00:00Saudara-saudara, saya bersyukur ini simbol kerja keras, ini simbol persatuan.
00:16Pemerintah yang investasi pertama, pemerintah yang groundbreaking, pemerintah yang mulai bangun,
00:26mungkin bukan pemerintah yang meresmikan.
00:32Inilah namanya pembangunan bangsa, ini namanya kebangkitan bangsa.
00:41Pembangunan bangsa, kebangkitan bangsa bukan jatuh dari langit.
00:50Kemakmuran tidak ada di pohon, jatuh dari langit, tidak.
00:56Kemakmuran kerja besar, kerja keras, kerja bersatu.
01:03Saudara-saudara, dari yang saya belajar dari sejarah, tadi bangsa yang berhasil, bangsa yang bersatu.
01:13Terutama, elitnya, pemimpin-pemimpinnya harus bersatu, harus legowo.
01:22Legowo itu bahasa Jawa ya, bahasa Pak Lalu.
01:26Bahasa Lombok apa?
01:30Lapang dada, lapang dada.
01:38Jadi, kita sebagai bangsa yang pernah ratusan tahun dijajah, dihina, dianggap lebih rendah dari anjing.
01:54Kekayaan kita diperes, sampai hari ini, sampai hari ini, kita masih dianggap rendah.
02:12Ada kelompok-kelompok tertentu, ada bangsa-bangsa tertentu, ada negara-negara tertentu yang iri sama kita.
02:22Yang iri karena kita kaya.
02:25Yang memikirkan bagaimana bisa mencuri kekayaan kita.
02:31Dan,
02:34kalau bisa Indonesia pecah.
02:41Saudara-saudara,
02:46ini saya di setiap kesempatan, saya memberi peringatan.
02:50Tidak ada, ada yang tidak percaya sama Prabowo.
02:55Ada, enggak apa-apa.
02:57Yang penting,
02:59kita mengerti,
03:02saya,
03:05terima kasih.
03:09Saya mengerti,
03:11saya faham,
03:13saya diberi kepercayaan oleh rakyat Indonesia.
03:18Saya dipilih oleh rakyat Indonesia.
03:22Dan, saya akan setia kepada rakyat Indonesia.
03:35Dengan segala apa yang saya miliki,
03:41dengan segala tenaga,
03:44dengan segala pikiran,
03:48dengan segala energi,
03:50yang saya miliki,
03:54hanya satu,
03:56saya akan mengabdi kepada bangsa dan rakyat saya.
04:04Dan, saya tidak akan gentar.
04:08Saya tidak akan
04:09pernah menyerah.
04:14Apalagi kalau rakyat saya
04:17terancam.
04:24Saya tidak rela,
04:26rakyat Indonesia miskin.
04:28Saya tidak rela.
04:35Saya tidak rela,
04:36ada anak-anak Indonesia yang lapar.
04:38Saya tidak rela.
04:40Saya tidak rela.
05:00apapun segelintir elit di Jakarta,
05:07berpendapat,
05:09bahwa perut lapar,
05:11itu
05:12tidak penting.
05:17Saya berbeda.
05:20Ada rakyat Indonesia yang lapar.
05:23Itu penting bagi saya.
05:30tidak bisa menghasilkan pangan
05:36bagi rakyatnya sendiri.
05:38Dan, Alhamdulillah,
05:41Indonesia sekarang
05:42mampu memberi pangan
05:44untuk rakyatnya sendiri.
05:50masalah bagi rakyatnya sendiri.
05:53Masalah bagi bangsa Indonesia
05:53juga masalah bagi kita semua.
05:57Saya minta kita introspeksi.
06:01terutama para birokrat.
06:03Terutama para birokrat.
06:04Ini banyak birokrat disini,
06:05saya lihat ya.
06:07Birokrat introspeksi.
06:09Kita semua introspeksi.
06:13pejabat-pejabat militer dan polisi introspeksi.
06:21Saudara adalah milik rakyat.
06:33Bintangmu dari rakyat.
06:36Sepatumu dari rakyat.
06:42Topimu dari rakyat.
06:48Jangan pernah lupa itu.
06:55Kejaksaan demikian juga.
06:58Anda kejaksa ya?
07:01Pakai bintang juga kau.
07:04Kau juga milik rakyat.
07:22Saudara-saudara.
07:28Kita bersyukur
07:32prestasi-prestasi yang sudah kita hasilkan.
07:35Dalam waktu yang singkat,
07:40dengan
07:44perlawanan.
07:46Perlawanan
07:47banyak dari kelompok-kelompok.
07:50Terutama koruptor-koruptor itu.
07:59Ini ada wartawan,
08:01jadi saya gak boleh
08:02bicara.
08:04Saya harus bicara hati-hati.
08:05Saya harus bicara sopan.
08:10Saya gak boleh bilang
08:12koruptor itu bajingan.
08:13gak boleh.
08:21Nanti ini yang di-blow up
08:23yang ini,
08:23Prabowo-Bajingan.
08:26Presiden
08:26ngomongnya harus sopan,
08:29halus.
08:31Benar?
08:33Benar?
08:35Anda mau bicara saya,
08:38mau saya bicara sopan?
08:39Atau mau bicara saya jujur?
08:52Saya kadang-kadang,
08:54saya kadang-kadang bersyukur
08:56saya ini sudah pensiun.
08:59kadang-kadang
09:00saya itu hadapi
09:02maling-maling koruptor itu
09:04rasanya itu.
09:08Tapi harus sesuai
09:10presidur hukum.
09:14Ya, kita laksanakan.
09:17Kita akan tegakkan hukum.
09:20Dan hukum itu
09:22untuk semua.
09:25Bukan untuk hanya orang kuat saja.
09:28Bukan hanya hukum
09:29untuk orang kaya saja.
09:35Saudara-saudara,
09:38lima bendungan
09:39yang kita resmikan hari ini
09:42adalah investasi negara
09:44sekitar 9,79 triliun.
09:499,79 triliun.
09:52Kemarin adalah hari
09:54yang sangat bersejarah.
09:56Saya
09:57meresmikan
09:59launching
09:59Indonesia
10:01negara pertama di dunia
10:04yang bisa
10:06membuat
10:07solar
10:11dari
10:12tanaman nabati
10:14dari
10:15kelapa sawit.
10:17Solar kita sekarang
10:21solar kita sekarang
10:2350%
10:24dari kelapa sawit.
10:27Dan
10:27mulai
10:29hari-hari ini
10:30kita
10:31sudah
10:33mulai
10:34menghentikan
10:35import
10:36solar
10:38dari luar negeri.
10:44dengan demikian
10:46dengan demikian
10:48dengan demikian
10:48kita akan
10:49menghemat
10:50170
10:52triliun.
10:55Bayangkan
10:56hari ini
10:57kita resmikan
10:585 bendungan
10:59yang
11:01Menteri Pertanian
11:02laporkan kepada saya
11:035 bendungan
11:05ini
11:05nanti
11:06dengan teknologi
11:08dengan benih
11:09yang terbaik
11:10bisa
11:11menghasilkan
11:121 juta ton
11:15beras.
11:185 bendungan
11:19ini
11:215 bendungan
11:24ini
11:249,79
11:27triliun
11:27dari
11:29B50
11:30kita akan
11:30menghemat
11:31170
11:32triliun
11:33bayangkan
11:35berapa
11:36puluh
11:37bendungan
11:38yang kita
11:39bisa
11:39bangun
11:40tiap tahun.
11:51Berarti
11:5217
11:5317 x 5
11:53kira-kira
11:54ya.
11:57Berapa
11:57Menseknek
11:5817 x 5?
12:0085
12:02Menseknek
12:03pinter
12:03makanya
12:03dia jadi
12:04Menseknek
12:04ini.
Komentar