Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono memberikan pernyataan terkait kabar pelantikan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S Deyang di Istana, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Sudaryono membenarkan dirinya akan menggantikan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN.

"Setelah Ibu Nanik mengundurkan diri karena alasan kesehatan kemudian saya sudah dihubungi oleh Mensesneg bahwa ada kemungkinan saya akan ditunjuk menggantikan Ibu Nanik, kemudian saya ditelepon Seskab Pak Teddy dan mengonfirmasi bahwa hari ini saya akan dilantik secara resmi untuk menggantikan Ibu Nanik," ujar Sudaryono ditemui di Kompleks Istana jelang pelantikan.

Ia mengatakan dirinya tidak akan merangkap jabatan.

Baca Juga Detik-Detik Presiden Prabowo Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang di https://www.kompas.tv/nasional/681762/detik-detik-presiden-prabowo-lantik-sudaryono-jadi-kepala-bgn-gantikan-nanik-s-deyang

#prabowo #naniksdeyang #bgn #sudaryono

Produser: Ikbal Maulana

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/681765/kata-sudaryono-jelang-dilantik-jadi-kepala-bgn-gantikan-nanik-s-deyang
Transkrip
00:25Terima kasih.
00:30Ya saya semalam sudah di setelah Bu Nani mengundurkan diri karena alasan kesehatan kemudian saya sudah dihubungi oleh oleh Mensesnek
00:42ya bahwa ada kemungkinan gitu tadi malam saya akan ditunjuk menggantikan Bu Nani.
00:48Kemudian pagi tadi saya ditelepon Pak Seskap Pak Teddy dan mengkonfirmasi bahwa hari ini saya akan dilantik secara resmi untuk
00:57menggantikan Bu Nani sekali lagi yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan dan kita doakan Bu Nani lekas berubat, lekas sehat,
01:07lekas pulih, bergas waras enak gitu ya.
01:09Dan hari ini saya memenuhi kewajiban itu untuk kemudian mengembang amanah sebagai Kepala Badan Kesehatan Nasional yang baru.
01:17Mas, ini kan sudah ditunjuk sejak tangan 8 Juli begitu ya mas.
01:21Kemudian juga...
01:218 Juli?
01:22Sudah ditunjuk sebelumnya mas.
01:24Enggak, enggak. Oh kan baru ya baru semalam.
01:28Mas ini juga Bu apakah nanti juga tetap akan berkoordinasi dengan program-program yang memang sudah?
01:34Ya saya kira kan Bu Nani apapun kan punya pengalaman sebagai wakil ketua, sebagai wakil kepala dan juga kepala, begitu
01:41saya kira masukan pasti kita dengarkan.
01:44Termasuk juga kita mendengarkan dari semua pihak tentu saja ya.
01:48Kita tidak menafikan bahwa memang ada persoalan, bahkan ada pelanggaran kita juga tahu itu dan kita menyesalkan itu.
01:54Sehingga kita ingin mendengarkan masukan ya yang konstruktif tentu saja dari berbagai pihak termasuk salah satunya adalah dari Bu Nani.
02:03Dan tentu saja yang paling harus saya dengar duluan adalah asesmen internal seperti apa.
02:08Ada dua wakil saya, rencananya nanti ada Bu Arum dan Pak Trangrono beserta seluruh jajaran tentu saja.
02:14Ini kan kerja tim ya, bukan berarti saya sendiri yang harus beris ini cuma.
02:18Ini kan kerja tim, tidak ada superman tapi yang ada adalah super tim gitu.
02:22Mas, artinya ya posisi wawamentan ini kosong mas atau seperti apa?
02:26Berdasarkan, kami jujur saja tidak punya kompetensi untuk kemudian posisi wawamentan seperti apa.
02:33Tapi kalau kita dengarkan pernyataan Pak Mesesnek tadi siang bahwa posisi wawamentan saat ini saya tinggalkan artinya kosong.
02:42Jadi bukan kemudian saya merangkap jabatan, ya saya kira ini perlu untuk digarisbawahi.
02:48Kemudian gantinya siapa dan lainnya tentu saja ini hak berikutatif dari Pak Presiden itu.
02:52Mas Bu Nani ini sebagai Dewan Pengawas, ini koordinasinya seperti apa?
02:56Kami ini, kami lagi fokus dulu kita fokus pelantikan ya, fokus pelantikan kemudian fokus koordinasi yang ada.
03:04Intinya kami siap untuk koordinasi dengan siapapun.
03:35Oh iya pasti.
03:36Satu besaran konsumsi yang cukup besar, ya tentu saja.
03:40Dan kita sudah antisipasi kan.
03:42Salah satunya kan misalnya di Kementan, ini cerita Kementan dulu ya, itu misalnya kita respon dengan bagaimana defisit telur, ayam,
03:51ya kemudian itu di daerah-daerah di luar Jawa khususnya, kemudian direspon dengan rencana investasi dan antara yang Kementan ikut
03:58terlibat di situ di bawah Direktur Hati Hintral Pertanakan dan Setanel.
04:02Jadi saya kira Kementan dan terus, kita termasuk saya kira Kementan dan petani ini orang yang happy ya,
04:09karena dulu kita sering lihat ada mandi susu lah, ada orang buang-buang wortel, buang-buang apa,
04:15nah saat ini kan sampai sejauh ini alhamdulillah kan itu tidak terjadi.
04:19Kalau memang ada satu dua permasalahan kita bereskan lah.
04:22Saya kira fokusnya adalah kita selesaikan persoalan, karena memang tugas pemerintah adalah mencari persoalan,
04:28kemudian kita mencari jawabannya, mencari solusinya, yang kemudian solusinya itu bisa berdampak baik untuk seluruh masyarakat bangsa dan negara kita.
04:36Oke, terima kasih.
Komentar

Dianjurkan