00:09Intro
00:19Don Rito, tersangka dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang,
00:24pengadaan batubara PLTU, PT Asabri dan Krakatau Steel membuat pengakuan mengejutkan.
00:31Melalui kuasa hukumnya, ia mengaku uang ratusan miliar rupiah dan emas seberat 74 kg
00:36yang ditemukan penyidik di rumah kawasan Sentul merupakan miliknya.
00:42Pengakuan itu disampaikan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Kejaksaan Agung.
00:49Lalu, mengapa Don Rito mengaku seluruh uang dan emas itu merupakan miliknya?
00:54Kuasa hukum Don Rito menyebut kelayannya memang menyimpan uang, valuta asing, dan emas di rumah tersebut.
01:01Menurut kuasa hukum, Don Rito bahkan telah meminta izin kepada ex-jampitsus Febri Adiansyah
01:06untuk membuat berangka sebagai tempat penyimpanan.
01:1414 juta USD Singapura dan 4 juta Amerika, pada saatnya akan kami buka ke publik seluas-seluasnya.
01:26Penguasaan, kepemilikan.
01:29Jadi itu bukan milik Pak Febri.
01:33Rumah itu sudah 10 tahun, informasinya nggak pernah dipakai sama Pak Febri.
01:39Tapi di 2023 dipinjem oleh si Pak Idon untuk kantor yayasan.
01:51Mengajukan permohonan menggunakan.
01:54Ini dibuktikan dengan bukti pendukung ada dua.
01:58Satu, semua biaya maintenance.
02:01Listrik, air, dan staff yang kerja di situ yang bayar Pak Idon semua.
02:05Bukan Pak Febri.
02:06Per 2023?
02:07Per 2023.
02:09Itu.
02:10Awal.
02:11Awal 2023.
02:15Namun, penjelasan itu justru memunculkan pertanyaan baru.
02:19Sebab sebelumnya, rumah tersebut diakui sebagai rumah pribadi ex-jampitsus Febri Adiansyah.
02:25Kini, melalui kuasa hukumnya, Hotman Paris, Febri menyatakan rumah itu sudah berada dalam penguasaan Don Rito sejak tahun 2022,
02:34sehingga dirinya disebut tidak mengetahui aktivitas maupun barang yang disimpan di dalamnya.
02:41Yang kedua tentang rumah sentul.
02:45Itu memang rumah pribadi jampitsus yang sudah sejak lama.
02:51Itu bisa dilihat bagaimana proses kepemilikan sejak awal.
02:55Dan mengenai uang, tadi kan sudah saya jelaskan yang ditemukan.
02:59Bahwa itu ada pemilik, bahwa itu ada kegiatan, ada orang-orang juga terima kegiatan.
03:06Itu bisa juga ditanya, kemudian juga ada beberapa kegiatan bangunan yang bisa dicek.
03:13Semua kami yakin dapat dipertanggungjawabkan dengan benar.
03:18Tetapi tentunya tidak melalui forum seperti ini.
03:23Yang ketiga menyangkut rumah di sentul.
03:28Di rumah sentul itu, sejak tahun sampai tahun 2022, housekeeping-nya pun, IRT-nya pun sudah bukan Febri yang bayar,
03:40karena sudah waktu itu diberikan, dipakai oleh, sama lagi, Don Rito.
03:47Ya, sudah dipakai, dan dia juga berhak renovasi.
03:52Jadi total, tidak ada lagi penguasa secara fisik.
03:56Demikian juga, money changer juga, dia tidak ada kaitan apapun.
03:59Jadi baik mengenai renovasi, kenapa ada tempat uang di resto, maupun di sentul, dia tidak tahu menang.
04:09Karena contoh menyangkut rumah di sentul itu kan, itu kan kalau renovasi memang setelah tahun 2022 sudah dibawa penguasaan,
04:18pengelolaan dari Don Rito, kelianya beliau, dan renovasi kecil-kecil di dalam kan ya tidak diketahui oleh Pak Febri.
04:27Jadi semua terbantahkan menyangkut itu, semua disangkau.
04:37Lalu, apakah pengakuan Don Rito otomatis membuktikan seluruh uang dan emas itu memang miliknya?
04:44Peneliti Pukat UGM, Zenur Rohman, menilai pengakuan tersebut tetap harus dibuktikan
04:48melalui penelusuran asal-usul uang dan aliran dananya.
