Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MEDAN, KOMPAS.TV - Ledakan terjadi di sebuah rumah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara.

Sebuah rumah tiga lantai rusak parah. Sejumlah orang terluka.

Dari investigasi awal, diduga ledakan terjadi karena pipa gas tanam di dalam rumah yang bocor.

Dua dari enam penghuni rumah berhasil dievakuasi, sedangkan empat lainnya masih dicari.

Ledakan juga membuat enam rumah di sekitar lokasi mengalami rusak.

Hingga Senin (20/7/2026) malam, proses evakuasi empat korban ledakan masih berjalan.

Sejumlah alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi korban yang diduga masih berada di bawah reruntuhan.

Untuk mengetahui kondisi terkini di lokasi ledakan, sudah bergabung bersama kami Jurnalis KompasTV Emirsyah Purba dan Juru Kamera Roganda dari Medan, Sumatera Utara.

Baca Juga Gudang Pusat Amunisi TNI di Madiun Meledak, 1 Personel Gugur dan 6 Terluka | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/680854/gudang-pusat-amunisi-tni-di-madiun-meledak-1-personel-gugur-dan-6-terluka-sapa-malam

#rumahmeledak #medan #gasbocor

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/681459/rumah-3-lantai-meledak-di-medan-begini-proses-evakuasi-4-korban-yang-terjebak-reruntuhan
Transkrip
00:00Kita langsung ke informasi pertama, sodara, ledakan terjadi di sebuah rumah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara.
00:07Sebuah rumah, tiga lantai rusak parah, sejumlah orang terluka.
00:15Dari investigasi awal, diduga ledakan terjadi karena pipa gas tanam di dalam rumah yang bocor.
00:22Dua dari enam penghuni rumah berhasil devakuasi, sedangkan empat lainnya masih dicari.
00:27Ledakan juga membuat enam rumah di sekitar lokasi mengalami yang rusak.
00:39Hasil investigasi awal, adanya kebocoran dari pipa gas tanam atau pipa gas bawah tanah.
00:50Tadi kami sudah masuk dengan menggunakan alat pendeteksi gas, memang terdeteksi di situ.
01:01Ada enam orang yang berupakan dan yang tinggal di dalam.
01:09Empatnya lagi, kita berdoa bersama.
01:12Semoga evakuasi yang kita laksanakan ini membuahkan hasil.
01:18Kami mohon doanya.
01:22Hingga selin malam, proses evakuasi empat korban ledakan masih berjalan.
01:27Sejumlah alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi korban yang diduga masih berada di bawah reruntuhan.
01:56Dan untuk mengetahui kondisi terkini, di lokasi ledakan saudara sudah bergabung bersama kami,
02:00jurnalis Kompas TV ada Emir Syah Purba dan juru kamera Roganda dari Medan Sumatera Utara.
02:06Selamat malam, Emir Syah.
02:08Emir Syah, apakah semua korban telah berhasil evakuasi malam ini atau prosesnya masih berjalan?
02:14Selamat malam, Galih dan juga saudara Membang sampai dengan saat ini.
02:18Proses evakuasi masih dilakukan ataupun masih berjalan oleh tim gabungan yang terdiri dari Polri.
02:26Kemudian ada petugas pemerintah dan juga Basernas yang sampai dengan saat ini masih menyisir bagian-bagian rumah
02:33untuk mencari korban yang informasinya kami peroleh masih ada tempat korban yang terjebak di dalam reruntuhan rumah.
02:43Dan memang sejumlah kendaraan ataupun alat berat dikerahkan untuk melakukan evakuasi ini
02:48karena memang dampak ledakannya cukup besar.
02:50Seperti di belakang saya ini, Galih dan juga saudara, ada satu rumah yang mengalami kerusakan yang parah
02:56sampai dengan sebagian dari rumahnya mengalami roboh akibat ledakan yang terjadi pada sore hari tadi.
03:03Dan tidak hanya mengakibatkan satu rumah roboh, namun ledakan yang terjadi juga mengakibatkan sejumlah rumah
03:10kita ada enam sampai dengan tujuh rumah mengalami kerusakan
03:15baik di sisi karang kiri maupun yang ada di depan sumber ledakan.
03:21Dan memang sampai dengan saat ini proses evakuasi masih terus berjalan hingga malam hari ini
03:26dan memang proses evakuasi cukup terkendala akibat konstruksi bangunan yang labil
03:34akibat adanya ledakan yang terjadi.
03:38Dan memang saudara, dari investigasi awal kami mengutip keterangan dari Kapolres Tabes Medan
03:45ada pun ledakan berasal dari tipa gas bawah tanah ataupun gas tanam
03:52yang berada di titik ledak ataupun sumber ledakan tersebut.
03:58Dan memang sampai dengan saat ini tim gabungan masih berjibaku untuk mencari korban.
04:05Ada informasi kami dapat ada empat yang masih terjibat di dalam dan tadi informasi kami dapat ada dua korban
04:10yang berhasil dievakuasi dan sudah dilerikan ke rumah sakit.
04:17Dan tentunya Gali dan juga saudara kita nantikan bagaimana hasil dari proses evakuasi yang saat ini tengah berlangsung.
04:24Emir tadi Anda menyebutkan ada sekitar total berarti ada enam orang, dua berhasil di evakuasi
04:29dan malam ini masih proses evakuasi.
04:31Ada empat orang yang diduga tertimbun runtuhan bangunan.
04:35Hingga malam ini proses evakuasi menggunakan alat berat.
04:38Apa kendala yang dialami oleh petugas?
04:41Ya Gali dan juga saudara, seperti yang saya katakan tadi,
04:44memang saat dengan malam ini proses evakuasi masih berlangsung
04:48karena memang dampak ledakan cukup para saudara.
04:52Seperti di belakang saya ini, jika Anda melihat saudara saat ini tim gabungan
04:57sedang menyisir di dalam rumah yang roboh
05:01ataupun rumah yang merupakan sumber dari ledakan.
05:04Kami melihat tadi tim dari Basi Renas telah berada di lantai dua
05:09untuk menyisir korban yang informasinya masih terjebak di dalam rumah tersebut.
05:13Baik, terima kasih atas laporan Anda.
05:15Emir Syah Purba langsung dari Medan Sumatera Utara.
05:18Selamat bertugas kembali.
05:19Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan