00:00Sia-sia kita membangun bangsa dan negara kita ini dengan konstitusi, dengan undang-undang, dengan peraturan, dengan polisi, dengan jaksa,
00:09KPK, pengadilan, tipikor.
00:12Semua itu tidak ada artinya kalau moralitas bangsa itu runtuh.
00:15Dan kita sudah menjaksikan sekarang ini.
00:18Dan karena itu, untuk membangun masa depan yang baik, mari kita membangun kesadaran etik yang dilandaskan kepada ajaran agama-agama
00:26yang hidup dan berkembang di tanah air kita ini.
00:30Agama bisa beda-beda dari segi teologinya.
00:33Tapi ketika agama mengajarkan etik, ajarannya sama.
00:37Jangan membunuh, jangan berdusa, jangan mencuri, jangan nipu, kan sama.
00:42Tidak mungkin ada satu agama yang membenarkan hal itu.
00:45Dan saya pikir silah ketuanan yang wajah itu harus dimaknai terbentuknya kesadaran moral dan etik masyarakat kita yang dilandaskan kepada
00:55agama-agama yang hidup dan berkembang di tanah air.
00:58Itu pesan saya.
01:00Pak Yusri, ini kan berbicara mengenai moralitas hukum, Pak Yusri, ini kan juga kalau boleh sedikit mention,
01:05masyarakat juga lagi beri atensi lebih ke kondisi moralitas hukum di Indonesia, khususnya di sektor alat penegak hukum.
01:15Itulah contohnya, aparat penegak hukum itu manusia yang diberikan tugas dan kewenangan untuk menegakkan hukum.
01:24Artinya mereka yang pertama-tama harus memberikan contoh dan keteladanan kepada masyarakat bagaimana caranya mematuhi dan mentaati norma-norma hukum
01:33itu.
01:33Kalau aparat penegak hukumnya sendiri sudah bobrok dan memberikan contoh tidak baik kepada masyarakat,
01:40jangan diharapkan masyarakat itu akan mematuhi kaedah-kaedah hukum.
01:45Malah sebaliknya lah yang terjadi.
01:47Karena itu yang paling penting, hukum kita bangun, tapi hukum itu dilandaskan kepada etik,
01:52dilandaskan kepada moralitas, dan itu sebenarnya bukan teori ilmu hukum lagi, itu sudah masuk ke filsafat hukum sebenarnya.
02:00Di protos hukum itu diajarkan bagaimana norma-norma hukum, tapi bagaimana kaitan norma hukum dengan norma etik, itu sangat penting.
02:09Bagaimana kaitan antara norma etik dengan ajaran agama, itu lebih penting lagi.
02:14Dan ini kan bangsa yang religius, bukan negara sekuler, bahasa yang beragama.
02:19Mari kita bebaskan rakyat ini dari segala kejahatan, penindasan, ketidakadilan, korupsi, dan lain-lain,
02:26keseluruhan menangan dengan membangun etika bangsa, etika peradaban yang dilandaskan kepada ajaran agama-agama yang hidup dan berkembang di tanah
02:36air kita ini.
02:37Operasionalnya itu harus melalui pendidikan.
02:39Kita belajarlah sama orang Jepang, bagaimana mereka mendidik dan menanamkan moral sejak SD.
02:47Dan itu dilatih betul, tiap hari hanya disuruh manggut-manggut beginiannya, suruh sopan santun,
02:54mematuhi aturan, membangun kesadaran moral, dan akhirnya ketika orang Jepang dewasa, dia patuh pada hukum, patuh kepada etika, tanpa disuruh
03:03pun dia patuh sendiri.
03:05Jadi kalau misalnya dia ketemu dompet, orang jatuh di tengah jalan, dia tidak akan ambil dompet itu.
03:10Dia ambil, dia serahkan ke polisi, dan seperti itulah etik itu terbangun.
03:15Nah kita ini bangsa yang Pancasila, yang tidak mampu berbuat seperti etika orang Jepang itu.
03:22Nah etika mereka dibangun di atas fondasi agama Buddha dan agama Shinto.
03:28Nah orang Indonesia bisa membangun di atas Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan lain-lain.
03:33Sama-sama kita bangun bangsa dan negara ini, karena saya berkeyakinan bahwa ekspresi agama ke dalam etik itu menemukan titik
03:40temu satu sama lain.
03:57Penyidik itu punya keunangan dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu untuk melakukan penahanan atau tidak melakukan penahanan.
04:04Tapi masyarakat juga tentu dapat memberikan satu pengawasan.
04:09Penahanan itu kan disebabkan oleh karena tiga faktor.
04:11Karena khawatiran yang sakutan melarikan diri, yang kedua menghilangkan barang bukti,
04:16yang ketiga mengulangi lagi tindak pidana yang dilakukannya.
04:19Jadi berdasarkan kuhab baru, bisa saja dilakukan penahanan, bisa tidak dilakukan penahanan.
04:25Dan kalaupun dilakukan penahanan, dapat juga digugat para peradilan ke pengadilan.
04:30Dan karena itu kita awasi dan kita cermati apa yang dilakukan oleh penyidik kejasaan agung
04:35dalam mengungkapkan atau melakukan penyidikan lanjutan terhadap kasus mantan jambisus kita ini.
04:49Ya karena mungkin masih tahap-tahap awal ya, kita lihat saja perkembangannya.
04:53Dalam perkembangan bisa saja dilakukan tindakan penahanan.
04:56Pak, terakhir Pak, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum itu dari pemerintah sendiri,
05:03apa yang dilakukan Pak?
05:07Pada sisi saya sebenarnya melakukan koordinasi.
05:10Supaya kita itu mempunyai pemahaman yang sama terhadap norma-norma hukum.
05:15Dan juga penegakan hukum itu sendiri mesti juga dikoordinasikan.
05:20Antara kejasaan, kepolisian, KPK sih memang bukan pemerintah ya,
05:25tapi juga dapat melakukan koordinasi dalam proses penegakan hukum itu.
05:29Dan sekiranya yang sangat dipentingkan oleh rakyat kita sekarang ini justru adalah penegakan hukum itu sendiri.
05:35Penegakan keadilan dan kepastian hukum di negara kita ini.
05:38Kita bicara ekonomi, pembangunan ekonomi, program itu, program ini.
05:42Tapi kalau tidak ada keadilan, tidak ada kepastian hukum, semuanya akan sia-sia pada ujungnya.
Komentar