04:51Ia mengatakan siapa saja bisa mengklaim kepemilikan emas dan uang tersebut, namun harus ada buktinya.
04:57Penyidik juga harus memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana pencucian uang.
05:05Penegakan hukum itu tidak bergantung kepada pengakuan dari seorang tersangka atau nantinya terdakwa.
05:13Semua orang boleh mengatakan, oh itu emas saya, oh itu uang saya.
05:16Tetapi kan apa buktinya?
05:18Kalaupun memang uang dia atau emas dia, pertanyaannya diperoleh dari mana?
05:22Nah di dalam pasal 77 dan pasal 78 undang-undang TPPU ada pembalikan beban pembuktian.
05:29Ya DR ini kalau ngaku-ngaku dia harus buktikan apakah dia nemu harta karun misalnya atau hasil bisnis misalnya.
05:36Logis nggak kalau dia punya uang segitu banyak?
05:38Apa bisnisnya? Berapa keuntungannya? Bagaimana laporan keuangannya?
05:42Bagaimana audit terhadap bisnisnya? Bagaimana SPT-nya?
05:46Jadi ini semua akan dibuktikan, akan diuji nantinya di depan persidangan.
05:51Nah concern saya adalah ya keterangan-keterangan dari kuasa hukum itu tidak perlu kemudian harus membuat gentar baik dari sisi
06:00penyidik atau membingungkan masyarakat.
06:02Sudah merupakan tugas dari pembela hukum untuk membela kepentingan klien termasuk membuat tabur perkara, mempengaruhi opini publik.
06:10Sehingga tujuan akhirnya tentu adalah agar klien bisa bebas dari jeratan hukum.
06:15Tapi kemurut saya ini semua tidak mudah untuk dikibulin gitu ya.
06:21Kenapa? Karena pasti penyidik sebelumnya pun dari Polri sudah punya informasi nexus ya.
06:25Hubungan antara DR dengan FA, komunikasi digital mereka.
06:30Ya mulai dari kegiatan bisnis bersama mereka.
06:33Termasuk juga aliran-aliran dana di antara mereka.
06:36Dan juga yang paling penting adalah karena ini diduga terkait dengan perkara-perkara yang ditangani oleh Jampitsus,
06:43yaitu perkara Asabri, perkara lain-lain, itu kemudian nanti akan dilihat.
06:49Ini DR ini dapat uang dari mana?
06:51Kan dugaannya dari perkara-perkara yang dihandle oleh pihak kejaksaan.
06:59Sementara itu, pengamat kepolisian Bambang Rukminto justru memiliki penilaian berbeda.
07:05Ia menilai pengakuan Don Rito patut dicermati secara kritis karena diduga merupakan upaya pasang badan
07:11untuk melindungi ex-Japitsus Febri Adensia.
07:15Menurut Bambang, sulit diterima akal apabila pemilik rumah tidak mengetahui keberadaan uang ratusan miliar rupiah
07:21dan emas seberat 74 kilogram yang disimpan di rumahnya.
07:26Oke, Pak Bambang, ini ada hal yang membuat kita bertanya-tanya.
07:30Sebenarnya apa yang bisa Anda baca dari pengakuan Don Rito melalui kuasa hukumnya?
07:35Ya, saya melihat Don Rito dalam yang seperti yang disampaikan oleh pengakuan kuasa hukumnya,
07:42ini sedang pasang badan terhadap apa yang sudah dituduhkan pada mantan Jampitsus Febri Adensia.
07:52Dan hal ini wajar, bagi masyarakat dengan bukti sebesar itu, hampir lebih dari setengah triliun,
08:03ya orang bisa mau saja untuk pasang badan.
08:06Paling nanti juga mikir hukumannya berapa sih, sementara apalagi ini menyangkut kejaksaan ya,
08:13petinggi kejaksaan.
08:14Selama ini kalau kita melihat, mengapa, kalau tadi seperti disampaikan oleh kuasa hukumnya,
08:20mengapa itu dititipkan di sana, artinya Don Rito ini paham bahwa berada di,
08:27menyimpan uang, kalau itu benar seperti dia, punya menyimpan uang, menyimpan emas sebesar itu di rumah Jampitsus,
08:36itu aman, artinya memang ada hubungan yang sangat terat ketika seseorang yang melakukan,
08:45yang diduga melakukan tindak pidana itu berusaha untuk mendapatkan proteksi dari penegak hukum.
