00:00Perempuan asal Sumbar dan Kepri diduga disekap di Myanmar.
00:04Dua perempuan asal Sumatera Barat dan Kepulauan Riau diduga disekap di kota Miyawadi, Myanmar.
00:10Video yang beredar memperlihatkan keduanya dengan kondisi tangan terikat dan kaki penuh luka.
00:15Narasi yang beredar menyebut kedua korban bernama Ayu, warga Garagahan, kecamatan Lubuk Basung,
00:21Kebupaten Agam, Sumatera Barat, serta susi asal Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
00:26Kedua perempuan tersebut meminta pertolongan agar segera dipulangkan ke Indonesia.
00:31Video itu juga memuat narasi bahwa pelaku penyekapan meminta uang tebusan sebesar 220 juta.
00:37Jika permintaan tersebut tidak dikabulkan, korban disebut akan dicambuk dan pelaku bahkan mengancam akan menjual organ tubuh mereka.
00:45Kasus tersebut telah ditindaklanjuti Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Sumbar.
00:50Kepala BP3 EMI Sumbar, Jupriyadi, membenarkan salah satu korban bernama Ayu.
00:55Ayu diketahui pernah mengurus paspor di kantor imigrasi Tangerang.
00:59Setelah itu, ia berangkat melalui Malaysia dan Thailand, hingga akhirnya masuk ke Myanmar.
01:04Di sanalah kemudian terjadi peristiwa yang menimpa mereka.
01:08Ujarnya, Kamis 16 Juli 2026.
01:11Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Agam dan Polda Sumbar,
01:16serta pemerintah pusat agar segera mengirimkan surat kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Yangon untuk penanganan lebih lanjut.
01:22Jupriyadi menduga, keberangkatan kedua korban wanita itu dilakukan melalui jalur non-prosedural
01:28yang kerap dimanfaatkan jaringan perekrut ilegal untuk membawa calon pekerja migran.
01:32Jika menerima informasi lowongan pekerjaan di luar negeri, pastikan sumbernya berasal dari pemerintah.
01:38Jangan mudah percaya pada informasi di media sosial,
01:41karena 99% hanya berisi iming-iming yang berpotensi menjerat masyarakat.
01:46Tegasnya
Komentar