00:02Informasi pertama di Kompasi yang hari ini,
00:04Saudara pembongkaran bangunan liar di Jalan Inspeksi Kali Cengkareng Drain, Kapuk, Jakarta Barat
00:09diprotes masyarakat setempat.
00:11Warga bahkan mencoba mengadang petugas Satpol PP yang akan membongkar bangunannya.
00:22Personal Satpol PP Pemkot Jakarta Barat yang akan membongkar belasan bangunan liar
00:26yang berdiri di Jalan Inspeksi Kali Cengkareng Drain, Jakarta Barat
00:29diarang sejumlah warga.
00:31Warga merupakan ahli waris memprotes pembongkaran bangunan
00:34karena menurut mereka bangunan masih dalam sengketa.
00:42Sambil membawa dokumen ke pembelikan lahan,
00:45ahli waris mengaku belum mendapatkan ganti rugi pembebasan lahan
00:47seluas 1.200 meter persegi oleh pemerintah,
00:50khususnya di Respekerjaan Umum DKI Jakarta untuk proyek Cengkareng Drain.
00:54Meski diprotes, petugas tetap merobohkan 15 bangunan liar sepanjang 500 meter.
01:01Di wilayah DKI Jakarta ini, usul di Jakarta Barat,
01:04ada sungai, yaitu Cengkareng Drain,
01:09dan tentu saja ada serana jalan yang ada di kanan,
01:13atau sisi timur dan sisi barat.
01:15Nah ini di sisi timur,
01:16yang ditutup oleh orang yang mengaku sebagai ahli waris,
01:21yang memiliki tanah.
01:22Namun tanah tersebut sudah dibebaskan oleh pemerintahan PU,
01:26dalam ini PP WCD.
01:29Ya kami minta waktu kepada pihak-pihak terkait
01:33yang melakukan pada hari ini tindakan terutama Lura dan Camat,
01:37yang beralasan bahwa hari ini adalah penertiban gubuk liar.
01:41Yang sebenarnya ini bukan gubuk liar,
01:43ini sebatas penguasan fisik daripada RI waris,
01:47yang sedang memperjuangkan haknya-haknya yang belum dibayarkan.
01:50Karena ini jalan sudah tertulis di girik ini,
01:54ya ada 1.236 yang belum dibayarkan oleh pihak jalan.
02:01Pembongkaran bangunan liar ini bertujuan mengembalikan fungsi fasilitas umum
02:04yang berada di bantaran Kalit Singkareng Drain.
02:07Pemkot Jakarta Barat mengaku sudah memberikan sosialisasi sebelum eksekusi.
Komentar