Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 menit yang lalu


KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan segala narasi yang tersebar luas di media sosial.

Ia mengingatkan semua dinamika yang berkembang di dunia maya tidak sepenuhnya benar.

Menurut Prabowo, media sosial bisa diperalat oleh orang-orang yang berduit sehingga masyarakat sebaiknya tidak percaya dengan apa yang disebarkan di medsos.

"Ada suatu penyakit, bukan hanya di negara kita, tapi di dunia, ini sosmed. Ini bisa diperalat. Orang punya duit dia bisa main di sosmed," kata Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026).

"Jadi cerita di sosmed belum tentu cerita yang sebenarnya. Rakyat jangan tertipu, ya. Rakyat jangan tertipu. Percayalah kepada pemimpin yang telah kau pilih," sambung Prabowo (00:18).

Baca Juga Presiden Prabowo Singgung yang Tak Percaya Padanya: Tak Apa-Apa, Saya Tidak Akan Gentar di https://www.kompas.tv/nasional/679932/presiden-prabowo-singgung-yang-tak-percaya-padanya-tak-apa-apa-saya-tidak-akan-gentar



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/679936/presiden-prabowo-cerita-di-medsos-belum-tentu-benar-percayalah-kepada-pemimpin
Transkrip
00:00Jadi Surafdara, karena ada suatu penyakit, bukan hanya di negara kita, tapi di dunia ini, sosmed ini bisa diperalat.
00:13Orang punya duit, dia bisa main di sosmed.
00:16Jadi cerita di sosmed belum tentu cerita yang sebenarnya.
00:25Rakyat jangan tertipu.
00:28Rakyat jangan tertipu.
00:31Percayalah kepada pemimpin yang telah kau pilih.
00:44Surafdara, jadi saya dapat laporan bahwa beberapa BUMN yang sekian puluh tahun rugi-rugi-rugi-rugi tahun ini mulai untung.
00:58Surafdara sekalian.
01:01Mulai untung.
01:04Dulu saya juga waktu dilantik jadi presiden, minggu-minggu pertama saya kaget.
01:10Kaget.
01:12Saya tidak pernah tahu bahwa BUMN kita begitu banyak.
01:19Perkiraan saya dari dulu BUMN kita ya 300, maksimal 400.
01:27Begitu saya dilantik jadi presiden baru saya diberitahu BUMN kita 1000, 1077.
01:36itu pun jangan-jangan ada lagi anak perusahaan, ada lagi cucu perusahaan, ada lagi cicit perusahaan.
01:46Dan itu adalah cara mereka untuk sembunyi, sembunyi, sembunyi uang negara, sembunyi uang rakyat.
01:57Ini kita tertipkan sampai akhir bulan Juli, sampai hari ini kita sudah tutup 240 BUMN yang tidak beres sudah kita
02:10tutup.
02:15Nanti akhir Juli ini akan 250 BUMN kita tutup.
02:23Desember 31, 2026 akan tutup jumlahnya 800 BUMN yang tidak efisien, yang tidak pernah untung, yang merugi terus kita tutup.
02:44Dari gaji direksi saja sampai sekarang, overhead dan gaji kita sudah bisa menghemat, mendekati 70 triliun.
02:5670 triliun sudah kita hemat.
03:00Sudah-sudah.
03:03Banyak sekali perusahaan yang seolah-olah tadinya mau dijual, tadinya mau dijual ke asing,
03:14saya larang, tadinya industri pertahanan mau dijual, PT PAL mau dijual, PT Pindad mau dijual, PT DI dibunuh, mau dijual.
03:36Kita bangkitkan, sekarang kita akan bangkitkan semua perusahaan-perusahaan itu.
03:45PT PAL sekarang sudah bisa bikin kapal-kapal perang yang hebat-hebat, PT PAL sekarang sudah bisa bikin kapal selam,
03:57PT PAL akan bikin kapal-kapal canggih.
04:01Sudah-sudah sekalian, Pindad sekarang baru saja saya dapat laporan, dapat kontrak dari Arab Saudi.
04:13Semua senapan dan senapan mesin tentara Arab Saudi akan dibangun oleh PT Pindad.
04:26Senjata kita teruji.
04:32Tentara kita, Angkatan Darat,
04:3813 kali juara umum di pertandingan nembak Australia.
04:4613 kali ya?
04:4813.
04:5013 kali pertandingan itu tiap tahun atau tiap 2 tahun?
04:552 tahun sekali.
04:58Jadi bayangkan sudah 26 tahun tentara Indonesia juara nembak.
05:05Sak!
05:08Asia Pasifik yang ikut tentara Australia, tentara Amerika, tentara Jepang, Vietnam, tentara negara-negara hebat.
05:20Tentara Malaysia, tentara Singapura.
05:26Tiap kali menang mereka curiga.
05:30Jangan-jangan Indonesia curang.
05:32Mau curang apa?
05:34Pertandingan, pertandingan mereka.
05:36Panitianya, panitia mereka.
05:39Tempatnya, di tempat mereka.
05:42Sistem pertandingan, sistem pertandingan mereka susun.
05:47Perajurit kita juara.
05:50Artinya apa?
05:54Perajurit kita.
05:55Berarti, anak-anak petani.
05:58Gak ada.
06:00Anak orang kaya mau jadi tentara.
06:03Ada gak?
06:04Tentara.
06:11Artinya,
06:12Perajurit Indonesia dikasih
06:16Perlengkapan yang tepat.
06:20Makannya gak dikorupsi.
06:23Dikasih komandan yang baik.
06:27Dikasih peluru yang cukup.
06:29Latihan, dia juara.
06:30Juara antara tentara terbaik di dunia.
06:40Ini sekali lagi lambang.
06:43Simbol.
06:44Sudah berdana.
06:47Kita
06:47Dalam 18 bulan ini
06:50Pemerintahan yang saya pimpin
06:53Kita telah mencapai
06:56Tonggak-tonggak bersejarah.
06:58Untuk pertama kali
06:59Dalam sejarah Republik Indonesia
07:01Kita bisa turunkan harga pupuk
07:04Sudah berdana sekalian.
07:07Untuk
07:08Pertama kali dalam berapa puluh tahun
07:11Kita sekarang sudah
07:13Surplus
07:14Surplus beras.
07:18Bagaimana?
07:19Kita sudah surplus jagung belum?
07:23Sudah.
07:28Jagung pakar
07:29Pakan
07:31Sudah.
07:33Terima kasih
07:34TNI dan Polri
07:36Atas sumbangan
07:38Sudah-sudah
07:41TNI dan Polri
07:42Kerja keras
07:43Untuk bantu kita
07:44Suha Sembada
07:45Sudah-sudah sekalian.
07:47Untuk pertama kali
07:49Dalam sejarah
07:50Kita banyak merintis
07:51Pertama kali dalam sejarah
07:53Untuk pertama kali
07:54Dalam sejarah Republik Indonesia juga
07:56Kita sekarang
07:57Punya
08:00Dana kedaulatan
08:02Kita sendiri
08:03Sovereign Wealth Fund
08:04Pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia juga
Komentar

Dianjurkan