-rumah sekarang banyak yang tidak memiliki ventilasi
47:46sehingga tidak ada jalan keluar gas ketika ada kebocoran.
47:51Apa sesungguhnya mitigasi yang bisa dilakukan PGN untuk betul-betul memastikan proyek strategis nasional ini
47:59tetap bisa berjalan tetapi dengan keamanan yang bisa dipastikan kepada masyarakat?
48:03Bahwa benerkah pipa itu tahan?
48:08Kemudian adakah pemindahan atau yang digunakan orang lain?
48:13Itu PGN harusnya punya namanya S-Buidroi, Pak.
48:17Jadi di satu rumah, listrik itu kalau kita beli rumah misalnya,
48:23atau kita membangun rumah itu ada diminta itu.
48:29Jadi PGN ini harus melakukan evaluasi total di sana, di lokasi itu,
48:35terhadap kebenaran instalasi mereka yang dulu pasang dengan yang ada sekarang.
48:41Bagaimana, ada perubahan atau tidak?
48:50Petaka maut dihunian mewah di jantung Kota Medan menyisakan duka.
48:54Investigasi penyebab ledakan harus dilakukan secara cermat
48:57demi memastikan tidak kembali menjadi petaka.
49:01Jaringan energi yang ramah lingkungan dan relatif murah sangat dibutuhkan masyarakat.
49:05Namun keselamatan sebagai prioritas utama,
49:08setiap pihak perlu menjaga dan memitigasi agar tragedi serupa tak kembali terjadi.
49:13Saya Diponro bahagia.
49:15Sampai jumpa minggu depan.
49:43Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan