00:00Saya hari ini sebagaimana tadi sudah dilaksanakan acara pelantikan dan secara resmi telah menjadi kepala badan bisnis nasional yang per
00:10hari ini kemudian saya telah aktif.
00:12Tentu saja ini adalah amanah yang amanah besar bagi saya.
00:16Ini satu amanah besar karena memang program makan beri gratis ini adalah program besar, grande, dan satu di antara program
00:26prioritas pemerintahan Bapak Prabu Subianto dan Pak Gibran Raka Bumi Raka.
00:31Tentu saja saya di momen kesempatan yang baik ini mengucapkan bersyukur dan juga innalillahi wa innaliruji'un artinya segala sesuatu
00:41berasal dari Allah dan semuanya akan kembali kepada Allah.
00:44Insya Allah saya akan terus berjuang dan berusaha untuk bekerja sebaik mungkin.
00:50Selanjutnya saya ingin memberi apresiasi kepada Bu Nani Diang dan juga mendoakan beliau yang saat ini atau kemarin barangkali wakil
01:01dia juga tahu bahwa Bu Nani mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
01:06Jadi kita semua mari kita doakan beliau agar segera prima dan bisa kemudian seger waras seperti biasanya.
01:15Untuk selanjutnya Bapak dan Ibu semua yang saya hormati, kita atau kami mengakui bahwa memang ada hal-hal yang memang
01:24harus diperbaiki bahkan kita sendiri telah menyaksikan bahwa ada terjadi pelanggaran dari sisi tidak transparannya tata kelola.
01:33Yang pada intinya ada satu persoalan di bidang tata kelola.
01:37Ini adalah PR besar yang tentu saja saya sebagai kepala dibantu oleh dua wakil kepala dan seluruh jajaran BGN dan
01:48tentu saja didukung oleh semua jajaran kabinet, kementerian dan lembaga yang lain.
01:52Saya sebagai kepala akan bekerja keras untuk memperbaiki yang memang harus kita perbaiki.
02:01Yang tidak transparan harus kita buat transparan.
02:05Mungkin barangkali kalau ada yang masih manual bagaimana caranya supaya tidak manual atau bisa secara digital ada rekodnya.
02:12Dan yang sembunyi-sembunyi tidak boleh lagi terjadi dan segalanya harus terang-benderang.
02:20Ini adalah anggaran besar yang bersumber dari rakyat dan harus diperuntukkan oleh untuk rakyat.
02:27Jadi ini adalah program dari rakyat untuk rakyat.
02:31Tentu saja setiap tetes rupiah yang dikeluarkan harus betul-betul sesuai dengan tujuan program.
02:39Jadi bukan hanya menyediakan makan tapi menyediakan gizi yang sesuai, yang baik untuk anak-anak kita, ibu-ibu yang hamil,
02:50ibu-ibu yang menyusui dan juga paralansia.
02:53Selain itu, selain penyediaan gizi tentu saja ada efek positif karena memang background kami dari Wakil Menteri Pertanian adalah
03:01bagaimana efek positif dari sisi produktivitas pertanian kita yang terserap dengan lembaga MBG ini, dengan lembaga makan atau program makan
03:11belisik gratis ini.
03:12Ini adalah program grande.
03:14Saya di beberapa kesempatan menyampaikan bahwa program ini itu ibarat pegmen, jadi apa-apa dimakan.
03:21Kalau kita lihat dulu ada orang mandi-mandi susu sekarang insya Allah tidak ada lagi, ada orang buang-buang wortel
03:29insya Allah tidak ada lagi,
03:31ada orang petani buang-buang sayuran, buang-buang bawang dan lain-lain insya Allah dengan program ini maka tinggal urusan
03:39distribusi yang kita perhatikan.
03:41Dan salah satunya adalah, mohon maaf mungkin sedikit flashback di Kementerian Pertanian, adalah adanya program pemenuhan telur dan ayam yang
03:51tersebar di luar Jawa.
03:52Karena memang secara distribusi di luar Jawa ini dipandang memang masih kurang dan oversupply di Pulau Jawa.
03:59Bapak, Ibu, semua yang saya hormati, saya di momen kesempatan yang baik ini dan diliput oleh seluruh media,
04:06ingin menyampaikan bahwa dengan menjadi kepala ini, tentu ini suatu tanggung jawab,
04:12dan saya ingin menggunakan media ini untuk menekankan secara publik bahwa saya memiliki keluarga,
04:19saya memiliki sahabat, saya memiliki teman, rekan, siapa menitu termasuk alumni dan seterusnya.
04:25Dan saya ingin menyampaikan bahwa di, sebagai saya, sebagai kepala ini,
04:31kalau nantinya ada orang misalnya menawarkan jasa, barangkali dengan imbalan,
04:38ngaku-ngaku orang saya, keluarga saya, sahabat saya, teman saya, alumni bersama saya, dan lain-lain,
04:43yang dirasa tidak sesuai, saya pastikan itu tidak benar.
04:48Dan saya minta kepada yang bersangkutan misalnya, itu kemudian dilaporkan kepada pihak yang berwajib.
04:55Karena ini betul-betul kita serius untuk menangani perkara ini.
05:00Selain itu, saya juga ingin menyampaikan kepada seluruh sahabat, keluarga, rekan,
05:03dan semua orang yang mengenal saya dan saya juga mengenalnya,
05:07yang mencintai saya dan saya juga mencintainya,
05:10minta maaf mungkin barangkali saya tidak,
05:13atau tidak kemudian memberikan atensi khusus,
05:16atau tidak memberikan semacam prioritas,
05:20kalau yang dibahas adalah seputar pekerjaan.
05:24Saya ingin penyelesaian masalah,
05:27saya ingin penyelesaian persoalan,
05:30follow-up dan lain-lain dilaksanakan sesuai mekanisme sistem.
05:34Jadi kita bukan lagi trust in person,
05:37kemudian kita bicara di ruang-ruang yang remang-remang yang gelap,
05:40di private-private room, di restoran,
05:42tapi segala sesuatu harus dibahas di ruang-ruang yang terang,
05:46dan transparan, dan dilihat orang.
05:48Saya kira penting untuk saya sampaikan.
05:50Untuk selanjutnya, Bapak, Ibu, semua,
05:53publik termasuk juga di sini, Awak Media,
05:56saya mohon doa, mohon dukungan, mohon restu,
05:59untuk kami bersama-sama dengan Wakil Kepala,
06:03Bu Arun Sari dan Pak Tenggono,
06:05beserta seluruh jajaran BKN,
06:07dan seluruh stakeholder.
06:09Di sini ada SPPG, ada SPPI, ada Mitra, dan lain-lain.
06:13Doakan kami semua untuk bisa amanah dan menjalankan program ini
06:17dengan sebaik-baiknya zero toleran untuk praktek-praktek korupsi
06:23dan hengki-pengki dan copet-copetan
06:26sebagaimana barangkali ini yang paling dibenci oleh seluruh rata Indonesia.
06:31Saya di sini meyakinkan bahwa,
06:33yakinlah bahwa saya di detik ini berkomitmen untuk kemudian kita kerja dengan sebaik-baiknya
06:39dan sebersih-bersihnya.
06:40Namun kami bukanlah superman,
06:43ya tentu saja kan tidak mungkin saya selesaikan persoalan
06:47atau program ini saya selesaikan sendiri.
06:50Tentu saja kami beserta dengan semua tim,
06:53baik yang aktif maupun barangkali yang juga stakeholder semuanya.
06:57Kami yakinkan bahwa di momen ini kami mendengar,
07:01kami ingin lebih banyak mendengar,
07:03ingin kemudian lebih banyak menerima masukan dari semua.
07:08Ya, ada barangkali ditemukan hal-hal yang janggal,
07:12ada ide-ide baru dan lain-lain,
07:14kami siap untuk menerima masukan dan menjadi bahan pertimbangan
07:19untuk kami mengambil sebuah keputusan.
07:21Bapak-Ibu semua yang saya hormati ini adalah tugas berat,
07:25anggaranya besar, grande, seluruh Indonesia dan
07:27ini adalah program bawa presiden menyangkut
07:32demokrasi atau demokratisasi
07:35gizi ke seluruh anak kita.
07:38kita harus melihat diri kita bahwa memang masih banyak
07:44anak-anak di mana-mana yang membutuhkan
07:48sentuhan asupan gizi
07:50lebih supaya tumbuh kembang
07:53baik otak maupun fisiknya maksimal.
07:56Ini adalah program besar,
07:58program jangka panjang,
07:59dan saya siap untuk kemudian mendengar semua aspirasi
08:02untuk kami pertimbangkan
08:04dalam kami mengambil keputusan.
08:05Saya kira itu yang bisa saya sampaikan.
08:07Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
08:16Enggak ada.
08:18Enggak ada.
08:19Saya tidak punya SPPG,
08:21saya tidak punya dapur,
08:22saya tidak ada keluarga saya yang punya dapur
08:24dan punya SPPG.
08:30Arahan khusus kan begini ya,
08:33ini kan bukan hanya kemudian
08:35kita bikin panitia membagi-bagi makanan.
08:38Bukan.
08:39Tujuannya kan adalah beyond itu.
08:41Bahwa kita menyediakan gizi yang sesuai.
08:45Ingat itu ya,
08:46kita menyediakan gizi yang sesuai.
08:48Ini namanya makan bergizi gratis.
08:51Bukan makan enak gratis
08:52atau bukan makan banyak gratis.
08:54Bukan.
08:54Tapi makan bergizi gratis.
08:57Tentu saja yang menjadi perhatian adalah
08:59bagaimana pemenuhan gizi
09:01kepada anak-anak yang memang harus diberi sentuhan gizi.
09:05Termasuk juga ibu hamil,
09:07ibu menyusui,
09:08dan juga lansia.
09:10Jadi, beyond di situ.
09:11Dan efeknya adalah
09:13satu, orangnya
09:14tambah gizi.
09:16Saya mohon maaf mungkin
09:17kalau agak panjang di kita nih,
09:18ada yang lain juga nih.
09:20Saya adalah
09:22orang yang lahir di desa.
09:24Oh ibu saya memelihara ayam
09:26di rumah.
09:26Dan saya adalah
09:28efek dari makan bergizi.
09:29Mohon maaf,
09:30mungkin kami bukan orang kaya,
09:32tapi kami dari kecil
09:34biasa makan telur banyak.
09:35Karena kami pelihara ayam di rumah.
09:37Sehingga
09:37memang gizi itu penting.
09:40Gizi itu penting.
09:42Kadang-kadang
09:42orang itu melihat kenyangnya
09:44karena memang kemampuannya.
09:45Dan di sini adalah
09:46program yang begini adalah
09:48sentuhan langsung
09:49program pemerintah
09:50yang langsung
09:51orang lapar
09:52dikasih makan,
09:53orang butuh gizi
09:54dikasih gizi.
09:55Tidak bisa,
09:55kemudian hanya dikasih
09:56imbuan-imbuan.
09:58Tentu saja
09:59itu
10:00saya sendiri
10:01sekali lagi
10:01saya anak dari desa
10:03yang kemudian
10:04ibu saya pelihara ayam
10:05di poco-poco rumah
10:06dan saya selalu makan itu
10:08sampai
10:08mohon maaf
10:09sampai bisulan
10:10di mana-mana.
10:11Dan saya merasa
10:12saya ini anak
10:13tumbuh kembang
10:14karena telur.
10:15Karena ikan
10:17jarang lah ya.
10:18Karena memang
10:18kita di gerobokan ini kan
10:20daerah jauh dari pantai.
10:22Itu sih kira-kira.
10:23Jadi dan efeknya adalah
10:24dengan memberikan gizi
10:25tapi efeknya adalah
10:27mengabsorb
10:28ekonomi lokal
10:29khususnya peternak,
10:31khususnya nelayan,
10:32khususnya kemudian
10:33pertani kita
10:34di daerah.
10:35Ini adalah program
10:36dari rakyat untuk rakyat
10:39dana APBN yang besar
10:41itu kemudian beredar
10:42di desa-desa.
10:44Dan saya
10:44karena background saya
10:45adalah Wakil Menteri Pertanian
10:47dan selama dua tahun ini
10:48kemudian berada
10:49di Kementerian Pertanian
10:50kami melihat
10:51melihat langsung
10:53bagaimana efeknya
10:54kami melihat langsung
10:55bagaimana manfaatnya
10:57kepada ekonomi kita
10:58di desa-desa
10:59yang dirasakan
11:00secara penuh oleh
11:01para masyarakat kita
11:02khususnya pertanian,
11:03peternak dan nelayan
11:04di desa-desa.
11:05Anggara Mekin kan berkurang
11:06dari 28-28
11:07mas.
11:08Terima kasih.
11:08Terima kasih.
11:09Terima kasih.
Komentar