00:00Saya ngomong-ngomong soal ini, baca tuh.
00:02Apa yang Pak Said Dinu cuitkan di media sosial, kita akan lihat.
00:07Serangan balik geng SOP.
00:10Solo oligarki parcok ke pusat komando serangan ke oligarki sedang berlangsung.
00:15Itu saja. Ini maksudnya gimana?
00:17Ya, saya karena drama kemarin itu bahwa
00:21yang ini kan Pembri kan ketua tim PKH
00:25yang berkali-kali menunjukkan hasilnya
00:30menyita uang puluhan triliun
00:32dan disaksikan oleh Presiden Prabowo.
00:34Itu kan kerjanya tim PKH menetipkan oligarki.
00:39Nah, akhirnya orang kalau ini tidak diungkap kasusnya apa sebenarnya
00:44maka orang bisa mengarah kepada tweet saya ini
00:47bahwa oligarki melakukan serangan balik kepada PKH
00:51bukan kepada Pembri gitu kan.
00:53Nah, padahal bisa Pak Tau memang Murni penegakan hukum.
00:56Jadi saya memang hari ini saya berharap
00:58Presiden turun tangan langsung menyelesaikan ini.
01:00Jadi itu serangan balik dari siapa untuk siapa secara spesifiknya?
01:04Karena begini, serangan oligarki ke Prabowo itu tinggi banget.
01:10Dalam segala hal.
01:11Rupiah di anjlokan, harga saham di anjlokan, apa segala.
01:15Karena dia memang menyentuh.
01:16Dan komandan menetipkan oligarki di tambang dan perkebunan adalah Febri.
01:25Jampitsus.
01:26Ketua pelaksana tim PKH.
01:30Nah, ini jangan sampai orang membaca,
01:33kalau ini Pak Presiden penegak hukum tidak membuka kasus apa sebenarnya,
01:39maka bisa ditafsirkan seperti tweet saya ini.
01:43Bisa ditafsirkan itu.
01:44Bahwa ini serangan oligarki.
01:46Padahal mungkin juga ini adalah Murni penegakan hukum.
01:50Itulah pentingnya menurut saya.
01:52Ini kan sampai sekarang nggak ada.
01:54Apa kasusnya?
01:55Siapa tersangkanya?
01:57Terus dalam rangka apa sehingga dilakukan penggeledahan.
02:03Karena penggeledahan itu adalah kalau sudah biasanya pemahaman saya,
02:07kalau sudah jelas kasusnya,
02:09tersangkanya penggeledahan itu adalah pengambilan barang bukti.
02:11Kalau sampai hari ini yang Pak Said baca lebih besar mana?
02:15Murni penegakan hukum atau perlawanan hukum?
02:18Bisa campur.
02:19Bisa campur karena?
02:20Bisa campur.
02:22Pemahaman saya ini masih bercampur.
02:24Tapi jangan mengorbankan penegakan hukum.
02:27Saya setuju.
02:28Jangan menurut saya.
02:31Ini juga saatnya polisi harus menyatakan kalau ini,
02:35menyatakan kasusnya ini,
02:37tersangkanya ini,
02:38itu jangan ditutupi begini.
02:40Karena kalau begini terus maka orang bisa berpendangan
02:44siapa tahu menunggu negosiasi di balik layar.
02:48Itu yang paling baik.
02:48Ya transparansi harus berlanjut Mbak.
02:50Jadi oke orang melihat semua penggeledahannya.
02:53Tetapi kan harus diteruskan.
02:55Oke kalau ini penyidikan berarti sudah ada pidananya.
02:57Pidananya apa?
02:59Kemudian siapa tersangka ditapkan?
03:00Tersangkanya siapa dengan segera?
03:02Saksinya mana saja?
03:04Dan tentu pihak-pihak yang merugikan dalam konteks
03:06misalnya geledah tanpa sah,
03:08dia bisa gugat para peradilan.
03:09Maka pertanyaan besar kan penggeledah ini pasti izin dari pengadilan.
03:12Di mana izin pengadilannya?
03:14Jadi ini ranah yang menurut saya akan diuji di pengadilan nanti
03:17sejauh mana konstruksi.
03:18Apakah uang yang digeledah ini sekian sangat besar ini
03:21itu bersumber dari hal-hal yang tidak jelas?
03:24Karena misalnya kalau pakai tindak pidana pencucian uang
03:27kan harus dibuktikan tuh uangnya dari mana sumbernya.
03:29Dalam konteks dia sebagai misalnya pejabat PNS
03:32kan nggak realistis.
03:34Pejabat PNS misalnya ASN dikadang Pak Didu
03:36punya uang sekian 10 miliar itu dalam masuk akal kita nggak masuk akal.
03:40Kalau dia pakai ngandelin gaji gitu.
03:41Apalagi misalnya di KPK itu status atau laporan keuangan LHKPN.
03:49Itu kan ada jelas misalnya LHKPN-nya berapa.
03:52Misalnya kalau Pak Jampinsus itu 18 miliar gitu.
03:54Nah sekarang di rumahnya ada sekian 10 miliar.
03:56Berarti ada yang tidak sinkron antara LHKPN
03:58dengan jumlah apa yang ditapatkan di rumahnya.
04:01Artinya bukan semata-mata serangan balik oligarki dong.
04:03Tapi aparat penegak hukum yang bobrok juga memang.
04:05Kalau itu sih saya pikir pengetahuan publik lah.
04:09Artinya itu keresayaan kalau dari kasus ini.
04:11Ya udahlah kita lah tau lah semua.
04:13Nggak usah kita tutupi.
04:14Penegak hukum dari pusat sampai kabupaten tuh.
04:18Ah udahlah kita paham lah.
04:20Dan itu sesuai dengan data banyak.
04:23Jadi baik itu Transparency International,
04:26World Justice Project.
04:28Banyak sekali indikator, indeks yang menyebabkan bahwa
04:31salah satu dunia yang paling korup di Indonesia adalah lembaga penegak hukum.
04:35Dan yang paling salah satu yang paling berat adalah hukum pidana.
04:39Jadi aparat penegak hukum menjadi sarana bukan lagi menegakkan keadilan,
04:43tetapi menjadikan hukum sebagai komoditas.
04:46Terima kasih.
04:47Terima kasih.
04:48Terima kasih.
04:49Terima kasih.
04:49Terima kasih.
Komentar