08:51Artinya ex-Jampitsus tahu benar bahwa ada uang miliaran termasuk 74 kg emas disimpan di rumahnya?
09:01Sangat tidak masuk akal kalau Jampitsus tidak tahu.
09:04Uang itu sebesar itu sangat besar, dan dari mana perolehannya seharusnya juga tahu.
09:10Tidak masuk akal, tidak bisa masuk dalam nalar publik bila Jampitsus tidak mengetahui uang itu dari mana,
09:18jumlahnya berapa, seperti itu. Apalagi kalau kita melihat bahwa ada hubungan-hubungan ketekatan yang sudah lama.
09:26Jadi kira-kira kalaupun memang ex-Jampitsus tahu, kenapa dia membiarkan ada uang sebikian besar beroperasi di rumahnya?
09:34Angka itu terlalu besar, terlalu fantastis.
09:37Menurut saya karena merasa dia tidak akan pernah tersentuh sebagai elit di dalam penegak hukum,
09:46dia tidak akan pernah tersentuh dalam kasus yang melibatkan Don Rito ini,
09:51terkait dengan kasus uang yang ada di situ, seperti itu.
09:53Makanya dia tenang-tenang saja dan kemudian seminggu kemarin menjadi rame karena tiba-tiba saja.
09:59Dan kasus ini kan tidak instan, karena upaya penyelidikan terhadap Fabriar Diansa,
10:06ini kan sudah 2 tahun, terus kemudian sempat setahun kemarin kan sempat rame Jampitsus diinteli oleh kawan-kawan kepolisian.
10:17Dan seperti itu, jadi hal yang setahun yang lalu membuktikan bahwa dia memang tidak tersentuh.
10:24Oke, apa yang dituju dari dugaan Anda bahwa Don Rito pasang badan untuk ex-Jampitsus?
10:32Ya, dengan harapan dengan pasang badannya Don Rito ini, Jampitsus ini nanti akan mendapatkan sanksi yang lebih ringan dibandingkan Don
10:45Rito.
10:46Tidak menjadi masalah, kalau dalam geng kriminal itu kan saling melindungi, bahkan melindungi keluarganya,
10:57nah itu kan hal yang wajar terjadi kan, okelah kamu masuk di penjara paling berapa tahun,
11:04apalagi kalau kita melihat politik hukum di kita kan masih sangat jauh dari rasa keadilan.
11:10Jadi, silahkan Anda masuk, nanti di luar kita jamin, nanti tetap keluar dari sana, tetap kaya, seperti itu kan.
11:17Jadi siapa yang paling diuntungkan dari pengakuan Don Rito ini?
11:19Ya, pasti Febriar biasa, dan kalau kita melihat apa yang disampaikan oleh Hutman Maris,
11:28ya ini juga akhirnya kan berkelindan dengan pernyataan puasa hukum dan itu.
11:34Artinya apakah memungkinkan mengubah peta tu dengan terhadap ex-Jampitsus?
11:38Meskipun Anda juga menduga bahwa seharusnya ex-Jampitsus itu mustahil tidak tahu ada uang, ada emas,
11:46sedemikian besar jumlahnya disimpan.
11:48Ya, ini bola panas ini kan berada di Kejaksaan.
11:55Ini adalah waktunya Kejaksaan untuk membuktikan persepsi masyarakat yang negatif kepada Kejaksaan selama ini.
12:06Apakah ini nanti Jampitsus ini akan dikenai tuduhan yang ringan atau seperti apa?
12:13Ya, semuanya kembali kepada bola panas yang ada di tangan Kejaksaan.
12:19Jadi mengapa Don Rito mengaku uang dan emas 74 kg itu miliknya?
12:25Dari versi Don Rito pengakuan itu muncul karena uang dan emas tersebut diklaim sebagai aset pribadinya yang disimpan di rumah
12:32yang saat itu berada dalam penguasaannya.
12:35Namun, menurut pengamat, pengakuan itu belum bisa langsung diterima sebagai kebenaran karena masih harus dibuktikan melalui penyidikan dan berpotensi menjadi
12:43upaya melindungi pihak lain.
12:47Karena itu jawaban akhirnya masih bergantung pada pembuktian penyidik dan fakta yang akan terungkap di persidangan.
Komentar