Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Kepala BGN. Pengumuman tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada Rabu (22/7/2026).

Dalam keterangannya, Nanik menyampaikan bahwa dirinya akan menjalani pengobatan jantung di luar negeri untuk memperoleh second opinion. Ia menegaskan keputusan tersebut bukan karena tidak mempercayai kemampuan dokter di Indonesia, melainkan atas rekomendasi yang diterimanya.

Nanik juga menyatakan telah menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto dan mengundurkan diri sebagai Kepala BGN demi memprioritaskan kesehatannya. Dalam unggahannya, Nanik menyebut Presiden menyetujui pengunduran dirinya serta memintanya tetap ikut mengawasi BGN. Ia juga menyampaikan kemungkinan Presiden akan membentuk Dewan Pengawas BGN dan menugaskannya sebagai ketua dewan tersebut.

Pengunduran diri Nanik turut dibenarkan oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan. Dalam keterangan tertulisnya, Dirgayuza menyampaikan bahwa pada 22 Juli 2026 Nanik berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.

Sebelum memimpin BGN, Nanik berkarier sebagai jurnalis di berbagai media. Namanya kemudian dikenal luas setelah bergabung dalam Tim Pemenangan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Koalisi Adil Makmur. Setelah Pilpres 2024, Nanik dipercaya masuk pemerintahan, sempat menjabat Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Komisaris Independen PT Pertamina, kemudian diangkat sebagai Wakil Kepala BGN pada 17 September 2025 sebelum akhirnya menjadi Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana.

#NanikSudaryatiDeyang #BGN #BadanGiziNasional #PrabowoSubianto

Baca Juga Sudaryono Jadi Kepala BGN, Istana Sebut Tidak Akan Rangkap Jabatan di https://www.kompas.tv/nasional/681725/sudaryono-jadi-kepala-bgn-istana-sebut-tidak-akan-rangkap-jabatan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/681735/mengulas-rekam-jejak-nanik-s-deyang-setelah-mengundurkan-diri-sebagai-kepala-bgn-kompas-siang
Transkrip
00:00Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S.D.A. mengumumkan pengunduran diri.
00:04Nanik umumkan pengunduran dirinya melalui media sosial akun Facebook pribadinya.
00:10Di cuplik dari akun Medsos Facebook, Nanik bilang dengan berat hati akhirnya pamit kepada Bapak Presiden
00:16untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya.
00:20Menurut rencana hari ini Rabu 22 Juli saya berangkat.
00:24Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia,
00:27tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju.
00:34Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf.
00:38Sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN demi Kesehatan.
00:43Dan karena Presiden berehatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui.
00:47Namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN.
00:51Kemungkinan Presiden akan membentuk Dewan Pengawas
00:54di mana saya disuruh menjadi Ketua Dewan Pengawasnya.
01:01Pengunduran diri Nanik SD yang dari Kepala BGN dibenarkan asisten khusus Presiden
01:07bidang komunikasi dan analis kebijakan Dirga Yusa Setiawan.
01:12Dalam rilis tertulisnya, Dirga Yusa bilang hari ini 22 Juli,
01:17Ibu Nani berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung.
01:22Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala BGN.
01:29Sebelum menjabat Kepala BGN, Nani memulai karir sebagai jurnalis di sejumlah media.
01:35Nama Nani mulai mendapatkan perhatian lebih luas saat bergabung dalam tim pemenangan Prabowo Subianto
01:41pada Pirpres 2019.
01:44Saat itu, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional
01:48Koalisi Adil Makmur untuk pasangan Prabowo-Sandiaga.
01:52Setelah Prabowo memenangkan Pilpres 2024, Nani dipercaya masuk dalam jajaran pemerintahan.
01:58Nani sempat dilantik sebagai Wakil Kepala Satu Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan BP Taskin 2024-2029.
02:08Pada Juni 2025, Nani juga ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pertamina.
02:15Sementara, tepatnya pada 17 September 2025, ia diangkat menjadi Wakil Kepala BGN
02:23sekaligus diperhentikan dari Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.
02:29Jawabatan Nani berakhir atau terakhir sebagai Kepala BGN
02:33menggantikan dadan Hindayana yang terjerat korupsi.
02:40Informasi terkini terkini terkini...
Komentar

Dianjurkan