00:00BRK Syariah gelar FGD bahas Recovery Plan 2025 dan tindak lanjut rekomendasi BPKRI.
00:05PT Bang Riau Kepri Syariah, BRK Syariah, menggelar Focus Group Discussion, FGD,
00:11bertajuk Pembahasan Laporan Rencana Aksi Pemulihan, Recovery Plan, tahun 2025 dan tindak lanjut rekomendasi BPKRI.
00:19Kegiatan ini berlangsung pada Senin, di salah satu hotel di Batam.
00:23FGD ini dihadiri oleh Kepala Bagian Perekonomian Daerah dari setiap Kabupaten Kota Seprovinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau,
00:30yang menjadi mitra strategis BRK Syariah di daerah masing-masing.
00:34Acara secara resmi dibuka oleh Komisaris Independen BRK Syariah, Rai Prakoso.
00:39Dalam sambutannya, Rai Prakoso menyampaikan bahwa penyusunan Recovery Plan merupakan bagian penting dari komitmen perseroan
00:45dalam menjaga ketahanan dan keberlanjutan bisnis perbankan syariah di tengah dinamika perekonomian.
00:50Recovery Plan bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi,
00:54melainkan wujud kesiapan BRK Syariah dalam mengantisipasi berbagai skenario risiko
00:58demi menjaga kepercayaan nasabah dan seluruh pemangku kepentingan, ujar Rai Prakoso.
01:03Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara BRK Syariah dan pemerintah daerah
01:07dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.
01:10Kehadiran Bapak Ibu Kepala Bagian Perekonomian Daerah pada forum ini
01:13menjadi bukti nyata sinergi yang terus kita bangun antara BRK Syariah dan pemerintah daerah,
01:17sekaligus komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola dan kinerja perusahaan ke depan, tambahnya.
01:23Pada agenda pertama, materi rencana aksi pemulihan, Recovery Plan, tahun 2025 dipaparkan langsung oleh Fanny Fanchuri.
01:31Pemaparan ini mencakup strategi dan langkah antisipatif yang telah disiapkan perseroan
01:34dalam menghadapi berbagai kondisi risiko keuangan maupun operasional.
01:38Sementara itu, agenda kedua mengenai tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan, BPK, RI dibahas usai syoma, istirahat, sholat, dan makan,
01:49dengan menghadirkan arah sumber dari kantor akuntan publik, KAP, Bustaman SZD Neputranto, yakni Elviana dan SZDIN.
01:56Keduanya memaparkan sejumlah poin rekomendasi BPK RI beserta langkah tindak lanjut yang telah dan akan dilakukan oleh perseroan.
02:03Melalui FGD ini, BRK Syariah berharap dapat memperkuat pemahaman bersama terkait langkah-langkah pemulihan
02:08serta memastikan seluruh rekomendasi BPK RI ditindak lanjuti secara optimal,
02:12sejalan dengan upaya perseroan dalam memperkuat prinsip tata kelola perusahaan yang baik, Good Corporate Governance.
Komentar